1. Fashion hanyalah cara untuk berkata: "Aku anggota duniamu. Aku mengenakan seragam yang sama dengan tentaramu, jadi jangan tembak".
07:22
1. Orang-orang yang memang penting, mereka lebih sopan, mereka tidak perlu membuktikan apa-apa pada siapapun.
2. Tuhan menciptakan dunia dalam enam hari, tapi apa sebenarnya dunia? Dunia adalah apa yang dilihat oleh seseorang. Setiap kali seseorang mati, sebagian dunia juga ikut mati. Segala sesuatu yang dilihat, dirasakan, dan dialami oleh orang itu juga ikut mati, seperti air mata dalam derai hujan.
3. Mengapa aku perlu menghancurkan dunia? Supaya aku bisa membangun kembali duniaku sendiri.
4. Kehidupan terkadang memisahkan dua orang supaya mereka menyadari betapa bermaknanya diri mereka bagi satu sama lain.
5. Kalau orang mulai merenungkan keputusan-keputusan yang akan mereka buat, biasanya mereka berubah pikiran. Butuh banyak keberanian untuk mengambil langkah tertentu.
6. Sikap dewasa berarti berbicara sedikit tentang diri sendiri.
7. Kalau kau tahu ada banyak wanita (pria) lain dan kau tahu rasa sakit hati karena cinta pasti berlalu, kenapa kau marah?
11:00
1. Saat aku mendapatkan apa yang selama ini kuinginkan, aku tahu aku harus bertanya pada diri sendiri: Apa mereka mencintai dan mengagumiku karena diriku sendiri atau karena aku terkenal?
11:45
1. Manusia tidak pernah puas. Kalau mereka punya sedikit, mereka ingin lebih. Kalau mereka punya banyak, mereka tetap ingin lebih. Begitu mereka punya lebih banyak, mereka berharap bisa bahagia dengan sedikit barang, tapi tidak mampu berusaha berubah.
2. Kau takkan bisa melarikan diri dari dua hal paling penting dalam kehidupan setiap manusia: Tuhan dan kematian. Tuhan menyertai setiap langkahmu dan akan jadi gusar karena Dia tahu kau tidak memerhatikan mujizat kehidupan.
3. Roh adalah kebenaran sejati yang menetap di tubuh seseorang selama kurun waktu tertentu dan akan meninggalkan tubuh itu suatu hari nanti. Tuhan takkan repot-repot bertanya "Siapa namamu?" saat jiwa itu tiba di penghakiman terakhir. Tuhan hanya akan bertanya: "Apakah kau menebarkan cinta semasa hidupmu?", karena itulah esensi kehidupan.
12:26
1. Setiap orang pasti menginginkan sesuatu dariku. Itulah sebabnya mereka memuji dan menyanjungku, lalu menawarkan apa yang mereka kira aku butuhkan. Padahal yang kuinginkan hanya ditinggalkan sendirian.
2. Kesia-siaan belaka, segala sesuatu sia-sia, tak ada yang baru di bawah matahari, kata Salomo lebih dari tiga ribu tahun lalu.
12:44
1. Kalangan Superclass menguasai dunia, pendapat mereka disampaikan dengan halus, suara mereka lembut, senyum mereka tipis, namun keputusan mereka final.
2. Kita harus menyucikan jiwanya dan berpaling pada empat kekuatan yang selalu menuntun langkahnya: cinta, kematian, kekuasaan, dan waktu. Kita harus mencintai karena Tuhan telah mencintai kita. Kita harus sadar akan kematian jika ingin memahami kehidupan dengan lebih baik. Kita harus berusaha keras agar bisa bertumbuh, namun tanpa jatuh dalam perangkap kekuasaan yang kita dapatkan lewat usaha tersebut karena kita tahu kekuasaan semacam itu sia-sia. Akhirnya, kita harus menerima bahwa jiwa kita yang abadi, sekarang ini sedang terjerat dalam jejaring waktu dengan semua kesempatan serta keterbatasannya.
3. Cobalah cara yang mustahil. Jangan mulai terlalu di bawah karena disitulah kau sekarang. Bergegaslah memanjat sebelum mereka mengambil tangganya. Kalau kau takut, berdoalah, tapi teruskan langkahmu.
4. Seorang penulis atau musisi tidak hanya harus menghasilkan sesuatu yang berkualitas, mereka juga harus memastikan supaya karya mereka tidak dipenuhi debu di rak atau dalam laci.
13:28
1. Cara terbaik melihat manusia adalah dari langit tinggi, hanya saat itulah kita bisa memahami betapa kecilnya diri kita.
2.Makna kehebatan sejati adalah mengetahui tempat hal-hal terbaik berada, sekalipun orang lain belum pernah mendengarnya, serta menghasilkannya, terlepas dari apa yang dikatakan orang lain.
3. Katakan "tidak" pada orang-orang yang berkuasa, sekalipun sikap itu berarti mengambil resiko besar.
13:46
1. Ketika masyarakat tidak melakukan sesuatu untuk menghentikan kejahatan, maka manusia berhak melakukan tindakan apapun yang ia anggap benar.
2. Di dunia ini, hanya cinta yang layak mendapatkan segalanya. Hal lain sama sekali tidak berarti.
13:55
1. Aku adalah sahabat terbaik sekaligus musuh terbesar diriku sendiri. Sebelum datang kesini, aku mengira aku tidak layak mendapatkan peran ini, aku takkan bisa memenuhi harapanmu, dan mungkin kau telah memilih kandidat yang salah. Pada saat yang sama, hatiku berkata ini adalah imbalanku karena tidak menyerah dan telah berjuang sampai akhir.
2. Mereka percaya pada hukum tak tertulis yang berkata "dunia hanya untuk orang yang kuat" dan "hanya yang paling kuatlah yang bertahan". Padahal jika itu benar, manusia takkan dapat bertahan karena kita adalah spesies yang membutuhkan perawatan dan perlindungan selama bertahun-tahun.
3. Waspadalah terhadap gejala-gejala tidak acuh atau kurangnya rasa antusias! Satu-satunya pencegahan terhadap penyakit ini adalah kesadaran bahwa jiwa kita menderita, sangat menderita, saat kita memaksanya untuk menjalani kehidupan yang dangkal. Jiwa kita menyukai segala sesuatu yang indah dan dalam.
4. Sebelum kau membubuhkan tanda tangan, dunia ini milikmu sendiri dan kau bisa berbuat sesuka hati, tapi begitu kau menandatangani kontrak, kau harus melepaskan semuanya.
15:44
1. "Terberkatilah orang yang memberikan akar dan sayap pada anak-anak mereka", kata pepatah Arab. Kita membutuhkan akar. Ada satu tempat di dunia, tempat kita lahir, tempat kita mengenal bahasa pertama dan mempelajari cara leluhur kita mengatasi tantangan. Lalu akan datang saatnya kita merasa bertanggung jawab terhadap tempat itu. Kita juga membutuhkan sayap. Sayap akan membawa kita menuju cakrawala luas imajinasi, mereka menuntun kita pada impian serta tempat-tempat yang jauh. Sayap kitalah yang membuat kita mengenal akar sesama dan belajar dari mereka.
2. Pengalaman telah mengajariku bahwa orang hanya menghargai sesuatu kalau mereka sempat ragu apakah mereka akan mendapatkannya atau tidak.
16:16
1. Sindrom selebriti. Inilah sindrom yang bisa menghancurkan karier, pernikahan, dan nilai-nilai Kristen serta bisa membutakan orang bijak sekaligus orang bodoh. Orang yang terkena sindrom ini melupakan siapa diri mereka sebenarnya dan mulai mempercayai pendapat orang lain tentang mereka.
2. Di jalan menuju kekuasaan, tak ada kata kembali. Kita akan menjadi budak abadi di jalan yang sudah kita pilih dan kalaupun kita merealisasikan mimpi untuk meninggalkan semua, kita pasti langsung depresi berat.
3. Bertolak belakang dari anggapan umum, kekuasaan total justru berarti perbudakan total. Kalau kau sudah sampai sejauh itu, kau takkan mungkin meninggalkan semuanya. Selalu ada gunung baru untuk didaki. Selalu ada pesaing yang harus dibujuk atau dihancurkan.
4. Para Superclass tidak bekerja karena perlu, melainkan karena menganggap diri penting; mereka merasa ribuan keluarga bergantung pada mereka dan ada tanggung jawab besar yang harus diemban terhadap pemerintah serta para partner. Mereka sungguh-sungguh mengira sedang menyelamatkan dunia--ada benarnya juga, tapi semua itu harus dibayar dengan hidup mereka.
5. Uang tidak cukup. Aku hanya perlu tahu apa kau benar-benar ingin berubah? Aku tidak menyuruhmu meninggalkan pekerjaanmu. Aku hanya menyarankan agar kau menjadikan pekerjaanmu sebagai sumber kebahagiaan, bukan sebagai kompulsi.
6. Begitulah hidup: jangan mengeluh dan jangan berharap terlalu banyak.
7. Kita semua adalah bagian dari percikan sinar ilahi. Sejak diciptakan, kita semua memiliki tujuan, yaitu mencintai. Namun cinta itu tidak boleh terfokus hanya pada satu orang, melainkan harus disebarkan ke seluruh penjuru dunia, menunggu orang lain menemukannya. Sadarilah cinta itu. Apa yang sudah terlewat takkan kembali. Kita perlu mengenali apa yang akan datang.
8. Mungkin kita baru mengetahui bahwa rencana kita salah ketika rencana itu sudah sepenuhnya dijalankan, atau ketika Tuhan yang Maha Pengasih menuntun kita ke arah berbeda.
16:34
1. Kau mungkin tahu harga suatu barang, tapi aku tahu berapa dahsyat dampak kesombongan manusia.
16:43
1. Kalau kau berjalan di karpet merah, orang-orang bukan menatapmu. Mereka menatap hasil karyaku, menatap riasan serta gaya rambut yang kuciptakan. Kau hanyalah kanvas tempat aku melukis atau menggambar, tanah liat yang kubentuk menjadi patung.
16:52
1. Saat menggoda orang yang kuat, iblis menggunakan bujukan yang lebih canggih: niat baik. Itulah yang dilakukannya pada Yesus di padang gurun. Iblis bertanya, kenapa Yesus tidak mengubah batu jadi roti untuk memuaskan rasa laparnya sendiri sekaligus memberikannya pada orang-orang yang meminta-minta makanan? Namun Yesus menjawab dengan kebijaksanaan seorang putra Allah. Ia berkata, manusia hidup bukan dari roti saja, tapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.
2. Keberadaanmu menyalakan cahaya dalam diri orang-orang di sekitarnya; kau membuat semua orang ingin memberikan yang terbaik dan bangkit dari debu masa lalu dengan dipenuhi harapan baru.
3. Aku meninggalkan semuanya dan aku sama sekali tidak menyesal. Aku akan tetap mengambil keputusan yang sama karena aku harus hidup tanpa rasa takut.
19:31
1. Martabat seorang pria tidak dinilai berdasarkan berapa orang yang ada di sekelilingnya saat ia berada di puncak kesuksesan, melainkan berdasarkan kemampuannya untuk tidak melupakan orang-orang yang menolongnya saat ia susah.
2. Rasa berterima kasih itu penting; takkan ada yang bisa sukses jika melupakan orang-orang yang membantunya saat susah. Bukan berarti kau harus terus-menerus memikirkan siapa yang menolong dan siapa yang ditolong. Mata Tuhan selalu mengawasi putra-putri-Nya dan Dia hanya memberi imbalan kepada orang-orang yang memanfaatkan berkat-berkat yang telah diberikan-Nya dengan baik.
3. Kehidupan punya banyak cara untuk mengetes tekad seseorang, kadang tidak terjadi apa-apa sama sekali, kadang segala sesuatu terjadi pada saat bersamaan (Life has many ways of testing a person's will, either by having nothing happen at all or by having everything happen all at once)
4. Tentu saja ia bahagia; orang yang tidak mengharapkan apa-apa selalu bahagia.
20:12
1. Kalau kau mencintai seseorang, kau harus siap melepasnya. Aku ingin kau memiliki segala hal yang layak kaumiliki.
21:11
1. Mengumpulkan cinta akan membawa keberuntungan, mengumpulkan kebencian akan membawa bencana.
13:28
1. Cara terbaik melihat manusia adalah dari langit tinggi, hanya saat itulah kita bisa memahami betapa kecilnya diri kita.
2.Makna kehebatan sejati adalah mengetahui tempat hal-hal terbaik berada, sekalipun orang lain belum pernah mendengarnya, serta menghasilkannya, terlepas dari apa yang dikatakan orang lain.
3. Katakan "tidak" pada orang-orang yang berkuasa, sekalipun sikap itu berarti mengambil resiko besar.
13:46
1. Ketika masyarakat tidak melakukan sesuatu untuk menghentikan kejahatan, maka manusia berhak melakukan tindakan apapun yang ia anggap benar.
2. Di dunia ini, hanya cinta yang layak mendapatkan segalanya. Hal lain sama sekali tidak berarti.
13:55
1. Aku adalah sahabat terbaik sekaligus musuh terbesar diriku sendiri. Sebelum datang kesini, aku mengira aku tidak layak mendapatkan peran ini, aku takkan bisa memenuhi harapanmu, dan mungkin kau telah memilih kandidat yang salah. Pada saat yang sama, hatiku berkata ini adalah imbalanku karena tidak menyerah dan telah berjuang sampai akhir.
2. Mereka percaya pada hukum tak tertulis yang berkata "dunia hanya untuk orang yang kuat" dan "hanya yang paling kuatlah yang bertahan". Padahal jika itu benar, manusia takkan dapat bertahan karena kita adalah spesies yang membutuhkan perawatan dan perlindungan selama bertahun-tahun.
3. Waspadalah terhadap gejala-gejala tidak acuh atau kurangnya rasa antusias! Satu-satunya pencegahan terhadap penyakit ini adalah kesadaran bahwa jiwa kita menderita, sangat menderita, saat kita memaksanya untuk menjalani kehidupan yang dangkal. Jiwa kita menyukai segala sesuatu yang indah dan dalam.
4. Sebelum kau membubuhkan tanda tangan, dunia ini milikmu sendiri dan kau bisa berbuat sesuka hati, tapi begitu kau menandatangani kontrak, kau harus melepaskan semuanya.
15:44
1. "Terberkatilah orang yang memberikan akar dan sayap pada anak-anak mereka", kata pepatah Arab. Kita membutuhkan akar. Ada satu tempat di dunia, tempat kita lahir, tempat kita mengenal bahasa pertama dan mempelajari cara leluhur kita mengatasi tantangan. Lalu akan datang saatnya kita merasa bertanggung jawab terhadap tempat itu. Kita juga membutuhkan sayap. Sayap akan membawa kita menuju cakrawala luas imajinasi, mereka menuntun kita pada impian serta tempat-tempat yang jauh. Sayap kitalah yang membuat kita mengenal akar sesama dan belajar dari mereka.
2. Pengalaman telah mengajariku bahwa orang hanya menghargai sesuatu kalau mereka sempat ragu apakah mereka akan mendapatkannya atau tidak.
16:16
1. Sindrom selebriti. Inilah sindrom yang bisa menghancurkan karier, pernikahan, dan nilai-nilai Kristen serta bisa membutakan orang bijak sekaligus orang bodoh. Orang yang terkena sindrom ini melupakan siapa diri mereka sebenarnya dan mulai mempercayai pendapat orang lain tentang mereka.
2. Di jalan menuju kekuasaan, tak ada kata kembali. Kita akan menjadi budak abadi di jalan yang sudah kita pilih dan kalaupun kita merealisasikan mimpi untuk meninggalkan semua, kita pasti langsung depresi berat.
3. Bertolak belakang dari anggapan umum, kekuasaan total justru berarti perbudakan total. Kalau kau sudah sampai sejauh itu, kau takkan mungkin meninggalkan semuanya. Selalu ada gunung baru untuk didaki. Selalu ada pesaing yang harus dibujuk atau dihancurkan.
4. Para Superclass tidak bekerja karena perlu, melainkan karena menganggap diri penting; mereka merasa ribuan keluarga bergantung pada mereka dan ada tanggung jawab besar yang harus diemban terhadap pemerintah serta para partner. Mereka sungguh-sungguh mengira sedang menyelamatkan dunia--ada benarnya juga, tapi semua itu harus dibayar dengan hidup mereka.
5. Uang tidak cukup. Aku hanya perlu tahu apa kau benar-benar ingin berubah? Aku tidak menyuruhmu meninggalkan pekerjaanmu. Aku hanya menyarankan agar kau menjadikan pekerjaanmu sebagai sumber kebahagiaan, bukan sebagai kompulsi.
6. Begitulah hidup: jangan mengeluh dan jangan berharap terlalu banyak.
7. Kita semua adalah bagian dari percikan sinar ilahi. Sejak diciptakan, kita semua memiliki tujuan, yaitu mencintai. Namun cinta itu tidak boleh terfokus hanya pada satu orang, melainkan harus disebarkan ke seluruh penjuru dunia, menunggu orang lain menemukannya. Sadarilah cinta itu. Apa yang sudah terlewat takkan kembali. Kita perlu mengenali apa yang akan datang.
8. Mungkin kita baru mengetahui bahwa rencana kita salah ketika rencana itu sudah sepenuhnya dijalankan, atau ketika Tuhan yang Maha Pengasih menuntun kita ke arah berbeda.
16:34
1. Kau mungkin tahu harga suatu barang, tapi aku tahu berapa dahsyat dampak kesombongan manusia.
16:43
1. Kalau kau berjalan di karpet merah, orang-orang bukan menatapmu. Mereka menatap hasil karyaku, menatap riasan serta gaya rambut yang kuciptakan. Kau hanyalah kanvas tempat aku melukis atau menggambar, tanah liat yang kubentuk menjadi patung.
16:52
1. Saat menggoda orang yang kuat, iblis menggunakan bujukan yang lebih canggih: niat baik. Itulah yang dilakukannya pada Yesus di padang gurun. Iblis bertanya, kenapa Yesus tidak mengubah batu jadi roti untuk memuaskan rasa laparnya sendiri sekaligus memberikannya pada orang-orang yang meminta-minta makanan? Namun Yesus menjawab dengan kebijaksanaan seorang putra Allah. Ia berkata, manusia hidup bukan dari roti saja, tapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.
2. Keberadaanmu menyalakan cahaya dalam diri orang-orang di sekitarnya; kau membuat semua orang ingin memberikan yang terbaik dan bangkit dari debu masa lalu dengan dipenuhi harapan baru.
3. Aku meninggalkan semuanya dan aku sama sekali tidak menyesal. Aku akan tetap mengambil keputusan yang sama karena aku harus hidup tanpa rasa takut.
19:31
1. Martabat seorang pria tidak dinilai berdasarkan berapa orang yang ada di sekelilingnya saat ia berada di puncak kesuksesan, melainkan berdasarkan kemampuannya untuk tidak melupakan orang-orang yang menolongnya saat ia susah.
2. Rasa berterima kasih itu penting; takkan ada yang bisa sukses jika melupakan orang-orang yang membantunya saat susah. Bukan berarti kau harus terus-menerus memikirkan siapa yang menolong dan siapa yang ditolong. Mata Tuhan selalu mengawasi putra-putri-Nya dan Dia hanya memberi imbalan kepada orang-orang yang memanfaatkan berkat-berkat yang telah diberikan-Nya dengan baik.
3. Kehidupan punya banyak cara untuk mengetes tekad seseorang, kadang tidak terjadi apa-apa sama sekali, kadang segala sesuatu terjadi pada saat bersamaan (Life has many ways of testing a person's will, either by having nothing happen at all or by having everything happen all at once)
4. Tentu saja ia bahagia; orang yang tidak mengharapkan apa-apa selalu bahagia.
20:12
1. Kalau kau mencintai seseorang, kau harus siap melepasnya. Aku ingin kau memiliki segala hal yang layak kaumiliki.
21:11
1. Mengumpulkan cinta akan membawa keberuntungan, mengumpulkan kebencian akan membawa bencana.
PAULO COELHO
THE WINNER STANDS ALONE

No comments:
Post a Comment