October 24, 2016

FINDING FAVOR WITH THE KING PART I (TOMMY TENNEY)

PERKENANAN ADALAH SESUATU YANG TERJADI KETIKA PERSIAPAN BERTEMU DENGAN KESEMPATAN

SUKSES ADALAH SESUATU YANG TERJADI KETIKA PERSIAPAN BERTEMU DENGAN KEMUNGKINAN

Kontes pemilihan ratu pada jaman Ahasyweros menimbulkan suatu daya tarik tersendiri. Di antara ratusan atau ribuan wanita, seorang gadis Yahudi bernama Hadasa (atau Ester) terpilih. Aku yakin bahwa bukan kecantikan lahiriah yang membuat raja memberikan komitmennya, tapi sesuatu dalam diri Ester membuat raja tau bahwa Esterlah yang tepat baginya. Fokus Ester bukanlah kepada apa yang dapat raja lakukan untuk memenuhi kebutuhannya, bukanlah seberapa banyak perhiasan yang bisa dia ambil bagi dirinya. Fokus Ester adalah mendapatkan hati raja, membuat raja melihat melampaui kecantikan fisiknya, dan memandang ke hatinya. Oleh karena itu, Ester menuruti nasihat Hegai (yang melambangkan Roh Kudus) untuk memilih apa yang disukai raja saat ia menghadap. Justru ketika kita paham seni penyembahan (yaitu menyenangkan hati Tuhan, bukan mencari pemenuhan keinginan kita), maka kita akan mendapatkan hati Tuhan seutuhnya. Penyembahan ngga bicara soal metode, tempat, lagu, musik, ato suasana merinding. Tapi berbicara tentang hati yang mencintai hanya Tuhan saja, tanpa embel-embel kebutuhan akan berkat-Nya. Terlalu banyak pelajaran berharga yang ngga bisa dituangkan dalam summary ini. Silakan beli bukunya bagi yang berminat. Semoga secuil summary ini bisa menggugah hati kalian untuk lebih mendekat kepada Tuhan. Let's check this out!


BAB I: DARI PETANI MENJADI PUTRI (Satu Hari Bisa Digunakan untuk Menciptakan Suatu Perubahan yang Dahsyat)
1. Beberapa saat di hadirat Raja dapat mengubah jalan hidup Anda! Persiapan mencerminkan seberapa penting nilai kunjungan tersebut.
2. Wangi-wangian Ester 6 bulan pertama adalah mur (melambangkan pertobatan). Jika kita ingin hidup di hadirat Allah, kita harus menjadikan pertobatan sebagai bagian dari kegiatan rutin yang kita lakukan sehari-hari bahkan dari saat ke saat.
3. Kadang-kadang penyembahan memancarkan keharumannya ketika dipersembahkan di tengah panasnya api ujian dan kesulitan.


BAB II: SANG RAJA ATAU KERAJAANNYA? (Istana atau Hadirat-Nya?)
1. Hati Allah merindukan orang-orang yang lebih mencintai sang Pemberi daripada pemberian-Nya. Dia "menginginkan" kita menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran: "Bapa sedang mencari siapa pun yang akan menyembah-Nya dengan cara seperti itu" (Yohanes 4:23-24).
2. Anda terpilih karena potensi Anda, namun dipertahankan karena gairah Anda kepada-Nya.
3. Para konsumen makan di meja Raja sambil kadang-kadang menganggukkan hormat yang wajib mereka berikan kepada sang Raja. Di lain pihak, para penyembah makan sedikit-sedikit di meja yang sama, karena memusatkan perhatian mereka kepada sang Raja. Tanpa sang raja, istana raja hanyalah sebuah rumah besar yang kosong.


BAB III: PROTOKOL ISTANA (Anda Tidak Dapat Menghormati Apa yang Telah Anda Campakkan)
1. Penyembahan tidak tergantung pada apa yang telah dilakukan-Nya, sedang dilakukan-Nya, atau pada keadaan lahiriah lainnya. Dia patut disembah karena Dia memang layak disembah.
2. Semakin dalam Anda masuk ke dalam istana, semakin sedikit orang yang Anda temui. Jabatan dan permohonan sering meneriakkan tuntutan-tuntutannya, tetapi cinta yang meluap-luap hanya perlu berbisik.
3. Yesus Kristus, imam besar kita, telah mengoyak tabir yang memisahkan kita dari hadirat Allah. Sekarang kita dapat masuk ke hadirat-Nya melalui suatu jalan yang baru dan hidup (atau "protokol")-- melalui darah Yesus dan melalui pekerjaan yang telah diselesaikan-Nya. Ada tempat untuk berakraban dengan Allah-- suatu pengalaman di balik tirai.
4. Kehadiran Allah dapat mengubah masa depan Anda jika Anda menjadi seorang penyembah Raja yang menyembah-Nya dalam air mata kehancuran hati yang harum dan mengurapi-Nya dengan minyak wangi dari buli-buli pualam yang dipecahkan.
5. Orang-orang yang mempelajari apa yang disukai Raja dapat menjadi kesayangan-Nya.


BAB IV: KEINTIMAN DAN PENGARUH (Bagaimana Suatu Hubungan Mengalahkan Protokol)
1. Ketika Anda mencari wajah-Nya, Bapa yang di surga melihat wajah Anda dan menginterupsi kesibukan di surga untuk membungkuk dan memperhatikan kebutuhan Anda!
2. Kata-kata yang dibisikkan dari tempat yang penuh dengan keintiman dapat menjadi lebih kuat daripada petisi yang diserukan dari istana.
3. Hubungan karib kita dengan Dia melalui penyembahan memberikan kita akses untuk datang ke hadapan tahta-Nya dan mempengaruhi dunia.


BAB V: BERKENCAN DENGAN SEORANG RAJA (Apakah yang Akan Anda Berikan kepada Seorang Pria yang Memiliki Segalanya?)
1. Bila kita berendam dalam minyak-Nya-- pertobatan dan penyerahan penuh dari dan kepada Allah disertai dengan ucapan syukur, pujian dan penyembahan-- kita mengganti bau busuk dari dunia yang ada pada roh kita dengan aroma wewangian dari surga.
2. Minyak urapan itu turun atas kita, tetapi bagi Dia! Tuhan mencurahkan minyak urapan-Nya yang harum ke atas Anda agar Ia, dalam kekudusan-Nya, berkenan atas kehadiran Anda!
3. Adakalanya Raja membuat Anda menunggu hanya untuk memurnikan hasil yang akan dicapai. Jangan mempercepat proses yang harus dilalui!
4. Seorang mempelai lebih tertarik kepada si pemberi daripada ke pemberiannya! Inilah yang disebut K-O-M-I-T-M-E-N.
5. Raja menginginkan seorang mempelai. Andalah satu-satunya kebutuhan-Nya; yang Ia rindukan hanyalah penyembahan Anda! Apakah yang hendak Anda berikan kepada seseorang yang telah memiliki segalanya? Diri Anda.


BAB VI: RAHASIA PENGURUS RUMAH TANGGA RAJA (Mendapatkan Kasih Raja)
1. Dengarkanlah perkataan pengurus rumah tangga raja. Sejak dini Ester telah belajar dan mengasah kemampuannya untuk menjadi seorang manusia yang mudah diajar. Inilah yang membuat dia berhasil sebagai seorang dewasa di dalam protokol di hadirat raja yang keras.
2. Ketika kita hanya mendengarkan selera kita sendiri dan mengejar rencana dan tujuan kita sendiri di dalam hidup kita, sebenarnya kita sudah membelokkan perjumpaan kita dengan perjanjian ilahi.
3. Pahamilah bahwa ibadah bukanlah mengenai Anda. Selain itu, Allah masih memiliki gagasan menakjubkan bahwa segala sesuatu tentang jemaat adalah mengenai diri-Nya. Keajaiban terjadi ketika keinginan-keinginan kita sesuai dan selaras dengan keinginan-keinginan-Nya.
4. Dalam Efesus 4:11-13 dikatakan bahwa Dia telah mengutus rasul, nabi, penginjil, gembala, dan guru untuk mempersiapkan masing-masing dari kita untuk pelayanan pribadi kita kepada Allah. Alkitab mengatakan Allah memberikan kita "pengurus rumah tangga raja" ini untuk menyempurnakan atau memperlengkapi orang-orang kudus untuk pekerjaan pelayanan.
5. Allah tidak membeda-bedakan orang, tetapi Dia akan melakukan beberapa hal bagi beberapa orang tertentu yang tidak Dia lakukan bagi orang lain.


TOMMY TENNEY

No comments: