“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” (II Korintus 5:17).
“Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang- orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia- sia” (Efesus 4:17).
Dalam panggung kehidupan ini, seringkali aku menemui orang- orang yang hidupnya sangat mengenaskan. Mengapa kukatakan hidup mereka sangat mengenaskan? Karena mereka hidup dengan membawa- bawa masa lalu mereka. Entah mereka masih hidup dalam kepahitan, atau penolakan, atau gambar diri yang rusak karena kejadian- kejadian di masa lalu. Orang- orang yang hidup seperti itu, kasihan banget, karena mereka nggak bisa menikmati berkat- berkat Tuhan dalam hidup mereka.
Sebagian besar orang memiliki masa lalu yang buruk, entah pernah ditolak oleh keluarga, mengalami penganiayaan (fisik, mental, atau verbal), dibuang oleh keluarga, dan sebagainya. Umumnya, orang- orang yang mengalami hal- hal tersebut, akan cenderung menjadi orang yang mudah terluka, mudah tersinggung, minder, atau tertekan. Tidak ada seorangpun yang ingin memiliki masa lalu yang buruk, kita juga tidak bisa mengubahnya. Namun, kita bisa MEMILIH untuk menjadikan masa lalu adalah sebuah proses pembelajaran atau kita hidup berdasarkan masa lalu.
Kebanyakan orang hidup di hari ini dengan berpatokan kepada masa lalu mereka. Mereka masih membawa luka- luka mereka di masa lalu dalam kehidupan mereka hari ini. Ada yang karena dulunya diperlakukan tidak adil oleh orangtuanya (dibanding- dibandingkan dengan saudaranya atau orangtuanya lebih mengasihi saudaranya), maka hari ini orang itu masih hidup dalam kepahitan terhadap orangtuanya. Atau bahkan yang lebih parah lagi, tanpa sadar orang itu melakukan hal yang sama kepada anak-anaknya. Ada juga orang yang dulunya dianiaya secara verbal (dikata-katai dengan buruk), lalu sampai hari ini orang tersebut masih merasa minder dan nggak bisa berbuat apa-apa, sama seperti hinaan yang ia terima. Mungkin juga, ada orang yang pernah diperlakukan dengan buruk oleh gurunya semasa sekolah, kemudian orang itu “membalas dendam” dengan cara menjadi guru yang kelakuannya sama dengan orang yang menyakitinya. Nah loh….
Sebagai orang-orang yang sudah mengenal Kristus, seharusnya kita tidak boleh hidup seperti itu. Kita harus hidup hari ini dengan hati dan roh yang diperbarui. Apapun yang pernah terjadi di masa lalu kita, tidak boleh menghambat kehidupan kita hari ini. Setelah bertobat dan menerima Kristus, Dia mengubah kita menjadi MANUSIA BARU. Hal itu berarti semua masa lalu kita sudah tidak mempunyai kuasa atas hidup kita lagi hari ini hingga seterusnya. Betapa bodohnya kita, apabila kita masih mengingat- ingat kejadian masa lalu, apalagi jika kita masih hidup di dalamnya. Ampunilah orang- orang yang pernah menyakitimu, lupakan kejadian- kejadian itu (tapi bukan amnesia loh ya :P). Kemudian hiduplah dengan kehidupan yang baru.
Setiap hari merupakan karunia yang indah bagi hidup kita, oleh karena itu sudah selayaknya kita hidup dengan sukacita baru, hati yang baru, roh yang baru. Jangan lagi hidup dalam trauma masa lalu, kepahitan masa lalu, atau kebencian masa lalu. Masa lalu kita sudah mati, apa gunanya kita membawa- bawa kematian masa lalu dalam hidup kita hari ini? Orang yang masih membawa masa lalunya dalam hidup hari ini, bisa dikatakan bahwa orang itu hanya berlari di tempat, dia nggak akan kemana-mana sampai kapanpun. Padahal dalam hidup ini, kita harus selalu bergerak maju, berkembang, dan bertumbuh. Oleh karena itu, marilah kita hidup hari ini dengan kasih karunia Tuhan hari ini.
Ada satu lagu yang menurutku bagus banget:
Lupakan yang tlah lalu, mengarah pada tujuan
Dengan mata memandang Tuhan Yesus
Bertanding sampai menang, berlari sampai akhir
Tanggalkan semua dosa yang merintangi.
Reff:
Dan kumau setia kan panggilan-Mu
Dan kumau setia kan panggilan-Mu
Sbab Kau sanggup menjaga langkahku
Pada janji-Mu kupercaya
Kau kan sempurnakan pekerjaan-Mu dalamku.
Semoga tulisan ini memberkati kalian semua ^^
March 24th, 2012
1:05 pm