March 21, 2018

3:16 (MAX LUCADO)

BAB I: PERCAKAPAN YANG PALING TERKENAL DI ALKITAB (Yohanes 3:2-21)
1. Kelahiran kembali secara rohani membutuhkan orangtua yang cakap, bukan bayi yang terampil. Ia yang pertama-tama melakukannya harus melakukannya kembali. Pencipta mula-mula menciptakan ulang ciptaannya. Ini adalah tindakan yang Yesus gambarkan.
2. Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Parade harapan 26 kata: bermula dengan Allah, berakhir dengan hidup.

BAB II: TAK SEORANG PUN SEPERTI DIA
1. Alam semesta kita adalah misionaris Allah yang paling utama. "Langit menceritakan kemuliaan Allah" (Mazmur 19:2). Hati nurani adalah sidik jari Allah, bukti keberadaan-Nya. 
2. Allah itu kudus. Setiap keputusan tepat. Setiap kata jitu. Tak pernah keluar batas atau salah tempat. Bahkan tak tergoda untuk membuat kesalahan. "Allah kebal terhadap kejahatan" (Yakobus 1:13, MSG). 
3. Dia yang memegang kartu AS, memegang hati Anda. Dia yang membentuk Anda tertarik pada Anda. Kekuatan tak terkalahkan yang dinyalakan oleh kasih yang tak dapat dihentikan. "Jika Allah ada di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? " (Roma 8:31).
4. "Nak, semuanya ini akan baik-baik saja". Allah membisikkan hal yang sama kepada Anda. Anda merasakan lengan-Nya. Percayailah Dia. Yang Anda dengar itu adalah suara-Nya. Yakinilah Dia. Izinkanlah satu-satunya pengambil keputusan di alam semesta menghibur Anda. Hidup terkadang kelihatan hancur berkeping-keping, tampak tak dapat diperbaiki. Namun, semua akan baik-baik saja. Bagaimana Anda bisa tahu? Karena Allah begitu mengasihi dunia ini. 
5. Karena Dia tak punya kebutuhan, Anda tak dapat membuat-Nya lelah. Karena Dia tak punya umur, Anda tak dapat kehilangan Dia. Karena Dia tak punya dosa, Anda tak dapat merusak Dia. 

BAB III: HARAPAN UNTUK HATI YANG KERAS
1. Hati kita menjadi keras sebagai respons yang tidak sehat terhadap rasa takut.
2. Hati yang keras menghancurkan, tidak hanya hidup Anda, tetapi juga hidup anggota keluarga Anda.
3. Kita lari dari Pribadi yang paling tepat yang dapat menolong, namun Dia tidak menyerah. Dia mengasihi. Dia mengejar. Dia bersikukuh. Dan acap kali, sebuah hati pun mulai melembut. 
4. Ingatan yang pendek membuat hati menjadi keras. Buatlah catatan yang rinci tentang berkat-berkat Allah. Menyimpan dosa membuat hati kita keras. Pengakuan melembutkan kita.
5. Apakah hati Anda keras? Bawalah kepada Bapa. Anda hanya sejauh doa dari kelembutan. Anda hidup di dunia yang keras, tetapi Anda tak perlu hidup dengan hati yang keras. 

BAB IV: KETIKA ANDA DITENDANG KELUAR
1. Kasih agape. Tidak terlalu seperti kasih, lebih merupakan sebuah keputusan; tidak terlalu seperti perasaan, lebih merupakan sebuah tindakan.
2. Mengapa menukar surga dengan toko kayu? Satu jawaban: KASIH. Kasih menjelaskan mengapa Dia datang. Kasih menjelaskan bagaimana Dia bertahan. 
3. Kebaikan Anda tak dapat memenangkan kasih Allah. Ataupun keburukan Anda pun tak mampu menghilangkannya. 
4. Yang lain merendahkan Anda. Allah mengklaim Anda. Izinkanlah suara paling berkuasa di alam semesta berkata, "Engkau masih bagian dari rencana-Ku".

BAB V: SATU-SATUNYA DAN HANYA SATU-SATUNYA
1. Yohanes 3:16 menawarkan janji yang identik pada Anda. Ayat itu mengangkat Kristus ke posisi tinggi, memahkotai Dia dengan gelar yang paling agung, "Anak-Nya yang tunggal".
2. Yesus menikmati keakraban dengan Allah, suatu hubungan timbal balik yang tidak dimiliki Bapa dengan siapapun yang lain.
3. ‎Bagi semua yang merasa hidupnya terasa seperti layang-layang yang jatuh, Dia berkata, "Kita dapat memperbaikinya. Izinkanlah Aku mengajarimu. Izinkanlah Aku mengajarimu bagaimana menangani keuanganmu, hari-hari Senin yang panjang, dan mertua rewel. Izinkanlah Aku mengajarimu mengapa orang berkelahi, kematian datang, dan pengampunan itu berguna. Namun di atas semuanya, izinkanlah Aku mengajarimu mengapa kamu ada di dunia ini".

BAB VI: HATI YANG DIA TAWARKAN
1. "Mari bertukar jantung hati. Jantung hati saya kuat; jantungmu rapuh. Jantung hati saya murni, jantungmu sakit. Ambillah jantung saya dan nikmatilah kekuatannya. Berikan saya jantungmu. Saya akan menahan detaknya yang tak beraturan". Dimana Anda menemukan dokter semacam itu? Anda dapat menghubungi-Nya di nomor ini--3:16. Di jantung ayat ini, Ia berurusan dengan jantung masalah hati kita,  "Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal".
2. ‎Walaupun sehat, Yesus mengambil penyakit kita ke dalam diri-Nya. Walau sakit, kita yang menerima tawaran-Nya dinyatakan sehat. Lebih dari sekadar diampuni, kita dinyatakan tidak bersalah. Kita memasuki Surga, bukan dengan hati yang dipulihkan, namun dengan hati-Nya. Itu seolah-olah kita tak pernah berdosa. Bacalah dengan hati-hati pengumuman Paulus, "Jadi, siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: Yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang" (II Korintus 5:17).

BAB VII: KEBIJAKAN "SETIAP ORANG" SURGA
1. Setiap orang membuat jelas: Allah mengekspor anugerah-Nya ke seluruh dunia. Bagi mereka yang berupaya membatasinya, Yesus punya satu frasa: setiap orang.
• "Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga" (Matius 10:32).
• ‎"Siapa saja yang mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan siapa saja yang kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya" (Matius 10:39).
• ‎"Siapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku" (Markus 3:35).
• ‎"Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum" (Markus 16:16).
• ‎"Siapa saja yang percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi siapa saja yang tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya" (Yohanes 3:36).
• "Siapa saja yang minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya" (Yohanes 4:14).
• ‎"Siapa saja yang datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang" (Yohanes 6:37).
• ‎"Setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya" (Yohanes 11:26).
• ‎ "Siapa yang haus, hendaklah ia datang, dan siapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!" (Wahyu 22:17)
2. Allah menerima Anda bagaimanapun Dia menemukan Anda. Tak perlu bersih-bersih atau memanjat naik. Cukup melihat ke atas. Kebijakan "setiap orang" Allah punya keuntungan "bagaimanapun".
3. ‎Pengakuan menit terakhir menerima anugerah yang sama dengan seorang pelayan seumur hidup? Tampaknya tidak adil. Para pekerja di perumpamaan juga mengeluh. Sehingga si tuan tanah, dan Allah, menjelaskan hak prerogatif si pemilik, "Apakah aku tidak boleh menjalankan pilihanku atas harta milikku?" (Matius 20:15, RSV).
4. ‎Kita kehilangan banyak dalam hidup-- keseriusan menjalani hidup, kesanggupan membayar utang, dan kewarasan. Kita kehilangan pekerjaan dan kesempatan, dan kita kalah dalam cinta. Kita kehilangan masa muda dan kekuatannya, idealisme dan mimpinya. Kita kehilangan banyak, namun kita tak pernah kehilangan tempat kita dalam daftar "setiap orang" Allah.
5. ‎Tak ada status terlalu rendah. Tak ada jam terlalu terlambat. Tak ada tempat terlalu jauh. Bagaimanapun. Kapanpun. Dimanapun. Setiap orang termasuk Anda... selamanya.

BAB VIII: PERCAYA DAN MENERIMA
1. Ajakan Yesus terdengar sangat mudah. Coba kita ganti dengan kata kerja lainnya. Bekerja terdengar menyenangkan. "Setiap orang yang bekerja kepada-Nya tidak akan binasa". Memuaskan sepertinya juga cocok. "Setiap orang yang memuaskan-Nya tidak akan binasa". Akan tetapi, percaya? Haruskah saya melakukan sesuatu yang lebih?
2. Penebusan sebenarnya sangat sederhana. Allah bekerja dan saya memercayainya. Seperti halnya pikiran yang menggangu Nikodemus. Pasti masih ada yang lain. Yesus menenangkan seorang profesor yang mendatangi-Nya dengan hukum Taurat, kitab kesayangan Nikodemus.
"Dan seperti Musa meninggikan ular tembaga pada sebuah tiang di padang gurun, begitu juga Anak Manusia akan ditinggikan, sehingga setiap orang yang percaya kepada-Nya akan beroleh hidup kekal" (Yohanes 3:14-15, NLT).
3. Kristus berkata kepada kita seperti ucapan gadis yang memegang tali itu kepada saya: "Yang perlu Anda lakukan adalah memercayai. Percayalah bahwa saya akan melakukan sesuatu yang tidak mampu Anda lakukan"

BAB IX: GENGGAMAN ALLAH YANG PENUH RAHMAT
1. Kata "percaya kepada-Nya" tidak dicerna baik oleh kita yang merasa mampu mencukupi makanan rohani sendiri. Dan toleransi merupakan sisi baik kita. "Kepada-Nya" menimbulkan anggapan adanya pengecualian. Bukankah semua jalan itu menuju surga? Semua agama dan kemanusiaan? Penebusan bisa berupa apa saja, bukan? Dalam hal ini, Kristus berjalan menuju ke hulu. Penebusan ditemukan, bukan di dalam diri kita ataupun orang lain, melainkan di dalam-Nya.
2. ‎Tak seorangpun, kecuali Yesus "mengamankan Anda". Anda mungkin saja terpeleset-- tentu saja Anda akan mengalaminya-- tetapi Anda tidak akan benar-benar terjatuh. Oleh karena itu, ajakan-Nya adalah percaya "kepada-Nya". Jangan percaya kepada diri Anda sendiri; Anda tidak bisa menyelamatkan diri Anda sendiri. Dan jangan percaya kepada orang lain; mereka juga tidak bisa menyelamatkan Anda.
3. ‎Tidak semua jalan menuju Allah. Yesus menunjukkan bahwa Dialah satu-satunya jalan, dan bukan kita yang menyelamatkan diri sendiri. Dia memperjelas satu-satunya jalan setapak yang tidak dikotori berbagai usaha manusia. Kristus hadir, bukan untuk orang-orang yang kuat; bukan untuk orang yang benar, melainkan untuk orang yang berdosa. Kita melewati jalan-Nya dengan mengakui kebutuhan kita, bukannya pemenuhan akan hal-hal baik yang kita lakukan. Dia menawarkan ajakan untuk menjadi sesuatu yang unik bagi-Nya dimana Dia berkarya dan kita memercayai-Nya, Dia mati dan kita menjadi hidup, Dia mengundang dan kita percaya kepada-Nya.

BAB X: KEJUTAN SUPERBESAR DARI NERAKA
1. Yesus menggambarkan panjangnya surga dan neraka dengan kata sifat yang sama: kekal. "Mereka menuju hukuman yang kekal, tetapi orang benar akan menuju kehidupan kekal" (Matius 25:46, RSV). Usia neraka sama panjangnya dengan surga. Banyak orang binasa di neraka. Harapan binasa. Kebahagiaan binasa. Namun, tubuh dan jiwa para penyangkal Allah tetap di luar. Di luar surga, di luar harapan, dan di luar jangkauan kebaikan Allah.
2. ‎"Aku tidak gembira atas kematian orang yang jahat, tetapi Aku lebih suka jika mereka berbalik dari kelakuan mereka dan hidup" (Yehezkiel 33:11, NIV). Allah tidak berkehendak supaya mereka binasa, tetapi bukti bahwa beberapa orang binasa dapat mempertegas keadilan Allah. Allah pasti akan menghukum dosa.
3. ‎Kejutan terbesar neraka adalah: Kristus masuk kesana supaya bukan Anda yang masuk kesana. Bagaimanapun, Dia tidak layak masuk neraka. Dia bangkit, bukan hanya dari kematian, melainkan juga dari keterpurukan. "Melalui kematian-Nya Dia memusnahkan dia, yaitu iblis yang berkuasa atas maut" (Ibrani 2:14, NKJV).
4. ‎Syukur kepada Kristus, karena bumi ini bisa saja menjadi tempat terdekat bagi Anda untuk menuju neraka. Namun, hanya melalui Kristus, bumi ini bisa menjadi tempat terdekat bagi Anda untuk menuju surga.
5. ‎Menghadapi kematian dengan rasa takut atau iman, cemas atau sukacita. "Setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa..." Allah memberikan penawaran. Kita yang memilih.

BAB XI: YANG MEMBUAT SURGA MENJADI SURGAWI
1. Allah tidak pernah menganggap bumi yang diciptakan-Nya itu buruk, kitalah yang keliru memperlakukannya. Lagipula, Dia adalah Allah yang memperbarui, bukan yang membinasakan. Dia memulihkan, memperbaiki kembali, membuat jadi baru. "Dalam penciptaan kembali dunia ini, ketika Anak Manusia akan berkuasa dengan penuh kemuliaan, engkau yang telah mengikuti Aku juga akan turut berkuasa" (Matius 19:28, MSG).
2. ‎"Tak ada hal-hal tak murni yang memasuki kota itu" (Wahyu 21:27, TEV). Berhentilah sejenak dan biarkan janji ini meresap dalam diri Anda. Dapatkah Anda membayangkan keberadaan Anda yang tanpa dosa kelak?
3. ‎"Dunia ini sedang lenyap, beserta nafsu yang ada padanya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah akan menetap selamanya" (I Yohanes 2:17, NKJV). Anda akan berada pada keadaan terbaik Anda selamanya! Anda akan menikmati relasi dengan orang lain dalam kondisi mereka yang sangat prima. Seluruh pergunjingan akan lenyap dan kecemburuan akan dicabut. Dia akan menyedot tetes terakhir kejengkelan dari ujung terjauh jiwa Anda. Anda akan menyukai hasil akhirnya. Tak seorangpun akan meragukan kata-kata Anda, mempertanyakan motivasi Anda, atau berkata jahat di belakang Anda. Kuasa Allah untuk mengusir dosa menghentikan segala permusuhan.
4. ‎Dunia Allah yang baru akan ditandai dengan peningkatan. Peningkatan planet-planet? Warna? Musik? Tampaknya demikian. Apa yang dilakukan oleh seorang pencipta selain menciptakan?
5. ‎Yesus menyediakan tempat bagi Anda. Suatu tempat yang sempurna bagi orang-orang sempurna yang diawasi oleh Tuhan yang sempurna. Dan pada saatnya nanti, Dia akan datang dan membawa Anda pulang.

BAB XII: KATA TERAKHIR DALAM HIDUP
1. Impian "seandainya saja" bersembunyi di masing-masing kisah hidup. "Seandainya saja aku dapat mendapatkan pasangan... karier... mobil Mustang '65 warna merah cerah yang harganya terjangkau". Satu-satunya penghalang antara Anda dan berkat adalah "seandainya saja".
2. ‎Di dalam kehidupan ada banyak kekecewaan. Dan bagaimanakah Anda tahu Kristus tidak akan menjadi salah satu dari hal yang mengecewakan itu? Jujurlah. Beranikah Anda memercayai bahwa Dia memberikan apa yang sudah Dia janjikan? Hidup. Hidup kekal. "Setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup kekal" (Yohanes 3:16).
3. ‎Yesus menawarkan zoe, bahasa Yunani untuk "hidup seperti yang dimiliki Allah". Sedangkan bios, istilah sekandungnya adalah hidup secara luas, zoe adalah hidup secara mendalam. Yesus tidak banyak bicara soal lama atau singkatnya hidup, tetapi lebih menekankan pada kualitas, vitalitas, energi, dan kepuasan. Anda akan menyukai cara Dia meraihnya. Dia menghubungkan kembali jiwa Anda dengan Allah.
4. ‎Jangan sampai ketinggalan mujizat batin yang tak kelihatan, yang dipicu oleh kepercayaan. Allah menempatkan kita kembali ke status Taman Eden. Apa yang dulu dialami Adam dan Hawa, kini kita alami! Keluarga pertama berjalan bersama Allah; kita pun dapat melakukannya. Mereka dapat mendengar suara-Nya; kita juga dapat. Mereka telanjang dan tidak merasa malu; kita dapat tampil apa adanya dan tidak takut. Tidak perlu berlari dan bersembunyi lagi.
5.Dapatkah Yesus benar-benar menggantikan kematian dengan kehidupan? Dia melakukan sendiri pekerjaan yang meyakinkan. Kita dapat memercayai-Nya karena Dia pernah melakukannya.


MAX LUCADO



No comments: