1. Siapapun yang mengklaim Kristus sebagai Juru Selamat, menjadi warga negara Kerajaan Allah. Anda tidak bisa melihat kewarganegaraan itu, Anda harus mengalaminya.
2. Kerajaan Allah hampir tidak ada hubungannya dengan agama. Sebaliknya, itu ada hubungannya dengan Raja itu sendiri--dengan mengulangi karakter-Nya dan mereproduksi kehendak-Nya di bumi. Para warga negara Kerajaan Allah bertumbuh dengan mencerminkan budaya, nilai-nilai, moral, sifat, dan gaya hidup Raja mereka.
3. Setiap kita merindukan surga, tetapi kebanyakan kita tidak mengerti apa yang kita rindukan. Kita merindukan gaya hidup damai sejahtera, kasih, dan sukacita. Kita merindukan Bapa surgawi dan Saudara sulung kita, juga semua saudara dan saudari kita dalam sang Raja.
BAB 1: MENGERTI KONSEP KERAJAAN ALLAH
1. Kerajaan adalah sebuah tempat dimana seseorang yang disebut raja memiliki kekuasaan atas sesuatu. Dalam sebuah kerajaan yang sesungguhnya, setiap hal menjadi bagian dari properti pribadi sang raja.
2. Bumi dibentuk supaya manusia bisa mempraktikkan sebagai pribadi yang ikut memerintah bersama, sehingga mereka menjadi para bupati bagi Raja di surga.
3. Agama tidak sama dengan Kerajaan Allah. Agama adalah pengganti. Kerajaan Allah adalah sesuatu yang lebih tinggi dari agama apapun di dunia.
4. Kerajaan Allah adalah suatu bisnis keluarga dan Bapa kita ingin memperluas bisnis-Nya ke wilayah-wilayah asing. Ia ingin anak-anak-Nya menjalankan Departemen Bumi bagi-Nya. Ia ingin memperluas pengalaman-Nya dari dunia yang tak terlihat kepada dunia yang terlihat melalui anggota-anggota keluarga-Nya. Ia ingin Kerajaan-Nya datang dan kehendak-Nya terwujud di bumi seperti di surga.
BAB 2: KOLONI
1. Koloni adalah suatu wilayah kekuasaan yang berada di bawah kendali langsung pemerintah pusat dan imperialistik.
2. Kerajaan adalah suatu bangsa yang berada di bawah pemerintahan seorang raja, dimana raja itu sendiri menetapkan standar-standar bagi negara dan koloni-koloninya. Sebuah kerajaan memiliki budaya, moral, standar, nilai-nilai.
3. Ketika Anda masuk dalam Kerajaan Allah, kita mulai melepaskan kebiasaan dan cara pandang lama kita. Pada waktunya, kita seharusnya tidak hanya mulai menunjukkan Raja baru kita, tetpi juga menyerupai-Nya.
4. Seperti perumpamaan dalam Lukas 19:12-13, kita perlu menyadari bahwa sang Raja akan meminta pertanggung jawaban kita. Ia ingin tahu apa yang Anda lakukan dengan semua sumber daya yang telah Ia berikan kepada Anda untuk diurus. "Apa yang telah kau lakukan untuk menunjukkan Kerajaan-Ku? Sudahkah kau mendemonstrasikan integritas di tempat kerjamu?
5. Memiliki kewarganegaraan sah membuat Anda memiliki hak-hak tertentu, dan hak-hak itu tidak bergantung pada perasaan atau emosi, tetapi bergantung pada hal-hal yang jauh lebih kuat: posisi dan hukum.
BAB 3: APAKAH ITU KEWARGANEGARAAN?
1. Warga negara adalah seseorang yang memiliki kesetiaan kepada satu pemerintah dan yang oleh karenanya, berhak untuk menerima perlindungan dari perlakuan buruk dan juga menikmati hak-hal dan kesempatan istimewa yang datang bersama dengan kewarganegaraan.
2. Saat Anda menjadi seorang warga suatu negara, Anda bertanggung jawab kepada pemerintah dengan menaati hukum. Pemerintah bertanggung jawab melindungi hak-hak Anda, tetapi Anda tetap harus memberi pertanggungjawaban atas perilaku Anda.
3. Beberapa cara untuk bisa masuk lebih penuh ke dalam kewarganegaraan yang Anda miliki:
• mengalaminya sekarang
• mengeksplorasi kewarganegaraan Anda
• menggunakan hak-hak Anda
• hidup dalam budaya dimana Anda adalah seorang warga negara
• tunduk kepada hukum konstitusional dan kode etik bangsa Anda
BAB 4: PRINSIP DUA KEWARGANEGARAAN
1. Di bawah naungan kewarganegaraan surgawi, Anda bisa menghindari perselisihan yang berasal dari kerajaan kegelapan dan Anda bisa menyingkirkan nasihat buruk yang mengiring pada solusi jalan buntu. Ketika Anda memprioritaskan kewarganegaraan Kerajaan, Anda mendapati diri Anda dalam situasi sama-sama menang setiap waktu.
2. Dua kewarganegaraan kuat ketika itu kewarganegaraan di bumi, sekaligus di surga. Upaya kolonialisasi Kerajaan Allah dirancang untuk membawakan keuntungan dua kewarganegaraan bagi para warga Kerajaan, karena kewarganegaraan di dunia yang kita miliki tidak bisa melindungi kita.
3. Ekonomi Kerajaan tidak pernah dipengaruhi apapun, dan semua kekuasaan surga sedang bekerja bagi kebaikan kita. Masa depan Anda dijamin--demikian juga masa kini Anda.
4. Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu" (Lukas 17:20-21). Orang-orang bisa mendeteksi kehdirannya, karena Anda berbeda.
5. Menggambarkan negara Anda adalah bagian dari tanggung jawab Anda. Orang-orang akan memperhatikan Anda, dan oleh karena Anda, mereka akan memutuskan apa yang mereka pikirkan tentang sang Raja dan Kerajaan-Nya.
BAB 5: KEUNIKAN WARGA NEGARA KERAJAAN ALLAH
1. Yesus tidak datang ke dunia untuk mendirikan suatu agama. Ia datang untuk membangun pos terdepan Kerajaan Surga. Tujuan Yesus datang ke bumi adalah untuk memperkenalkan kembali Kerajaan Surga kepada dunia yang benar-benar kehilangan jejak kebenaran tentangnya.
2. Allah mempersiapkan Anda untuk berkuasa di bumi, mengurus semua sumber dayanya, membuat Anda diarahkan oleh kehendak-Nya. Namun, setiap kita telah jatuh ke dalam dosa, dan kita perlu dikembalikan kepada posisi pemerintahan dan kekuasaan yang dimaksudkan bagi kita dalam konteks Kerajaan surgawi.
3. Rahasia kepada kehidupan yang penuh dan memuaskan adalah dengan menemukan, mengerti, dan menerapkan Kerajaan Surga di bumi. Segala sesuatu yang Anda hargai perlu dilepaskan oleh karena itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan mutiara Kerajaan yang berharga.
4. Alkitab tidak hanya sebagai konstitusi Kerajaan, tetapi juga adalah surat wasiat Allah--itu menunjukkan kepada kita apa saja warisan kita. Ketika Anda membaca Alkitab, Anda pergi dengan suatu kesan yang kuat tentang "kehendak-Mu jadi".
BAB 6: KEBUTUHAN WARGA NEGARA AKAN DIORIENTASI
1. Yesus menaruh seorang anak di depan murid-murid-Nya dan Ia berkata, "Sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga" (Matius 18:3). Memasuki Kerajaan mengharuskan Anda menukar teologi Anda, doktrin Anda, agama lama Anda, kecukupan diri Anda dengan sesuatu yang baru. Kecuali Anda berubah, Anda tidak bisa masuk.
2. Jika Anda mencari Kerajaan Surga dan Rajanya, Anda tidak harus khawatir tentang apa pun. Dalam mencari Kerajaan, Anda juga sedang mencari--dan Anda akan menemukan--penyediaan murni dari sang Raja untuk setiap kemungkinan hidup.
3. Ketika kita menjadi warga negara Kerajaan Allah, kita menyelaraskan diri dengan suatu pemerintahan dan suatu negara yang baru. Gaya hidup Kerajaan memiliki ciri khas kerendahan hati sekaligus kemakmuran, yang merupakan kombinasi menarik bagi yang bukan warga negara di sekeliling kita.
4. Ketika Anda terjaga dan mengorientasikan diri Anda kembali sebagai warga negara Kerajaan Terang yang sudah dilahirkan kembali, sang Raja akan bersinar atas Anda dan terang-Nya akan menyingkapkan setiap kegelapan terkecil sekalipun di dalam Anda. Ia tidak hanya akan menunjukkan apa yang salah dalam hidup Anda, Ia juga akan terus menunjukkan kepada Anda apa yang harus dilakukan tentangnya. Kehendak Allah akan menunjukkan kepada Anda dengan siapa seharusnya Anda berada dan dengan siapa seharusnya tidak, kapan, dan untuk berapa lama.
5. Apapun yang kita salah kelola, kita kehilangannya. Apapun yang kita kelola dengan pertolongan Allah, kita berkembang. Ia memberikan kepada Anda apa yang Anda butuhkan untuk tugas manajemen Anda. Ia akan membiarkan Anda terus mengelola apa yang Ia miliki selama Anda mengelolanya dengan baik.
BAB 7: KEKUATAN PENGETAHUAN WARGA NEGARA
1. "Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita" (I Korintus 1:30). Yesus Kristus telah menjadi hikmat bagi kita karena hadirat-Nya memimpin kita kepada penerapan penuh kebenaran, dimana pengetahuan kita bisa berperan.
2. Arti kedatangan Yesus ke bumi bagi kita:
• untuk mengembalikan pemerintahan Allah (Yesaya 9:5-6)
• untuk membawa kembali hukum-hukum pemerintahan itu ke bumi
• untuk membawa nilai-nilai surga
• untuk membawa kewarganegaraan surga
3. Seseorang yang melek hukum tidak bisa dimanipulasi, dan ini berlaku pada Kerajaan Allah. Yesus menang ketika dicobai di padang gurun karena Ia mengutip firman. Membaca Alkitab memberi Anda kuasa yang sah.
4. Orang-orang yang telah ditanam dalam tanah Kerajaan akan bertumbuh subur dalam jenis keadaan sulit apapun. Mereka adalah "orang benar", orang-orang yang mengetahui cara hidup yang benar, cara Kerajaan: "Orang benar akan bertunas seperti pohon kurma, akan bertumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di bait Tuhan akan bertunas di pelataran Allah kita" (Mazmur 92:12-13).
5. Semakin Anda tahu tentang Kerajaan Surga dan semakin Anda melangkah keluar berdasarkan pengetahuan itu, semakin baik hidup Anda jadinya.
BAB 8: MENGERTI IMIGRASI DAN MIGRASI
1. Mengubah status imigrasi Anda dan mengadopsi kewarganegaraan Kerajaan bersama dengan kewarganegaraan dunia Anda adalah satu-satunya cara untuk benar-benar memperbaiki nasib Anda. "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus" (Filipi 4:19).
2. Butuh sesaat untuk meninggalkan suatu budaya yang sudah lazim dan belajar suatu budaya baru. Dalam kasus ini, kita perlu belajar untuk hidup oleh iman daripada penglihatan. Orang-orang Kerajaan hidup oleh ketajaman dan iman, bukan oleh panca indera dan akal mereka.
3. Saat Anda kembali ke dalam Kerajaan, Anda tidak lagi harus khawatir tentang apapun. Setiap masalah akan diselesaikan oleh pemerintah Bapa surgawi Anda. Mata uang di negara baru Anda adalah kasih. Segala sesuatu dibayar oleh kasih. Iman bekerja oleh kasih dalam negara Kerajaan (Galatia 5:6)
BAB 9: BAGAIMANA MENJADI WARGA NEGARA?
1. Satu-satunya cara untuk masuk ke dalam Kerajaan adalah dengan meresponi undangan-Nya. Dengan telinga roh, Anda mendengar "Datanglah", dan Anda meresponinya dengan meninggalkan cara lama Anda melakukan berbagai hal dan pulang ke Rumah.
2. Yesus memberitahu Nikodemus bahwa satu-satunya cara untuk masuk ke dalam Kerajaan adalah melalui kelahiran. Tubuhnya hanyalah rumah bagi rohnya. Tubuhnya sudah dilahirkan, sekarang giliran rohnya.
3. Mustahil bagi seseorang menyebut Yesus sebagai Tuhan tetapi memiliki apapun. Jika Ia adalah Tuhan Anda, Ia memiliki Anda dan segala sesuatu yang Anda miliki. Tidak ada kepemilikan pribadi. Para warga negara Kerajaan adalah pipa penyalur, bukan waduk. Bukannya mengumpulkan dan menyimpan segala sesuatu, mereka memberikannya kepada orang lain. Saat mereka memberikannya, semakin banyak yang datang kepada mereka.
4. Tak satupun dari kita bisa mengusahakan jalan kita kepada posisi yang ditawarkan dengan cuma-cuma kepada kita oleh sang Anak. Satu-satunya yang bisa kita lakukan adalah berserah pada tawaran itu.
BAB 10: TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH
1. Kasih adalah fondasi dari tahta yang sehat. Persyaratan untuk sebuah kerajaan yang baik tergantung pada sifat sang raja, pada karakter dan integritasnya.
2. Tujuh kualitas otoritas yang sejati:
• orang yang berotoritas takut akan Allah dan tunduk kepada-Nya
• orang yang berotoritas memiliki moral dan disiplin yang tinggi
• orang-orang meniru orang yang berotoritas
• orang yang berotoritas tidak memanfaatkan kesuksesan orang lain
• orang yang berotoritas tidak memakai orang lain untuk mengangkat dia
• orang yang berotoritas tidak mengharapkan apapun dari orang lain kecuali keberhasilan orang-orang itu sendiri
• orang yang berotoritas ingin orang-orang di bawahnya menjadi besar
3. "Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu" (Matius 6:31-33). Sang Raja menganggap kesejahteraan Anda adalah tanggung jawab-Nya.
4. Anda memiliki perlindungan penuh dari surga, apapun yang terjadi di sekeliling Anda. Anda bisa selalu yakin bahwa pemerintah dan Raja Anda mengurus keamanan dan penyediaan Anda. "Karena mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia" (II Tawarikh 16:9). Jika hati Anda benar di hadapan-Nya, Ia menjaga Anda.
5. Saat Yesus ditangkap, Yesus tidak memanggil murid-murid-Nya atau para malaikat untuk membebaskan-Nya karena alasan Ia datang ke bumi adalah untuk menderita dan mati di kayu salib itu. Yesus adalah Raja sampai akhir, menggunakan kekuasaan-Nya sebagai raja dengan tidak mencampuri rencana Allah, dan memberikan keberanian kepada generasi orang percaya untuk menghadapi apapun yang harus mereka hadapi demi Kerajaan.
BAB 11: TANGGUNG JAWAB WARGA NEGARA
1. Anda bisa menjadi warga negara yang jauh lebih bahagia dan produktif ketika Anda mengerti tanggung jawab Anda. Ketaatan adalah suatu cara mengekspresikan penghargaan. Yesus mengatakan, "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku" (Yohanes 14:15).
2. Ketiadaan otoritas membawa kehancuran diri. Otoritas adalah hak dan izin untuk menggunakan kuasa dengan efektif, bukan karena Anda bisa, tetapi karena harus. Otoritas membuat kuasa menjadi sah. Penundukan kepada otoritaslah yang membuat seseorang efektif.
3. Ketika Anda tunduk kepada otoritas Allah, Ia menunjukkan kepada Anda apa yang selanjutnya. Ia menolong Anda mengubah perilaku Anda. Dengan menjadi orang benar, Anda menegakkan otoritas Kerajaan--yang pada gilirannya akan menegakkan Anda. "Kebenaran meninggikan derajat bangsa" (Amsal 14:34).
4. Anda akan mampu tunduk kepada otoritas seseorang jika Anda bisa percaya dan menghargai orang itu. Anda akan merasa mudah untuk tunduk kepada seseorang jika Anda tahu dalam roh Anda bahwa Allah membawa orang ini ke dalam hidup Anda. Ketajaman Anda akan menunjukkan bahwa orang itu tidak akan mengambil keuntungan dari Anda, dan bahwa ia menginginkan yang terbaik dari Allah bagi hidup Anda. Anda akan tahu efektivitas Anda akan berkembang jika Anda berada di bawah otoritas orang ini.
5. "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkannya kepadamu". Anda seharusnya tidak hidup untuk mencari nafkah. Prioritas Anda seharusnya bukan bekerja dan hidup hanya untuk memperoleh cukup uang agar bisa membayar semua tagihan Anda.
6. Yang menyelesaikan berbagai hal bukanlah doa itu sendiri, melainkan posisi yang benar dalam doa. Tidak peduli betapa kerasnya Anda memohon belas kasihan dan berseru meminta pertolongan, Allah tidak memberkati karena Anda menangis; Ia memberkati karena Anda memenuhi syarat.
7. Para warga negara Kerajaan segera belajar bagaimana percaya seperti seorang anak kecil. Bapa kita menyediakan kebutuhan kita dari berbagai arah yang paling menakjubkan.
BAB 12: WARGA NEGARA SEBAGAI DUTA
1. Setiap orang di bumi mencari sesuatu. Kita yang telah menemukan Kerajaan mengetahui apa jawabannya--sang Raja. Semakin kita mengetahui tentang-Nya, semakin baik jadinya. Kita ingin mengkomunikasikan kepada semua pencari lainnya seperti apakah sang Raja itu. Dan kita mulai membawa keharuman surga kemanapun kita pergi.
2. Anda tidak bisa mewakili seseorang yang tidak Anda kenal. Itulah mengapa beragama saja tidak cukup. Anda membutuhkan suatu hubungan yang terus menerus dengan Pribadi yang dalam nama-Nya Anda melaksanakan semua tugas Anda dari hari ke hari.
3. Para duta Kerajaan membawa otoritas seluruh negeri itu. Perkataan mereka memiliki bobot dan mereka mengetahuinya. Yesus berkata, "Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa" (Yohanes 14:9). Apakah orang-orang memiliki suatu pemikiran tentang seperti apa surga itu ketika mereka bertemu Anda?
4. Gaya hidup Kerajaan--hidup yang bersih, penuh kasih, dan sukacita-- adalah milik kita dimanapun kita mungkin ditempatkan di dunia ini. Ia sedang bekerja di dalam kita, membuat kita semakin seperti Dia.
5. "Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setua dalam perkara kecil, Aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu" (Matius 25:21)-- itulah kata-kata yang saya harap akan Anda dengar ketika Anda sampai ke kampung halaman Anda, Surga.
MYLES MUNROE
BAB 5: KEUNIKAN WARGA NEGARA KERAJAAN ALLAH
1. Yesus tidak datang ke dunia untuk mendirikan suatu agama. Ia datang untuk membangun pos terdepan Kerajaan Surga. Tujuan Yesus datang ke bumi adalah untuk memperkenalkan kembali Kerajaan Surga kepada dunia yang benar-benar kehilangan jejak kebenaran tentangnya.
2. Allah mempersiapkan Anda untuk berkuasa di bumi, mengurus semua sumber dayanya, membuat Anda diarahkan oleh kehendak-Nya. Namun, setiap kita telah jatuh ke dalam dosa, dan kita perlu dikembalikan kepada posisi pemerintahan dan kekuasaan yang dimaksudkan bagi kita dalam konteks Kerajaan surgawi.
3. Rahasia kepada kehidupan yang penuh dan memuaskan adalah dengan menemukan, mengerti, dan menerapkan Kerajaan Surga di bumi. Segala sesuatu yang Anda hargai perlu dilepaskan oleh karena itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan mutiara Kerajaan yang berharga.
4. Alkitab tidak hanya sebagai konstitusi Kerajaan, tetapi juga adalah surat wasiat Allah--itu menunjukkan kepada kita apa saja warisan kita. Ketika Anda membaca Alkitab, Anda pergi dengan suatu kesan yang kuat tentang "kehendak-Mu jadi".
BAB 6: KEBUTUHAN WARGA NEGARA AKAN DIORIENTASI
1. Yesus menaruh seorang anak di depan murid-murid-Nya dan Ia berkata, "Sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga" (Matius 18:3). Memasuki Kerajaan mengharuskan Anda menukar teologi Anda, doktrin Anda, agama lama Anda, kecukupan diri Anda dengan sesuatu yang baru. Kecuali Anda berubah, Anda tidak bisa masuk.
2. Jika Anda mencari Kerajaan Surga dan Rajanya, Anda tidak harus khawatir tentang apa pun. Dalam mencari Kerajaan, Anda juga sedang mencari--dan Anda akan menemukan--penyediaan murni dari sang Raja untuk setiap kemungkinan hidup.
3. Ketika kita menjadi warga negara Kerajaan Allah, kita menyelaraskan diri dengan suatu pemerintahan dan suatu negara yang baru. Gaya hidup Kerajaan memiliki ciri khas kerendahan hati sekaligus kemakmuran, yang merupakan kombinasi menarik bagi yang bukan warga negara di sekeliling kita.
4. Ketika Anda terjaga dan mengorientasikan diri Anda kembali sebagai warga negara Kerajaan Terang yang sudah dilahirkan kembali, sang Raja akan bersinar atas Anda dan terang-Nya akan menyingkapkan setiap kegelapan terkecil sekalipun di dalam Anda. Ia tidak hanya akan menunjukkan apa yang salah dalam hidup Anda, Ia juga akan terus menunjukkan kepada Anda apa yang harus dilakukan tentangnya. Kehendak Allah akan menunjukkan kepada Anda dengan siapa seharusnya Anda berada dan dengan siapa seharusnya tidak, kapan, dan untuk berapa lama.
5. Apapun yang kita salah kelola, kita kehilangannya. Apapun yang kita kelola dengan pertolongan Allah, kita berkembang. Ia memberikan kepada Anda apa yang Anda butuhkan untuk tugas manajemen Anda. Ia akan membiarkan Anda terus mengelola apa yang Ia miliki selama Anda mengelolanya dengan baik.
BAB 7: KEKUATAN PENGETAHUAN WARGA NEGARA
1. "Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita" (I Korintus 1:30). Yesus Kristus telah menjadi hikmat bagi kita karena hadirat-Nya memimpin kita kepada penerapan penuh kebenaran, dimana pengetahuan kita bisa berperan.
2. Arti kedatangan Yesus ke bumi bagi kita:
• untuk mengembalikan pemerintahan Allah (Yesaya 9:5-6)
• untuk membawa kembali hukum-hukum pemerintahan itu ke bumi
• untuk membawa nilai-nilai surga
• untuk membawa kewarganegaraan surga
3. Seseorang yang melek hukum tidak bisa dimanipulasi, dan ini berlaku pada Kerajaan Allah. Yesus menang ketika dicobai di padang gurun karena Ia mengutip firman. Membaca Alkitab memberi Anda kuasa yang sah.
4. Orang-orang yang telah ditanam dalam tanah Kerajaan akan bertumbuh subur dalam jenis keadaan sulit apapun. Mereka adalah "orang benar", orang-orang yang mengetahui cara hidup yang benar, cara Kerajaan: "Orang benar akan bertunas seperti pohon kurma, akan bertumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di bait Tuhan akan bertunas di pelataran Allah kita" (Mazmur 92:12-13).
5. Semakin Anda tahu tentang Kerajaan Surga dan semakin Anda melangkah keluar berdasarkan pengetahuan itu, semakin baik hidup Anda jadinya.
BAB 8: MENGERTI IMIGRASI DAN MIGRASI
1. Mengubah status imigrasi Anda dan mengadopsi kewarganegaraan Kerajaan bersama dengan kewarganegaraan dunia Anda adalah satu-satunya cara untuk benar-benar memperbaiki nasib Anda. "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus" (Filipi 4:19).
2. Butuh sesaat untuk meninggalkan suatu budaya yang sudah lazim dan belajar suatu budaya baru. Dalam kasus ini, kita perlu belajar untuk hidup oleh iman daripada penglihatan. Orang-orang Kerajaan hidup oleh ketajaman dan iman, bukan oleh panca indera dan akal mereka.
3. Saat Anda kembali ke dalam Kerajaan, Anda tidak lagi harus khawatir tentang apapun. Setiap masalah akan diselesaikan oleh pemerintah Bapa surgawi Anda. Mata uang di negara baru Anda adalah kasih. Segala sesuatu dibayar oleh kasih. Iman bekerja oleh kasih dalam negara Kerajaan (Galatia 5:6)
BAB 9: BAGAIMANA MENJADI WARGA NEGARA?
1. Satu-satunya cara untuk masuk ke dalam Kerajaan adalah dengan meresponi undangan-Nya. Dengan telinga roh, Anda mendengar "Datanglah", dan Anda meresponinya dengan meninggalkan cara lama Anda melakukan berbagai hal dan pulang ke Rumah.
2. Yesus memberitahu Nikodemus bahwa satu-satunya cara untuk masuk ke dalam Kerajaan adalah melalui kelahiran. Tubuhnya hanyalah rumah bagi rohnya. Tubuhnya sudah dilahirkan, sekarang giliran rohnya.
3. Mustahil bagi seseorang menyebut Yesus sebagai Tuhan tetapi memiliki apapun. Jika Ia adalah Tuhan Anda, Ia memiliki Anda dan segala sesuatu yang Anda miliki. Tidak ada kepemilikan pribadi. Para warga negara Kerajaan adalah pipa penyalur, bukan waduk. Bukannya mengumpulkan dan menyimpan segala sesuatu, mereka memberikannya kepada orang lain. Saat mereka memberikannya, semakin banyak yang datang kepada mereka.
4. Tak satupun dari kita bisa mengusahakan jalan kita kepada posisi yang ditawarkan dengan cuma-cuma kepada kita oleh sang Anak. Satu-satunya yang bisa kita lakukan adalah berserah pada tawaran itu.
BAB 10: TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH
1. Kasih adalah fondasi dari tahta yang sehat. Persyaratan untuk sebuah kerajaan yang baik tergantung pada sifat sang raja, pada karakter dan integritasnya.
2. Tujuh kualitas otoritas yang sejati:
• orang yang berotoritas takut akan Allah dan tunduk kepada-Nya
• orang yang berotoritas memiliki moral dan disiplin yang tinggi
• orang-orang meniru orang yang berotoritas
• orang yang berotoritas tidak memanfaatkan kesuksesan orang lain
• orang yang berotoritas tidak memakai orang lain untuk mengangkat dia
• orang yang berotoritas tidak mengharapkan apapun dari orang lain kecuali keberhasilan orang-orang itu sendiri
• orang yang berotoritas ingin orang-orang di bawahnya menjadi besar
3. "Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu" (Matius 6:31-33). Sang Raja menganggap kesejahteraan Anda adalah tanggung jawab-Nya.
4. Anda memiliki perlindungan penuh dari surga, apapun yang terjadi di sekeliling Anda. Anda bisa selalu yakin bahwa pemerintah dan Raja Anda mengurus keamanan dan penyediaan Anda. "Karena mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia" (II Tawarikh 16:9). Jika hati Anda benar di hadapan-Nya, Ia menjaga Anda.
5. Saat Yesus ditangkap, Yesus tidak memanggil murid-murid-Nya atau para malaikat untuk membebaskan-Nya karena alasan Ia datang ke bumi adalah untuk menderita dan mati di kayu salib itu. Yesus adalah Raja sampai akhir, menggunakan kekuasaan-Nya sebagai raja dengan tidak mencampuri rencana Allah, dan memberikan keberanian kepada generasi orang percaya untuk menghadapi apapun yang harus mereka hadapi demi Kerajaan.
BAB 11: TANGGUNG JAWAB WARGA NEGARA
1. Anda bisa menjadi warga negara yang jauh lebih bahagia dan produktif ketika Anda mengerti tanggung jawab Anda. Ketaatan adalah suatu cara mengekspresikan penghargaan. Yesus mengatakan, "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku" (Yohanes 14:15).
2. Ketiadaan otoritas membawa kehancuran diri. Otoritas adalah hak dan izin untuk menggunakan kuasa dengan efektif, bukan karena Anda bisa, tetapi karena harus. Otoritas membuat kuasa menjadi sah. Penundukan kepada otoritaslah yang membuat seseorang efektif.
3. Ketika Anda tunduk kepada otoritas Allah, Ia menunjukkan kepada Anda apa yang selanjutnya. Ia menolong Anda mengubah perilaku Anda. Dengan menjadi orang benar, Anda menegakkan otoritas Kerajaan--yang pada gilirannya akan menegakkan Anda. "Kebenaran meninggikan derajat bangsa" (Amsal 14:34).
4. Anda akan mampu tunduk kepada otoritas seseorang jika Anda bisa percaya dan menghargai orang itu. Anda akan merasa mudah untuk tunduk kepada seseorang jika Anda tahu dalam roh Anda bahwa Allah membawa orang ini ke dalam hidup Anda. Ketajaman Anda akan menunjukkan bahwa orang itu tidak akan mengambil keuntungan dari Anda, dan bahwa ia menginginkan yang terbaik dari Allah bagi hidup Anda. Anda akan tahu efektivitas Anda akan berkembang jika Anda berada di bawah otoritas orang ini.
5. "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkannya kepadamu". Anda seharusnya tidak hidup untuk mencari nafkah. Prioritas Anda seharusnya bukan bekerja dan hidup hanya untuk memperoleh cukup uang agar bisa membayar semua tagihan Anda.
6. Yang menyelesaikan berbagai hal bukanlah doa itu sendiri, melainkan posisi yang benar dalam doa. Tidak peduli betapa kerasnya Anda memohon belas kasihan dan berseru meminta pertolongan, Allah tidak memberkati karena Anda menangis; Ia memberkati karena Anda memenuhi syarat.
7. Para warga negara Kerajaan segera belajar bagaimana percaya seperti seorang anak kecil. Bapa kita menyediakan kebutuhan kita dari berbagai arah yang paling menakjubkan.
BAB 12: WARGA NEGARA SEBAGAI DUTA
1. Setiap orang di bumi mencari sesuatu. Kita yang telah menemukan Kerajaan mengetahui apa jawabannya--sang Raja. Semakin kita mengetahui tentang-Nya, semakin baik jadinya. Kita ingin mengkomunikasikan kepada semua pencari lainnya seperti apakah sang Raja itu. Dan kita mulai membawa keharuman surga kemanapun kita pergi.
2. Anda tidak bisa mewakili seseorang yang tidak Anda kenal. Itulah mengapa beragama saja tidak cukup. Anda membutuhkan suatu hubungan yang terus menerus dengan Pribadi yang dalam nama-Nya Anda melaksanakan semua tugas Anda dari hari ke hari.
3. Para duta Kerajaan membawa otoritas seluruh negeri itu. Perkataan mereka memiliki bobot dan mereka mengetahuinya. Yesus berkata, "Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa" (Yohanes 14:9). Apakah orang-orang memiliki suatu pemikiran tentang seperti apa surga itu ketika mereka bertemu Anda?
4. Gaya hidup Kerajaan--hidup yang bersih, penuh kasih, dan sukacita-- adalah milik kita dimanapun kita mungkin ditempatkan di dunia ini. Ia sedang bekerja di dalam kita, membuat kita semakin seperti Dia.
5. "Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setua dalam perkara kecil, Aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu" (Matius 25:21)-- itulah kata-kata yang saya harap akan Anda dengar ketika Anda sampai ke kampung halaman Anda, Surga.
MYLES MUNROE

