July 3, 2017

NGOBROL YUKK

Hai kamu yang disana, apa kabar? Lama sekali kita tak berjumpa apalagi bercakap-cakap, kudengar kau semakin sibuk mengejar mimpi yang semakin dekat dengan genggaman tanganmu. Masih ingatkah dirimu dengan momen-momen seru yang dulu sering kita habiskan bersama? Aku masih bisa mengingat suara tawamu yang khas itu, bahkan ekspresi wajahmu setiap kali kau puas mengerjaiku. Sungguh, aku merindukan masa-masa itu.

Ingatkah kau akan semua keakraban yang kita nikmati, duduk santai berjam-jam sambil membicarakan banyak hal? Ingatkah kau akan setiap candaan yang pernah kita lontarkan? Masih terekamkah dalam memorimu saat-saat ketika kita dengan mudahnya berjumpa hanya dengan janjian dadakan dan kita bisa menghabiskan detik demi detik dengan berbagi kisah?

Aku masih ingat banyak hal tentang kamu: makanan kesukaanmu, caramu berjalan, caramu tertawa, ekspresimu saat mendengarkan ceritaku, bahkan guratan di wajahmu. Aku ingat bagaimana senyumanmu merekah setiap kali kita berjumpa, tak peduli seburuk apapun harimu. Aku ingat ekspresimu saat kau bercerita meluapkan isi hati. Aku ingat hampir semua tempat yang pernah kita kunjungi dan cerita yang pernah kita ucapkan. Betapa indahnya momen-momen itu.

Aku tau kau pun merasakan hal yang sama, merindukan omelan-omelanku, merindukan saat-saat yang luangkan bersama, merindukan setiap momen-momen berbagi dan membangun persahabatan. Aku tau hal paling menyebalkan dari dirikulah yang paling kau sukai, ketegasanku. Kamu tau inilah aku, dengan semua keunikanku, malah mengasahmu menjadi pribadi yang lebih baik.

Sayang sekali, semua itu hanya tinggal kenangan. Sekarang, berapa keras pun usaha kita untuk berjumpa, jarak masih terlalu jauh untuk diseberangi. Bukan jarak secara harafiah, namun kedewasaan dan kesibukanlah yang memisahkan kita sedemikian jauh. Berasa ngga sih kalo sekarang tuh kita agak sungkan ngajak ktemu, takut ganggu lah, takut sama-sama sibuk lah. Padahal dulu ngga ada perasaan begitu. Ya udah, kapan-kapan, kalo kamu punya waktu, ayuk ngobrol lagi. Aku punya banyak cerita yang mau kubagikan ke kamu, kalo kamu mau sih ;)



*Tulisan iseng akibat nunggu jam makan malam
Maybe aku merindukan momen punya deep conversation lagi, momen dihajar dengan penuh kasih, momen dikoreksi. Aku yakin, oneday Tuhan akan mempertemukan kita lagi dalam suasana ngobrol yang asik namun berkualitas seperti yang sudah-sudah

No comments: