July 15, 2016

SUCCESS 101 PART I (JOHN C. MAXWELL)

Tenkiu buat kadonya, bro! Kamu selalu ngasi sesuatu TEPAT ama kebutuhanku. Aku bener-bener belajar banyak hal dari tulisan John C. Maxwell. Untuk summary-nya, aku bagi dalam 2 bagian yah, guys.


BAGIAN I: GAMBARAN SESUNGGUHNYA DARI KESUKSESAN
BAB 1: APAKAH KESUKSESAN ITU? (Anda tidak bisa mencapai hal yang belum Anda definisikan)
Kesuksesan adalah mengetahui tujuan hidup Anda, bertumbuh untuk mencapai kemampuan maksimum Anda, dan menabur benih yang menguntungkan orang lain.

Ketahuilah Tujuan Anda
Setiap kita memiliki tujuan untuk apa kita diciptakan. Tanggung jawab dan kegembiraan terbesar kita adalah menemukan tujuan itu. Inilah beberapa pertanyaan yang harus Anda ajukan pada diri sendiri untuk membantu mengenali tujuan Anda:
* Apa yang saya cari?
* Mengapa saya diciptakan?
* Apakah saya percaya pada kemampuan saya?
* Kapan saya harus mulai?

Berkembang Mencapai Kemampuan Anda
Satu-satunya ukuran yang sesungguhnya adalah perbandingan antara seperti apa kemampuan kita dan seperti apa keadaan kita saat ini. Dengan kata lain, kesuksesan datang sebagai hasil dari mengembangkan diri sesuai dengan kapasitas kita.
* Berkonsentrasilah pada sebuah tujuan utama
* Berkonsentrasilah untuk terus mengembangkan diri
* Lupakanlah masa lalu
* Berfokuslah pada masa depan

Menanam Benih yang Menguntungkan Orang Lain
Tanpa membantu orang lain, perjalanan bisa membuat Anda kesepian dan pengalamannya pun dangkal. Danny Thomas, seorang entertainer, menyatakan "setiap kita dilahirkan untuk sebuah alasan, namun tidak semua bisa menemukan alasan itu. Kesuksesan dalam hidup tidak ada hubungannya dengan apa yang Anda capai dalam hidup atau Anda capai untuk diri sendiri. Kesuksesan itu berhubungan dengan apa yang Anda lakukan bagi orang lain".

BAB 2: KE ARAH MANA SAYA HARUS PERGI? (Anda tidak akan pernah pergi lebih jauh daripada yang bisa Anda impikan)
Impian tidak bisa dipisahkan dengan tujuan hidup kita. Impian membuat kita mengawali perjalanan kesuksesan kita.
Impian Bisa Mewujudkan Banyak Hal bagi Kita:
1. Impian memberi kita arahan
2. Impian meningkatkan kemampuan kita
3. Impian membantu kita menentukan prioritas
4. Impian menambahkan nilai pada pekerjaan kita
Tugas yang tidak menarik sekalipun atau yang tidak segera memberikan hasil, tetap akan memiliki nilai tambah ketika kita tahu bahwa hal-hal itu membuat kita bisa mewujudkan impian kita.
5. Impian memperkirakan masa depan kita
Hal terbesar dalam dunia ini bukanlah siapa kita saat ini, melainkan kemana kita bergerak (Oliver Wendell Holmes).

BAB 3: APA PERAN KEGAGALAN DALAM KESUKSESAN? (Anda tidak akan sukses jika tidak mau gagal)
Pandangan yang Salah mengenai Kegagalan:
A. Orang mengira kegagalan bisa dihindari...SALAH.
Nilai penting manusia adalah ketidaksempurnaan (Norman Cousins).
B. Orang mengira kegagalan adalah sebuah peristiwa...BUKAN.
Kesuksesan atau kegagalan datang dari cara Anda menghadapi kehidupan yang Anda lalui..
C. Orang mengira kegagalan tidak dipengaruhi pandangan pribadi...SALAH
Pandangan dan tanggapan Anda atas kesalahan Andalah yang menentukan apakah tindakan Anda adalah kegagalan atau tidak.
D. Orang mengira kegagalan adalah musuh...BUKAN.
Ahli musik, Eloise Ristad mengatakan "ketika mengizinkan diri sendiri gagal, pada saat yang sama kita mengizinkan diri sendiri untuk menjadi sempurna".
E. Orang mengira kegagalan tidak bisa diubah...SALAH.
Orang yang melihat kegagalan dengan benar tidak membiarkan kegagalan itu memberi pengaruh yang buruk padanya.
F. Orang mengira kegagalan adalah sebuah tanda yang permanen...BUKAN
Senator Sam Ervin Jr. mengatakan "kekalahan bisa jadi sama baiknya dengan kemenangan karena kekalahan bisa menggoncangkan jiwa dan menghasilkan kemenangan".
G. Orang mengira kegagalan adalah akhir...BUKAN.
Roberto Goizueta mengatakan "nilailah hasilnya, kita dibayar untuk memberi hasil, bukan untuk bertindak dengan benar".

BAB 4: BAGAIMANA MENGAWALINYA? (Langkah pertama menuju kesuksesan adalah memimpin diri sendiri dengan sangat baik)
Hal-hal yang Harus Dikelola oleh Mereka yang Sukses:
1. Emosi
Mengelola emosi artinya Anda mendahulukan orang lain, bukan diri sendiri dalam cara Anda menangani dan membentuk mereka.
2. Waktu
Psikiater dan penulis, M. Scott Peck menyatakan "Anda tidak akan menghargai waktu hingga Anda menghargai diri sendiri. Anda tidak akan melakukan apapun hingga Anda menghargai waktu".
3. Prioritas
Gunakan 80% waktu Anda untuk bekerja pada area kekuatan Anda, 15% waktu pada area yang sedang Anda pelajari, 5% waktu pada area penting lainnya.
4. Energi
ABC penghisap energi: Aktivitas tanpa arahan (melakukan hal yang tidak penting), Beban tanpa tindakan (tidak mampu melalukan hal yang penting), Conflict tanpa penyelesaian (tidak mampu menangani hal yang penting).
5. Pemikiran
Satu menit yang digunakan untuk berpikir seringkali lebih bernilai daripada satu jam yang digunakan untuk bicara, atau bekerja tanpa rencana.
6. Kata-kata
Jika Anda mengelola pemikiran dan mengambil keuntungan dari waktu berpikir yang terfokus, Anda mungkin juga akan melihat perkembangan pada bidang mengelola kata-kata.
7. Kehidupan pribadi
Jika saya tidak berhasil mengelola diri sendiri di rumah, pengaruh negatifnya akan meluas ke seluruh bidang kehidupan saya, termasuk pekerjaan saya.

BAGIAN II: KUALITAS PENTING KESUKSESAN
BAB 5: SEBERAPA BAIK SAYA BISA BEKERJA SAMA DENGAN ORANG LAIN? (Tidak membesar-besarkan untuk mengatakan bahwa kemampuan untuk bekerja dengan orang lain adalah bahan terpenting untuk meraih kesuksesan)
4 Jenis Orang Ketika Membicarakan Hubungan:
A. Beberapa orang menambahkan sesuatu pada hidup, kita menikmati mereka
Mereka memberi nilai tambah, mereka membuat hidup orang lain lebih menyenangkan dan bisa dinikmati, merekalah yang mengangkat orang lain.
B. Beberapa orang mengurangi sesuatu dalam hidup, kita mentoleransi mereka
Jika Anda tidak tahu cara untuk memberi nilai tambah pada orang lain, maka Anda mungkin adalah orang yang mengurangi.
C. Beberapa orang melipatgandakan sesuatu dalam hidup, kita menghargai mereka
Semakin besar bakat dan sumber daya yang dimiliki oleh seseorang, semakin besar pula kemampuannya untuk menjadi seseorang yang melipatgandakan.
D. Beberapa orang memecah belah sesuatu dalam hidup, kita menghindari mereka
Mereka yang memecah belah adalah orang yang akan benar-benar "membawa Anda ke tanah", yang artinya adalah mereka akan sebisa dan sesering mungkin membuat Anda patah semangat.

Bawalah Orang Lain pada Tingkatan yang Lebih Tinggi
1. Mereka yang memberi nilai tambah berkomitmen untuk memberi semangat setiap hari
2. Mereka yang memberi nilai tambah tahu perbedaan yang memisahkan "menyakiti" dan "membantu"
3. Mereka yang memberi nilai tambah menginisiatifkan hal positif di lingkungan yang negatif
4. Mereka yang memberi nilai tambah memahami bahwa hidup bukan latihan mengenakan pakaian

BAB 6: APAKAH ORANG LAIN MENGANGGAP SAYA BISA DIPERCAYA? (Rasa percaya adalah dasar bagi semua hubungan)
Nilai Penting Karakter:
1. Lebih dari sekedar ucapan
Tindakan adalah indikator sesungguhnya dari karakter.
2. Bakat itu pemberian, karakter itu pilihan
Ketika menjalani hidup dan mengambil keputusan hari ini, Anda terus menciptakan karakter Anda.
3. Memberi kesuksesan
Para pengikut tidak memercayai dan tidak akan terus mengikuti pemimpin yang cacat karakternya.
4. Membatasi pertumbuhan
Orang yang meraih tingkat yang sangat tinggi namun tidak mendasarinya dengan karakter yang kokoh untuk menahannya menghadapi tekanan sesungguhnya sedang menyambut bencana.
Harga yang harus dibayar untuk karakter yang lemah: arrogance, aloneness, adventure-seeking, adultery.

Membangun Karakter:
* Carilah keretakannya
Kenalilah bidang dimana Anda mungkin memiliki ketidaksempurnaan, melakukan kompromi, atau membuat orang lain patah semangat.
* Carilah polanya
Menemukan pola akan membantu Anda mendiagnosa permasalahan dalam karakter.
* Hadapilah musiknya
Awal dari perbaikan karakter hanya akan terjadi jika Anda menghadapi kesalahan Anda, meminta maaf, dan menerima konsekuensi dari tindakan Anda.
* Bangunlah kembali
Buatlah rencana yang akan menghindarkan Anda dari melakukan kesalahan yang sama lagi.


JOHN C. MAXWELL

No comments: