TUJUH: MENYERANG KEMARAHAN ANDA
1. Kemarahan begitu sukar dipahami dan sangat berbahaya karena menyala tiba-tiba, penuh kekuatan, dan bodoh. Kemarahan tidak mempertimbangkan masa depan dan keselamatan pribadi. Kita tahu bahwa benda peledak bukan saja berbahaya bagi sasarannya, melainkan juga bagi mereka yang menyalakannya dan orang-orang lain yang tidak bersalah.
2. Kemarahan tanpa dosa adalah kemarahan yang diperlihatkan Yesus di Bait Suci. Kemarahan-Nya adalah kemarahan benar yang diarahkan pada ketidakadilan terhadap rakyat biasa (penjual memenuhi pelataran Bait Suci yang dikhususkan untuk bangsa lain yang mau menyembah Allah) dan Allah. Kemarahan-Nya bukan tentang diri-Nya melainkan tentang Allah.
3. Bagaimana dapat mengatasi kemarahan?
a. Jangan pelihara kemarahan Anda
Alkitab mengatakan untuk tidak membiarkan matahari terbenam sebelum kemarahan kita mereda, artinya supaya Anda membersihkan hati sebelum hari tersebut berlalu.
b. Jangan latih kemarahan Anda
Salah jika kita mengatakan orang tertentu "membuat kita marah". Kita menjadi marah karena sudah memiliki kemarahan di dalam diri kita, dan kita mengizinkan seseorang untuk menariknya keluar.
c. Jangan berbicara tentang kemarahan Anda
Kata-kata sangat berkuasa sehingga tidak dapat digunakan secara ceroboh. Daripada menyakiti perasaan orang lain, kita dapat menghabiskan waktu membangun mereka, dengan menggunakan lidah sebagai bejana kasih karunia.
d. Jangan sebarkan kemarahan Anda
Kemarahan yang mendatangkan dosa tidak menegur kesalahan, melainkan memanjakan diri dalam tindakan emosional.
e. Balikkanlah kemarahan Anda
Kita membalikkan tanggapan dasar manusia di kepala mereka. Kita membayar kebalikan dari yang kita rasakan atau apa yang telah dilakukan kepada kita. Diperlukan hikmat, kedewasaan, dan pengendalian diri.
4. Kita memiliki kasih, kelemahlembutan, dan pengampunan yang berlimpah. Kita mencurahkan berkat dan pembebasan. Menerima semua yang salah, jahat, dan penganiayaan yang dilontarkan dunia, kemudian membalasnya dengan takaran ganda kasih dan belas kasihan, adalah bukti nyata tentang Allah. Itu adalah kesaksian paling kuat yang dapat Anda berikan.
5. Kemarahan dapat diakhiri. Kita melakukannya kalau kita membalikkan dan melepaskannya kepada Allah. Kebaikan membalas kejahatan. Berkat membalas kutuk. Belas kasihan membalas serangan. Pada saat kita melakukannya, mujizat terjadi. Pada hari kita melakukannya, kita dimerdekakan dari penjara yang kita buat sendiri dan dikaruniai kebebasan untuk hidup dalam kedamaian dan sukacita.
DELAPAN: MELAWAN KEBENCIAN ANDA
1. Kebencian adalah kemarahan yang berlipat ganda sejalan dengan waktu. Kebencian tidak surut seperti kemarahan, tetapi mengintai di bawah permukaan, tidak terdeteksi.
2. Jika ada hubungannya dengan catatan pajak, kertas bisnis, dan transaksi rumah tangga, pengaturan pencatatan sangat dianjurkan. Tetapi jika berhubungan dengan transaksi yang kita sebut hubungan, kita perlu membuang semua buku. Kasih, menurut Paulus dalam I Korintus 13, tidak menyimpan buku-buku utang. Kasih ingat untuk melupakan.
3. Kepahitan Anda akan mewarnai semua hubungan Anda. Itu akan mempengaruhi pernikahan, persahabatan, bahkan hubungan Anda dengan Allah. Kebencian mencekik apapun yang disentuhnya.
4. Lima langkah untuk melawan kebencian:
• Pertimbangkanlah itu kembali
Kebencian memberikan kepada seseorang perasaan lebih tinggi dari orang-orang yang mereka benci. Kita perlu mempertimbangkan lagi, seperti itukah kehidupan yang Anda ingin jalani? Satu pikiran waras akan menyembuhkan banyak sekali kebencian yang salah tempat.
• Tuliskanlah itu
Keluarkanlah perasaan-perasaan itu, taruhlah di atas kertas di depan Anda, dan pandanglah semuanya dalam terang. Mungkin hal, orang, atau keadaan itu tidak layak sama sekali mendapatkan seluruh energi emosional yang Anda curahkan.
• Keluarlah
Pergilah keluar dan lakukanlah olahraga. Buang sebagian emosi Anda bersama dengan keringat.
• Bicarakanlah itu
Bicaralah kepada Allah, mintalah kepada-Nya untuk menolong supaya Anda dapat melihat kedalaman kasih, kemurahan, anugerah, dan pengampunan-Nya. Kita dapat mengampuni karena Allah telah mengampuni kita.
• Lupakanlah itu
Jadilah pelupa yang pemurah dan teliti. Sedikit amnesia selektif tidak akan menyakiti siapapun, sebaliknya justru menghindari banyak kesedihan.
SEMBILAN: MELUCUTI KEBIMBANGAN ANDA
1. Dalam bahasa Yunani, kata kebimbangan mengandung makna ketidakpastian. Kebimbangan bukan lawan dari iman, melainkan kesempatan iman, penderitaan yang bertambah besar dari roh yang sedang giat mencari-cari. Musuh utama iman adalah ketidakpercayaan, tetapi kebimbangan adalah kaki yang diperlukan untuk mengadakan perjalanan. Kebimbangan berdiri di pinggir pengertian masa lampau dan dengan susah payah menjangkau daerah baru.
2. Menghadapi kebimbangan:
a. Kebimbangan tumbuh dalam pengasingan
Kebimbangan adalah keadaan yang baik untuk memeriksa perasaan kita. Tetaplah bergaul dengan para sahabat Anda, dan Anda akan mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk bersandar pada iman.
b. Kebimbangan menuntut bukti
Kebimbangan sejati tidak pernah berpaling dari kenyataan, kemanapun kenyataan itu mengarah. Dengan keras kepala, kebimbangan mengejar kebenaran. Bertanyalah kepada Allah dengan hati yang jujur, dan Ia akan selalu menjawab Anda.
c. Kebimbangan membawa kita kembali kepada Kristus
Pertanyaan muncul di awal perjalanan, tetapi jawaban akhirnya datang dalam pengalaman kita sewaktu berusaha untuk menjamah dan merasakan serta sewaktu diri kita dijamah oleh kuasa tangan berlubang bekas paku.
d. Kebimbangan memperdalam iman kita
Keyakinan adalah upah bagi orang yang tekun mencari. Kebimbangan dengan sendirinya tidak berguna, kecuali jika menuntun kita ke arah tertentu.
e. Kebimbangan memperkokoh iman kita
Saat pertanyaan Anda terjawab semua, apakah yang akan terjadi? Suatu teriakan, tentunya. Pertanyaan yang jujur mengarah pada pernyataan yang penuh kuasa.
3. Melucuti kebimbangan Anda:
• Akuilah kebimbangan Anda secara pribadi
Jika Anda melalui saat-saat buruk dan akhirnya ingin menjumpai kebaikan Allah, Anda harus mulai dengan kejujuran. Anda harus mengakui kepada diri sendiri bahwa Anda sedang tidak sehat dalam jiwa Anda.
• Nyatakanlah kebimbangan Anda dengan jelas
Kenalilah kebimbangan itu, gambarkanlah dengan jelas, dan hadapilah.
• Akuilah kebimbangan Anda dalam doa
Ubahlah kebimbangan Anda menjadi pertanyaan, ubahlah pertanyaan Anda menjadi doa, arahkanlah doa-doa Anda kepada Allah.
• Uraikanlah bukti-bukti dengan tekun
Hukum-hukum Alkitab akan selalu ada saat semua kecenderungan teori masa telah berlalu. Anda tidak menemukan kesalahan dalam firman Allah, firman Allah menemukan kesalahan pada Anda.
• Terimalah keterbatasan dengan rendah hati
Kita mencari jawaban bagi semua yang kita lihat dan sentuh, di dalam dan di luar diri kita. Tetapi sekarang, kita harus puas dengan apa yang sudah diberikan. Suatu hari nanti, di tempat yang lebih baik, semua pertanyaan akan terjawab, semua air mata akan dihapus, dan semua kebimbangan akhirnya dilepaskan.
SEPULUH: MENUNDA PENUNDAAN WAKTU ANDA
1. Penundaan waktu adalah pencuri waktu. Apakah nilai kehidupan manusia bagi orang yang dapat menggunakannya tanpa pernah menunda waktu? Kehidupan tersebut akan sangat berhasil.
2. Beberapa alasan yang menyebabkan penundaan waktu menjadi suatu alat yang begitu mematikan:
a. Penundaan waktu merampas kesempatan Anda untuk melayani
Maksud Yesus dalam Lukas 9:59-62 adalah kita harus mengendalikan kecenderungan kita untuk mengesampingkan hal-hal penting bagi hal-hal kecil. Pengabdian kepada-Nya berarti suatu perubahan prioritas nilai-nilai kehidupan--yang segera diberlakukan.
b. Penundaan waktu merampas kesempatan Anda untuk berhasil
Salah satu rahasia keberhasilan hanyalah melewati setiap saat apa adanya dan menggunakannya dengan sebaik-baiknya.
c. Penundaan waktu merampas kesempatan Anda untuk mendapatkan keselamatan
Saat suara Allah memanggil Anda, jangan melakukan kesalahan dengan bersandar pada hari esok.
3. Dua masalah penundaan waktu:
• Tidak mempertimbangkan kepastian hidup
Ibrani 3:13 memperingatkan kita bahwa kita lebih baik menasihati seorang akan yang lain "selama masih dapat dikatakan hari ini" , sebelum dosa mengeraskan hati Anda.
• Tidak mempertimbangkan keunikan keyakinan
Saat Allah berfirman, saatnya adalah SEKARANG. Waktu serta rencana-Nya selalu tepat dan tidak disesuaikan dengan kemudahan kehidupan kita pribadi.
4. Jika Anda memperlakukan waktu dengan baik, waktu akan membalas kebaikan Anda itu.
5. Tanganilah masa kini dengan hormat, dan Anda akan dihormati oleh masa depan. Kita menyebutkannya warisan. Warisan seperti apakah yang Anda tinggalkan untuk masa depan? Semuanya terbuat dari waktu, dan saat ini terletak dalam tangan Anda. Apakah yang Anda tunggu?
SEBELAS: MENGHADAPI KEGAGALAN ANDA
1. Kegagalan dijamin terjadi, ingatlah itu: nantikanlah pada sedini dan sesering mungkin. Ini bukanlah ledakan pesimisme melainkan takaran sehat dari kenyataan.
2. Jika kita melihat betapa besarnya keburukan kita, terang itu hanya mempunyai satu sumber. Terang Allah bersinar melalui kegelapan kita, dan kekuatan-Nya bahkan tampak lebih kuat di samping kelemahan kita.
3. Menghadapi alasan kegagalan kita:
a. Kita gagal sekarang supaya berhasil nanti
Penderitaan sekarang mungkin berarti kemuliaan masa depan.
b. Kita gagal dalam hal sepele untuk berhasil dalam hal penting
Paulus menyebutkan ini sebagai "penderitaan ringan" dan "kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya".
c. Kita gagal dalam hal yang sementara untuk berhasil dalam hal yang kekal
Jika kita menyerahkan kehidupan kita bagi kekekalan, kita bebas dari apa yang sudah lampau serta tidak berarti.
d. Kita gagal dari luar untuk berhasil dari dalam
Kita begitu khawatir tentang penampilan, Allah tidak begitu mempedulikannya.
4. Jika kita bijaksana, kita akan sampai pada pengertian bahwa kegagalan tidak terpisah dan bukan tanpa arti; itu adalah bagian dari proses pengudusan. Kita jatuh, kita bangkit. Setiap kali kita bangkit, kita menjadi lebih kuat. Kita mengerti lebih banyak lagi tentang kebenaran kekal.
5. Kegagalan menjadikan kita semua ahli-ahli filsafat. Pandangan dari puncak dapat membutakan kita, tetapi pandangan dari dasar sering memberikan hikmat. Kita belajar untuk berhenti menilai orang serta hal-hal lain dari luar; kebenaran ditemukan jika kita mengamati apa yang keluar dari dalam.
6. Memerangi raksasa kegagalan:
• Akuilah kegagalan Anda
Akuilah kegagalan Anda, melangkahlah ke dalam tanggung jawab, kemudian Anda akan bisa maju.
• Terimalah pengampunan Allah
Anda hanya perlu mengulurkan tangan untuk menerima karunia itu. Datang, akui, bertobat. Betapa besarnya perubahan yang telah dilakukan Allah dalam kehidupan kita.
• Gunakanlah pelajaran tentang kegagalan bagi keberhasilan
Salah satu faktor penghiburan besar dalam kegagalan adalah: kita mempunyai kesempatan untuk belajar sesuatu yang tidak dapat kita pelajari dengan cara lain. Itu merupakan pintu masuk ke dalam pandangan baru dan kesempatan baru.
• Terimalah kegagalan sebagai kenyataan hidup bukan cara hidup
Kegagalan adalah suatu kejadian, bukan suatu pribadi. Itu adalah sesuatu yang Anda lakukan, bukan perubahan jati diri Anda.
• Bangkitlah dari kegagalan dan mulailah kembali
Bangunlah, terus berjalan, engkau sudah sangat dekat dengan suatu terobosan. Selama kita mendengarkan suara Allah, dan bukan suara sebagian besar orang, hal terbaik akan muncul.
DELAPAN: MELAWAN KEBENCIAN ANDA
1. Kebencian adalah kemarahan yang berlipat ganda sejalan dengan waktu. Kebencian tidak surut seperti kemarahan, tetapi mengintai di bawah permukaan, tidak terdeteksi.
2. Jika ada hubungannya dengan catatan pajak, kertas bisnis, dan transaksi rumah tangga, pengaturan pencatatan sangat dianjurkan. Tetapi jika berhubungan dengan transaksi yang kita sebut hubungan, kita perlu membuang semua buku. Kasih, menurut Paulus dalam I Korintus 13, tidak menyimpan buku-buku utang. Kasih ingat untuk melupakan.
3. Kepahitan Anda akan mewarnai semua hubungan Anda. Itu akan mempengaruhi pernikahan, persahabatan, bahkan hubungan Anda dengan Allah. Kebencian mencekik apapun yang disentuhnya.
4. Lima langkah untuk melawan kebencian:
• Pertimbangkanlah itu kembali
Kebencian memberikan kepada seseorang perasaan lebih tinggi dari orang-orang yang mereka benci. Kita perlu mempertimbangkan lagi, seperti itukah kehidupan yang Anda ingin jalani? Satu pikiran waras akan menyembuhkan banyak sekali kebencian yang salah tempat.
• Tuliskanlah itu
Keluarkanlah perasaan-perasaan itu, taruhlah di atas kertas di depan Anda, dan pandanglah semuanya dalam terang. Mungkin hal, orang, atau keadaan itu tidak layak sama sekali mendapatkan seluruh energi emosional yang Anda curahkan.
• Keluarlah
Pergilah keluar dan lakukanlah olahraga. Buang sebagian emosi Anda bersama dengan keringat.
• Bicarakanlah itu
Bicaralah kepada Allah, mintalah kepada-Nya untuk menolong supaya Anda dapat melihat kedalaman kasih, kemurahan, anugerah, dan pengampunan-Nya. Kita dapat mengampuni karena Allah telah mengampuni kita.
• Lupakanlah itu
Jadilah pelupa yang pemurah dan teliti. Sedikit amnesia selektif tidak akan menyakiti siapapun, sebaliknya justru menghindari banyak kesedihan.
SEMBILAN: MELUCUTI KEBIMBANGAN ANDA
1. Dalam bahasa Yunani, kata kebimbangan mengandung makna ketidakpastian. Kebimbangan bukan lawan dari iman, melainkan kesempatan iman, penderitaan yang bertambah besar dari roh yang sedang giat mencari-cari. Musuh utama iman adalah ketidakpercayaan, tetapi kebimbangan adalah kaki yang diperlukan untuk mengadakan perjalanan. Kebimbangan berdiri di pinggir pengertian masa lampau dan dengan susah payah menjangkau daerah baru.
2. Menghadapi kebimbangan:
a. Kebimbangan tumbuh dalam pengasingan
Kebimbangan adalah keadaan yang baik untuk memeriksa perasaan kita. Tetaplah bergaul dengan para sahabat Anda, dan Anda akan mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk bersandar pada iman.
b. Kebimbangan menuntut bukti
Kebimbangan sejati tidak pernah berpaling dari kenyataan, kemanapun kenyataan itu mengarah. Dengan keras kepala, kebimbangan mengejar kebenaran. Bertanyalah kepada Allah dengan hati yang jujur, dan Ia akan selalu menjawab Anda.
c. Kebimbangan membawa kita kembali kepada Kristus
Pertanyaan muncul di awal perjalanan, tetapi jawaban akhirnya datang dalam pengalaman kita sewaktu berusaha untuk menjamah dan merasakan serta sewaktu diri kita dijamah oleh kuasa tangan berlubang bekas paku.
d. Kebimbangan memperdalam iman kita
Keyakinan adalah upah bagi orang yang tekun mencari. Kebimbangan dengan sendirinya tidak berguna, kecuali jika menuntun kita ke arah tertentu.
e. Kebimbangan memperkokoh iman kita
Saat pertanyaan Anda terjawab semua, apakah yang akan terjadi? Suatu teriakan, tentunya. Pertanyaan yang jujur mengarah pada pernyataan yang penuh kuasa.
3. Melucuti kebimbangan Anda:
• Akuilah kebimbangan Anda secara pribadi
Jika Anda melalui saat-saat buruk dan akhirnya ingin menjumpai kebaikan Allah, Anda harus mulai dengan kejujuran. Anda harus mengakui kepada diri sendiri bahwa Anda sedang tidak sehat dalam jiwa Anda.
• Nyatakanlah kebimbangan Anda dengan jelas
Kenalilah kebimbangan itu, gambarkanlah dengan jelas, dan hadapilah.
• Akuilah kebimbangan Anda dalam doa
Ubahlah kebimbangan Anda menjadi pertanyaan, ubahlah pertanyaan Anda menjadi doa, arahkanlah doa-doa Anda kepada Allah.
• Uraikanlah bukti-bukti dengan tekun
Hukum-hukum Alkitab akan selalu ada saat semua kecenderungan teori masa telah berlalu. Anda tidak menemukan kesalahan dalam firman Allah, firman Allah menemukan kesalahan pada Anda.
• Terimalah keterbatasan dengan rendah hati
Kita mencari jawaban bagi semua yang kita lihat dan sentuh, di dalam dan di luar diri kita. Tetapi sekarang, kita harus puas dengan apa yang sudah diberikan. Suatu hari nanti, di tempat yang lebih baik, semua pertanyaan akan terjawab, semua air mata akan dihapus, dan semua kebimbangan akhirnya dilepaskan.
SEPULUH: MENUNDA PENUNDAAN WAKTU ANDA
1. Penundaan waktu adalah pencuri waktu. Apakah nilai kehidupan manusia bagi orang yang dapat menggunakannya tanpa pernah menunda waktu? Kehidupan tersebut akan sangat berhasil.
2. Beberapa alasan yang menyebabkan penundaan waktu menjadi suatu alat yang begitu mematikan:
a. Penundaan waktu merampas kesempatan Anda untuk melayani
Maksud Yesus dalam Lukas 9:59-62 adalah kita harus mengendalikan kecenderungan kita untuk mengesampingkan hal-hal penting bagi hal-hal kecil. Pengabdian kepada-Nya berarti suatu perubahan prioritas nilai-nilai kehidupan--yang segera diberlakukan.
b. Penundaan waktu merampas kesempatan Anda untuk berhasil
Salah satu rahasia keberhasilan hanyalah melewati setiap saat apa adanya dan menggunakannya dengan sebaik-baiknya.
c. Penundaan waktu merampas kesempatan Anda untuk mendapatkan keselamatan
Saat suara Allah memanggil Anda, jangan melakukan kesalahan dengan bersandar pada hari esok.
3. Dua masalah penundaan waktu:
• Tidak mempertimbangkan kepastian hidup
Ibrani 3:13 memperingatkan kita bahwa kita lebih baik menasihati seorang akan yang lain "selama masih dapat dikatakan hari ini" , sebelum dosa mengeraskan hati Anda.
• Tidak mempertimbangkan keunikan keyakinan
Saat Allah berfirman, saatnya adalah SEKARANG. Waktu serta rencana-Nya selalu tepat dan tidak disesuaikan dengan kemudahan kehidupan kita pribadi.
4. Jika Anda memperlakukan waktu dengan baik, waktu akan membalas kebaikan Anda itu.
5. Tanganilah masa kini dengan hormat, dan Anda akan dihormati oleh masa depan. Kita menyebutkannya warisan. Warisan seperti apakah yang Anda tinggalkan untuk masa depan? Semuanya terbuat dari waktu, dan saat ini terletak dalam tangan Anda. Apakah yang Anda tunggu?
SEBELAS: MENGHADAPI KEGAGALAN ANDA
1. Kegagalan dijamin terjadi, ingatlah itu: nantikanlah pada sedini dan sesering mungkin. Ini bukanlah ledakan pesimisme melainkan takaran sehat dari kenyataan.
2. Jika kita melihat betapa besarnya keburukan kita, terang itu hanya mempunyai satu sumber. Terang Allah bersinar melalui kegelapan kita, dan kekuatan-Nya bahkan tampak lebih kuat di samping kelemahan kita.
3. Menghadapi alasan kegagalan kita:
a. Kita gagal sekarang supaya berhasil nanti
Penderitaan sekarang mungkin berarti kemuliaan masa depan.
b. Kita gagal dalam hal sepele untuk berhasil dalam hal penting
Paulus menyebutkan ini sebagai "penderitaan ringan" dan "kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya".
c. Kita gagal dalam hal yang sementara untuk berhasil dalam hal yang kekal
Jika kita menyerahkan kehidupan kita bagi kekekalan, kita bebas dari apa yang sudah lampau serta tidak berarti.
d. Kita gagal dari luar untuk berhasil dari dalam
Kita begitu khawatir tentang penampilan, Allah tidak begitu mempedulikannya.
4. Jika kita bijaksana, kita akan sampai pada pengertian bahwa kegagalan tidak terpisah dan bukan tanpa arti; itu adalah bagian dari proses pengudusan. Kita jatuh, kita bangkit. Setiap kali kita bangkit, kita menjadi lebih kuat. Kita mengerti lebih banyak lagi tentang kebenaran kekal.
5. Kegagalan menjadikan kita semua ahli-ahli filsafat. Pandangan dari puncak dapat membutakan kita, tetapi pandangan dari dasar sering memberikan hikmat. Kita belajar untuk berhenti menilai orang serta hal-hal lain dari luar; kebenaran ditemukan jika kita mengamati apa yang keluar dari dalam.
6. Memerangi raksasa kegagalan:
• Akuilah kegagalan Anda
Akuilah kegagalan Anda, melangkahlah ke dalam tanggung jawab, kemudian Anda akan bisa maju.
• Terimalah pengampunan Allah
Anda hanya perlu mengulurkan tangan untuk menerima karunia itu. Datang, akui, bertobat. Betapa besarnya perubahan yang telah dilakukan Allah dalam kehidupan kita.
• Gunakanlah pelajaran tentang kegagalan bagi keberhasilan
Salah satu faktor penghiburan besar dalam kegagalan adalah: kita mempunyai kesempatan untuk belajar sesuatu yang tidak dapat kita pelajari dengan cara lain. Itu merupakan pintu masuk ke dalam pandangan baru dan kesempatan baru.
• Terimalah kegagalan sebagai kenyataan hidup bukan cara hidup
Kegagalan adalah suatu kejadian, bukan suatu pribadi. Itu adalah sesuatu yang Anda lakukan, bukan perubahan jati diri Anda.
• Bangkitlah dari kegagalan dan mulailah kembali
Bangunlah, terus berjalan, engkau sudah sangat dekat dengan suatu terobosan. Selama kita mendengarkan suara Allah, dan bukan suara sebagian besar orang, hal terbaik akan muncul.
• Jangan menghakimi kegagalan orang lain
Orang kaya dan pengemis. Orang Farisi dan pemungut cukai. Seorang Farisi dan seorang pelacur. Siapakah yang gagal, dan siapakah yang sukses? Saat Yesus membahasnya, orang yang paling berhasil adalah yang paling tulus mengasihi Allah.
DUA BELAS: BERJALAN MELAMPAUI KECEMBURUAN
1. "Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara duniawi?" (I Korintus 3:3). Iri hati adalah sikap hati orang yang tak punya terhadap mereka yang memiliki segalanya, bersifat diam dan jahat, siap bergembira di atas kesedihan orang lain. Kecemburuan berarti memiliki sesuatu dan hidup dalam ketakutan kehilangan sesuatu itu, selalu mencari saingan baru, bersifat kasar dan kejam.
2. Kecemburuan bekerja dalam kelompok:
• Kecemburuan bergerak dalam kelompok pemilik harta benda
Walaupun orang yang tamak memiliki segala sesuatu yang mereka perlukan, mereka tidak akan pernah dipuaskan. Mata mereka tidak tertuju pada harta yang mereka miliki, tetapi pada harta milik orang lain.
• Kecemburuan bergerak dalam kelompok kekuasaan
Perhatikanlah bisnis tempat kerja Anda. Anda akan menemukan jika Anda mengikuti kekuasaan, Anda akan menemukan jejak iri hati dan kebencian--politik kantor, pergulatan, dan perebutan kekuasaan.
• Kecemburuan bergerak dalam kinerja
Ini adalah salah satu yang sangat berbahaya dari semua kelompok iri hati. Seperti Saul yang iri pada Daud karena mengalahkan Goliat.
• Kecemburuan bergerak dalam kelompok profesional
Paulus berkata "ada orang yang memberitakan Kristus karena dengki dan perselisihan, tetapi ada pula yang memberitakan-Nya dengan maksud baik... tetapi yang lain karena kepentingan diri sendiri dan dengan maksud yang tidak ikhlas, sangkanya dengan demikian mereka memperberat bebanku dalam penjara" (Filipi 1:15, 17).
• Kecemburuan bergerak dalam kelompok pribadi
Kecemburuan dimulai dari rumah. Kecemburuan masuk lewat pintu depan keluarga dan mengusir kasih keluar dari pintu belakang.
3. Karakteristik kecemburuan:
a. Menghancurkan orang lain
Orang kehilangan hidup mereka karena kebencian orang lain. Yang lainnya kehilangan pekerjaan atau nama baik mereka.
b. Menghancurkan kita
Kecemburuan menelan siapa saja yang menyerah terhadapnya. Kecemburuan menembak orang lain dan melukai dirinya sendiri.
4. Menghadapi raksasa kecemburuan:
~ Mengakui kecemburuan sebagai dosa
Iri hati dan kecemburuan akan menyebabkan penderitaan yang mendalam dalam jiwa Anda dan merusak hubungan Anda.
~ Ingatlah kepada saingan Anda dalam doa
Allah tidak saja memberikan upah kepada kita jika kita mendoakan musuh kita dan bertindak untuk mendapatkan perasaan yang kita inginkan, Ia akan sering mengadakan mujizat dalam kehidupan kita.
~ Tegaskanlah lagi kebaikan Allah kepada Anda
Kebencian secara tidak langsung menyatakan anggapan bahwa Allah belum memberikan semua yang kita perlukan. Jika kita menjalani kehidupan dalam keyakinan bahwa Ia telah melakukannya, bagaimana kita dapat cemburu? Pengucapan syukur adalah anti racun untuk melawan kecemburuan.
~ Kobarkan lagi kasih Allah dalam hati Anda
Kasih tidak cemburu. Jika kasih telah hangus terbakar, hanya dengan mengalami kehadiran Allah yang dapat mengubah hati Anda.
5. Hal-hal terbaik dalam hidup tak usah dibayar. Adakah alasan untuk cemburu terhadap semua itu?
DAVID JEREMIAH
Orang kaya dan pengemis. Orang Farisi dan pemungut cukai. Seorang Farisi dan seorang pelacur. Siapakah yang gagal, dan siapakah yang sukses? Saat Yesus membahasnya, orang yang paling berhasil adalah yang paling tulus mengasihi Allah.
DUA BELAS: BERJALAN MELAMPAUI KECEMBURUAN
1. "Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara duniawi?" (I Korintus 3:3). Iri hati adalah sikap hati orang yang tak punya terhadap mereka yang memiliki segalanya, bersifat diam dan jahat, siap bergembira di atas kesedihan orang lain. Kecemburuan berarti memiliki sesuatu dan hidup dalam ketakutan kehilangan sesuatu itu, selalu mencari saingan baru, bersifat kasar dan kejam.
2. Kecemburuan bekerja dalam kelompok:
• Kecemburuan bergerak dalam kelompok pemilik harta benda
Walaupun orang yang tamak memiliki segala sesuatu yang mereka perlukan, mereka tidak akan pernah dipuaskan. Mata mereka tidak tertuju pada harta yang mereka miliki, tetapi pada harta milik orang lain.
• Kecemburuan bergerak dalam kelompok kekuasaan
Perhatikanlah bisnis tempat kerja Anda. Anda akan menemukan jika Anda mengikuti kekuasaan, Anda akan menemukan jejak iri hati dan kebencian--politik kantor, pergulatan, dan perebutan kekuasaan.
• Kecemburuan bergerak dalam kinerja
Ini adalah salah satu yang sangat berbahaya dari semua kelompok iri hati. Seperti Saul yang iri pada Daud karena mengalahkan Goliat.
• Kecemburuan bergerak dalam kelompok profesional
Paulus berkata "ada orang yang memberitakan Kristus karena dengki dan perselisihan, tetapi ada pula yang memberitakan-Nya dengan maksud baik... tetapi yang lain karena kepentingan diri sendiri dan dengan maksud yang tidak ikhlas, sangkanya dengan demikian mereka memperberat bebanku dalam penjara" (Filipi 1:15, 17).
• Kecemburuan bergerak dalam kelompok pribadi
Kecemburuan dimulai dari rumah. Kecemburuan masuk lewat pintu depan keluarga dan mengusir kasih keluar dari pintu belakang.
3. Karakteristik kecemburuan:
a. Menghancurkan orang lain
Orang kehilangan hidup mereka karena kebencian orang lain. Yang lainnya kehilangan pekerjaan atau nama baik mereka.
b. Menghancurkan kita
Kecemburuan menelan siapa saja yang menyerah terhadapnya. Kecemburuan menembak orang lain dan melukai dirinya sendiri.
4. Menghadapi raksasa kecemburuan:
~ Mengakui kecemburuan sebagai dosa
Iri hati dan kecemburuan akan menyebabkan penderitaan yang mendalam dalam jiwa Anda dan merusak hubungan Anda.
~ Ingatlah kepada saingan Anda dalam doa
Allah tidak saja memberikan upah kepada kita jika kita mendoakan musuh kita dan bertindak untuk mendapatkan perasaan yang kita inginkan, Ia akan sering mengadakan mujizat dalam kehidupan kita.
~ Tegaskanlah lagi kebaikan Allah kepada Anda
Kebencian secara tidak langsung menyatakan anggapan bahwa Allah belum memberikan semua yang kita perlukan. Jika kita menjalani kehidupan dalam keyakinan bahwa Ia telah melakukannya, bagaimana kita dapat cemburu? Pengucapan syukur adalah anti racun untuk melawan kecemburuan.
~ Kobarkan lagi kasih Allah dalam hati Anda
Kasih tidak cemburu. Jika kasih telah hangus terbakar, hanya dengan mengalami kehadiran Allah yang dapat mengubah hati Anda.
5. Hal-hal terbaik dalam hidup tak usah dibayar. Adakah alasan untuk cemburu terhadap semua itu?
DAVID JEREMIAH









