Karena itu, rendahkanlah dirimu di bawah
tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya (1 Petrus
5:6).
Terkutuklah orang yang mengandalkan
manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh
daripada TUHAN! (Yeremia 17:5).
Berkat Tuhanlah yang menjadikannya kaya,
susah payah tidak akan menambahinya (Amsal 10:22).
Awal tahun 2012 kemaren, aku dapet 3
ayat di atas sebagai bekal perjalanan selama setahun. Aku mikir kok banyak
banget yah. Tapi seneng juga sih dapet ayat-ayat itu, karena aku tau kalo Tuhan
bakal bekerja dengan cara yang ajaib di tahun 2012.
Sepanjang tahun 2012, harapan-harapanku banyak yang nggak terkabul, rencana wisuda gagal total. Tapi banyak hal yang dahsyat yang Tuhan kerjakan dalam hidupku, yang akhirnya membentuk karakterku sedemikian rupa. Di balik setiap “kegagalan” rencanaku, Dia mengerjakan hal-hal yang baik. Dan yang paling penting, Dia genapi janji-Nya dalam tahun 2012.
Pertama, Dia menggenapi janji-Nya dalam I Petrus 5:6. Di tempat les, aku dibenci tanpa alasan oleh salah satu teman les. Cece ini lumayan pinter bahasa mandarinnya, tapi dia jarang ngomong ato njawab, jadi aku yang sering njawab pertanyaan laoshi (kasian soalnya kalo laoshi-nya dikacangin
Trus ada satu cerita lagi tentang penggenapan janji di ayat yang sama. Bulan November kemaren, aku melayani di satu tempat selama 4x. Aku ditempatkan di bawah seorang pemimpin yang nggak kompeten tapi sombong abis dan suka cari muka. Aku sempet jengkel karena tante ini selalu nggak tau apa-apa kalo ditanyai, nggak ngasi pengarahan dengan baik, lepas tanggung jawab. Di minggu ketiga, aku sempet mau protes supaya dia nggak kaya gitu (karena sikapnya, orang-orang yang ada di bawah kepemimpinannya kacau balau). Malam hari, sebelum aku melancarkan aksi teguranku, aku berdoa en Tuhan kasi aku ayat di Roma 12:17-18. Aku renungkan ayat itu sampai meresap di hatiku en akhirnya aku memutuskan untuk diam en nggak menegur tante itu. Besoknya, saat pelayanan aku dipenuhi dengan kasih en damai sejahtera Tuhan. Pagi itu, tiba-tiba aku dipanggil oleh pemimpin yang lebih tinggi. Tuhan kasi aku surprise, aku diberi kepercayaan lebih. Selama dua minggu sebelumnya, aku dipercayai untuk melayani 2 orang, tapi di minggu ketiga itu aku dikasi kepercayaan untuk melayani 5 orang baru. Lalu 2 orang yang awalnya aku layani itu dipindahtangankan ke tante tersebut. Tante itu ngeliat aku dengan sewot, dalam hati aku bingung en ngerasa surprise banget. Pas pulang dari pelayanan, Tuhan baru ngomong ke aku kalo itu upah dari ketaatanku. Tuhan tuh baik banget! ^^
Kedua, penggenapan janji untuk ayat Yeremia 17:5 berhubungan dengan skripsi. Aku sebenernya udah capek banget sama skripsi karena nggak kelar-kelar. Dengan cara yang ajaib, dosen pembimbingku yang selama ini mempersulit aku, tiba-tiba nyuruh aku cepet-cepet selesaiin skripsi. Padahal konon kabarnya, dosen tersebut hobi banget mempersulit mahasiswa sampai titik darah penghabisan (aku emang ngalami sampai 1 tahun sih, tapi perubahan sikapnya tuh drastis en nggak mungkin banget). Dengan pertolongan Tuhan, akhirnya di bulan Desember kemarin aku bisa sidang proposal. Kelulusan en wisuda di depan mata.
Ketiga, penggenapan janji untuk ayat Amsal 10:22. Selama tahun 2012, di keluargaku banyak banget pengeluaran yang harus kami sediakan. Mulai dari biaya skripsiku yang nggak kelar-kelar, adikku masuk kuliah (butuh bayar uang gedung en uang semester), beberapa alat elektronik di rumah yang rusak di waktu hampir bersamaan. Hal itu cukup bikin pusing juga, tapi Tuhan nggak pernah terlambat. Setiap kebutuhan en biaya, Dia cukupkan dengan cara yang ajaib tepat waktu. Bahkan yang lebih ajaib lagi, sempet kulkas kami rusak en nggak bisa diperbaiki, jadi harus beli baru. Trus waktu kami masih cari-cari kulkas baru untuk dibeli, Tuhan kirimkan saudaraku untuk ngasi kulkasnya yang masih tergolong baru (sempet dipake sebentar sama dia, trus nggak dipake karena dia beli kulkas yang lebih gede).
Mungkin buat orang lain, hal-hal yang aku alami di atas nggak spektakuler. Tapi bagiku, hal-hal itu menunjukkan bahwa Dia masih bekerja di hidupku, Dia bertanggung jawab untuk menggenapi semua janji yang Dia berikan ke hidupku. Setiap kebutuhan, pergumulan, en permasalahanku, Dia yang membantuku untuk menyelesaikan. Dia adalah Bapa yang baik en setia. Thanks God buat 2012, thanks buat setiap pengalaman en kebaikan yang boleh aku alami. All glory for You, Jesus ^^
Engkau yang lebih tau cara untuk membuka
jalanku
Engkau yang lebih mengerti cara untuk
menolong hidupku
Reff: Kupercaya Kau Tuhan yang tak pernah
gagal
Menjadikanku lebih dari
pemenang
Kupercaya Kau Tuhan yang tak
pernah lalai
Menggenapi janji-janji-Mu
(Tuhan
Tak Pernah Gagal- Maria Shandi)
January
3rd, 2013
2:05 pm
No comments:
Post a Comment