Beberapa
minggu terakhir ini, aku sering dengerin kotbah yang intinya mengajar untuk
melekat dengan Firman Tuhan. En aku belajar banyak hal, ternyata dari Firman
Tuhan itu emang bener-bener banyak pengetahuan en hikmat yang bisa kita
peroleh. Firman Tuhan itu menuntun hidup kita (Mazmur 109:105), firman Tuhan
memberi kita hikmat (Mazmur 119:99). Ketika kita membaca firman Tuhan, kita
semakin mengerti kehendak Tuhan dalam hidup kita, hati kita dibersihkan (Yohanes 15:3), dan banyak manfaat lainnya.
Awal Juli lalu, aku ngerasa nggak bisa hidup gini-gini aja, aku nggak mau hidup biasa-biasa aja. Tiba-tiba Tuhan bilang ke aku “Kalo kamu mau hidupmu ngalami increase, kamu mau ngalami terobosan, kamu mau semakin maju dalam Tuhan, kamu harus BAYAR HARGA LEBIH, Luc!” Itu bener banget. Akhirnya aku buat beberapa komitmen sama Tuhan, bukan untuk gaya-gayaan, supaya keren ato lebih rohani. Bukan! Tapi karena aku ngerasa emang perlu banget upgrade diriku di dalam Tuhan. Aku komitmen baca sekian pasal sehari, puasa beberapa kali seminggu, dengerin minimal 1 kotbah tiap hari, doa sekian lama dalam sehari, en baca minimal 1 buku rohani dalam satu bulan. Aku percaya, ketika aku meng-upgrade diriku, Tuhan akan berbicara lebih banyak kepadaku, menyingkapkan hal-hal yang nggak aku tahu, mempercayakan hal-hal baru dalam hidupku. Aku nggak ngejar promosi ato jabatan yang lebih tinggi, tapi aku mengejar pengenalan akan Tuhan lebih lagi. Tugasku hanya menyiapkan “bejana”, terserah Tuhan mau pakai aku seperti apa. Yang aku tahu, Dia hanya memakai orang-orang yang mempersiapkan diri dan kapasitasnya, bukan orang yang biasa-biasa.
Setelah kurang lebih sebulan aku njalani komitmenku (walopun kadang ada bolong-bolongnya jugak :P), aku ngerasain dampak positifnya loh. Hidupku lebih teratur, lebih peka dengan suara en kehendak-Nya, aku bisa menjalani hidupku dengan lebih kuat, pokoknya ada hal-hal yang baik yang aku alami. Semua itu hanya bisa terjadi ketika aku melekat dengan Tuhan en firman-Nya, bukan dengan kemampuan ato kehebatanku sebagai seorang manusia.
Alkitab adalah surat cintanya Tuhan. Kalo kita bilang kita mencintai Tuhan, tapi kita jarang ato males-malesan baca Alkitab, berarti kita bohong besar. Kalo kita bilang kita anak Tuhan, tapi kita ga suka berdoa, itu patut dipertanyakan. Kalo kita cinta Tuhan, pasti kita akan mencintai apapun yang berhubungan dengan Dia, apapun tentang Dia. Kita akan mencintai apa yang Dia cintai, kita akan melakukan apa yang Dia sukai, kita pasti pengen deket terus sama Dia. Tuhan suka banget bersekutu dengan anak-anak-Nya, Dia suka banget berkomunikasi en mengajar kita. Melalui firman Tuhan, persekutuan dengan saudara seiman, pengajaran, penyembahan, dan saat-saat teduh, Dia mengajar banyak hal kepada kita, Dia menuntun kita, Dia mengkoreksi kita.
Kalo kita melekat dengan firman-Nya, kita pasti bisa mengerti hati-Nya, kita akan tahu apa yang Dia suka en apa yang nggak Dia suka, kita akan tahu apa yang menyenangkan Dia en apa yang bikin Dia sedih. Kita akan tahu hati-Nya tuh gimana sih, kerinduan-Nya itu apa sih, kehendak-Nya itu apa. En firman Tuhan yang ada di Alkitab itu berguna banget dalam hidup kita sehari-hari, karena Alkitab itu bukan berisi sejarah, tapi berisi perjalanan hidup kita dengan Tuhan. My bible is my adventure with my Lord ^^
No comments:
Post a Comment