September 30, 2018

THE PRINCIPLE AND POWER OF KINGDOM CITIZENSHIP (MYLES MUNROE)

PENDAHULUAN: UNDANGAN UNTUK MENJADI WARGA NEGARA KERAJAAN ALLAH
1. Siapapun yang mengklaim Kristus sebagai Juru Selamat, menjadi warga negara Kerajaan Allah. Anda tidak bisa melihat kewarganegaraan itu, Anda harus mengalaminya.
2. Kerajaan Allah hampir tidak ada hubungannya dengan agama. Sebaliknya, itu ada hubungannya dengan Raja itu sendiri--dengan mengulangi karakter-Nya dan mereproduksi kehendak-Nya di bumi. Para warga negara Kerajaan Allah bertumbuh dengan mencerminkan budaya, nilai-nilai, moral, sifat, dan gaya hidup Raja mereka.
3. Setiap kita merindukan surga, tetapi kebanyakan kita tidak mengerti apa yang kita rindukan. Kita merindukan gaya hidup damai sejahtera, kasih, dan sukacita. Kita merindukan Bapa surgawi dan Saudara sulung kita, juga semua saudara dan saudari kita dalam sang Raja.


BAB 1: MENGERTI KONSEP KERAJAAN ALLAH
1. Kerajaan adalah sebuah tempat dimana seseorang yang disebut raja memiliki kekuasaan atas sesuatu. Dalam sebuah kerajaan yang sesungguhnya, setiap hal menjadi bagian dari properti pribadi sang raja.
2. Bumi dibentuk supaya manusia bisa mempraktikkan sebagai pribadi yang ikut memerintah bersama, sehingga mereka menjadi para bupati bagi Raja di surga.
3. Agama tidak sama dengan Kerajaan Allah. Agama adalah pengganti. Kerajaan Allah adalah sesuatu yang lebih tinggi dari agama apapun di dunia.
4. Kerajaan Allah adalah suatu bisnis keluarga dan Bapa kita ingin memperluas bisnis-Nya ke wilayah-wilayah asing. Ia ingin anak-anak-Nya menjalankan Departemen Bumi bagi-Nya. Ia ingin memperluas pengalaman-Nya dari dunia yang tak terlihat kepada dunia yang terlihat melalui anggota-anggota keluarga-Nya. Ia ingin Kerajaan-Nya datang dan kehendak-Nya terwujud di bumi seperti di surga.


BAB 2: KOLONI
1. Koloni adalah suatu wilayah kekuasaan yang berada di bawah kendali langsung pemerintah pusat dan imperialistik.
2. Kerajaan adalah suatu bangsa yang berada di bawah pemerintahan seorang raja, dimana raja itu sendiri menetapkan standar-standar bagi negara dan koloni-koloninya. Sebuah kerajaan memiliki budaya, moral, standar, nilai-nilai.
3. Ketika Anda masuk dalam Kerajaan Allah, kita mulai melepaskan kebiasaan dan cara pandang lama kita. Pada waktunya, kita seharusnya tidak hanya mulai menunjukkan Raja baru kita, tetpi juga menyerupai-Nya.
4. Seperti perumpamaan dalam Lukas 19:12-13, kita perlu menyadari bahwa sang Raja akan meminta pertanggung jawaban kita. Ia ingin tahu apa yang Anda lakukan dengan semua sumber daya yang telah Ia berikan kepada Anda untuk diurus. "Apa yang telah kau lakukan untuk menunjukkan Kerajaan-Ku? Sudahkah kau mendemonstrasikan integritas di tempat kerjamu?
5. Memiliki kewarganegaraan sah membuat Anda memiliki hak-hak tertentu, dan hak-hak itu tidak bergantung pada perasaan atau emosi, tetapi bergantung pada hal-hal yang jauh lebih kuat: posisi dan hukum.


BAB 3: APAKAH ITU KEWARGANEGARAAN?
1. Warga negara adalah seseorang yang memiliki kesetiaan kepada satu pemerintah dan yang oleh karenanya, berhak untuk menerima perlindungan dari perlakuan buruk dan juga menikmati hak-hal dan kesempatan istimewa yang datang bersama dengan kewarganegaraan.
2. Saat Anda menjadi seorang warga suatu negara, Anda bertanggung jawab kepada pemerintah dengan menaati hukum. Pemerintah bertanggung jawab melindungi hak-hak Anda, tetapi Anda tetap harus memberi pertanggungjawaban atas perilaku Anda.
3. Beberapa cara untuk bisa masuk lebih penuh ke dalam kewarganegaraan yang Anda miliki:
• mengalaminya sekarang
• mengeksplorasi kewarganegaraan Anda
• menggunakan hak-hak Anda
• hidup dalam budaya dimana Anda adalah seorang warga negara
• tunduk kepada hukum konstitusional dan kode etik bangsa Anda


BAB 4: PRINSIP DUA KEWARGANEGARAAN
1. Di bawah naungan kewarganegaraan surgawi, Anda bisa menghindari perselisihan yang berasal dari kerajaan kegelapan dan Anda bisa menyingkirkan nasihat buruk yang mengiring pada solusi jalan buntu. Ketika Anda memprioritaskan kewarganegaraan Kerajaan, Anda mendapati diri Anda dalam situasi sama-sama menang setiap waktu.
2. Dua kewarganegaraan kuat ketika itu kewarganegaraan di bumi, sekaligus di surga. Upaya kolonialisasi Kerajaan Allah dirancang untuk membawakan keuntungan dua kewarganegaraan bagi para warga Kerajaan, karena kewarganegaraan di dunia yang kita miliki tidak bisa melindungi kita.
3. Ekonomi Kerajaan tidak pernah dipengaruhi apapun, dan semua kekuasaan surga sedang bekerja bagi kebaikan kita. Masa depan Anda dijamin--demikian juga masa kini Anda.
4. Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu" (Lukas 17:20-21). Orang-orang bisa mendeteksi kehdirannya, karena Anda berbeda.
5. Menggambarkan negara Anda adalah bagian dari tanggung jawab Anda. Orang-orang akan memperhatikan Anda, dan oleh karena Anda, mereka akan memutuskan apa yang mereka pikirkan tentang sang Raja dan Kerajaan-Nya.


BAB 5: KEUNIKAN WARGA NEGARA KERAJAAN ALLAH
1. Yesus tidak datang ke dunia untuk mendirikan suatu agama. Ia datang untuk membangun pos terdepan Kerajaan Surga. Tujuan Yesus datang ke bumi adalah untuk memperkenalkan kembali Kerajaan Surga kepada dunia yang benar-benar kehilangan jejak kebenaran tentangnya.
2. Allah mempersiapkan Anda untuk berkuasa di bumi, mengurus semua sumber dayanya, membuat Anda diarahkan oleh kehendak-Nya. Namun, setiap kita telah jatuh ke dalam dosa, dan kita perlu dikembalikan kepada posisi pemerintahan dan kekuasaan yang dimaksudkan bagi kita dalam konteks Kerajaan surgawi.
3. Rahasia kepada kehidupan yang penuh dan memuaskan adalah dengan menemukan, mengerti, dan menerapkan Kerajaan Surga di bumi. Segala sesuatu yang Anda hargai perlu dilepaskan oleh karena itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan mutiara Kerajaan yang berharga.
4. Alkitab tidak hanya sebagai konstitusi Kerajaan, tetapi juga adalah surat wasiat Allah--itu menunjukkan kepada kita apa saja warisan kita. Ketika Anda membaca Alkitab, Anda pergi dengan suatu kesan yang kuat tentang "kehendak-Mu jadi".


BAB 6: KEBUTUHAN WARGA NEGARA AKAN DIORIENTASI
1. Yesus menaruh seorang anak di depan murid-murid-Nya dan Ia berkata, "Sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga" (Matius 18:3). Memasuki Kerajaan mengharuskan Anda menukar teologi Anda, doktrin Anda, agama lama Anda, kecukupan diri Anda dengan sesuatu yang baru. Kecuali Anda berubah, Anda tidak bisa masuk.
2. Jika Anda mencari Kerajaan Surga dan Rajanya, Anda tidak harus khawatir tentang apa pun. Dalam mencari Kerajaan, Anda juga sedang mencari--dan Anda akan menemukan--penyediaan murni dari sang Raja untuk setiap kemungkinan hidup.
3. Ketika kita menjadi warga negara Kerajaan Allah, kita menyelaraskan diri dengan suatu pemerintahan dan suatu negara yang baru. Gaya hidup Kerajaan memiliki ciri khas kerendahan hati sekaligus kemakmuran, yang merupakan kombinasi menarik bagi yang bukan warga negara di sekeliling kita.
4. Ketika Anda terjaga dan mengorientasikan diri Anda kembali sebagai warga negara Kerajaan Terang yang sudah dilahirkan kembali, sang Raja akan bersinar atas Anda dan terang-Nya akan menyingkapkan setiap kegelapan terkecil sekalipun di dalam Anda. Ia tidak hanya akan menunjukkan apa yang salah dalam hidup Anda, Ia juga akan terus menunjukkan kepada Anda apa yang harus dilakukan tentangnya. Kehendak Allah akan menunjukkan kepada Anda dengan siapa seharusnya Anda berada dan dengan siapa seharusnya tidak, kapan, dan untuk berapa lama. 
5. Apapun yang kita salah kelola, kita kehilangannya. Apapun yang kita kelola dengan pertolongan Allah, kita berkembang. Ia memberikan kepada Anda apa yang Anda butuhkan untuk tugas manajemen Anda. Ia akan membiarkan Anda terus mengelola apa yang Ia miliki selama Anda mengelolanya dengan baik.


BAB 7: KEKUATAN PENGETAHUAN WARGA NEGARA
1. "Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita" (I Korintus 1:30). Yesus Kristus telah menjadi hikmat bagi kita karena hadirat-Nya memimpin kita kepada penerapan penuh kebenaran, dimana pengetahuan kita bisa berperan.
2. Arti kedatangan Yesus ke bumi bagi kita:
• untuk mengembalikan pemerintahan Allah (Yesaya 9:5-6)
• untuk membawa kembali hukum-hukum pemerintahan itu ke bumi
• untuk membawa nilai-nilai surga
• untuk membawa kewarganegaraan surga
3. Seseorang yang melek hukum tidak bisa dimanipulasi, dan ini berlaku pada Kerajaan Allah. Yesus menang ketika dicobai di padang gurun karena Ia mengutip firman. Membaca Alkitab memberi Anda kuasa yang sah.
4. Orang-orang yang telah ditanam dalam tanah Kerajaan akan bertumbuh subur dalam jenis keadaan sulit apapun. Mereka adalah "orang benar", orang-orang yang mengetahui cara hidup yang benar, cara Kerajaan: "Orang benar akan bertunas seperti pohon kurma, akan bertumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di bait Tuhan akan bertunas di pelataran Allah kita" (Mazmur 92:12-13).
5. Semakin Anda tahu tentang Kerajaan Surga dan semakin Anda melangkah keluar berdasarkan pengetahuan itu, semakin baik hidup Anda jadinya.


BAB 8: MENGERTI IMIGRASI DAN MIGRASI
1. Mengubah status imigrasi Anda dan mengadopsi kewarganegaraan Kerajaan bersama dengan kewarganegaraan dunia Anda adalah satu-satunya cara untuk benar-benar memperbaiki nasib Anda. "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus" (Filipi 4:19).
2. Butuh sesaat untuk meninggalkan suatu budaya yang sudah lazim dan belajar suatu budaya baru. Dalam kasus ini, kita perlu belajar untuk hidup oleh iman daripada penglihatan. Orang-orang Kerajaan hidup oleh ketajaman dan iman,  bukan oleh panca indera dan akal mereka.
3. Saat Anda kembali ke dalam Kerajaan, Anda tidak lagi harus khawatir tentang apapun. Setiap masalah akan diselesaikan oleh pemerintah Bapa surgawi Anda. Mata uang di negara baru Anda adalah kasih. Segala sesuatu dibayar oleh kasih. Iman bekerja oleh kasih dalam negara Kerajaan (Galatia 5:6)


BAB 9: BAGAIMANA MENJADI WARGA NEGARA? 
1. Satu-satunya cara untuk masuk ke dalam Kerajaan adalah dengan meresponi undangan-Nya. Dengan telinga roh, Anda mendengar "Datanglah", dan Anda meresponinya dengan meninggalkan cara lama Anda melakukan berbagai hal dan pulang ke Rumah.
2. Yesus memberitahu Nikodemus bahwa satu-satunya cara untuk masuk ke dalam Kerajaan adalah melalui kelahiran. Tubuhnya hanyalah rumah bagi rohnya. Tubuhnya sudah dilahirkan, sekarang giliran rohnya.
3. Mustahil bagi seseorang menyebut Yesus sebagai Tuhan tetapi memiliki apapun. Jika Ia adalah Tuhan Anda, Ia memiliki Anda dan segala sesuatu yang Anda miliki. Tidak ada kepemilikan pribadi. Para warga negara Kerajaan adalah pipa penyalur, bukan waduk. Bukannya mengumpulkan dan menyimpan segala sesuatu, mereka memberikannya kepada orang lain. Saat mereka memberikannya, semakin banyak yang datang kepada mereka.
4. Tak satupun dari kita bisa mengusahakan jalan kita kepada posisi yang ditawarkan dengan cuma-cuma kepada kita oleh sang Anak. Satu-satunya yang bisa kita lakukan adalah berserah pada tawaran itu.

BAB 10: TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH
1. Kasih adalah fondasi dari tahta yang sehat. Persyaratan untuk sebuah kerajaan yang baik tergantung pada sifat sang raja,  pada karakter dan integritasnya.
2. Tujuh kualitas otoritas yang sejati:
• orang yang berotoritas takut akan Allah dan tunduk kepada-Nya
• orang yang berotoritas memiliki moral dan disiplin yang tinggi
• orang-orang meniru orang yang berotoritas
• orang yang berotoritas tidak memanfaatkan kesuksesan orang lain
• orang yang berotoritas tidak memakai orang lain untuk mengangkat dia
• orang yang berotoritas tidak mengharapkan apapun dari orang lain kecuali keberhasilan orang-orang itu sendiri
• orang yang berotoritas ingin orang-orang di bawahnya menjadi besar
3. "Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu" (Matius 6:31-33). Sang Raja menganggap kesejahteraan Anda adalah tanggung jawab-Nya.
4. Anda memiliki perlindungan penuh dari surga, apapun yang terjadi di sekeliling Anda. Anda bisa selalu yakin bahwa pemerintah dan Raja Anda mengurus keamanan dan penyediaan Anda. "Karena mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia" (II Tawarikh 16:9). Jika hati Anda benar di hadapan-Nya, Ia menjaga Anda.
5. Saat Yesus ditangkap, Yesus tidak memanggil murid-murid-Nya atau para malaikat untuk membebaskan-Nya karena alasan Ia datang ke bumi adalah untuk menderita dan mati di kayu salib itu. Yesus adalah Raja sampai akhir, menggunakan kekuasaan-Nya sebagai raja dengan tidak mencampuri rencana Allah, dan memberikan keberanian kepada generasi orang percaya untuk menghadapi apapun yang harus mereka hadapi demi Kerajaan.


BAB 11: TANGGUNG JAWAB WARGA NEGARA
1. Anda bisa menjadi warga negara yang jauh lebih bahagia dan produktif ketika Anda mengerti tanggung jawab Anda. Ketaatan adalah suatu cara mengekspresikan penghargaan. Yesus mengatakan, "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku" (Yohanes 14:15).
2. Ketiadaan otoritas membawa kehancuran diri. Otoritas adalah hak dan izin untuk menggunakan kuasa dengan efektif, bukan karena Anda bisa, tetapi karena harus. Otoritas membuat kuasa menjadi sah. Penundukan kepada otoritaslah yang membuat seseorang efektif.
3. Ketika Anda tunduk kepada otoritas Allah, Ia menunjukkan kepada Anda apa yang selanjutnya. Ia menolong Anda mengubah perilaku Anda. Dengan menjadi orang benar, Anda menegakkan otoritas Kerajaan--yang pada gilirannya akan menegakkan Anda. "Kebenaran meninggikan derajat bangsa" (Amsal 14:34).
4. Anda akan mampu tunduk kepada otoritas seseorang jika Anda bisa percaya dan menghargai orang itu. Anda akan merasa mudah untuk tunduk kepada seseorang jika Anda tahu dalam roh Anda bahwa Allah membawa orang ini ke dalam hidup Anda. Ketajaman Anda akan menunjukkan bahwa orang itu tidak akan mengambil keuntungan dari Anda, dan bahwa ia menginginkan yang terbaik dari Allah bagi hidup Anda. Anda akan tahu efektivitas Anda akan berkembang jika Anda berada di bawah otoritas orang ini.
5. "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkannya kepadamu". Anda seharusnya tidak hidup untuk mencari nafkah. Prioritas Anda seharusnya bukan bekerja dan hidup hanya untuk memperoleh cukup uang agar bisa membayar semua tagihan Anda.
6. Yang menyelesaikan berbagai hal bukanlah doa itu sendiri, melainkan posisi yang benar dalam doa. Tidak peduli betapa kerasnya Anda memohon belas kasihan dan berseru meminta pertolongan, Allah tidak memberkati karena Anda menangis; Ia memberkati karena Anda memenuhi syarat.
7. Para warga negara Kerajaan segera belajar bagaimana percaya seperti seorang anak kecil. Bapa kita menyediakan kebutuhan kita dari berbagai arah yang paling menakjubkan.


BAB 12: WARGA NEGARA SEBAGAI DUTA
1. Setiap orang di bumi mencari sesuatu. Kita yang telah menemukan Kerajaan mengetahui apa jawabannya--sang Raja. Semakin kita mengetahui tentang-Nya, semakin baik jadinya. Kita ingin mengkomunikasikan kepada semua pencari lainnya seperti apakah sang Raja itu. Dan kita mulai membawa keharuman surga kemanapun kita pergi.
2. Anda tidak bisa mewakili seseorang yang tidak Anda kenal. Itulah mengapa beragama saja tidak cukup. Anda membutuhkan suatu hubungan yang terus menerus dengan Pribadi yang dalam nama-Nya Anda melaksanakan semua tugas Anda dari hari ke hari.
3. Para duta Kerajaan membawa otoritas seluruh negeri itu. Perkataan mereka memiliki bobot dan mereka mengetahuinya. Yesus berkata, "Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa" (Yohanes 14:9). Apakah orang-orang memiliki suatu pemikiran tentang seperti apa surga itu ketika mereka bertemu Anda?
4. Gaya hidup Kerajaan--hidup yang bersih, penuh kasih, dan sukacita-- adalah milik kita dimanapun kita mungkin ditempatkan di dunia ini. Ia sedang bekerja di dalam kita, membuat kita semakin seperti Dia.
5. "Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setua dalam perkara kecil, Aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu" (Matius 25:21)-- itulah kata-kata yang saya harap akan Anda dengar ketika Anda sampai ke kampung halaman Anda, Surga.


MYLES MUNROE

September 27, 2018

NOSTALGIA~COLLEGE MOMENT

Awal September ada reuni di kampus dengan tema norak "Cintaku di kampus bata". Aslinya aku ga minat ikut, bukan karena takut ktemu mantan hahaha, tapi karena uda feeling kalo acaranya ga menarik. Ternyata terbukti benar, sodara-sodara. Yang dateng juga ga banyak, sebagian besar angkatan taon 90an.Jadi semua harapan untuk ktemu temen lama, mantan, koneksi baru, apalagi jodoh tuh sirna wkwkwk. Cukup seneng ketemu beberapa kakak kelas yang hebat di masanya, para juara lomba yang sekarang punya kerjaan keren di berbagai bidang. Seneng juga ketemu ama mantan ketua organisasi yang sekarang udah punya anak.

Yang aku mau bahas bukan soal acaranya sih, tapi nostalgianya. Jadi sebelom acara dimulai, aku diajak "tour de campus" ama adek kelas. Menyusuri ruangan demi ruangan, gedung demi gedung tuh bikin inget jaman old. Apalagi jaman kuliah kan aku emang penghuni kampus, jarang pulang rumah kalo belom diusir, otomatis banyak hal yang kualami di kampus yang membentuk pribadiku hari ini.

Beberapa ruangan udah ngalami renovasi, perombakan, bahkan pembongkaran signifikan; termasuk ruang organisasi pers rumah keduaku di kala itu, udah ga ada lagi.  Padahal ruangan itu sarat makna loh, aku ketemu orang-orang hebat, ditempa jadi pribadi yang kuat en bijaksana, jadi tempat sesi curhat plus konseling, jadi ruang doa pribadiku, pernah usir setan disana, bahkan aku pernah ngamuk sampe banting pintu segala wkwkwkwk.

Flasback ke masa itu, seketika aku bersyukur ama Tuhan yang udah mengijinkan aku kuliah di kampus itu, bahkan nyasar di organisasi pers. Semua hal yang pernah terjadi ga ada yang sia-sia, semua itu berperan penting untuk mengubahku sedemikian rupa. Tiap orang, kejadian, bahkan momen tuh udah Tuhan rancangkan begitu detail untuk mendatangkan kebaikan. Tanpa semua itu, entah aku jadi orang yang seperti apa.

Aku inget pernah keluar dari CG demi fokus melayani di organisasi pers sampe aku dikonfrontasi ama pemimpin rohani en dituduh murtad, pernah jadi orang yang dicari-cari untuk nyelesaiin semua masalah sampe aku stress, pernah berproses sama kakak en adek kelas dalam berbagai kegiatan yang mengikis sifat dinginku, inget disanalah aku ktemu orang-orang yang sampe saat ini jadi teman sejatiku.

Aku ga menyesali semua keputusan bahkan tindakan yang pernah kuambil di jaman itu. Aku tau bahwa keputusanku untuk menabur kasih Kristus disana adalah keputusan yang TEPAT, dibandingkan fokus ke CG yang anggotanya sama sekali ga bertumbuh en pemimpinnya sibuk pacaran sembunyi-sembunyi. Aku melihat taburanku di hidup anggota organisasi menghasilkan buah-buah yang manis. Aku tau itu adalah ladang yang Tuhan percayakan kepadaku di masa itu, dan aku bersyukur memilih untuk taat sekalipun menuai banyak kritik dan kontroversi.

Di momen reuni kali ini, aku kembali diingatkan bahwa Tuhan bisa berperkara dan menyatakan kehendak-Nya sekalipun di tempat sekuler. Ga pernah ada tempat yang terlalu sulit yang ga bisa Dia jamah dan ubahkan. Kegiatan organisasinya boleh gagal, namun manusianya mengalami Tuhan dan diubahkan, bukankah itu yang lebih berharga?

Dan disitulah aku memahami sepenuhnya, bahwa bukan hanya aku yang dipakai Tuhan untuk menjadi berkat, tapi mereka pun dipakai Tuhan untuk memberkatiku. Betapa indah ketika kami saling dipakai Tuhan untuk sama-sama membentuk kehidupan yang jauh lebih luar biasa, bahkan hingga hari ini hubungan kami masih terjaga dengan baik. Aku mengerti bahwa terkadang orang-orang terbaik dalam hidup ini kita temukan dalam kondisi tak terduga. 


Thanks God for every moment and process, thanks guys for our reunion...


September 9, 2018

THE WINNER STANDS ALONE (PAULO COELHO)

03:17
1. Fashion hanyalah cara untuk berkata: "Aku anggota duniamu. Aku mengenakan seragam yang sama dengan tentaramu, jadi jangan tembak".


07:22
1. Orang-orang yang memang penting, mereka lebih sopan, mereka tidak perlu membuktikan apa-apa pada siapapun. 
2. Tuhan menciptakan dunia dalam enam hari, tapi apa sebenarnya dunia? Dunia adalah apa yang dilihat oleh seseorang. Setiap kali seseorang mati, sebagian dunia juga ikut mati. Segala sesuatu yang dilihat, dirasakan, dan dialami oleh orang itu juga ikut mati, seperti air mata dalam derai hujan.
3. Mengapa aku perlu menghancurkan dunia? Supaya aku bisa membangun kembali duniaku sendiri.
4. Kehidupan terkadang memisahkan dua orang supaya mereka menyadari betapa bermaknanya diri mereka bagi satu sama lain.
5. Kalau orang mulai merenungkan keputusan-keputusan yang akan mereka buat, biasanya mereka berubah pikiran. Butuh banyak keberanian untuk mengambil langkah tertentu.
6. Sikap dewasa berarti berbicara sedikit tentang diri sendiri.
7. Kalau kau tahu ada banyak wanita (pria) lain dan kau tahu rasa sakit hati karena cinta pasti berlalu, kenapa kau marah?


11:00
1. Saat aku mendapatkan apa yang selama ini kuinginkan, aku tahu aku harus bertanya pada diri sendiri: Apa mereka mencintai dan mengagumiku karena diriku sendiri atau karena aku terkenal?


11:45
1. Manusia tidak pernah puas. Kalau mereka punya sedikit, mereka ingin lebih. Kalau mereka punya banyak, mereka tetap ingin lebih. Begitu mereka punya lebih banyak, mereka berharap bisa bahagia dengan sedikit barang, tapi tidak mampu berusaha berubah.
2. Kau takkan bisa melarikan diri dari dua hal paling penting dalam kehidupan setiap manusia: Tuhan dan kematian. Tuhan menyertai setiap langkahmu dan akan jadi gusar karena Dia tahu kau tidak memerhatikan mujizat kehidupan.
3. Roh adalah kebenaran sejati yang menetap di tubuh seseorang selama kurun waktu tertentu dan akan meninggalkan tubuh itu suatu hari nanti. Tuhan takkan repot-repot bertanya "Siapa namamu?" saat jiwa itu tiba di penghakiman terakhir. Tuhan hanya akan bertanya: "Apakah kau menebarkan cinta semasa hidupmu?", karena itulah esensi kehidupan.


12:26
1. Setiap orang pasti menginginkan sesuatu dariku. Itulah sebabnya mereka memuji dan menyanjungku, lalu menawarkan apa yang mereka kira aku butuhkan. Padahal yang kuinginkan hanya ditinggalkan sendirian.
2. Kesia-siaan belaka, segala sesuatu sia-sia, tak ada yang baru di bawah matahari, kata Salomo lebih dari tiga ribu tahun lalu.


12:44
1. Kalangan Superclass menguasai dunia, pendapat mereka disampaikan dengan halus, suara mereka lembut, senyum mereka tipis, namun keputusan mereka final.
2. Kita harus menyucikan jiwanya dan berpaling pada empat kekuatan yang selalu menuntun langkahnya: cinta, kematian, kekuasaan, dan waktu. Kita harus mencintai karena Tuhan telah mencintai kita. Kita harus sadar akan kematian jika ingin memahami kehidupan dengan lebih baik. Kita harus berusaha keras agar bisa bertumbuh, namun tanpa jatuh dalam perangkap kekuasaan yang kita dapatkan lewat usaha tersebut karena kita tahu kekuasaan semacam itu sia-sia. Akhirnya, kita harus menerima bahwa jiwa kita yang abadi, sekarang ini sedang terjerat dalam jejaring waktu dengan semua kesempatan serta keterbatasannya.
3. Cobalah cara yang mustahil. Jangan mulai terlalu di bawah karena disitulah kau sekarang. Bergegaslah memanjat sebelum mereka mengambil tangganya. Kalau kau takut, berdoalah, tapi teruskan langkahmu.
4. Seorang penulis atau musisi tidak hanya harus menghasilkan sesuatu yang berkualitas, mereka juga harus memastikan supaya karya mereka tidak dipenuhi debu di rak atau dalam laci.


13:28
1. Cara terbaik melihat manusia adalah dari langit tinggi, hanya saat itulah kita bisa memahami betapa kecilnya diri kita.
2.Makna kehebatan sejati adalah mengetahui tempat hal-hal terbaik berada, sekalipun orang lain belum pernah mendengarnya, serta menghasilkannya, terlepas dari apa yang dikatakan orang lain.
3. Katakan "tidak" pada orang-orang yang berkuasa, sekalipun sikap itu berarti mengambil resiko besar.


13:46
1. Ketika masyarakat tidak melakukan sesuatu untuk menghentikan kejahatan, maka manusia berhak melakukan tindakan apapun yang ia anggap benar.
2. Di dunia ini, hanya cinta yang layak mendapatkan segalanya. Hal lain sama sekali tidak berarti.


13:55
1. Aku adalah sahabat terbaik sekaligus musuh terbesar diriku sendiri. Sebelum datang kesini, aku mengira aku tidak layak mendapatkan peran ini, aku takkan bisa memenuhi harapanmu, dan mungkin kau telah memilih kandidat yang salah. Pada saat yang sama, hatiku berkata ini adalah imbalanku karena tidak menyerah dan telah berjuang sampai akhir.
2. Mereka percaya pada hukum tak tertulis yang berkata "dunia hanya untuk orang yang kuat" dan "hanya yang paling kuatlah yang bertahan". Padahal jika itu benar, manusia takkan dapat bertahan karena kita adalah spesies yang membutuhkan perawatan dan perlindungan selama bertahun-tahun.
3. Waspadalah terhadap gejala-gejala tidak acuh atau kurangnya rasa antusias! Satu-satunya pencegahan terhadap penyakit ini adalah kesadaran bahwa jiwa kita menderita, sangat menderita, saat kita memaksanya untuk menjalani kehidupan yang dangkal. Jiwa kita menyukai segala sesuatu yang indah dan dalam.
4. Sebelum kau membubuhkan tanda tangan, dunia ini milikmu sendiri dan kau bisa berbuat sesuka hati, tapi begitu kau menandatangani kontrak, kau harus melepaskan semuanya.


15:44
1. "Terberkatilah orang yang memberikan akar dan sayap pada anak-anak mereka", kata pepatah Arab. Kita membutuhkan akar. Ada satu tempat di dunia, tempat kita lahir, tempat kita mengenal bahasa pertama dan mempelajari cara leluhur kita mengatasi tantangan. Lalu akan datang saatnya kita merasa bertanggung jawab terhadap tempat itu. Kita juga membutuhkan sayap. Sayap akan membawa kita menuju cakrawala luas imajinasi, mereka menuntun kita pada impian serta tempat-tempat yang jauh. Sayap kitalah yang membuat kita mengenal akar sesama dan belajar dari mereka.
2. Pengalaman telah mengajariku bahwa orang hanya menghargai sesuatu kalau mereka sempat ragu apakah mereka akan mendapatkannya atau tidak.


16:16
1. Sindrom selebriti. Inilah sindrom yang bisa menghancurkan karier, pernikahan, dan nilai-nilai Kristen serta bisa membutakan orang bijak sekaligus orang bodoh. Orang yang terkena sindrom ini melupakan siapa diri mereka sebenarnya dan mulai mempercayai pendapat orang lain tentang mereka.
2. Di jalan menuju kekuasaan, tak ada kata kembali. Kita akan menjadi budak abadi di jalan yang sudah kita pilih dan kalaupun kita merealisasikan mimpi untuk meninggalkan semua, kita pasti langsung depresi berat.
3. Bertolak belakang dari anggapan umum, kekuasaan total justru berarti perbudakan total. Kalau kau sudah sampai sejauh itu, kau takkan mungkin meninggalkan semuanya. Selalu ada gunung baru untuk didaki. Selalu ada pesaing yang harus dibujuk atau dihancurkan.
4. Para Superclass tidak bekerja karena perlu, melainkan karena menganggap diri penting; mereka merasa ribuan keluarga bergantung pada mereka dan ada tanggung jawab besar yang harus diemban terhadap pemerintah serta para partner. Mereka sungguh-sungguh mengira sedang menyelamatkan dunia--ada benarnya juga, tapi semua itu harus dibayar dengan hidup mereka.
5. Uang tidak cukup. Aku hanya perlu tahu apa kau benar-benar ingin berubah? Aku tidak menyuruhmu meninggalkan pekerjaanmu. Aku hanya menyarankan agar kau menjadikan pekerjaanmu sebagai sumber kebahagiaan, bukan sebagai kompulsi.
6. Begitulah hidup: jangan mengeluh dan jangan berharap terlalu banyak.
7. Kita semua adalah bagian dari percikan sinar ilahi. Sejak diciptakan, kita semua memiliki tujuan, yaitu mencintai. Namun cinta itu tidak boleh terfokus hanya pada satu orang, melainkan harus disebarkan ke seluruh penjuru dunia, menunggu orang lain menemukannya. Sadarilah cinta itu. Apa yang sudah terlewat takkan kembali. Kita perlu mengenali apa yang akan datang.
8. Mungkin kita baru mengetahui bahwa rencana kita salah ketika rencana itu sudah sepenuhnya dijalankan, atau ketika Tuhan yang Maha Pengasih menuntun kita ke arah berbeda.


16:34
1. Kau mungkin tahu harga suatu barang, tapi aku tahu berapa dahsyat dampak kesombongan manusia.


16:43
1. Kalau kau berjalan di karpet merah, orang-orang bukan menatapmu. Mereka menatap hasil karyaku, menatap riasan serta gaya rambut yang kuciptakan. Kau hanyalah kanvas tempat aku melukis atau menggambar, tanah liat yang kubentuk menjadi patung.


16:52
1. Saat menggoda orang yang kuat, iblis menggunakan bujukan yang lebih canggih: niat baik. Itulah yang dilakukannya pada Yesus di padang gurun. Iblis bertanya, kenapa Yesus tidak mengubah batu jadi roti untuk memuaskan rasa laparnya sendiri sekaligus memberikannya pada orang-orang yang meminta-minta makanan? Namun Yesus menjawab dengan kebijaksanaan seorang putra Allah. Ia berkata, manusia hidup bukan dari roti saja, tapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.
2. Keberadaanmu menyalakan cahaya dalam diri orang-orang di sekitarnya; kau membuat semua orang ingin memberikan yang terbaik dan bangkit dari debu masa lalu dengan dipenuhi harapan baru.
3. Aku meninggalkan semuanya dan aku sama sekali tidak menyesal. Aku akan tetap mengambil keputusan yang sama karena aku harus hidup tanpa rasa takut.


19:31
1. Martabat seorang pria tidak dinilai berdasarkan berapa orang yang ada di sekelilingnya saat ia berada di puncak kesuksesan, melainkan berdasarkan kemampuannya untuk tidak melupakan orang-orang yang menolongnya saat ia susah.
2. Rasa berterima kasih itu penting; takkan ada yang bisa sukses jika melupakan orang-orang yang membantunya saat susah. Bukan berarti kau harus terus-menerus memikirkan siapa yang menolong dan siapa yang ditolong. Mata Tuhan selalu mengawasi putra-putri-Nya dan Dia hanya memberi imbalan kepada orang-orang yang memanfaatkan berkat-berkat yang telah diberikan-Nya dengan baik.
3. Kehidupan punya banyak cara untuk mengetes tekad seseorang, kadang tidak terjadi apa-apa sama sekali, kadang segala sesuatu terjadi pada saat bersamaan (Life has many ways of testing a person's will, either by having nothing happen at all or by having everything happen all at once) 
4. Tentu saja ia bahagia; orang yang tidak mengharapkan apa-apa selalu bahagia.


20:12
1. Kalau kau mencintai seseorang, kau harus siap melepasnya. Aku ingin kau memiliki segala hal yang layak kaumiliki.


21:11
1. Mengumpulkan cinta akan membawa keberuntungan, mengumpulkan kebencian akan membawa bencana.



PAULO COELHO
THE WINNER STANDS ALONE