April 24, 2013

TUHAN TAK PERNAH LALAI


Ketika janji Tuhan kelihatannya nun jauh di seberang sana saat kamu berada di ujung jalan sebelah sini, imanlah yang membuatmu bisa bertahan hingga kamu mencapainya. Imanlah yang membuatmu kuat menghadapi segala tantangan di depanmu dan pengharapanlah yang membuatmu tetap fokus pada tujuanmu untuk memperoleh penggenapan atas janji-Nya.
            
Seringkali ketika hal buruk menerpa saat kita berjalan menuju penggenapan janji, kita menjadi lemah dan putus asa. Ketika waktu demi waktu berlalu dan kita masih berada jauh dari janji-Nya, seringkali kita menjadi ragu dan kehilangan kepercayaan. Bahkan jika seolah-olah Allah membuat kita berputar-putar di padang gurun penderitaan, hati kita mulai mengeras dan kehilangan semangat. Seolah-olah janji Tuhan adalah hal yang sangat mustahil untuk diraih. Namun, jika kita tetap setia dan terus berjalan dalam kehendak dan rencana-Nya, pastilah suatu saat kita bisa menggapai janji-Nya itu.
            
Saat pandangan mata kita mulai kabur akan tujuan kita, janganlah lepaskan pengharapan dan imanmu! Saat kaki ini terasa sangat lelah dan tak kuat lagi melangkah, janganlah berhenti untuk terus berjuang. Saat hati ini sudah terlalu banyak kecewa, janganlah berhenti untuk terus tetap bertahan. Saat mata kita mulai kabur akan pandangan yang ada di depan kita, janganlah menyerah.

Ambillah teropong imanmu, arahkanlah pandanganmu kepada janji-Nya yang mulia itu. Dia bukan hanya Allah yang berjanji, namun Dia juga Allah yang selalu menepati janji. Selalu. Entah di kala kita sudah tidak mengharapkannya, entah saat kita sudah melupakannya, entah di saat kita telah berubah menjadi tua. Namun, Dia tak pernah lupa akan janji-Nya. Dia tak pernah menggagalkan janji-Nya pada kita. II Petrus 3:9 mengatakan; “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat”.

Mungkin, ketika Tuhan belum menepati janji-Nya, ada hal-hal tertentu yang perlu kita koreksi dalam hidup kita. Adakah hal-hal di hidup kita yang menyimpang dari Firman-Nya, adakah hal-hal tertentu yang kurang menyenangkan hati-Nya, atau adakah pelanggaran yang kita lakukan? “Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu” (Yesaya 59:1-2).

Jika kita ingin agar Tuhan menggenapi janji-janji-Nya dalam kehidupan kita, marilah kita melakukan hal yang benar dan berkenan kepada-Nya, seperti yang dikatakan Mazmur 37:34; “Nantikanlah TUHAN dan tetap ikutilah jalan-Nya, maka Ia akan mengangkat engkau untuk mewarisi negeri, dan engkau akan melihat orang-orang fasik dilenyapkan”.

April, 24th 2013
11:40 am

No comments: