“Therefore, one who speaks in a tongue should pray for the power to interpret. For if I pray in a tongue, my spirit prays but my mind is unfruitful. What I am to do? I will pray with my spirit, but I will pray with my mind also; I will sing praise with my spirit, but I will sing with my mind also” (I Corinthians 14:13-15).
Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, doa bukanlah hal yang baru bagi setiap kita. Kita tahu dan paham benar bahwa kita memerlukan doa sebagai nafas kehidupan kita, sehingga banyak dari antara kita telah rutin berdoa. Bahkan mungkin sebagian besar dari kita sangat paham dan menerapkan berbagai jenis doa.
Namun, seringkali kita hanya berdoa dengan pikiran dan akal budi kita saja, berdasarkan apa yang kita ketahui atau berdasarkan informasi maupun fakta yang kita peroleh saja. Tanpa kita sadari bahwa pengetahuan kita sangatlah terbatas, padahal doa merupakan senjata yang sangat ampuh untuk menghadapi peperangan yang paling dahsyat. Firman Tuhan dalam Yakobus 5:17 berkata, “Doa orang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya”. Jelas bahwa doa memiliki peran yang besar dalam kehidupan orang percaya.
Oleh karena doa memiliki peran yang sangat penting, maka kita perlu belajar untuk menaikkan doa-doa yang efektif, doa-doa yang tepat pada sasaran, doa-doa yang menggetarkan Sorga. Doa yang efektif tidak dapat dicapai hanya dengan kemampuan kita sebagai manusia saja. Kita memerlukan pertolongan dari Roh Kudus untuk menaikkan doa-doa kita. Kita tahu bahwa Roh Kudus dapat membantu kita berdoa dengan keluhan-keluhan yang tak terucapkan (Roma 8:26).
Untuk menghasilkan doa-doa yang efektif, kita perlu menggabungkan antara pikiran kita dengan bahasa Roh (berdoa dengan bantuan Roh Kudus). Dengan pikiran, kita mendoakan apa yang kita ketahui serta apa yang diperlukan. Namun dengan berbahasa Roh, kita mendoakan hal-hal yang lebih mendalam, hal-hal yang tidak kita ketahui. Jadi ketika kita berdoa dalam bahasa Roh, kita mengarahkan pikiran kita juga berdoa untuk hal tersebut. Gabungan antara pikiran dan Roh Kudus akan menghasilkan doa-doa yang dahsyat, yang sanggup meruntuhkan benteng-benteng, serta mencapai sasaran dengan tepat.
Nov 20th 2012
No comments:
Post a Comment