August 19, 2015

DOA MARIA DAN RESEP MARTA (TOMMY TENNEY)

KATA PENGANTAR
1. "Tuhan menghendaki baik Maria maupun Marta dalam rumah. Kuncinya adalah agar umat Tuhan menyeberangi garis pembatas antara kerinduan dan belas kasihan serta bertemu dengan Dia pada tempat pertemuan di salib--satu titik dalam waktu dan ruang dimana kerinduan terhadap kehadiran-Nya dan belas kasihan terhadap ciptaan-Nya yang tertinggi bertemu" (Memburu Tuhan, Melayani Manusia, hlm 152).
2. Kita harus belajar bekerja seperti Marta dan menyembah seperti Maria. Penting bagi kita untuk tidak hanya melakukan salah satu di antara keduanya dan melupakan yang lainnya. Diperlukan pelayanan kasih Marta dan doa penyembahan Maria untuk pelayanan penuh Tubuh Kristus di dunia ini. 
3. Kerinduan Tuhan adalah supaya umat-Nya belajar bagaimana menyeimbangkan ketinggian doa syafaat dan penyembahan dalam renungan dengan keluasan tindakan kepedulian dan pelayanan kasih kepada sesama manusia. 


BAGIAN I: DOA-DOA MARIA
BAB 1: RENUNGAN-RENUNGAN PENYEMBAHAN KLASIK TENTANG DOA DAN PENGEJARAN ROHANI
1. Kadang-kadang kita tidak dapat menemukan kata-kata... Jangan takut pada keheningan dalam waktu doa Anda. Mungkin itulah saatnya bagi Anda untuk mendengarkan, bukan untuk berbicara. Jadi, nantikanlah Tuhan. Menantilah dalam keheningan... Dan dalam keheningan itu, kepastian akan datang kepada Anda. Anda akan tahu bahwa Anda didengar; Anda akan mendengar kata-kata lembut yang bersuara kepada diri Anda, yang mungkin akan membuat Anda terkejut dan disegarkan dengan penuh rasa syukur.
Tempatkanlah bagian Marta dalam diri Anda  dengan teratur supaya bagian Maria dapat menemukan jalannya ke kaki Yesus. 
2. Tuhan adalah Sumber mata air semua aliran sungai kebaikan. Ia adalah pusat dari semua sinar berkat yang memancar. Oleh karena itu, semua tindakan kita hanya baik sejauh semuanya berhubungan dengan Dia; semua aliran harus kembali kepada Sumbernya, semua sinar harus berkumpul kembali pada Pusatnya.
Kita hanya dapat mengasihi Tuhan jika kita berusaha memuliakan Dia, jika kita rindu menjadi bagian jati diri-Nya, jika kita belajar untuk meneladani kesempurnaan-Nya. 
3. Jiwa harus sampai pada akhir segala sesuatu yang bukan Tuhan; dan harus tidak memiliki apapun yang bisa diandalkan dalam dirinya atau di luar dirinya sendiri. Jiwa tersebut harus mengalami apa yang dimaksudkan nabi Habakuk saat ia menuliskan "Sekalipun". Jiwa itu harus menyeberangi rawa, terjatuh ke dalam ngarai, tenggelam dalam lautan, dan akhirnya menemukan di balik semua itu, Tuhan yang ada, hidup, mengasihi, dan mahakuasa! Baru pada saat itulah, jiwa tersebut akan mengerti teriakan kemenangan "NAMUN aku akan bersorak-sorai di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Tuhan yang menyelamatkan aku".
4. Untuk menjadi seorang kudus tidak selalu diperlukan perubahan pekerjaan kita, tetapi hanya peletakan tujuan Tuhan dalam segala sesuatu; yang berarti apa yang Tuhan maksudkan saat Ia berkata, "Tanpa Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa..."
5. Diberkatilah orang yang menghargai arti mengasihi dan menyangkal dirinya sendiri demi Yesus. Berpeganglah pada Yesus dalam kehidupan dan kematian; percayakanlah diri Anda sendiri pada kemuliaan-Nya karena hanya Dialah yang dapat menolong Anda saat yang lainnya gagal. 
Pilihlah pertentangan dengan dunia daripada menyakiti hati Yesus. Biarlah hal-hal lain dikasihi demi Yesus, tetapi Yesus demi diri-Nya sendiri. 
6. Dalam berdoa, telinga adalah organ tubuh terpenting karena telinga menuntun lidah. Pikiran menyatakan dan menekankan dirinya sendiri sebagian besar melalui lidah. Apa yang diizinkan masuk oleh telinga, dikeluarkan oleh lidah.
Betapa sedikitnya orang yang cukup kuat untuk sanggup bertahan dalam kesunyian. Karena dalam kesunyian, Tuhan sedang berbicara kepada telinga rohani. 
7. Bentuk doa:
Persekutuan
Persekutuan adalah pergaulan dengan Tuhan. Bukan permintaan suatu hal tertentu; melainkan hanya menikmati diri-Nya, mengasihi Dia, berpikir tentang Dia, berbicara kepada-Nya tanpa kata-kata.
Permohonan
Permohonan adalah permintaan jelas kepada Tuhan tentang sesuatu yang kita perlukan. Seluruh kehidupan terkait pada hubungan terus-menerus kita dengan Tuhan kita yang ajaib ini. 
Doa syafaat
Doa sejati tidak pernah berhenti pada permohonan bagi diri sendiri. Doa itu menjangkau kepada orang-orang lain.



BAB 2: POTRET-POTRET KONTEMPORER TENTANG DOA DAN PENGEJARAN ROHANI
1. Waktu doa pribadi kita adalah waktu paling penting yang bisa kita habiskan. Kualitas kehidupan kita, hubungan-hubungan dalam kehidupan kita, dan hasil-hasil yang kita capai sebagian besar akan dipengaruhi dan ditentukan oleh hubungan pribadi kita dengan Tuhan. Waktu doa pribadi kita adalah bahan bangunan utama untuk semua yang dapat kita capai dan lakukan bagi Tuhan. Diperlukan kesetiaan dan waktu untuk membangun suatu hubungan rohani.
2. Jagalah pikiran Anda dalam sikap penuh doa dalam seluruh kegiatan harian Anda. Berdoa dalam waktu-waktu luang:
• Duduk dalam mobil yang berhenti di lampu merah—berdoalah bagi orang-orang dalam mobil-mobil di sekitar Anda
• Menunggu dalam antrean—berkatilah tempat bisnis itu dan semua orang yang bekerja disana
• Sementara menyetir mobil—berkatilah setiap daerah perumahan
• Di tempat pekerjaan—berdoalah untuk menjadi saksi bagi rekan-rekan kerja Anda
• Saat membersihkan rumah—selubungilah setiap ruangan dan orang-orang yang sering masuk ke dalamnya dengan doa dan perlindungan
Gaya hidup berdoa sebenarnya adalah "Tetaplah berdoa...". Doa seharusnya menjadi sebuah keahlian tertinggi, bukan hanya serangkaian monolog permintaan. Doa seharusnya merupakan komunikasi dua arah, komunikasi sejati antara Anda dan Tuhan. 
3. Berpuasa bukan untuk Dia (Tuhan) "ada" atau "lakukan". Ia ada; Ia telah melakukan bagian-Nya. Sekarang tergantung pada kita. Puasa menguatkan. Kekuatan itu akan menyanggupkan kita untuk menjangkau masyarakat dan keluarga kita dengan lebih baik lagi.
Doa syafaat adalah permintaan doa saya bagi orang lain; permohonan adalah menyatakan permintaan saya sendiri; renungan adalah mendengarkan apa yang Tuhan katakan kepada saya. 
Kata diam dalam Mazmur 46:11 adalah bahasa Ibrani raphah dan berarti "membiarkan pergi". Penting bagi kita untuk sering "diam" dan "membiarkan pergi" segala sesuatu yang mempersulit pikiran kita dan memusatkan perhatian pada kenyataan bahwa Ia adalah... 
4. Doa-doa kita harus melampaui batas-batas kebutuhan, keinginan, dan kekhawatiran pribadi kita. Mendoakan orang lain secara rohani dapat menyembuhkan. Saat kita dipenuhi Roh Kudus; sifat, kekuatan, dan kemuliaan Tuhan berdiam dalam diri kita. Saat kita berdoa, kemuliaan dalam diri kita menjadi tampak dari luar. Sebagian besar waktu yang digunakan dalam hadirat dan firman-Nya akan mengubah kita untuk mencerminkan gambaran-Nya.
5. Kehidupan orang percaya yang dipenuhi Roh bukanlah sebuah masa liburan; melainkan sebuah peperangan. "Mesir" dan "padang gurun" dalam kehidupan kita hanyalah merupakan tempat pelatihan bagi kita untuk membuktikan bahwa yang berada di pihak kita lebih banyak dibanding yang melawan kita. Ia yang ada dalam kita lebih besar dibanding ia yang mengelilingi kita. 
Para pejuang doa mempunyai senjata penyerang, bukan untuk bertahan saja. Dorongan perang adalah doa. Tenaga untuk berperang adalah puji-pujian (2 Tawarikh 20:22).


BAGIAN II: RESEP-RESEP MARTHA

Apabila Gereja tidak menemukan tempat dimana kerinduan ilahi dan belas kasihan kepada sesama bertemu, akan terjadi pemudaran kepercayaan. Tidak ada yang dapat dicapai jika kita hanya menunjuk pada permasalahan tanpa memberikan penyelesaiannya.


BAB 3: RENUNGAN-RENUNGAN PENYEMBAHAN KLASIK BAGI TINDAKAN BELAS KASIHAN

1. Jangan takut kehilangan surga dalam usaha Anda untuk mencari dunia yang lebih baik. Yakinlah bahwa sampai rincian terakhir dan terkecil, semua yang berhubungan dengan sebuah dunia yang lebih baik adalah perhatian langsung Kristus.

Jadikanlah sudut, ruangan, rumah, kantor semirip surga sebisa Anda. Surga ada dalam diri Anda, dalam kebaikan, kerendahan hati, rasa tidak mementingkan diri sendiri, iman, kasih dan pelayanan. Untuk memasukkan semuanya ini, masukkanlah Kristus.

2. Yang terbesar yang dapat dilakukan oleh seseorang pada kotanya adalah menjadi seorang yang baik. Hanya dengan tinggal di situ sebagai seorang yang baik, sebagai seorang warga Kristen yang bertindak dan praktis, adalah sumbangan pertama dan tertinggi. Biarpun kota itu seperti Sodom atau Gomora, jika ada sepuluh orang benar di sana, kota tersebut akan diselamatkan.

3. Sebagai sahabat Kristus, pengikut-Nya seharusnya mengetahui apa yang Ia ingin untuk dilakukan, dan karena itu mereka akan berusaha melakukannya--inilah seluruh cara kerja dasar kekristenan. Kehidupan-Nya adalah agama-Nya. Setiap hari yang muncul mendatangkan pelayanan alami sesuai dengan jalurnya.

4. Ingatlah bahwa pelayanan yang diminta-Nya tidak dilakukan dalam gereja manapun. Ia mengatakan, "Dalam semua yang tidak pernah engkau lakukan untuk menolong salah satu dari anak-anak Bapa-Ku, engkau tidak pernah melakukan apapun bagi-Ku". Gereja bukan merupakan tempat untuk pelayanan ilahi. Layanilah sesama Anda manusia, dan Anda akan melayani Tuhan.

5. Nilai panggilan sekuler bagi seorang Kristen adalah penyediaan suatu kesempatan untuk menjalani kehidupan Kristen dengan dukungan anugerah Tuhan, dan keterlibatan yang lebih bersemangat dalam penyerangan terhadap dunia dan apa saja yang diwakilinya.

Tuhan tidak akan kekurangan pekerja di ladang jika kita menempatkan kehidupan kita di dalam tangan-Nya. Pernahkah Anda mempersiapkan diri Anda sendiri dalam hadirat Tuhan sehingga Anda dapat menuai dengan efektif tuaian di hadapan Anda? 


BAB 4: POTRET-POTRET SEJARAH DARI TINDAKAN BELAS KASIHAN
1. John Wesley menulis tentang Wilberforce, "Saya tidak mengerti bagaimana Anda dapat melaksanakan usaha mulia Anda dalam melawan kejahatn keji itu (perbudakan), yang merupakan skandal agama, di Inggris, dan dalam sifat manusia. Kecuali Tuhan membangkitkan Anda khusus untuk hal ini, Anda akan kehilangan tenaga karena perlawanan manusia dan setan-setan. Tetapi jika Tuhan di pihak kita, siapakah yang dapat melawan kita?
"Jangan pergi kepada orang-orang yang membutuhkan Anda, tetapi kepada orang-orang yang paling membutuhkan Anda" (John Wesley). 
2. Seberapa seringkah saya seharusnya berdoa? Sesering bahasa doa bergema dalam hati saya; sesering saya melihat kebutuhan saya untuk mendapatkan pertolongan; sesering saya merasakan kekuatan godaan; sesering saya merasakan kemunduran rohani atau serangan roh keduniawian. Dalam doa kita meninggalkan segala urusan dunia yang sementara ini untuk hal yang kekal, dan pergaulan dengan manusia untuk pergaulan dengan Tuhan. 
"Bersandarlah pada prinsip itu. Pekerjaan Tuhan, dikerjakan dengan cara Tuhan, tidak akan pernah kekurangan persediaan" (Hudson Taylor).
3. Kelemahan besar dalam diri kita, kita seharusnya kewalahan karena besarnya pekerjaan di depan kita, karena bukan ketidaklayakan kita yang memberikan kepada kita pengakuan istimewa atas penggenapan janji-Nya. "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna".
"Jika Yesus Kristus yang adalah Tuhan mati bagi saya, tidak ada pengorbanan yang terlalu besar yang dapat saya berikan kepada-Nya" (C. T. Studd). 

Berikanlah uang Anda kepada orang-orang miskin
Peluklah seorang yang berpenyakit AIDS
Minta maaflah kepada orang-orang yang pernah Anda hina
Berikanlah pakaian dan harta milik Anda kepada orang-orang yang membutuhkannya
Taburlah kasih bukannya kebencian. 


BAB 5: RENUNGAN-RENUNGAN PENYEMBAHAN KONTEMPORER BAGI TINDAKAN BELAS KASIHAN
1. Menggunakan bakat-bakat Anda bagi kemuliaan Tuhan bukan saja memberikan berkat kepada Anda untuk menyaksikan Tuhan bekerja melalui Anda, melainkan juga mencegah orang lain yang tidak memiliki bakat tersebut ditaruh di tempat dimana Anda perlu berada. Tinggikanlah Tuhan atas bakat dan pemberian yang telah diberikan-Nya kepada Anda. Kembalikanlah semuanya itu kepada Tuhan sehingga Ia dapat memakainya seperti yang Ia kehendaki.
2. "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa" (Markus 2:17b). Kita memiliki mandat dari Yesus, dengan kata-kata dan teladan-Nya sendiri, untuk memelihara "orang-orang yang dibuang" masyarakat.
Gereja harus keluar dari balik dindingnya dan mulai mempengaruhi desa melalui suatu pertunjukan kasih dan kuasa Kristus. Alat-alat kita bagi perbaikan adalah kasih Kristus, kebenaran Injil, dan kuasa Roh. 
Inilah saatnya untuk mati bagi diri kita sendiri sehingga orang-orang lain dapat dibangkitkan dalam kehidupan baru.
3. Jika Yesus memandang wajah Anda, dan bertanya kepada Anda, "Apa yang engkau inginkan supaya Aku lakukan bagimu?", apakah yang akan Anda katakan? Anda perlu memikirkannya, karena hati Bapa adalah memberikan kepada Anda apa yang Anda inginkan. Sudahkah Anda belajar untuk meminta kepada Yesus hal yang lebih tinggi, atau apakah Anda masih hanya meminta kepada-Nya uang dan makanan? Dengarkanlah doa-doa Anda dan lihatlah apa yang sedang Anda minta kepada Tuhan.
Bagi Zakheus, menjadi seorang pengikut Yesus berarti memberikan lebih dari setengah uangnya, dan ia percaya bahwa Tuhan akan memenuhi kebutuhan-kebutuhannya jika ia memberi.
4. "Engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota" (Lukas 19:17). Kuasa atas kota-kota! Itulah yang dapat Anda peroleh dari pelaksanaan bisnis yang setia--kuasa dalam kota Anda, dan dalam sembilan kota yang mengelilingi Anda. Saat Tuhan memberikan kepada Anda anugerah untuk memperbanyak, menghasilkan uang, Ia mempunyai tujuan atas hal itu. Ia ingin memberikan kepada Anda kuasa!
5. "Manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati" (1 Samuel 16:7b). Kita dapat mengulanginya seperti ini: manusia melihat kemampuan, tetapi Tuhan melihat hati, karena tahu bahwa kuasa yang akan Ia tempatkan di sana. Orang-orang yang berjalan dalam kuasa Tuhan akan memimpin kebangunan rohani di tempat-tempat bisnis yang akan muncul.
Seringkali kita tidak mengetahui apa yang akan Tuhan lakukan; tetapi, jika kita berjalan dalam kepatuhan, Ia akan memunculkan penggenapan rencana-Nya. 
Tuhan sedang meminta kita MENGHENTIKAN SEGALA SESUATU dan melihat apa yang harus kita lakukan. Karena Yesus adalah teladan kita, luangkanlah waktu untuk pergi sendirian dan berdoa.

BAB 6: POTRET-POTRET KONTEMPORER DARI KEKRISTENAN YANG BERBELAS KASIHAN
Kehidupan
Hidup adalah kesempatan, ambillah keuntungan darinya 
Hidup adalah keindahan, kagumilah ia. 
Hidup adalah kebahagiaan, rasakanlah ia. 
Hidup adalah sebuah impian, sadarilah ia. 
Hidup adalah suatu tantangan, temuilah ia. 
Hidup adalah sebuah tugas, selesaikanlah ia. 
Hidup adalah sebuah permainan, mainkanlah ia. 
Hidup sangat mahal harganya, peliharalah ia. 
Hidup adalah kekayaan, jagalah ia. 
Hidup adalah kasih, nikmatilah ia. 
Hidup adalah rahasia, ketahuilah ia. 
Hidup adalah sebuah janji, genapilah ia. 
Hidup adalah kesedihan, atasilah ia. 
Hidup adalah sebuah nyanyian, nyanyikanlah ia. 
Hidup adalah sebuah perjuangan, terimalah ia. 
Hidup adalah tragedi, hadapilah ia. 
Hidup adalah keuntungan, buatlah ia. 
Hidup sangat berharga, jangan hancurkan ia. 
Hidup adalah hidup, berjuanglah untuknya.

1. Tujuan kita adalah untuk menolong orang banyak yang tidak dapat menolong diri mereka sendiri. Salah satu batu penjuru iman Kristen kita adalah melayani orang-orang lain.
2. Dalam gaya mereka sendiri, setiap pelayanan mengalunkan lagunya kepada pendengar yang berbeda-beda, dengan alat-alat musik berbeda, dengan memakai maestro yang sama--Roh Kudus. Lirik kita adalah "harapan" dan melodinya adalah "kasih". Kasih Yesus mendorong orang yang menyusun orkestra penjangkauan untuk melakukan tindakan yang luar biasa. Kita perlu menemukan tempat kita dalam simfoni belas kasih ini.
3. Saat Maria mengurapi Yesus dengan minyak yang mahal, "...bau minyak semerbak di seluruh rumah itu" (Yohanes 12:3). Bau harum yang diterima Yesus adalah kasih Maria yang bahkan lebih harum dibanding keharuman minyak narwastu itu. Agar kita dapat menyebarkan kasih Yesus kemana saja kita pergi, kita harus mengalaminya lebih dahulu.
4. Dalam caranya sendiri, Marta juga adalah seorang pemburu Tuhan yang bersemangat. Tak seorang pun yang berusaha sekeras Marta untuk menawarkan sebuah "rumah tinggal" kepada seorang penginjil yang berkeliling. Anda memiliki setiap kesempatan untuk menyebarkan bau harum kasih kemana saja Anda pergi. Tetapi Anda harus "memburu Tuhan" lebih dahulu dan menerima kasih supaya dapat memberikannya.

Luangkanlah waktu sebelum Anda memulai hari Anda untuk mengasihi Tuhan dan membiarkan Dia mengasihi Anda. Kemudian bersiaplah untuk sebuah petualangan yang benar-benar luar biasa! 



DOA MARIA DAN RESEP MARTA
TOMMY TENNEY

No comments: