Note
ini berisi tentang rangkuman dari pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan
seputar mimpi dan penglihatan dalam buku “DREAM TALK” Katrina J. Wilson. Check this out.
APAKAH PENGLIHATAN DAN MIMPI
MERUPAKAN RENCANA DAN KEHENDAK ALLAH?
Allah
menciptakan proses bermimpi yang alami dalam diri semua orang. Dia juga
menciptakan dalam diri kita kemampuan untuk memvisualisasikan, suatu langkah di
mana Allah dapat menyatakan mimpi dan penglihatan spiritual. Lewat mimpi dan
penglihatan, kehendak Allah dapat dinyatakan (lihat Yohanes 16:7-15).
APA PERBEDAAN ANTARA MIMPI DAN
PENGLIHATAN?
Menurut
Kisah Para Rasul 2:17-18, mimpi dan penglihatan datang pada semua orang. Mimpi
adalah manusia batiniah kita yang sedang bekerja di dalam diri kita sementara
kita tidur. Mimpi berasal dari manusia batiniah Anda dan merupakan serangkaian
gambar-gambar simbolik atau kisah atau perumpamaan malam hari yang dapat
dijadikan prinsip hidup. Penglihatan sama dengan mimpi, tetapi penglihatan
datang pada saat Anda terjaga. Penglihatan malam bisa datang saat Anda terlelap
atau baru terjaga dari tidur.
BAGAIMANA ALLAH MENYATAKAN DIRI-NYA
PADA KITA?
Lewat
penglihatan, Allah menyatakan diri-Nya kepada kita, dan Dia bisa berbicara
kepada kita melalui perkataan-perkataan dalam mimpi (Bilangan 12:6). Karena
kasih Allah pada kita, Dia bahkan menyatakan diri-Nya pada orang-orang yang
tidak percaya melalui mimpi dan penglihatan (Ayub 33:14-18). Alkitab mengatakan
bahwa alam roh dapat dinyatakan kepada kita melalui proses bermimpi karena kita
diciptakan menurut gambar Allah; dan karena kita adalah makhluk roh., kita terhubung
dengan alam roh. Kita menyadari hadirat Allah melalui mimpi. Oleh sebab wahyu
spiritual ini kita tidak dapat menyangkal dunia roh, dan kita tetap kedapatan
tidak sempurna saat kita berdiri di hadapan Allah (Roma 1-2). Pencurahan Roh
Kudus pada zaman akhir yang akan melanda seluruh makhluk akan datang melalui
nubuatan, mimpi, dan penglihatan (Yoel 2:28, Kisah Para Rasul 2:17-18).
APAKAH PERKATAAN- PERKATAAN GELAP
PADA MALAM HARI ITU?
Mimpi
disebut sebagai perkataan malam hari, pepatah dalam gelap, kalimat dalam gelap,
dan perumpamaan pada malam hari. Perkataan malam hari mengarah pada suatu jenis
teka-teki. Lambang-lambang mimpi harus dikenali. Mimpi seperti perumpamaan
Yesus, karena baik mimpi maupun perumpamaan merupakan kisah simbolik yang
berbicara ke dalam hati orang-orang dan menyingkap misteri rohani (Mazmur 19:2;
49:4; 78:2; Bilangan 12:8; Amsal 1:6; Daniel 8:23; Matius 13:34-35).
APAKAH MIMPI ALAMIAH MERUPAKAN
PROSES KEHIDUPAN YANG PENTING?
Para
ahli mimpi telah menyimpulkan bahwa mimpi alamiah pada malam hari adalah
penting untuk kesehatan emosional dan fisik seseorang. Mimpi berhubungan dengan
keadaan terkini dalam hidup kita. Karena orang-orang menghadapi masalah mereka
dalam mimpi, maka mimpi adalah pelepasan yang diberikan Allah dari stres selama
sehari tersebut. Mimpi itu untuk Anda karena mimpi berasal dari diri Anda.
Alkitab menyatakan bahwa ada beberapa mimpi alamiah (Imamat 5:3; 5:7; Ayub 7:14;
Yesaya 29:7-8; Zakharia 10:2).
APAKAH TUJUAN DARI MIMPI ALAMI DAN
ROHANI?
Mimpi
bisa memberi nasihat, peringatan, pengetahuan, dan memberi solusi terhadap
permasalahan yang sepertinya mustahil ditemukan jalan keluar. Saat Anda tidur,
motif sejati Anda bisa diketahui, dan titik buta dalam hidup Anda akan
dikoreksi. Dengan bermimpi, seseorang bisa mengetahui berbagai peristiwa pada
masa depan, dibawa ke alam roh, berperang dalam peperangan rohani, dan dapat
melihat kuasa dan kemuliaan Tuhan. Individu-individu bahkan bangsa-bangsa telah
sangat terpengaruh oleh mimpi. Jangan abaikan mimpi-mimpi Anda!
BUKANKAH PENGLIHATAN HANYA KHAYALAN
BELAKA?
Penglihatan
alamiah kerap dianggap sebagai khayalan, imaji-imaji yang berasal dari
imajinasi kita sendiri. Pada kenyataannya, imaji-imaji berseliweran dalam benak
kita dua puluh empat jam dalam sehari. Hikmat bisa diperoleh saat seseorang
merenungkan dan memvisualisasikan sebuah situasi. Namun, ada juga
penglihatan-penglihatan spiritual; ini bukanlah khayalan. Penglihatan spiritual
bisa dilihat tatkala orang-orang sedang berdoa atau dalam perenungan.
Orang-orang mungkin melihat keluar, tetapi secara batiniah menyaksikan suatu
penampakan. Khayalan menjadi penglihatan saat manusia membuka matanya dan
melihat ke dalam alam roh (Amsal 29:18; Daniel 2,3,5,7; Yesaya 6:1; Bilangan
22:23; Lukas 1-2; Kisah Para Rasul 10-12; Ibrani 13:2).
APAKAH MIMPI DAN PENGLIHATAN PERLU
KITA BEDAKAN?
Anda
perlu mengevaluasi pesan-pesan yang disampaikan mimpi dan penglihatan Anda
untuk melihat apa yang ingin mereka ungkapkan pada Anda. Selain itu, bedakan
apakah penglihatan dan mimpi itu bersifat alamiah atau spiritual. Tetukan apakah
imaji-imaji berasal dari imajinasi Anda sendiri atau dari Roh. Jika orang lain
adalah daya tarik utama dalam mimpi Anda, maka ketahuilah bahwa mimpi itu
diperuntukkan bagi orang tersebut. Ingatlah bahwa 95% dari semua mimpi adalah
bagi orang yang sedang mimpi tersebut, bahkan jika ada juga kemunculan orang
lain.
APAKAH TUJUAN SEJATI ADANYA MALAM?
Bacalah
bacaan Kitab Suci berikut, yang menyingkapkan beberapa aspek menakjubkan dari
malam:
1. Tempat
rahasia Allah (Mazmur 18:11; 81:7)
2. Saat
ketika Allah menyingkapkan diri (Bilangan 12:6-7)
3. Hati
nurani memberikan perintah (Mazmur 16:7)
4. Ketika
hati kita diuji (Mazmur 17:3)
5. Lagu
rohani (Mazmur 42:8; 77:6; Ayub 35:10)
6. Pengetahuan
disingkapkan (Mazmur 19:2)
7. Hikmat
diberikan (I Raja-raja 3:5)
8. Rahasia
terkuak (Daniel 2:19-22)
9. Panggilan
bagi yang terhilang (Ayub 33:14-18)
10. Tidur
nyenyak (Amsal 3:24)
APAKAH MALAM DICIPTAKAN UNTUK KEBAIKAN?
Allah menciptakan malam dan mengatakan bahwa malam itu baik (Kejadian 1:18). Mimpi pada malam hari menyingkapkan masa depan bagi Yusuf (Kejadian 37:5), Firaun (Kejadian 41:1), kepala rumah tangga dan pembuat roti (Kejadian 40:5), Yakub (Kejadian 46:2), Petrus, Paulus, dan banyak lagi. Allah berfirman kepada manusia pada malam hari melalui mimpi dan penglihatan, dan Dia memberikan arahan dan koreksi dengan membuka alam roh. Salomo dikaruniai hikmat (I Raja-raja 3:5), rahasia-rahasia diungkapkan pada Daniel (Daniel 2), malaikat-malaikat menampakkan diri pada para gembala (Lukas 2:8), dan Paulus mendengar panggilan untuk pergi ke Makedonia (Kisah Para Rasul 16:9) Kita diperintahkan oleh Allah untuk merenungkan Firman siang dan malam. Yesus tahu apa hasilnya dengan berdoa sepanjang malam (Lukas 6:12). Kedatangan Tuhan itu seperti pencuri di malam hari (II Petrus 3:10, I Tesalonika 5:2).
Tidak seorangpun dapat bersembunyi pada malam hari
Yeremia mengatakan, “Sekiranya ada seseorang menyembunyikan diri dalam tempat persembunyian, masakan Aku tidak melihat dia?” (Yeremia 23:24). Daniel mengatakan, “Dialah yang menyingkapkan hal-hal yang tidak terduga dan yang tersembunyi, Dia tahu apa yang ada di dalam gelap, dan terang ada pada-Nya” (Daniel 2:19-22). Yesus mengatakan dalam perumpamaan bahwa pada mereka, Dia akan mengungkapkan hal-hal yang telah menjadi rahasia sejak dunia diciptakan (Matius 13:34-35). Jika kita tidak mau mendengarkan suara Tuhan selagi kita terjaga, Dia akan membukakan telinga rohani kita dan menyatakan diri-Nya pada malam hari selagi kita tertidur (Ayub 33:14-18). Yesaya mengatakan bahwa Tuhan akan memberikan pada kita harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi (Yesaya 45:3).
APAKAH MIMPI ITU?
Mimpi adalah imaji-imaji atau kisah-kisah simbolik yang muncul dalam benak Anda selagi Anda tertidur. Mimpi bisa berupa mimpi alamiah atau spiritual, dan keduanya berasal dari manusia batiniah Anda. Selagi tidur, manusia batiniah Anda memilah-milah kejadian pada siang hari dan mengerakkan otak Anda agar menciptakan gambar-gambar untuk memberikan pedoman. Gambar-gambar ini menarik perhatian Anda dan perlu dievaluasi karena itu adalah bagian vital dari hidup Anda; bagaimana pun, mimpi berasal dari dalam diri Anda! Dalam mimpi spiritual, Roh Kudus campur tangan di dalam proses bermimpi untuk memberikan hikmat ilahi atau membukakan manusia batiniah Anda, sehingga Anda dapat melihat ke dalam alam roh.
APAKAH SETIAP ORANG BERMIMPI SETIAP MALAM?
Para ahli yang telah meneliti orang-orang tidur di laboratorium-laboratorium tidur mengatakan bahwa orang-orang bermimpi setiap malam. Orang bermimpi selama satu hingga dua jam setiap malam dan mengalami empat hingga enam mimpi, di mana masing-masing berdurasi lima belas hingga dua puluh menit.
APA YANG TERJADI SAAT KITA TIDUR?
Ada tiga tahap tidur: dangkal, bermimpi, dan mendalam. Tahap-tahap ini terus berulang sepanjang malam. Anak-anak, bahkan bayi-bayi, memiliki pola tidur yang sama. Selagi tertidur, manusia roh kita mengevaluasi aktivitas pada siang hari; kemudian otak menciptakan peumpamaan-perumpamaan bergambar dalam bentuk mimpi, yang membantu kita untuk menyelesaikan berbagai masalah.
BAGAIMANA ANDA MENGETAHUI BAHWA SESEORANG SEDANG BERMIMPI?
Para ilmuwan telah mengukur mimpi dengan cara menghubungkan elektroda-elektroda pada otak seseorang yang sedang tidur. Saat tidur, otak aktif dan melepaskan elektroda-elektroda yang dapat diukur secara elektronik. Cara yang lebih sederhana untuk mengukur mimpi adalah mengamati gerakan mata seseorang saat ia mengamati mimpinya. Gerakan ini dinamakan gerakan mata cepat (Rapid Eye Movement- REM). Para ahli mengatakan bahwa otak tidak pernah berhenti melepaskan serangkaian imaji ke dalam pikiran kita. Biasanya, kita tidak melihat gambar-gambar ini saat kita terjaga karena benak kita disibukkan oleh pemikiran-pemikiran lain.
DAPATKAH MIMPI TERHALANG?
Kecemasan bisa menyebabkan insomnia, dan proses bermimpi bisa terhalang. Seorang yang cemas mungkin merasa sulit untuk mengevaluasi mimpi yang diingatnya. Ada halangan-halangan lain, misalnya penggunaan alkohol atau obat-obat terlarang secara terus menerus.
APAKAH ALKITAB BERBICARA TENTANG MIMPI?
Sebenarnya, Alkitab dan ilmu pengetahuan sepakat tentang pentingnya mimpi. Mimpi alamiah, menurut Alkitab dan ilmu pengetahuan, datang akibat aktivitas sehari-hari. Ada 34 kisah spesifik tentang mimpi-mimpi alkitabiah, 22 dalam Perjanjian Lama, dan 12 dalam Perjanjian Baru. Pada kenyataannya, lebih dari sepertiga Alkitab menyebutkan tentang mimpi, penglihatan, dan tujuan malam hari.
JIKA MIMPI BEGITU PENTING, MENGAPA BEGITU SULIT UNTUK MENGINGATNYA?
Yang utama, budaya kita memberi kesan bahwa mimpi tidaklah penting. Alasan lain adalah bunyi alarm yang keras bisa membuyarkan mimpi dari ingatan kita. Jika Anda tidak menuliskan mimpi Anda, Anda akan melupakannya. Mungkin juga ada kekuatan spiritual yang jahat yang sedang bekerja dan mencegah Anda untuk mengingat mimpi Anda, sehingga Allah tidak bisa hadir dalam kehidupan Anda.
MENGAPA SAYA TIDAK BISA MEMAHAMI MIMPI-MIMPI SAYA?
Mimpi bersifat simbolik— manusia batiniah Anda sedang bekerja di dalam diri Anda. Lambang-lambang ini dinamakan bahasa roh. Anda mungkin tidak tahu bagaimana cara mengevaluasi mimpi-mimpi Anda oleh sebab lambang-lambang ini. Anda mungkin tidak menganggap penting untuk meluangkan waktu dan merenungkan mimpi Anda. Anda mungkin tidak ingin menghadapi diri Anda sendiri, diri Anda yang sebenarnya. Atau mungkin Anda tidak ingin menghadapi Allah.
BAGAIMANA SAYA BISA BERSIAP-SIAP UNTUK MENGINGAT MIMPI-MIMPI SAYA?
Pertama, sadarilah bahwa Anda bermimpi setiap hari. Tidur yang cukup. Lalu Anda harus bersiap untuk mengingat mimpi-mimpi Anda saat Anda terbangun. Bangkitkan keinginan untuk mendengar dalam mimpi. Buang semua lamunan kosong atau tradisi gereja atau sosial yang mungkin akan menghambat evaluasi Anda atau membuat Anda berpikir bahwa mimpi-mimpi Anda tidak penting. Sadarilah bahwa mimpi akan memberi pengetahuan dan prinsip-prinsip berkenaan dengan situasi Anda ini.
Sebagai bentuk perwujudan iman, taruh pena dan kertas di samping tempat tidur Anda, sehingga Anda dapat menuliskan mimpi yang Anda ingat. Dengarkan musik lembut saat Anda merenungkan apa yang Anda pikirkan saat Anda terbangun. Saat mimpi muncul kembali dalam ingatan Anda, luangkan waktu untuk menuliskannya. Lalu evaluasi mimpi tersebut! Berharaplah untuk memperoleh pertolongan dari mimpi-mimpi Anda!
BAGAIMANA SAYA HARUS MENAFSIRKAN MIMPI-MIMPI SAYA?
Ingat tiga kata: sederhana, jujur, dan pribadi. Pakai akal sehat Anda. Pelajari makna lambang-lambang mimpi yang sederhana. Itu akan menolong Anda mengevaluasi mimpi-mimpi Anda. Saat Anda mengingat suatu mimpi, pandanglah secara objektif utuk memutuskan apakah mimpi itu bersifat alamiah atau spiritual. Ajukanlah pertanyaan-pertanyaan logis tentang lambang mimpi Anda, dan kaitkan mimpi Anda dengan situasi yang Anda hadapi saat ini. Mimpi-mimpi Anda haruslah alkitabiah. Janganlah memaksakan diri untuk memahami pesan mimpi Anda. Ingatlah bahwa Allah ingin agar Anda mengetahui artinya. Saat Anda merenungkan mimpi itu, pekalah terhadap perasaan Anda. Jika Anda tidak mengerti arti mimpi Anda, mintalah bantuan teman.
BAGAIMANA SAYA TAHU BAHWA MIMPI SAYA DITUJUKAN BAGI ORANG LAIN?
Meskipun seseorang mungkin hadir dalam mimpi Anda, mungkin mimpi itu tetap ditujukan bagi Anda. Mimpi itu mungkin mengungkapkan perasaan Anda terhadap orang tersebut atau mengungkapkan bahwa Anda harus menolong orang tersebut dengan suatu cara. Jika Anda tiba pada kesimpulan bahwa mimpi itu ditujukan bagi orang lain, berdoalah memohon tuntunan mengenai apakah Anda harus mengungkapkan mimpi itu kepada orang tersebut atau tidak. Jika Anda merasa Anda harus menceritakannya, berdoalah untuk mengetahui kapan dan bagaimana caranya. Setiap kali Anda menceritakan sebuah mimpi, beri kesempatan pada orang-orang untuk mengatakan apakah mimpi itu memang ditujukan bagi mereka atau tidak. Jangan terlalu ambil pusing jika mereka mengatakan bahwa mimpi itu bukan untuk mereka.
BISAKAH SAYA BELAJAR MENAFSIRKAN MIMPI-MIMPI ORANG LAIN?
Para ahli mengatakan bahwa kita bisa belajar untuk menfasirkan mimpi-mimpi orang lain dengan lebih dulu belajar untuk menafsirkan mimpi kita sendiri. Sebagian ahli mengatakan bahwa belajar menafsirkan mimpi memerlukan waktu setidaknya lima tahun. Jika seseorang meminta Anda untuk membantu menafsirkan sebuah mimpi, jadiah seorang pembimbing dengan menceritakan makna dari lambang-lambang mimpi. Jangan paksakan interpretasi Anda terhadap orang lain. Jika Anda tidak tahu apa arti mimpi meeka, katakan dengan jujur. Mungkin mereka perlu berdoa dan mengevaluasi mimpi mereka sendiri lebih lanjut, dan mungkin mimpi itu hanya dapat dimengerti oleh mereka sendiri.
Jangan pernah mencoba menfasirkan secara terburu-buru lewat telepon atau surat. Anda perlu mengenal dengan baik kehidupan si pemimpi sebelum memberikan penafsiran. Jika Anda merasa Allah telah memberkati Anda dengan kemampuan untuk memahami mimpi, ingat bahwa penafsiran adalah milik Allah dan bahwa hanya Dia yang bisa memberi Anda hikmat untuk menafsirkan mimpi.
APAKAH MIMPI DAN PENGLIHATAN ADA NILAINYA BAGI SAYA SAAT INI?
Para ahli mimpi mengatakan bahwa mimpi sangatlah vital bagi kesehatan emosional, psikologis, fisikal, dan spiritual kita. Mimpi adalah penasihat cuma-cuma yang dapat membantu Anda untuk menghadapi diri Anda dan membantu Anda untuk menyelesaikan situasi Anda dari hari ke hari. Mimpi juga merupakan jalan dimana Allah dapat melayani manusia batiniah kita. Mimpi memberi arah dan koreksi, serta dapat menunjukkan apa yang akan terjadi jika Anda tetap di jalan Anda saat ini. Mimpi juga bisa mengungkapkan peristiwa di masa depan, membantu dalam peperangan rohani, dan membawa Anda ke alam roh. Anda mungkin tidak bermimpi untuk orang lain atau bermimpi profetik bagi gereja, tetapi semua mimpi Anda, entah alamiah ataukah spiritual, harus mengajar Anda.
Alkitab menegaskan nilai dari penglihatan. Masyarakat menekankan pentingnya visualisasi. Melalui visualisasi, orang-orang menyelesaikan masalah mereka, menerima hikmat, dan menjadi sukses. Melalui penglihatan spiritual, wahyu ilahi dan hikmat dinyatakan. mari kita izinkan Allah terus bekerja di dalam diri kita melalui mimpi alamiah dan spiritual kita serta penglihatan kita.
Katrina J. Wilson
DREAM TALK
APAKAH MALAM DICIPTAKAN UNTUK KEBAIKAN?
Allah menciptakan malam dan mengatakan bahwa malam itu baik (Kejadian 1:18). Mimpi pada malam hari menyingkapkan masa depan bagi Yusuf (Kejadian 37:5), Firaun (Kejadian 41:1), kepala rumah tangga dan pembuat roti (Kejadian 40:5), Yakub (Kejadian 46:2), Petrus, Paulus, dan banyak lagi. Allah berfirman kepada manusia pada malam hari melalui mimpi dan penglihatan, dan Dia memberikan arahan dan koreksi dengan membuka alam roh. Salomo dikaruniai hikmat (I Raja-raja 3:5), rahasia-rahasia diungkapkan pada Daniel (Daniel 2), malaikat-malaikat menampakkan diri pada para gembala (Lukas 2:8), dan Paulus mendengar panggilan untuk pergi ke Makedonia (Kisah Para Rasul 16:9) Kita diperintahkan oleh Allah untuk merenungkan Firman siang dan malam. Yesus tahu apa hasilnya dengan berdoa sepanjang malam (Lukas 6:12). Kedatangan Tuhan itu seperti pencuri di malam hari (II Petrus 3:10, I Tesalonika 5:2).
Tidak seorangpun dapat bersembunyi pada malam hari
Yeremia mengatakan, “Sekiranya ada seseorang menyembunyikan diri dalam tempat persembunyian, masakan Aku tidak melihat dia?” (Yeremia 23:24). Daniel mengatakan, “Dialah yang menyingkapkan hal-hal yang tidak terduga dan yang tersembunyi, Dia tahu apa yang ada di dalam gelap, dan terang ada pada-Nya” (Daniel 2:19-22). Yesus mengatakan dalam perumpamaan bahwa pada mereka, Dia akan mengungkapkan hal-hal yang telah menjadi rahasia sejak dunia diciptakan (Matius 13:34-35). Jika kita tidak mau mendengarkan suara Tuhan selagi kita terjaga, Dia akan membukakan telinga rohani kita dan menyatakan diri-Nya pada malam hari selagi kita tertidur (Ayub 33:14-18). Yesaya mengatakan bahwa Tuhan akan memberikan pada kita harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi (Yesaya 45:3).
APAKAH MIMPI ITU?
Mimpi adalah imaji-imaji atau kisah-kisah simbolik yang muncul dalam benak Anda selagi Anda tertidur. Mimpi bisa berupa mimpi alamiah atau spiritual, dan keduanya berasal dari manusia batiniah Anda. Selagi tidur, manusia batiniah Anda memilah-milah kejadian pada siang hari dan mengerakkan otak Anda agar menciptakan gambar-gambar untuk memberikan pedoman. Gambar-gambar ini menarik perhatian Anda dan perlu dievaluasi karena itu adalah bagian vital dari hidup Anda; bagaimana pun, mimpi berasal dari dalam diri Anda! Dalam mimpi spiritual, Roh Kudus campur tangan di dalam proses bermimpi untuk memberikan hikmat ilahi atau membukakan manusia batiniah Anda, sehingga Anda dapat melihat ke dalam alam roh.
APAKAH SETIAP ORANG BERMIMPI SETIAP MALAM?
Para ahli yang telah meneliti orang-orang tidur di laboratorium-laboratorium tidur mengatakan bahwa orang-orang bermimpi setiap malam. Orang bermimpi selama satu hingga dua jam setiap malam dan mengalami empat hingga enam mimpi, di mana masing-masing berdurasi lima belas hingga dua puluh menit.
APA YANG TERJADI SAAT KITA TIDUR?
Ada tiga tahap tidur: dangkal, bermimpi, dan mendalam. Tahap-tahap ini terus berulang sepanjang malam. Anak-anak, bahkan bayi-bayi, memiliki pola tidur yang sama. Selagi tertidur, manusia roh kita mengevaluasi aktivitas pada siang hari; kemudian otak menciptakan peumpamaan-perumpamaan bergambar dalam bentuk mimpi, yang membantu kita untuk menyelesaikan berbagai masalah.
BAGAIMANA ANDA MENGETAHUI BAHWA SESEORANG SEDANG BERMIMPI?
Para ilmuwan telah mengukur mimpi dengan cara menghubungkan elektroda-elektroda pada otak seseorang yang sedang tidur. Saat tidur, otak aktif dan melepaskan elektroda-elektroda yang dapat diukur secara elektronik. Cara yang lebih sederhana untuk mengukur mimpi adalah mengamati gerakan mata seseorang saat ia mengamati mimpinya. Gerakan ini dinamakan gerakan mata cepat (Rapid Eye Movement- REM). Para ahli mengatakan bahwa otak tidak pernah berhenti melepaskan serangkaian imaji ke dalam pikiran kita. Biasanya, kita tidak melihat gambar-gambar ini saat kita terjaga karena benak kita disibukkan oleh pemikiran-pemikiran lain.
DAPATKAH MIMPI TERHALANG?
Kecemasan bisa menyebabkan insomnia, dan proses bermimpi bisa terhalang. Seorang yang cemas mungkin merasa sulit untuk mengevaluasi mimpi yang diingatnya. Ada halangan-halangan lain, misalnya penggunaan alkohol atau obat-obat terlarang secara terus menerus.
APAKAH ALKITAB BERBICARA TENTANG MIMPI?
Sebenarnya, Alkitab dan ilmu pengetahuan sepakat tentang pentingnya mimpi. Mimpi alamiah, menurut Alkitab dan ilmu pengetahuan, datang akibat aktivitas sehari-hari. Ada 34 kisah spesifik tentang mimpi-mimpi alkitabiah, 22 dalam Perjanjian Lama, dan 12 dalam Perjanjian Baru. Pada kenyataannya, lebih dari sepertiga Alkitab menyebutkan tentang mimpi, penglihatan, dan tujuan malam hari.
JIKA MIMPI BEGITU PENTING, MENGAPA BEGITU SULIT UNTUK MENGINGATNYA?
Yang utama, budaya kita memberi kesan bahwa mimpi tidaklah penting. Alasan lain adalah bunyi alarm yang keras bisa membuyarkan mimpi dari ingatan kita. Jika Anda tidak menuliskan mimpi Anda, Anda akan melupakannya. Mungkin juga ada kekuatan spiritual yang jahat yang sedang bekerja dan mencegah Anda untuk mengingat mimpi Anda, sehingga Allah tidak bisa hadir dalam kehidupan Anda.
MENGAPA SAYA TIDAK BISA MEMAHAMI MIMPI-MIMPI SAYA?
Mimpi bersifat simbolik— manusia batiniah Anda sedang bekerja di dalam diri Anda. Lambang-lambang ini dinamakan bahasa roh. Anda mungkin tidak tahu bagaimana cara mengevaluasi mimpi-mimpi Anda oleh sebab lambang-lambang ini. Anda mungkin tidak menganggap penting untuk meluangkan waktu dan merenungkan mimpi Anda. Anda mungkin tidak ingin menghadapi diri Anda sendiri, diri Anda yang sebenarnya. Atau mungkin Anda tidak ingin menghadapi Allah.
BAGAIMANA SAYA BISA BERSIAP-SIAP UNTUK MENGINGAT MIMPI-MIMPI SAYA?
Pertama, sadarilah bahwa Anda bermimpi setiap hari. Tidur yang cukup. Lalu Anda harus bersiap untuk mengingat mimpi-mimpi Anda saat Anda terbangun. Bangkitkan keinginan untuk mendengar dalam mimpi. Buang semua lamunan kosong atau tradisi gereja atau sosial yang mungkin akan menghambat evaluasi Anda atau membuat Anda berpikir bahwa mimpi-mimpi Anda tidak penting. Sadarilah bahwa mimpi akan memberi pengetahuan dan prinsip-prinsip berkenaan dengan situasi Anda ini.
Sebagai bentuk perwujudan iman, taruh pena dan kertas di samping tempat tidur Anda, sehingga Anda dapat menuliskan mimpi yang Anda ingat. Dengarkan musik lembut saat Anda merenungkan apa yang Anda pikirkan saat Anda terbangun. Saat mimpi muncul kembali dalam ingatan Anda, luangkan waktu untuk menuliskannya. Lalu evaluasi mimpi tersebut! Berharaplah untuk memperoleh pertolongan dari mimpi-mimpi Anda!
BAGAIMANA SAYA HARUS MENAFSIRKAN MIMPI-MIMPI SAYA?
Ingat tiga kata: sederhana, jujur, dan pribadi. Pakai akal sehat Anda. Pelajari makna lambang-lambang mimpi yang sederhana. Itu akan menolong Anda mengevaluasi mimpi-mimpi Anda. Saat Anda mengingat suatu mimpi, pandanglah secara objektif utuk memutuskan apakah mimpi itu bersifat alamiah atau spiritual. Ajukanlah pertanyaan-pertanyaan logis tentang lambang mimpi Anda, dan kaitkan mimpi Anda dengan situasi yang Anda hadapi saat ini. Mimpi-mimpi Anda haruslah alkitabiah. Janganlah memaksakan diri untuk memahami pesan mimpi Anda. Ingatlah bahwa Allah ingin agar Anda mengetahui artinya. Saat Anda merenungkan mimpi itu, pekalah terhadap perasaan Anda. Jika Anda tidak mengerti arti mimpi Anda, mintalah bantuan teman.
BAGAIMANA SAYA TAHU BAHWA MIMPI SAYA DITUJUKAN BAGI ORANG LAIN?
Meskipun seseorang mungkin hadir dalam mimpi Anda, mungkin mimpi itu tetap ditujukan bagi Anda. Mimpi itu mungkin mengungkapkan perasaan Anda terhadap orang tersebut atau mengungkapkan bahwa Anda harus menolong orang tersebut dengan suatu cara. Jika Anda tiba pada kesimpulan bahwa mimpi itu ditujukan bagi orang lain, berdoalah memohon tuntunan mengenai apakah Anda harus mengungkapkan mimpi itu kepada orang tersebut atau tidak. Jika Anda merasa Anda harus menceritakannya, berdoalah untuk mengetahui kapan dan bagaimana caranya. Setiap kali Anda menceritakan sebuah mimpi, beri kesempatan pada orang-orang untuk mengatakan apakah mimpi itu memang ditujukan bagi mereka atau tidak. Jangan terlalu ambil pusing jika mereka mengatakan bahwa mimpi itu bukan untuk mereka.
BISAKAH SAYA BELAJAR MENAFSIRKAN MIMPI-MIMPI ORANG LAIN?
Para ahli mengatakan bahwa kita bisa belajar untuk menfasirkan mimpi-mimpi orang lain dengan lebih dulu belajar untuk menafsirkan mimpi kita sendiri. Sebagian ahli mengatakan bahwa belajar menafsirkan mimpi memerlukan waktu setidaknya lima tahun. Jika seseorang meminta Anda untuk membantu menafsirkan sebuah mimpi, jadiah seorang pembimbing dengan menceritakan makna dari lambang-lambang mimpi. Jangan paksakan interpretasi Anda terhadap orang lain. Jika Anda tidak tahu apa arti mimpi meeka, katakan dengan jujur. Mungkin mereka perlu berdoa dan mengevaluasi mimpi mereka sendiri lebih lanjut, dan mungkin mimpi itu hanya dapat dimengerti oleh mereka sendiri.
Jangan pernah mencoba menfasirkan secara terburu-buru lewat telepon atau surat. Anda perlu mengenal dengan baik kehidupan si pemimpi sebelum memberikan penafsiran. Jika Anda merasa Allah telah memberkati Anda dengan kemampuan untuk memahami mimpi, ingat bahwa penafsiran adalah milik Allah dan bahwa hanya Dia yang bisa memberi Anda hikmat untuk menafsirkan mimpi.
APAKAH MIMPI DAN PENGLIHATAN ADA NILAINYA BAGI SAYA SAAT INI?
Para ahli mimpi mengatakan bahwa mimpi sangatlah vital bagi kesehatan emosional, psikologis, fisikal, dan spiritual kita. Mimpi adalah penasihat cuma-cuma yang dapat membantu Anda untuk menghadapi diri Anda dan membantu Anda untuk menyelesaikan situasi Anda dari hari ke hari. Mimpi juga merupakan jalan dimana Allah dapat melayani manusia batiniah kita. Mimpi memberi arah dan koreksi, serta dapat menunjukkan apa yang akan terjadi jika Anda tetap di jalan Anda saat ini. Mimpi juga bisa mengungkapkan peristiwa di masa depan, membantu dalam peperangan rohani, dan membawa Anda ke alam roh. Anda mungkin tidak bermimpi untuk orang lain atau bermimpi profetik bagi gereja, tetapi semua mimpi Anda, entah alamiah ataukah spiritual, harus mengajar Anda.
Alkitab menegaskan nilai dari penglihatan. Masyarakat menekankan pentingnya visualisasi. Melalui visualisasi, orang-orang menyelesaikan masalah mereka, menerima hikmat, dan menjadi sukses. Melalui penglihatan spiritual, wahyu ilahi dan hikmat dinyatakan. mari kita izinkan Allah terus bekerja di dalam diri kita melalui mimpi alamiah dan spiritual kita serta penglihatan kita.
Katrina J. Wilson
DREAM TALK
No comments:
Post a Comment