2. Lebih lagi, pernikahan juga memperlihatkan kepada kita kebutuhan untuk bertumbuh dan menghadapi persoalan kita sendiri dan sikap egois kita melalui pasangan seumur hidup. Jika kita mau diajar, kita akan belajar melakukan satu hal yang paling penting dalam pernikahan, yaitu mencintai. Kesatuan yang kuat itu memberikan jalan bagi Anda untuk belajar bagaimana mencintai orang lain yang tidak sempurna tanpa syarat. Sungguh menakjubkan. Sukar. Mengubah hidup.
3. Anda harus memiliki pandangan bahwa sebagai ganti mengikuti hati Anda, Anda harus memilih untuk memimpinnya. Cinta adalah keputusan dan bukan sekadar perasaan. Cinta tidak egois, rela berkorban, dan dapat diubah. Ketika cinta benar-benar didemonstrasikan sebagaimana dimaksudkan, hubungan Anda akan berubah menjadi lebih baik.
"Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih" (1 Korintus 13:13).
HARI 1: CINTA ITU SABAR
"Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu" (Efesus 4:2).
1. Cinta pasti berhasil. Cinta atau kasih adalah motivator kehidupan yang paling kuat dan memiliki kedalaman dan makna jauh lebih besar dari yang kita sadari. Cinta selalu melakukan yang terbaik bagi orang lain dan memampukan kita menghadapi masalah yang terbesar. Cinta mengubah motivasi hidup kita. Dengan cinta, hubungan menjadi bermakna. Tidak ada pernikahan yang berhasil tanpa cinta.
2. Cinta dibangun di atas 2 pilar, kesabaran dan kebaikan. Cinta akan mengilhami Anda untuk menjadi pribadi yang sabar. Ketika Anda memilih untuk sabar, Anda akan memberikan respons dengan cara yang positif terhadap situasi yang negatif. Kesabaran membawa ketenangan di dalam batin saat terjadi badai di luar.
3. Kemarahan tidak pernah membuat segalanya menjadi lebih baik. Namun, kesabaran menghentikan masalah di tengah jalan. Kesabaran adalah pilihan untuk mengendalikan emosi Anda ketimbang membiarkan emosi Anda mengendalikan Anda, dan memperlihatkn kebijaksanaan dan bukan membalas kejahatan dengan kejahatan.
4. Kesabaran menjadikan kita bijaksana. Kesabaran tidak terburu-buru memutuskan, tetapi mendengarkan apa yang orang lain katakan. Kesabaran berdiri di ambang pintu dimana kemarahan mencakar untuk menerobos masuk, tetapi menunggu untuk melihat keseluruhan gambaran sebelum mengambil keputusan. Alkitab mengatakan, "Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan" (Amsal 14:29).
Kesabaran adalah tempat dimana cinta bertemu dengan hikmat. Setiap pernikahan membutuhkan kombinasi itu agar tetap sehat.
5. Kesabaran membantu Anda memberi izin kepada pasangan untuk tetap menjadi manusia. Kesabaran mengerti bahwa setiap orang bisa gagal. Ketika terjadi kesalahan, kesabaran memilih untuk memberi mereka waktu lebih banyak daripada yang mereka layak dapatkan untuk memperbaikinya. Kesabaran memberi Anda kemampuan untuk bertahan melewati masa sukar di dalam hubungan Anda dan bukan berlari keluar di bawah tekanan.
"Setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah" (Yakobus 1:19).
HARI 2: CINTA ITU MURAH HATI
"Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu" (Efesus 4:32).
1. Kemurahan atau kebaikan adalah cinta yang bertindak. Jika kesabaran adalah bagaimana cinta bereaksi untuk meminimumkan keadaan yang negatif, kebaikan adalah bagaimana cinta bertindak untuk memaksimumkan keadaan yang positif. Kesabaran menghindari masalah, kebaikan menciptakan berkat. Yang satu mencegah, yang lain proaktif.
2. Empat unsur inti kebaikan:
• Kelembutan
Ketika Anda bertindak dengan kebaikan, Anda berhati-hati dalam cara Anda memperlakukan pasangan, tidak pernah menjadi kasar. Anda mengucapkan kebenaran dengan kasih.
• Kesediaan membantu
Kebaikan hati berarti Anda memenuhi kebutuhan saat itu. Kebaikan hati mengaruniai istri dengan kemampuan untuk melayani suaminya tanpa mempedulikan haknya. Kebaikan hati membuat suami ingin belajar mengetahui apa kebutuhan istrinya, lalu memotivasi dirinya untuk menjadi orang yang melangkah maju dan memastikan kebutuhan itu terpenuhi-walaupun kebutuhannya sendiri tertunda.
• Kerelaan
Kebaikan menginspirasi Anda untuk bersikap menyenangkan. Anda mau bekerjasama, Anda tetap fleksibel. Anda akan berusaha berkompromi dan mengakomodasi.
• Inisiatif
Kebaikan hati berpikir ke depan, kemudian mengambil langkah pertama.
3. Bukankah kebaikan adalah salah satu dari hal utama yang menarik Anda dan pasangan menjadi satu? Ketika Anda menikah, bukankah Anda berharap menikmati kebaikannya selama sisa hidup Anda? Cinta bertekad memerlihatkan tindakan yang bijaksana walaupun tampaknya tidak ada imbalan. Anda tidak akan pernah belajar untuk mencintai sebelum Anda belajar memperlihatkan kebaikan.
"Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran tentang kebajikan ada di lidahnya" (Amsal 31:26, NASB).
HARI 3: CINTA TIDAK MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI
"Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat" (Roma 12:10)
Mengapa kita memiliki standar yang begitu rendah untuk diri sendiri, tetapi pengharapan yang tinggi terhadap pasangan kita? Jawabannya seperti pil pahit yang harus ditelan. Kita semua mementingkan diri sendiri.
1. Satu aspek yang ironis dari keegoisan adalah bahkan perbuatan yang baik pun dapat menjadi egois jika motivasinya adalah untuk membanggakan diri atau menerima imbalan. Intinya adalah Anda membuat keputusan karena cinta kepada orang lain atau cinta kepada diri sendiri.
2. Cinta tidak pernah puas selain melihat kesejahteraan orang lain. Memilih untuk mencintai pasangan akan membuat Anda mengatakan "tidak" terhadap apapun yang Anda inginkan supaya Anda dapat mengatakan "ya" terhadap apa yang ia butuhkan. Itu artinya mendahulukan kebahagiaan pasangan Anda daripada kebahagiaan Anda sendiri.
3. Cinta juga mendatangkan sukacita di hati. Ketika Anda mendahulukan kesejahteraan pasangan Anda, maka timbul kepuasan yang tidak dapat digantikan dengan perbuatan yang egois. Ketika Anda melepaskan hak Anda demi kebaikan pasangan Anda, Anda pun mendapat kesempatan untuk menikmati tujuan yang lebih besar dalam pernikahan.
4. Ajukanlah pertanyaan-pertanyaan ini kepada diri sendiri:
• Apakah aku benar-benar menginginkan yang terbaik untuk suami atau istriku?
• Apakah aku mau ia merasa aku mencintainya?
• Apakah ia percaya aku memikirkan kepentingan terbaiknya?
• Apakah ia melihat aku mendahulukan diri sendiri?
5. Suka atau tidak, Anda memiliki reputasi di mata orang-orang di sekitar Anda, khususnya pasangan Anda. Namun, apakah ini reputasi penuh cinta? Ingatlah, pasangan Anda juga mempunyai tantangan untuk mencintai orang yang egois. Jadi, bertekadlah untuk lebih dahulu memperlihatkan cinta sejati kepadanya, dengan mata Anda yang terbuka lebar. Ketika semua sudah dikatakan dan dilakukan, Anda berdua akan menjadi lebih puas.
"dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri" (Filipi 2:3).
"Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat" (Yakobus 3:16).
HARI 4: CINTA BERPIKIR BIJAKSANA
"Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya! Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau" (Mazmur 139:17-18).
1. Cinta berpikir. Cinta bukanlah perasaan tanpa pikiran yang naik di atas gelombang emosi dan tertidur secara mental. Cinta terus sibuk berpikir, menyadari bahwa pikiran yang penuh cinta mendahului perbuatan mencintai.
2. Bagi kebanyakan pasangan, segalanya mulai berubah sesudah pernikahan. Sesudah beberapa waktu, Anda tanpa sengaja mulai mengabaikan kebutuhan pasangan Anda. Namun, kenyataan bahwa pernikahan telah menambah satu pribadi lagi ke dunia Anda tidak berubah. Jika Anda tidak belajar untuk memikirkan pasangan Anda, akhirnya Anda akan menyesal karena kehilangan kesempatan untuk memperlihatkan cinta. Jika Anda tidak pernah memikirkan pasangan Anda, maka hal ini adalah musuh diam-diam bagi hubungan yang penuh cinta.
3. Pria dapat berfokus seperti sinar laser pada satu hal dan melupakan segla hal lainnya. Sebaliknya, wanita memiliki lebih banyak kesadaran, mampu mempertahankan kesadaran yang luar biasa atas banyak faktor sekaligus. Kecenderungan ini adalah contoh tentang bagaimana Allah merancang wanita untuk melengkapi pria. Seperti yang Allah katakan saat penciptaan, "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Kejadian 2:18). Namun, perbedaan ini juga menciptakan peluang terjadinya kesalahpahaman.
4. Cinta memerlukan pikiran yang bijaksana--pada kedua belah pihak--jenis yang dapat membangun jembatan melalui kombinasi konstruktif dari kesabaran, keramahan, dan ketidakegoisan. Cinta mengajarkan Anda bagaimana berkompromi, menghormati, dan menghargai cara berpikir pasangan Anda secara unik.
Seorang suami harus mendengarkan istrinya dan belajar memperhatikan maksud hatinya yang tidak terucapkan. Istri harus belajar menyampaikan secara terus terang dan tidak mengatakan sesuatu sementara maksudnya lain lagi.
5. Sifat bijaksana dari cinta mengajarkan Anda untuk memakai pikiran Anda sebelum memakai bibir Anda. Cinta berpikir sebelum berbicara. Cinta menyaring kata-kata melalui kisi-kisi kebenaran dan kebaikan.
Pernikahan yang hebat berasal dari pemikiran yang cemerlang.
"Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu" (Filipi 1:3).
HARI 5: CINTA TIDAK KASAR
"Siapa pagi-pagi sekali memberi selamat dengan suara nyaring, hal itu akan dianggap sebagai kutuk baginya" (Amsal 27:14).
1. Cinta yang murni menjaga perangainya. Perangai yang baik mengekspresikan kepada istri atau suami Anda, "Aku cukup menghargai kamu untuk berusaha mengendalikan diri di dekatmu. Aku mau menjadi orang yang menyenangkan". Ketika Anda membiarkan cinta mengubah perilaku Anda--bahkan dengan cara yang sederhana--Anda memulihkan atmosfer penghormatan pada hubungan Anda. Orang yang mempraktekkan etiket yang baik cenderung menaikkan tingkat respek akan lingkungan di sekitar mereka.
Apabila Anda berani untuk mencintai, Anda pasti juga mau memberikan yang terbaik kepada pasangan Anda.
2. Ada 2 alasan utama mengapa orang bertindak kasar: ketidaktahuan dan keegoisan. Orang dewasa memperlihatkan ketidaktahuan mereka pada tingkat lain. Anda mengetahui aturannya, tetapi Anda mungkin dibutakan tentang bagaimana sehingga Anda melanggarnya atau menjadi terlalu berpusat pada diri sendiri untuk mau peduli. Sebenarnya, Anda mungkin tidak sadar betapa tidak menyenangkannya diri Anda.
Cinta tidak kasar, tetapi mengangkat Anda ke standar yang lebih tinggi.
3. Tiga prinsip penuntun dalam hal mempraktekkan etiket dalam pernikahan Anda:
• Pegang aturan penting ini. Perlakukan sesama Anda sebagaimana Anda ingin diperlakukan (lihat Lukas 6:31).
• Tidak ada standar ganda. Bertenggang rasalah dengan pasangan Anda seperti yang Anda lakukan kepada orang asing dan rekan sekerja.
• Hormati permintaan. Pertimbangkan apa yang suami atau istri Anda sudah minta agar Anda lakukan atau jangan lakukan. Jika ragu, bertanyalah.
"Perkataan mulut orang berhikmat menarik" (Pengkotbah 10:12).
HARI 6: CINTA TIDAK MUDAH MARAH
"Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota" (Amsal 16:32).
1. Cinta seharusnya tidak menyakiti dan cepat mengampuni. Ketika berada di bawah tekanan, cinta tidak menjadi masam. Kebenarannya adalah, cinta tidak menjadi marah atau sakit hati kecuali ada alasan yang sah dan benar di mata Allah. Suami yang penuh cinta akan tetap tenang dan sabar, memperlihatkan kemurahan dan mengendalikan kemarahannya. Istri yang penuh cinta akan memilih untuk menjadi bunga di antara duri dan memberikan respons yang menyenangkan dalam situasi yang tidak enak.
Jika Anda hidup di bawah pengaruh cinta, Anda akan menjadi orang yang bersukacita, bukan orang yang menjengkelkan.
2. Mengapa orang menjadi mudah marah?
• Stres
Hidup itu seperti maraton, bukan lari cepat. Ini berarti Anda harus menyeimbangkan, memprioritaskan, dan memacu diri Anda.
• Sikap egois
Ketika Anda mudah marah, inti permasalahannya terutama adalah masalah hati. Yesus berkata, "Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati" (Matius 12:34).
Sikap mudah marah adalah indikator bahwa ada sikap egois atau perasaan tidak aman tersembunyi dimana cinta seharusnya berkuasa.
3. Sifat egois juga mengenakan banyak topeng lain:
~ Nafsu
Nafsu adalah hasil dari sikap tidak bersyukur atas apa yang Anda miliki dan memilih untuk menginginkan atau terbakar dengan hasrat akan sesuatu yang terlarang.
~ Kepahitan
Kepahitan berakar ketika Anda memberi respons dengan cara menghakimi dan menolak mengatasi kemarahan Anda.
~ Ketamakan
Ketamakan akan uang dan harta akan membuat Anda frustrasi dengan hasrat yang tidak terpenuhi (1 Timotius 6:9-10).
~ Kesombongan
Kesombongan menyebabkan Anda bertindak kasar untuk melindungi ego dan reputasi Anda.
4. Ketika cinta memasuki hati Anda, ini menenangkan dan menginspirasi Anda untuk berhenti berfokus pada diri sendiri. Ini melonggarkan cengkeraman Anda dan membantu Anda melepaskan hal-hal yang tidak perlu.
5. Di dalam tiap keputusan, cinta akhirnya menurunkan stress Anda dan membantu Anda melepaskan racun yang mungkin tertimbun di dalam. Cinta menyiapkan hati Anda untuk menanggapi pasangan Anda dengan sabar dan penuh dukungan dan tidak bereaksi dengan kemarahan dan kejengkelan.
"Aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia" (Kisah Para Rasul 24:16).
HARI 7: CINTA PERCAYA AKAN YANG TERBAIK
"Ia [cinta] menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu" (1 Korintus 13:7).
1. Cinta memilih untuk percaya yang terbaik mengenai orang lain. Cinta memberi mereka keuntungan dalam keraguan. Cinta menolak untuk mengisi yang tidak diketahui dengan asumsi negatif. Ketika harapan terburuk kita terbukti benar, cinta berusaha sedapat mungkin untuk mengatasinya dan melangkah maju. Sedapat mungkin, cinta berfokus pada hal-hal yang positif.
2. Inilah waktunya untuk mulai berpikir secara berbeda. Inilah waktunya untuk membiarkan cinta memimpin pikiran dan fokus Anda. Satu-satunya alasan Anda perlu melirik lewat pintu Ruang Depresiasi adalah untuk mengetahui bagaimana berdoa untuk pasangan Anda. Satu-satunya alasan Anda boleh masuk ke dalam ruang ini adalah untuk menulis "TERTUTUP OLEH CINTA" dengan huruf berukuran besar di dinding.
3. Inilah waktunya untuk masuk ke dalam Ruang Apresiasi, untuk menetap dan menjadikannya rumah Anda. Ketika Anda memilih untuk merenungkan hal-hal yang positif, Anda akan belajar bahwa ada begitu banyak kualitas karakter yang mengagumkan yang dapat ditulis di dinding-dinding ruangan ini. Pasangan Anda adalah buku yang hidup, yang dapat bernafas, dan dapat terus dibaca. Mimpi dan harapan masih harus diwujudkan. Bakat dan kemampuan masih dapat digaku seperti harta yang tersembunyi. Namun, pilihan untuk menjelajahi itu semua dimulai dengan keputusan Anda.
"...semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu" (Filipi 4:8).
HARI 8: CINTA TIDAK CEMBURU
"... karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN!"(Kidung Agung 8:6, NIV).
1. Kecemburuan adalah salah satu penggerak terkuat yang dikenal oleh manusia. Ada 2 bentuk: kecemburuan yang sah berdasarkan cinta, dan kecemburuan yang tidak sah berdasarkan iri hati. Kecemburuan yang sah menyala ketika seseorang yang Anda cintai, yang adalah milik Anda, memalingkan hati dan menggantikan Anda dengan orang lain.
2. Alkitab menggambarkan Allah memiliki kecemburuan seperti ini terhadap umat-Nya. Ia sangat merindukan kita, menginginkan agar kita terus menjadikan Dia cinta pertama kita. Alkitab memperingatkan kita untuk tisak menyembah apapun selain Dia. "Sebab TUHAN, Allahmu adalah api yang menghanguskan, Allah yang cemburu" (Ulangan 4:24).
3. Kecemburuan menyala ketika orang lain naik melebihi Anda dan memperoleh sesuatu yang Anda inginkan. Ini dapat menjadi sangat menyakitkan tergantung seberapa egoisnya Anda. Kecemburuan bisa masuk seperti ular berbisa ke dalam hati Anda dan menyerang motivasi dan hubungan Anda. Kecemburuan dapat meracuni Anda dalam menjalani kehidupan penuh kasih Allah sebagaimana yang Ia maksudkan.
4. Karena cinta tidak egois dan mendahulukan orang lain, cinta menolak membiarkan cemburu masuk. Cinta membawa Anda untuk merayakan keberhasilan pasangan Anda dan bukan malah marah kepadanya.
5. Inilah waktunya untuk membiarkan cinta, kerendahan hati, dan rasa syukur menghancurkan kecemburuan apapun yang muncul di hati Anda. Inilah waktunya membiarkan keberhasilan pasangan Anda menarik Anda lebih dekat dan memberi Anda kesempatan lebih besar untuk memperlihatkan cinta yang tulus.
"Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!" (Roma 12:15).
HARI 9: CINTA MEMBERI KESAN YANG BAIK
"Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium yang kudus" (1 Petrus 5:14).
1. Cara Anda memberi salam kepada pasangan Anda setiap hari mungkin tampak sepele, tetapi urusan kecil ini memiliki pengaruh yang mengejutkan. Anda dapat tahu banyak tentang keadaan hubungan sepasang suami istri dari cara mereka saling menyapa. Anda dapat melihatnya pada ekspresi wajah mereka, dan juga cara mereka berbicara seorang dengan yang lain, bahkan tampak lebih jelas melalui kontak fisik mereka.
Menjadi saleh juga berbicara tentang menjadi rendah hati dan murah hati sehingga Anda bahkan dapat menyapa dan memberi salam kepada musuh Anda.
2. Ketika seseorang mengkomunikasikan bahwa mereka senang melihat Anda, perasaan harga diri pribadi Anda meningkat. Anda merasa lebih penting dan dihargai. Itu adalah karena sapaan yang baik membantu terciptanya interaksi yang positif dan sehat. Seperti cinta, salam yang baik menghembuskan angin ke layar perahu cinta Anda.
3. Salam yang penuh cinta dapat memberkati pasangan Anda melalui apa yang mereka lihat, dengar, dan rasakan. Menambahkan kehangatan dan antusiasme memberi Anda peluang untuk menyentuh hati pasangan Anda dengan cara yang sama dan tidak terucapkan.
Cinta adalah pilihan. Jadi pilihlah untuk mengubah salam Anda. Pilihlah untuk mencintai.
"Dari kasihmu sudah kuperoleh kegembiraan besar dan kekuatan" (Filemon 1:7).
HARI 10: CINTA TANPA SYARAT
"Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa" (Roma 5:8).
1. Satu-satunya cara cinta dapat bertahan seumur hidup adalah jika cinta itu tanpa syarat. Kebenarannya adalah ini: cinta tidak ditentukan oleh orang yang kita cintai, tetapi ditentukan oleh pilihan kita untuk mencintai.
2. Fileo dan eros bersifat lebih responsif dan dapat berfluktuasi berdasarkan perasaan. Sebaliknya, cinta agape tidak egois dan tanpa syarat. Jadi, apabila jenis cinta ini tidak menjadi dasar pernikahan Anda, maka berlalunya waktu akan menghancurkan pernikahan Anda.
"Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita" (1 Yohanes 4:10).
3. Bukan berarti bahwa cinta yang dimulai dengan alasan yang salah tidak dapat dipulihkan dan diselamatkan. Justru ketika Anda membangun kembali pernikahan Anda dengan cinta agape sebagai dasarnya, maka aspek persahabatan dan romantisme dari cinta Anda menjadi lebih kuat dibandingkan sebelumnya.
4. Anda akan bergumul dan gagal mencapai jenis pernikahan ini jika Anda tidak mengizinkan Allah mulai menumbuhkan kasih-Nya di dalam diri Anda. Cinta yang "menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu" (1 Korintus 13:7) tidak datang dari dalam. Cinta ini hanya dapat berasal dari Allah.
"Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita" (Roma 8:38-39).
"... orang percaya kepada TUHAN dikelilingi-Nya dengan kasih setia" (Mazmur 32:10).
HARI 11: CINTA MENGHARGAI
"Suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri" (Efesus 5:28).
1. Ketika hubungan Anda mengalami kesulitan, Anda terdorong untuk menyingkirkan pasangan Anda untuk "model yang lebih baru". Kenyataannya, Anda adalah bagian dari satu sama lain. Anda tidak akan pernah memotong tangan Anda seandainya terluka, tetapi akan membayar berapapun untuk mendapatkan perawatan medis yang terbaik. Itu karena tangan Anda tidak ternilai bagi Anda. Tangan Anda adalah bagian dari siapa Anda.
2. Pernikahan adalah misteri indah yang diciptakan oleh Tuhan, menyatukan dua kehidupan menjadi satu. Ini tidak hanya terjadi secara jasmani, tetapi juga secara rohani dan emosional. Jati diri Anda sebagai individu telah digabung menjadi satu. Ketika pasangan Anda mengalami tragedi, Anda berdua merasakannya. Ketika Anda sukses dalam pekerjaan, Anda berdua bersukacita.
Ketika Anda memperlihatkan cinta kepada pasangan Anda, Anda sebenarnya juga sedang memperlihatkan cinta kepada diri Anda sendiri.
3. Inilah waktunya untuk membiarkan cinta mengubah cara berpikir Anda. Inilah waktunya bagi Anda untuk menyadari bahwa pasangan Anda adalah bagian dari diri Anda yang sama seperti tangan, mata, atau hati Anda. Ia juga perlu dicintai dan dirawat. Jika ia terluka, Anda harus berpikir .engenai diri Anda sebagai alat yang membantu membawa kesembuhan pada hidupnya.
Tanya Yesus kepadanya: "Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?" (Markus 10:51).
HARI 12: CINTA MENGIZINKAN PASANGAN UNTUK MENANG
"dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga" (Filipi 2:4).
1. Sikap keras kepala menjadi fitur standar pada model suami maupun istri. Membela hak dan opini Anda adalah bagian mendasar dari sifat dan susunan diri Anda. Hal ini dapat merusak hubungan pernikahan, mencuri waktu dan produktivitas, serta dapat menyebabkan frustasi besar pada Anda berdua. Hanya ada satu cara untuk keluar dari kebuntuan ini, yaitu kerelaan.
"Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus" (Filipi 2:5).
Sikap rela, fleksibel, dan tunduk dengan rendah hati. Ini berarti melepaskan apa yang merupakan hak Anda demi kebaikan orang lain.
2. Yang diperlukan untuk membuat pertengkaran Anda terus berlanjut adalah Anda berdua yang tetap membentengi diri dan keras kepala. Namun, begitu salah satu dari Anda berkata "Aku rela mengikuti caramu dalam hal ini", pertengkaranpun akan berakhir. Walaupun kelanjutannya membuat Anda kehilangan harga diri dan kenyamanan, Anda telah membuat investasi yang langgeng dan penuh cinta dalam pernikahan Anda.
3. Hal yang bijaksana dan penuh cinta untuk dilakukan adalah mulai mendekati perselisihan Anda dengan kerelaan untuk tidak selalu memaksa agar kemauan Anda dipenuhi. Itu bukan berarti pasangan Anda selalu benar atau bijaksana mengenai suatu persoalan, tetapi Anda memilih untuk memberikan pertimbangan kuat untuk pilihan pasangan Anda sebagai cara menghargai dia.
Daripada memperlakukan suami atau istri Anda seperti musuh atau orang yang harus dilawan, mulailah memperlakukan mereka sebagai sahabat Anda yang paling dekat dan terhormat. Perhatikanlah kata-kata mereka sepenuh hati.
Apakah Anda bersedia mengalah untuk memperlihatkan cinta kepada pasangan Anda? Atau apakah Anda menolak untuk menyerah demi harga diri? Apabila tidak jadi soal dalam jangka panjang--khususnya dalam kekekalan--maka lepaskanlah hak Anda dan pilihlah untuk menghormati orang yang Anda cintai. Ini baik bagi Anda dan pernikahan Anda.
"Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!" (Roma 12:18).
HARI 13: CINTA BERTENGKAR DENGAN ADIL
"Jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan" (Markus 3:25).
1. Kerusakan paling dalam dan paling menghancurkan hati yang akan pernah Anda lakukan pada pernikahan biasanya terjadi dalam gentingnya sebuah konflik, karena saat inilah harga diri Anda paling kuat. Namun, cinta mengingatkan Anda bahwa pernikahan Anda begitu berharga untuk dibiarkan hancur begitu saja, bahwa cinta Anda kepada pasangan Anda lebih penting dibandingkan apapun yang Anda berdua pertengkarkan.
2. Cara paling bijaksana adalah dengan belajar bertengkar dengan menetapkan aturan yang sehat. Jika Anda tidak mempunyai pedoman bagaimana membahas topik yang panas, Anda tidak akan tetap bersatu ketika keadaan menjadi panas. Ada dua jenis penghalang yang dapat digunakan untuk mengatasi konflik: penghalang "kita" dan penghalang "saya".
3. Penghalang "kita" adalah aturan yang Anda berdua sepakati sebelumnya, aturan yang berlaku selama pertengkaran atau perbantahan apapun. Ini mungkin mencakup:
• Kita tidak akan pernah menyebut kata cerai
• Kita tidak akan mengungkit kembali urusan lama yang tidak berkaitan
• Kita tidak akan pernah bertengkar di muka umum atau di hadapan anak-anak kita
• Kita akan meminta "waktu jeda" apabila konflik memanas hingga tingkat yang merusak
• Kita tidak akan pernah saling menyentuh dengan cara yang berbahaya, atau menyakiti
• Kita tidak akan pernah pergi tidur dalam keadaan marah satu sama lain
• Kegagalan bukanlah pilihan. Apapun yang diperlukan, kita akan mengatasinya
4. Penghalang "saya" adalah aturan yang Anda sendiri praktekkan, contohnya:
• Saya akan mendengarkan lebih dahulu sebelum berbicara. "Setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah" (Yakobus 1:19).
• Saya akan membereskan dahulu masalah pribadi saya. "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (Matius 7:3).
• Saya akan berbicara dengan lembut dan dengan suara perlahan. "Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah" (Amsal 15:1).
5. Bertengkar dengan adil berarti mengganti senjata Anda. Berselisih dengan menjaga martabat. Ini harus menghasilkan pembangunan jembatan dan bukan malah membakarnya. Ingatlah, cinta bukanlah pertengkaran, namun layak diperjuangkan.
"Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama" (Roma 12:16).
HARI 14: CINTA IKUT BERGEMBIRA
"Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia" (Pengkotbah 9:9).
1. Salah satu perkara paling penting yang harus Anda pelajari mengenai perjalanan Tantangan Cinta adalah Anda tidak boleh mengikuti hati Anda sendiri. Anda harus memimpin hati Anda.
2. Cinta yang memilih untuk mencintai sama kuatnya dengan cinta yang merasa ingin mencintai. Dalam banyak hal, ini adalah cinta yang lebih sejati karena matanya terbuka lebar.
3. Inilah waktunya untuk memimpin hati Anda untuk sekali lagi merasa senang kepada pasangan Anda. Nikmati pasangan Anda. Raih tangannya dan temani dia. Rindukan percakapan dengannya. Ingatlah mengapa Anda jatuh cinta dengan kepribadiannya. Terimalah pribadinya--keanehannya dan semuanya--dan sambutlah ia kembali ke dalam hati Anda.
Tanggung jawab ada di tangan Anda unruk mempelajari kembali apa yang Anda cintai mengenai orang ini yang kepadanya Anda telah menjanjikan diri Anda sendiri selamanya.
HARI 15: CINTA LAYAK DIHORMATI
"Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang" (1 Petrus 3:7).
1. Menghormati seseorang berarti memberi mereka respek dan penghargaan yang tinggi, memperlakukan mereka sebagai orang yang istimewa dan sangat berharga. Ketika berbicara kepada mereka, Anda menjaga bahasa Anda tetap jelas dan mudah dimengerti. Ketika mereka berbicara kepada Anda, Anda menanggapinya secara serius, memberi bobot dan arti penting pada kata-kata mereka.
2. Hormat adalah kata yang mulia. Ketika sedang membuat keputusan yang mempengaruhi Anda berdua dan seluruh keluarga Anda, Anda mempertimbangkan suara dan pendapat pasangan Anda di dalam benak Anda. Anda menghormati apa yang ia ingin katakan. Ia penting--dan karena cara Anda memperlakukannya, ia pasti mengetahuinya.
3. Ada satu kata lagi yang memanggil kita ke tempat yang lebih tinggi, yaitu KEKUDUSAN. Kekudusan berarti mereka dipisahkan untuk tujuan yang lebih tinggi--tidak lagi lazim atau sehari-hari, tetapi istimewa dan unik. Orang yang telah menjadi kudus bagi Anda mempunyai tempat yang tidak dapat ditandingi oleh siapapun di hati Anda. Ia sakral bagi Anda, pribadi yang harus dihormati, dipuji, dan dibela.
Cinta tetap menghormati ketika ditolak. Cinta memperlakukan orang yang dicintainya dengan istimewa dan sakral walaupun ia dibalas dengan sikap yang tidak berterima kasih.
4. Ketika upaya Anda untuk menghormati pasangan Anda tidak dibalas, Anda harus tetap menghormatinya. Itulah tantangan cinta yang harus dilakukan--untuk mengatakan, "Dari semua hubungan yang kumiliki, aku akan paling menghargai hubungan kita. Dari semua hal yang aku bersedia korbankan, aku akan mengorbankan yang terbesar untukmu. Dengan semua kegagalanmu, dosa, kesalahan, dan kekeliruan--yang lalu dan yang sekarang--aku tetap memilih dan menghormatimu". Begitulah Anda menciptakan suasana agar cinta menyala kembali. Begitulah Anda memimpin hati Anda untuk benar-benar mencintai pasangan Anda kembali.
"Aku akan membuat mereka dipermuliakan dan mereka tidak akan dihina lagi" (Yeremia 30:19).
HARI 16: CINTA BERSYAFAAT
"Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja" (3 Yohanes 1:2).
1. Mungkin perlu berminggu-minggu, bahkan bertahun-tahun. Namun, apapun kondisi yang Anda hadapi, Anda harus merencanakan keberhasilan. Anda harus mencabut rumput liar dari pernikahan Anda. Anda harus memupuk tanah hati pasangan Anda dan kemudian bergantung kepada Tuhan untuk hasilnya. Anda memerlukan sesuatu yang lebih kuat daripada apapun yang Anda miliki, yaitu doa yang efektif.
Doa benar-benar berhasil. Ini adalah fenomena rohani yang diciptakan oleh Allah yang Mahakuasa dan tidak terbatas. Doa memberikan hasil yang menakjubkan.
2. Doa bekerja paling efektif ketika dinaikkan dengan penuh kerendahan hati dan hati yang mempunyai hubungan yang benar dengan Allah dan orang lain. Alkitab mengatakan, "hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya" (Yakobus 5:16).
3. Pernahkah Anda bertanya-tanya dalam hati mengapa Allah memberi Anda wawasan yang melimpah mengenai kesalahan tersembunyi pasangan Anda? Ini adalah agar Anda dapat mendoakannya dengan efektif. Tidak seorangpun dapat berdoa lebih baik untuk pasangan Anda dibandingkan Anda sendiri. Jadi, ubahlah keluhan Anda menjadi doa dan saksikan Tuhan bekerja sementara tangan Anda tetap bersih.
Apakah kemarahan atau omelan Anda selama ini berhasil? Tidak, karena bukan itu yang mengubah hati. Inilah waktunya mencoba berbicara dengan Allah dalam kamar doa Anda.
4. Mulailah berdoa untuk apa persisnya yang pasangan Anda butuhkan. Doakan hatinya, sikapnya, agar kebenaran mengganti kebohongan, agar pengampunan mengganti kepahitan hati, terobosan murni dalam pernikahan Anda. Doakan untuk hasrat hati Anda--agar cinta dan kehormatan menjadi norma. Doakan agar keromantisan dan keintiman beranjak ke tingkat yang lebih dalam.
5. Salah satu tindakan paling penuh cinta yang dapat Anda lakukan bagi pasangan Anda adalah mendoakan mereka. "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu" (Matius 7:7).
"Kita tahu, bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya" (Yohanes 9:31).
HARI 17: CINTA MENINGKATKAN KEINTIMAN
"Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, tetapi siapa membangkit-bangki perkara, menceraikan sahabat yang karib" (Amsal 17:9).
1. Pernikahan adalah yang paling intim di antara semua hubungan manusia. Itulah sebabnya kita begitu membutuhkannya. Setiap kita datang ke dalam dunia ini dengan kelaparan bawaan untuk dikenal, dicintai, dan diterima. Berbagi rumah dengan orang yang mengenal kita hingga rincian yang paling intim adalah bagian dari kesenangan yang mendalam di dalam pernikahan.
2. Namun, berkat yang besar ini juga merupakan tempat bahaya yang paling besar. Seseorang yang mengenal kita seintim ini dapat mencintai kita hingga kedalaman yang tidak pernah kita bayangkan, atau dapat melukai kita dengan cara yang membuat kita tidak pernah dapat pulih sepenuhnya. Ini adalah api sekaligus ketakutan dalam pernikahan. Apabila rumah tangga kita tidak dianggap sebagai tempat yang aman, Anda akan tergoda untuk mencarinya di tempat lain.
3. Pasangan Anda tidak boleh merasa ditekan untuk menjadi orang yang sempurna untuk mendapatkan persetujuan Anda. Ia tidak perlu berperilaku sangat hati-hati di tempat dimana ia seharusnya merasa paling nyaman. Alkitab mengatakan, "Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan" (1 Yohanes 4:18). Suasana di dalam pernikahan Anda haruslah suasana kebebasan. "Telanjang" dan "tidak merasa malu" (Kejadian 2:25) harus ada di dalam kalimat yang sama, tepat di dalam pernikahan Anda--secara jasmani dan emosional.
4. Pernikahan membuat pasangan Anda harus membongkar muatan kehidupan seseorang ke dalam kehidupan Anda, dan muatan Anda ke dalam kehidupannya. Ini adalah kesempatan Anda untuk membungkus semua informasi pribadi mengenai dia di dalam pelukan perlindungan cinta Anda, dan berjanji untuk menjadi orang yang paling dapat membantu dia dalam mengatasinya.
• Beberapa dari rahasia ini mungkin harus dikoreksi. Jadi, Anda dapat menjadi agen kesembuhan dan perbaikan--bukan melalui ceramah, bukan melalui kritik, melainkan dengan mendengarkan dalam kasih dam memberikan dukungan.
• Beberapa dari rahasia ini hanya perlu diterima. Ini adalah bagian susunan dan riwayat pribadi ini. Walaupun mungkin tidak menyenangkan untuk dihadapi, persoalan ini akan selalu memerlukan sentuhan yang lembut.
"Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi. Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN" (Mazmur 139:2-4).
5. Allah yang mengetahui rahasia kita bahkan yang kita sembunyikan dari diri kita sendiri, mengasihi kita dengan kedalaman yang tidak dapat kita ukur. Betapa jauh lebih lagi kita harus--sebagai manusia yang tidak sempurna--menjangkau pasangan kita dengan penuh kasih dan pengertian, menerimanya apa adanya dan meyakinkan dia bahwa rahasianya aman bersama kita?
Keintiman selalu membutuhkan waktu untuk berkembang, khususnya sesudah mengalami ancaman bahaya. Namun, komitmen Anda untuk membangun kembali keintiman tersebut dapat terlaksana hari ini--bagi siapapun yang bersedia menerima tantangan tersebut.
"Aku kepunyaan kekasihku, dan kepunyaanku kekasihku" (Kidung Agung 6:3).
HARI 18: CINTA BERUSAHA UNTUK MENGERTI
"Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian" (Amsal 3:13).
1. Pikirkanlah kembali hari-hari ketika Anda sedang berpacaran. Tidakkah Anda mempelajari apa yang kekasih hati Anda rindukan? Ketika seorang pria berusaha memenangkan hati seorang wanita, ia mempelajari wanita itu. Ia belajar kesukaan, ketidaksukaan, kebiasaan, dan hobinya. Namun, sesudah ia memenangkan hatinya dan menikahinya, ia sering berhenri belajar tentang istrinya.
2. Namun, masih ada hal-hal tersembunyi yang harus ditemukan mengenai pasangan Anda. Pengertian ini akan membantu menarik Anda berdua lebih dekat satu sama lain. Pengertian ini bahkan dapat memberi Anda kebaikan di mata pasangan Anda. "Pengertian yang baik mendatangkan kebaikan" (Amsal 13:15, NASB).
3. Jika Anda kehilangan tingkat keintiman yang Anda pernah miliki bersama pasangan Anda, salah satu cara terbaik untuk membuka hatinya kembali adalah dengan membuat komitmen untuk mengenalnya. Pelajarilah dia. Bacalah dia seperti sebuah buku yang Anda ingin mengerti.
• Ajukan pertanyaan
Cinta mengambil inisiatif untuk memulai percakapan.
• Dengarkanlah
Tujuan untuk mengerti pasangan Anda adalah mendengarkan dia, bukan mengatakan kepadanya apa pendapat Anda.
• Mintalah kepekaan dari Tuhan
Tuhan akan memperlihatkan kepada Anda apa yang Anda butuhkan untuk mengetahui bagaimana mencintai pasangan Anda dengan lebih baik.
"Permulaan hikmat ialah: perolehlah hikmat dan dengan segala yang kauperoleh perolehlah pengertian" (Amsal 4:7).
"Marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah" (1 Yohanes 4:7).
Jika Anda tidak benar di hadapan Allah, Anda tidak dapat benar-benar mencintai pasangan Anda, karena Ia adalah Sumber dari cinta itu.
"Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin" (Matius 19:26).
"Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah" (Roma 5:6).
Ketika Anda telah menerima hidup dan cinta yang baru ini sebagai milik Anda, Anda pun bebas untuk mencintai dengan cara-cara yang tidak pernah mampu Anda lakukan sebelumnya.
Cinta sejati hanya ditemukan di dalam Kristus. Sesudah Anda menerima hidup baru dari-Nya dengan menerima kematian-Nya sebagai ganti Anda dan pengampunan-Nya akan dosa Anda, Anda akhirnya siap untuk menjalani tantangan.
"Ia sendirilah yang menyelamatkan mereka; Dialah yang menebus mereka dalam kasih-Nya dan belas kasihan-Nya" (Yesaya 63:9).

No comments:
Post a Comment