Saya tahu Allah tahu yang terbaik bagi saya.
Saya tahu bahwa saya tidak tahu apa-apa.
1. Mengakui kedaulatan Allah berarti mengakui pemerintahan Allah, otoritas agung-Nya. Menerima kedaulatan Allah sama artinya dengan kesediaan minum dari sumur kekuasaan-Nya dan keberanian membuat keputusan di kala bahtera kita diterjang badai.
2. Alkitab mengatakan bahwa Allah adalah Allah yang perkasa dan juga baik. Yang menjadi masalah adalah agenda umat manusia. Kita memburu prioritas yang keliru. Kita menghendaki kesehatan prima, penghasilan tinggi, tidur malam yang nyenyak, dan tunjangan pensiun yang memuaskan. Akan tetapi, prioritas Allah adalah Allah. Mengapa ada surga? Untuk menunjukkan bahwa Allah ada. "Langit menceritakan kemuliaan Allah" (Mazmur 19:1).
3. Apakah Anda dipanggil untuk mengalami masa-masa Getsemani? Tidakkah "Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita bagi Dia" (Filipi 1:29)? Kalau begitu, datanglah wahai yang merasa dahaga dan teguklah sepuasnya kekuasaan-Nya. Dialah yang menyusun segala rencana. Dia mengetahui apa yang terbaik bagi Anda. Tidak ada satupun perjuangan yang harus Anda hadapi yang terjadi di luar rencana, hadirat, dan izin-Nya.
4. Kita hidup di bawah perlindungan tangan kuasa Sang Raja yang mengawasi setiap keadaan dalam hidup kita dan gemar melakukan hal yang mendatangkan kebaikan bagi kita. Tidak ada sesuatu pun yang terjadi tanpa terlebih dahulu melalui saringan kasih-Nya.
5. Tetaplah bersemangat. Segala jalan Allah selalu benar. Jalan-jalan itu mungkin terasa tidak masuk akal, misterius, sulut dipahami, rumit, dan bahkan menyakitkan bagi kita. Akan tetapi, semua jalan itu benar. "Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah" (Roma 8:28).
SEBELAS: KHAWATIR? TIDAK PERLU
1. Tidakkah Anda ingin berhenti merasa khawatir? Adakah peralatan yang sanggup melindungi Anda dari unsur-unsur kehidupan yang keras? Inilah yang Allah tawarkan kepada Anda: kemungkinan memiliki kehidupan yang bebas dari kekhawatiran. Dia telah menciptakan kubah bagi hati Anda. "Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus" (Filipi 4:7).
2. Ada dua kata yang mampu meringkas pendapat-Nya tentang hal kekhawatiran: tidak relevan dan tidak sepantasnya. "Siapakah di antara kamu yang karena kekhawatirannya dapat menambah sehasta pada jalan hidupnya?" (Matius 6:27). Kekhawatiran adalah hal yang tidak relevan. Kekhawatiran tidak mengubah apapun.
3. Sebanyak 92% dari kekhawatiran kita sebenarnya adalah kekhawatiran yang tidak perlu. Bukan saja karena kekhawatiran adalah hal yang tidak relevan, tidak bermanfaat; melainkan juga karena kekhawatiran adalah hal yang tidak patut, pertanda bahwa kita tidak mempercayai Allah.
"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur" (Filipi 4:6).
4. Apakah Anda ingin mengurangi kekhawatiran Anda? Lebih seringlah berdoa. Daripada menatap ke depan dengan penuh ketakutan, lebih baik Anda menengadah ke atas dengan iman. Daripada mengkhawatirkan segala sesuatu, lebih baik "berdoalah untuk segala sesuatu".
5. Bapa mengajukan permintaan, "Tetaplah berada di dekat-Ku. Berbicaralah kepada-Ku. Berdoalah kepada-Ku. Hiruplah Aku dan embuskanlah kekhawatiranmu". Kekhawatiran akan hilang ketika kita menengadah ke atas. Allah tahu apa yang dapat terjadi dalam perjalanan ini, dan Dia ingin membawa kita pulang dengan selamat.
Allah telah membuktikan apa yang telah dilakukannya pada masa lalu. Kealpaan adalah sumber ketakutan, tetapi ingatan yang baik membentuk hati yang baik.
"Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia memelihara kamu" (1 Petrus 5:7).
DUA BELAS: PARA MALAIKAT MENJAGA ANDA
1. Ada dua kata sifat yang digunakan dalam Alkitab untuk memberi gambaran yang lebih jelas mengenai malaikat: banyak dan perkasa. Kitab Ibrani 12:22 menyebutkan, "beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah".
2. Tak ada gunanya Anda berusaha berbicara kepada malaikat; mereka tidak akan mendengarkannya. Telinga mereka hanya tertuju kepada suara Allah. Mereka adalah "roh-roh yang melayani Tuhan" (Ibrani 1:14, NCV), yang hanya bersedia menanggapi dan melaksanakan perintah-Nya dan hanya menuruti petunjuk-Nya.
3. Para malaikat termasuk dalam kelompok ciptaan Allah yang tidak kelihatan. Mereka menyembah-Nya dan--Inilah minuman bagi jiwa-jiwa yang dahaga--mereka melindungi kita. "Seluruh malaikat adalah roh-roh yang melayani Allah dan yang telah diutus untuk menolong mereka yang akan menerima anugerah keselamatan" (Ibrani 1:14, NCV).
"Jika Anda adalah orang percaya, para malaikat yang perkasa akan mendampingi Anda, di sepanjang hidup Anda" (Billy Graham).
4. Akan nyenyakkah tidur Anda jika Anda mengetahui bahwa para agen rahasia terbaik dari surga yang berjaga di depan pintu Anda? Anda tidak sendirian. Terimalah kuasa Allah atas kehidupan Anda. Para malaikat surgawi, yang jumlahnya banyak dan perkasa itu, menjagai Anda. Dan ketika Anda melewati garis kemenangan, mereka akan menjadi orang pertama yang akan menyambut Anda dengan tepuk tangan dan sorak sorai.
TIGA BELAS: BERSAMA ALLAH SEBAGAI PENJAGA ANDA
1. Ketentraman Anda adalah kepedulian utama Allah. Hadirat Allah menaungi kehidupan Anda. Allah-lah yang meluputkan Anda dari malapetaka. Dialah Penjaga Anda.
Salah satu janji yang paling gamblang mengatakan demikian: "Tidak akan ada hal buruk yang akan terjadi padamu" (Mazmur 91:10, NCT).
2. "Kalau begitu, mengapa tetap ada malapetaka?" Benarkah hal-hal buruk sungguh menimpa Anda? Anda dan Allah mungkin memiliki pengertian yang berbeda menyangkut kata buruk. Apa yang buruk di mata seorang anak tidaklah selalu demikian di mata seorang ayah.
"Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun" (Yakobus 1:2-4).
3. Kapankah Allah akan berhenti menempa Anda? Ketika Dia melihat diri-Nya terpantul dalam diri Anda. "TUHAN akan menyelesaikannya bagiku!" (Mazmur 138:8). "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga" (Yohanes 5:17).
4. Allah melindungi mereka yang berpaling kepada-Nya. Pukulan yang Anda rasakan bukanlah pertanda bahwa Dia menjauhi Anda, melainkan justru membuktikan kedekatan-Nya dengan Anda. Percayalah akan kedaulatan-Nya. Bukankah Dia layak Anda percayai?
"Dari segala yang baik yang dijanjikan TUHAN kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi" (Yosua 21:45).
5. Allahlah yang menetapkan langkah-langkah Anda dan menjadi sumber sukacita dalam setiap saat kehidupan Anda (lihat Mazmur 37:23,24). Dia senantiasa mengawasi Anda. Bahkan, mobil-Nya menepi ke pinggir jalan. Lihatlah Allah sedang membukakan pintu mobil-Nya. Kemudian Anda mengambil tempat di kursi penumpang. Tidakkah Anda merasa aman karena mengetahui bahwa Dialah yang mengendalikan segalanya?
BAGIAN KEEMPAT: MENERIMA KASIH-NYA
EMPAT BELAS: MENYELAM LEBIH DAN LEBIH DALAM LAGI
"sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah" (Efesus 3:17-19).
1. Dia mengasihi Anda karena Dia adalah Dia. Dia mengasihi Anda karena Dia memutuskan demikian. Karena dorongan pribadi, tanpa syarat, dan spontan. Kasih-Nya tidak pernah berubah dan Dia berikan karena Dia memang telah memutuskan untuk memberikan-Nya.
Anda sama sekali tidak memiliki andil terhadap kasih Allah.
2. Kesuksesan belum tentu merupakan pertanda adanya kasih Allah. Sebaliknya, perjuangan hidup yang berat juga belum tentu merupakan pertanda tidak adanya kasih Allah. Ukuran pasti yang Allah tetapkan bukanlah pada hari baik atau hari buruk yang merundung Anda, melainkan pada saat ketika Anak-Nya mengorbankan nyawa.
3. Tinggal di dalam kasih Kristus berarti membuat kasih-Nya sebagai rumah Anda. "Kita telah tinggal di dalam rumah yang tetap, yaitu dalam rumah kehidupan kasih" (1 Yohanes 4:16, MSG). Anda telah meninggalkan rumah yang lama, yaitu kasih yang penuh kepalsuan dan berpindah ke rumah-Nya yang penuh kasih sejati.
4. Tetaplah bergantung pada Kristus seperti ranting yang melekat pada pokok anggur. Menurut Yesus, sebuah ranting menjelaskan definisi mengenai tinggal di dalam. "Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku" (Yohanes 15:4).
5. Izinkan Kristus yang mengendalikan hukum pusat pemerintahan hati Anda. Setiap orang harus menjadikan kasih Allah sebagai tempat kediaman-Nya. Nyatakan dan ikrarkan hal ini:
Tidak ada seorang pun yang boleh memulai kehidupannya di dunia sebelum ia berdiri di kaki salib untuk menerima kasih Allah.
LIMA BELAS: PERNAHKAH ANDA MENDENGAR SUARA PINTU YANG GEMERINCING?
Rasa takut kehilangan kasih seorang bapa dapat berakibat fatal.
1. "Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus?" (Roma 8:35). Tidak seorang pun mampu mengayunkan kapaknya untuk memisahkan Anda dari kasih Allah. Penderitaan duniawi tidak sama dengan penolakan surgawi.
2. Malam itu, sebelum ayam berkokok, "semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri" (Markus 14:50). Namun, yang menakjubkan adalah ketika Kristus bangkit dari kematian, Dia tidak pernah mengungkit masalah ini. Dia dapat membiarkan mereka terus menerus mendengar suara pintu yang gemerincing. Namun, Dia tidak melakukannya.
3. Hanya Allah yang sanggup bangkit dari kematian. Dan, hanya kasih Allah yang sudi kembali untuk seorang peragu. Tinggalkanlah Allah--Dia masih tetap akan mengasihi Anda. Sangkalilah Allah--Dia masih tetap akan mengasihi Anda. Ragukanlah Allah--Dia masih tetap akan mengasihi Anda.
4. Berita Injil terbesar adalah bukan Anda yang mengasihi Allah, melainkan Allah yang mengasihi Anda; bukan Anda yang sanggup mengenal Allah, melainkan Allah yang telah lebih dahulu mengenal Anda! Dia memeteraikan nama Anda di telapak tangan-Nya. Anda tidak pernah dapat terhapus dari pikiran-Nya, melarikan diri dari pandangan-Nya, kabur dari pikiran-Nya.
5. Hampirilah sumur kasih-Nya dan minumlah. Mungkin perlu waktu untuk dapat merasakan perbedaannya. Hanya jika kita bersedia minum tanpa henti, kita dapat melembabkan hati kita. Begitu hati Anda terisi oleh kasih-Nya, Anda tidak akan pernah menjadi sama lagi.
ENAM BELAS: MENGHADAPI KEABADIAN TANPA RASA TAKUT
"Dalam hal inilah kasih Allah sempurna di dalam kita, yaitu kalau kita mempunyai keberanian percaya pada hari penghakiman, karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini. Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih" (1 Yohanes 4:17-18).
1. Mereka yang dipenuhi oleh kasih Allah tidak akan berkhianat untuk mendapatkan cinta dari orang lain. Mereka bahkan juga tidak akan berkhianat untuk mendapatkan kasih Allah.
Kita berubah karena kita telah memiliki kasih Allah. Kasih Allah yang sempurna.
2. Apakah dampak kasih yang sempurna? Kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan akan penghakiman. Kasih yang sempurna bahkan melenyapkan ketakutan akan hari penghakiman. Mereka yang menerima-Nya sama sekali tidak perlu takut.
3. Percayalah akan kasih Allah. Percayalah akan kasih-Nya yang sempurna. Tidak perlu takut bahwa Dia akan mengetahui masa lalu Anda. Dia sudah tahu. Tidak perlu ketakutan kalau-kalau Anda akan mengecewakan-Nya di masa mendatang. Dia sanggup menunjukkan kepada Anda babak kehidupan yang akan Anda lalui. Dengan pengetahuan yang sempurna akan masa lalu dan visi sempurna akan masa depan, Dia mengasihi Anda secara sempurna.
TUJUH BELAS: SEANDAINYA ALLAH MENYURATI ANDA
1. Anda dapat menikmati Natal setiap hari.
Karya-Nya: di kayu salib dan pada kebangkitan-Nya. Hasilnya, Anda tidak perlu menanggung hukuman dosa, dan kubur tidak lagi menakutkan.
Kekuatan-Nya: tidak bergantung pada Anda. Anda sanggup melakukan segala hal melalui Kristus, yang memberi Anda kekuatan.
Kuasa-Nya: Dia bertanggung jawab atas diri Anda dan memelihara Anda.
Kasih-Nya: apakah yang sanggup memisahkan Anda dari kasih-Nya?
"Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku" (Wahyu 3:20).
2. "Jika seseorang dahaga, biarkan ia datang kepadaku [bukan datang kepada nabi-nabiku atau pada manusia] dan minum" (Yohanes 7:37, NIV). Allah menggambarkan diri-Nya sendiri sebagai "sumber air yang hidup" (Yeremia 2:13). Ucapkanlah syukur kepada-Nya atas keran-keran yang ada, tetapi janganlah mengandalkan mereka sebagai pemuas dahaga Anda.
3. Ucapkanlah syukur kepada-Nya atas kardus yang menjadi wadah pemberian-Nya. Akan tetapi, jangan lupa membuka kardus itu. Dan yang terpenting, jangan lupa membawa surat-Nya. Sepucuk surat yang tertimbun di antara tumpukan anugerah belas kasihan dan komitmen yang tak pernah berhenti mengalir setiap hari--sepucuk surat pribadi.
MAX LUCADO
COME THRISTY