August 20, 2018

GELORA CINTA MENIKMATI PESTA RAJA-RAJA (PETRUS AGUNG)

BAB 1: GELORA CINTA
1. Tentang Daud, Dia berkata: "He is a man whose heartbeat to My heart". Dia adalah orang yang detak jantungnya terarah kepada jantung-Ku. A man who will do what I tell him, orang yang melakukan apapun yang Aku perintahkan kepadanya.
2. I Samuel 16:1; Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku." Kata "minyak" yang dipakai disini dalam kata aslinya itu dari "syemen", yang artinya sifat dan karakter Tuhan di dalam kapasitas kesanggupan-Nya untuk mengimpartasi apa yang Dia mau impartasikan.
3. Dia hanya mau berkata: "Izinkanlah Aku menyembuhkan dan memulihkanmu", sebab ini yang terpenting buat kita. Sebab itu belajar jujur membuka hati kita. Sekalipun keadaan kita hancur-hancuran, dengan Tuhan dibuat berhasil.
4. Pencarian Roh dengan mudah didapatkan, karena Roh Kudus segera masuk dan memenuhi kita, tetapi pencarian jiwa itu yang seringkali mengerikan.
5. Saya percaya Tuhan akan mengerjakan sesuatu dalam diri Anda. Tidak mungkin detak jantung Daud tertuju ke Tuhan kalau tidak mengalami keajaiban cinta Yonatan. Tuhan mencari banyak orang yang Dia bisa curahkan isi hati-Nya seperti itu.

BAB 2: ARTI KECEMBURUAN TUHAN
1. "Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan" (Matius 12:18). Jiwa adalah pikiran, perasaan, dan kehendak manusia kita. Apa yang dari pikiran kalau disampaikan akan menginformasi pikiran kita, yang dari hati akan menyentuh hati orang lain, tetapi yang dari hidup akan mengubah hidup orang.
2. Tuhan berkata: "Kenapa Aku mau jiwamu sembuh?" Sebab Roh-Ku tinggal di dalam manusia batiniahmu, untuk menguatkan rohmu, maka tidak ada masalah dengan rohmu. Tetapi ketika Aku mulai bicara perasaan-Ku, apa yang Aku rasakan, engkau ada dalam kebekuan tertentu, sehingga tidak mungkin Aku bisa mengungkapkan perasaan-perasaan-Ku supaya engkau bisa menangkap dan mengerti yang Aku rasakan.
3. "Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu" (Yakobus 1:21). "Kejahatan": super fluity of naughtiness atau kenakalan yang sampai luber. Cara untuk membuang kenakalan itu yaitu dengan tongkat didikan untuk mengikis. Kalo kenakalan jiwamu tidak segera diurusi, Anda membangkitkan kecemburuan Tuhan.
4. Tangan-Nya sebenarnya bisa bertindak saat cemburu, tetapi kasih-Nya terlalu besar terhadap kita. Memang akhirnya ada waktunya untuk Dia bertindak. Kalau cinta manusia karena ingin memiliki dan egois, cinta Tuhan itu sekalipun juga ingin memiliki kita, tetapi karena Dia tahu diluar kepemilikan-Nya kita pasti hancur.
5. Seringkali keadilan Tuhan itu datangnya lambat sekali, yang membuat lama itu karena pengampunan dan doa mereka. Anda mengerti bahwa Tuhan itu seringkali frustasi, dan yang membuat Dia frustasi itu sebenarnya adalah kasih-Nya.

BAB 3: BELAS KASIHAN
1. Kalau orang jatuh cinta dengan Tuhan, akan keluar perasaan cintanya dari kedalaman hatinya, yang menjadikan orang itu mau melakukan apapun yang Tuhan perintahkan kepadanya.
2. Dalam perumpamaan anak yang hilang, menurut saya kalau harta yang Dia berikan kepada anak bungsunya yang Dia tahu akan habis itu, sebenarnya yang Dia maksudkan adalah sebagai alat pembayaran untuk jalan pulang bagi si bungsu. Ada suatu biaya jalan pulang yang Dia sediakan, yang secara manusia tidak bisa kita mengerti, yaitu belas kasihan.
3. "Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan" (II Korintus 1:3). Bahasa Inggrisnya bukan sekedar dikatakan the father of compassion, tetapi juga the God of all comfort. Ketika seseorang menderita, sebenarnya Tuhan mengizinkan ada penderitaan yang harus dilewati, maka Allah dari belas kasihan itu menghibur kita untuk meringankan penderitaan kita. Dikatakan: "...sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah".
4. Belas kasihan itu seperti pakaian yang harus Anda kenakan, belas kasihan tidak muncul dari manusiamu sendiri, karena kita punya tabiat dosa. Belas kasihan yang dari Tuhan merupakan anugerah pemberian-Nya dalam kehidupan kita. Kata "com" dan "passion" ketika digabungkan maka artinya Anda ikut merasakan penderitaan orang lain. Hal itu tidak pernah bisa terjadi sebelum dengan Tuhan Anda dibereskan.
5. "Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur" (Matius 5:4). Kata "berdukacita" sebenarnya dari kata "broken hearted", adalah hati yang hancur oleh karena ada hal-hal yang menghancurkan hati Tuhan,  sampai Tuhan berkata, "Berbahagialah orang yang berdukacita karena mereka akan dihibur". Dia berkata "berbahagia" karena dengan itu belas kasihan-Nya bisa Dia salurkan.

BAB 4: SORGA KECIL
1. Tidak ada orang yang bisa memberikan nyawanya kepada orang lain, kecuali di dalam kasihnya itu ada gelora yang luar biasa.
2. Saat Yesus berduka karena kabar kematian Yohanes Pembaptis, orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, bukan untuk berkata: "Tuhan, aku simpati dengan kedukaan-Mu", mereka datang dengan segala kebutuhannya masing-masing dalam situasi seperti itu. Alkitab berkata: "Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, dan disembuhkan mereka semua dari sakitnya". Dia mau mengatakan: "I give up My little heaven. Aku serahkan sorga kecil-Ku. Sebenarnya Aku hanya ingin punya sorga kecil-Ku dengan menyendiri, tetapi orang berbondong-bondong datang, maka Aku serahkan sorga kecilku untuk melayani mereka".
3. Ada orang yang berani berkata: "aku serahkan sorga kecilku", apakah Anda berani berkata yang sama? Mungkin itu adalah kenyamanan, harga diri, harta, gengsi, hobi, ikatan tertentu, yang Anda berkata "jangan diusik yang satu ini".

BAB 5: TINGGAL DALAM PILIHAN HIDUP
1. Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia (Lukas 1:38). Jangan pernah berpikir dengan penyerahan sorga kecilmu, maka selesailah urusan Anda. Karena sesungguhnya itu baru permulaan dari sebuah perjalanan rohani yang kalau Anda tidak berhati-hati ujungnya bisa membawa kepahitan yang luar biasa.
2. Anda akan dibawa kepada suatu pengalaman yang menyebabkan Anda berkata: "Dari buahnya aku tahu luar biasa, tetapi ada sisi yang aku tidak bisa mengerti". Pilihannya hanya dua, menyimpannya di hati atau membiarkan itu terus menggerogoti perasaanmu. Kalau orang Kristen main di perasaan, dia akan terus kecewa. Karena banyak yang Anda tidak tahu, kelak Anda akan mengerti setelah Anda mengalaminya sendiri. Jangan biarkan perasaanmu memimpin, simpan saja dalam hati, ada waktunya kelak Tuhan akan membuka semuanya. 
3. Bisa jadi orang lain diberitahu lebih dulu sebelum kita diberitahu apa yang Tuhan mau atas kehidupan kita. Tetapi Anda tidak boleh melangkah berdasarkan perkataan orang lain, Anda harus menanti Bapa di sorga berbicara lewat Roh-Nya di dalam hidupmu.
4. Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!" Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya (Yohanes 19:25-27). Maria dititipkan ke Yohanes, murid kesayangan-Nya karena hanya orang yang kenal detak jantung Tuhan yang bisa memberikan kenyamanan yang menyembuhkan.
5. "Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya, aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu. Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku. Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan. Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya" (Mazmur 73:21-26). Tetap tinggal dengan Tuhan itu yang paling aman. Lari dan kabur tidak menyelesaikan masalah, tetapi akan menambah masalah. "Father, I don't understand, but I won't question, I trust You".

BAB 6: EMPAT JALAN PENYERAHAN JIWA
1. "Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia" (I Petrus 4:19). Melakukan kehendak Allah itu luar biasa, ditambah lagi kalau kehendak Allah itu Anda harus menderita bagi-Nya, hal itu membuat Tuhan disukakan. Bukan karena Tuhan senang melihat penderitaan kita, tapi Tuhan menemukan orang yang punya hati dan pikiran yang sama seperti Dia, yang tidak mementingkan diri sendiri.
2. Yang dimaksud dengan "penyerahan jiwa" yaitu cara merespon dengan benar apa yang terjadi di dalam kehidupan kita.
3. Empat cara penyerahan jiwa:
a. Cara natural
Ketika Tuhan menyuruh Abraham ke tanah Kanaan, Terah hanya membawa Abraham sampai ke Haran. Ketidaktaan Abraham membuat Tuhan bungkam. Banyak orang harus berhadapan dengan "kematian", sesuatu atau seseorang yang telah memimpin hidupnya menggantikan Tuhan, seperti kematian Terah.
b. Cara logika
Dalam pasal 11 bapaknya Abraham diambil, dalam pasal 13 keponakannya disingkirkan, semua dengan cara yang sangat logis. Kalau Anda tidak mengerti Alkitab, logika iman tidak akan muncul dalam hidupmu. Kalau logika imanmu berkata: "ya memang harus dilepaskan", ya lepaskan, karena tidak ada pilihan lain lagi.
c. Cara ketidakadilan
"Adanya saja perkara di antara kamu yang seorang terhadap yang lain telah merupakan kekalahan bagi kamu. Mengapa kamu tidak lebih suka menderita ketidakadilan? Mengapakah kamu tidak lebih suka dirugikan?" (I Korintus 6:7).
Hanya orang yang kuat rohnya yang bisa mengerti bahwa itu memang kehendak Tuhan, dan kita harus menyerah total dengan apa yang Dia mau.
d. Cara penyerahan jiwa
Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku" (Kejadian 22:12).
Yang keempat adalah cara kerelaan. Tuhan akan datang kepadamu dengan berkata: "Boleh tidak Aku minta yang paling berharga dari hidupmu?"
4. Keuntungan setelah melewati 4 tahap itu adalah hidupmu akan menyentuh ribuan bahkan puluhan ribu orang, menjadi saluran berkat bagi banyak orang.

BAB 7: MENCEMARI PERANG TUHAN
1. Seperti dalam I Samuel 25:25-29, ketika kita sedang dibawa oleh Tuhan melakukan perang Tuhan, perang ini bisa cemar manakala kita mencemari tangan hidup kita dengan mencoba mencari keadilan sendiri.
2. Walaupun Anda merasa dikecewakan, walaupun menurut logika manusia Anda benar, belum tentu Tuhan ada di pihakmu dan membenarkan tindakanmu.
3. Kita harus belajar:
a. Menjaga hati, jangan merasa diri benar dan tidak pernah berdosa, pasti akan dibela Tuhan
b. Kebenaran tetap kebenaran, tetapi kalau caramu menyampaikan itu sampai menjamah orang yang diurapi, itu lain cerita. "Jangan mengusik orang-orang yang Kuurapi, dan jangan berbuat jahat kepada nabi-nabi-Ku" (Mazmur 105:15).

BAB 8: PEMULIHAN YANG CEPAT
1. Akan tetapi ketika murid-murid itu berdiri mengelilingi dia, bangkitlah ia lalu masuk ke dalam kota. Keesokan harinya berangkatlah ia bersama-sama dengan Barnabas ke Derbe. Paulus dan Barnabas memberitakan Injil di kota itu dan memperoleh banyak murid. Lalu kembalilah mereka ke Listra, Ikonium dan Antiokhia (Kisah Rasul 14:20-21). Setiap tentara Tuhan harus hidup dalam habitatnya, setiap orang yang tahu panggilan hidupnya adalah berperang, janganlah membangun peraduan empuk untuk diri sendiri. Kalau Anda tidak cepat kembali ke habitatmu, Anda pasti mati.
2. Simson tidak mati dalam pertempuran, dia masuk dalam habitat yang salah, hidup dalam kenikmatan. Kalau hidup kita dibiarkan tidak segera memenuhi panggilan Tuhan dengan alasan apapun, Anda sudah membunuh rohmu sendiri.
3. II Samuel 19:5b-8 Daud menghiraukan perkataan Yoab sehingga bisa memenangkan rakyatnya kembali. Anda adalah seorang warrior, mari lakukan perang Tuhan, jangan membunuh dirimu sendiri perlahan-lahan dengan konyol dan cengeng.
4. Pada hari itu dihitunglah jumlah bani Benyamin dari kota-kota lain itu: dua puluh enam ribu orang yang bersenjatakan pedang, belum termasuk penduduk Gibea, yang terhitung tujuh ratus orang pilihan banyaknya. Dari segala laskar ini ada tujuh ratus orang pilihan yang kidal, dan setiap orang dari mereka dapat mengumban dengan tidak pernah meleset sampai sehelai rambutpun (Hakim-hakim 20:15-16). Mereka tidak bisa menggunakan tangan kanannya untuk berperang karena menderita luka parah. Karena itu mereka melatih tangan kiri mereka dan Alkitab mengatakan mereka adalah orang-orang pilihan.

BAB 9: MENIKMATI KEMAKMURAN DAN KESEHATAN
1. Bagian undian yang ditentukan bagi suku Manasye, sebab dialah anak sulung Yusuf, ialah demikian: Kepada Makhir, anak sulung Manasye, bapa Gilead, telah diberikan Gilead dan Basan, karena ia seorang tentara (Yosua 17:1). Gilead dan Basan merupakan simbol dari kelimpahan tanah Kanaan. Diberikan kepada seorang tentara karena disitu tinggal para raksasa.
2. Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus. Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain (II Timotius 2:1-2). Orang Kristen harus kuat dalam anugerah, yang pertama dia menikmati anugerah, dan yang kedua dia menyalurkan anugerah.
3. Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus. Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya (II Timotius 2:3-4). Kalau Anda ingin mendapatkan yang terbaik dari tanah Kanaan, tidak ada pilihan lain kecuali Anda harus sanggup menderita seberat apapun. Sebab tidak ada kemuliaan, berkat apapun tanpa penderitaan yang mendahuluinya, selalu ada proses kesakitan mendahului apa yang Tuhan mau berikan dalam kehidupan kita.


PETRUS AGUNG PURNOMO

No comments: