February 3, 2017

LOVE YOUR LIFE (VICTORIA OSTEEN)

BAB I: MEMAHAMI PENGARUH ANDA
* Aku akan mengisi kotak memoriku dengan hal-hal yang baik, dengan mengetahui arti pentingku, sambil menjalani kehidupan dengan mentalitas seorang juara.
* Aku tidak akan mencengkeram kesalahan-kesalahan masa lalu, atau mengizinkannya mencegahku menjadi orang yang dimaksudkan Tuhan saat aku diciptakan.
* Aku tidak akan menunggu orang lain untuk menghargaiku. Aku akan memusatkan perhatianku pada kualitas-kualitas yang baik dan aku akan menghargai diriku sendiri.
* Aku menyadari bahwa aku telah dipilih langsung oleh Tuhan. Aku akan menjalani kehidupan dengan rasa percaya diri, dengan mengetahui bahwa aku memang berharga dan memiliki sesuatu yang luar biasa untuk ditawarkan.
* Aku mengakui bahwa segala sesuatu yang kulakukan menghasilkan sebutir benih dan terus hidup. Aku akan menjadi diriku yang terbaik setiap hari serta menanamkan benih-benih berkat dan kemurahan untuk anak-anakku dan generasi-generasi masa depan.
* Aku percaya Tuhan menciptakan aku sesuai dengan yang Ia inginkan, dan Ia telah memperlengkapiku dengan segala sesuatu yang kubutuhkan untuk menjalani kehidupan yang berkelimpahan dan memuaskan.
* Jika keadaan tampaknya mustahil dan aku tidak melihat jalan keluar, aku akan tetap bersikap positif dan berharap, karena mengetahui bahwa tangan Tuhan tidak pernah terikat.


BAB II: MENJALANI KEHIDUPAN DENGAN KEYAKINAN
* Aku akan terus berkembang, bertumbuh, dan belajar serta tidak mengizinkan ketakutanku menahanku. Aku akan mengambil segala sesuatu yang telah Tuhan tempatkan dalam diriku.
* Aku tidak akan tinggal dalam kekecewaan-kekecewaan dan kesalahan-kesalahan masa laluku. Aku akan memusatkan perhatian pada hal-hal baik yang Tuhan telah lakukan dalam kehidupanku, memutar kembali kemenangan-kemenangan dan mengingat keberhasilan-keberhasilanku.
* Aku akan tetap terfokus dan bertekad, dengan mengetahui bahwa aku mendapatkan keyakinan lebih besar dan bertumbuh lebih kuat setiap hari.
* Aku menyadari bahwa Tuhan memandangku sebagai seorang juara. Ia telah menetapkanku untuk menang, dan kemenangan-kemenangan terbesarku masih ada di depanku.
* Aku tidak akan putus asa karena kemunduran, kegagalan, atau penundaan. Aku tahu Tuhan yang memegang kendali. Ia sedang bekerja dalam kehidupanku dan Ia akan menyelesaikan segala sesuatu yang telah Ia mulai.


BAB III: MENERIMA HAL-HAL PENTING
* Aku akan tetap fleksibel dan mau berubah untuk menerima hal-hal baru yang Tuhan telah sediakan.
* Aku akan melihat melampaui tempat aku berada sekarang, melihat kemungkinan-kemungkinan baru, bersikap terbuka pada ide-ide baru, dan mengharapkan hal-hal besar di masa depanku.
* Aku tidak akan menjalani kehidupan dalam penyesalan. Aku akan membuat keputusan hari ini untuk melepaskan jika saja dan apapun yang mencegahku untuk menerima yang terbaik dari Tuhan.
* Aku mengakui bahwa walaupun tantangan dan kesulitan tampak seolah-olah sedang melawanku, jika aku tinggal dalam iman, semua itu akhirnya akan bekerja untuk kebaikanku.


BAB IV: MENJAGA PERSPEKTIF YANG BENAR
* Aku tidak akan kewalahan oleh tantangan-tantanganku. Aku akan tetap beriman, memusatkan perhatian pada hal-hal yang baik, dan menjaga sudut pandang yang benar.
* Aku memilih untuk menjalani hari ini dengan gembira, puas, dan bersyukur atas apa yang Tuhan telah berikan kepadaku.
* Aku akan memusatkan perhatian pada apa yang kumiliki dan bukan pada yang tidak kumiliki. Aku akan memusatkan perhatian pada apa yang benar dalam kehidupanku dan memperbesar hal yang baik.
* Saat segala sesuatu sulit dan aku tergoda untuk putus asa, aku akan mengingat semua hal luar biasa yang Tuhan telah lakukan di masa lalu.
* Aku mengakui bahwa aku tidak diciptakan untuk terus-menerus bergumul dan mempertahankan hidup. Aku sedang membuat keputusan untuk merayakan kehidupan setiap hari, untuk menjalaninya sepenuhnya, dan untuk menikmati waktu dengan orang lain dalam kehidupanku.
* Aku tidak akan merindukan hari-hari masa lalu yang bahagia itu, dengan berharap bahwa itu dapat kembali terjadi. Aku menyadari hari ini bahwa aku memiliki orang-orang yang luar biasa dalam hidupku, kesempatan-kesempatan yang luar biasa, dan aku sedang membuat kenangan-kenangan yang luar biasa. Aku tahu bahwa inilah hari-hari yang bahagia itu.


BAB V: MENGGUNAKAN DENGAN SEBAIK-BAIKNYA APA YANG ANDA MILIKI
* Aku akan menjalani kehidupanku dari hari demi hari dengan mengetahui bahwa aku sedang mempersiapkan diri untuk hari esok dengan menjalani kehidupanku yang terbaik hari ini.
* Aku akan setia dengan bakat, waktu, dan kesempatan yang Tuhan telah berikan kepadaku. Aku menyadari bahwa jika aku menggunakan apa yang kumiliki dengan sebaik-baiknya, Tuhan akan melipatgandakan dan memberikan lebih banyak lagi kepadaku.
* Aku akan merenungkan janji-janji Tuhan, dengan mengisi pikiranku dengan pemikiran-pemikiran tentang harapan, iman, dan kemenangan.
* Aku akan berinvestasi dalam kehidupan orang-orang di sekelilingku-- mendorong keluargaku, memperlakukan teman-temanku dengan baik, menolong mereka yang membutuhkan. Aku percaya bahwa sementara aku memberkati orang lain, Tuhan akan memberkatiku.
* Aku tidak akan mundur ketakutan atau terintimidasi tentang melakukan apa yang Tuhan telah taruh di jalan hidupku. Aku akan bersikap tegas dan berani. Aku akan mengambil langkah-langkah iman dan menggunakan setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya.
* Aku mengakui bahwa Tuhan telah memberikan segala sesuatu yang kubutuhkan untuk masa depan. Aku memiliki bakat, hikmat, dan kekuatan untuk menggenapi takdirku.
* Hari ini, aku akan melakukan segala sesuatu yang dapat kulakukan, dengan mengetahui bahwa Tuhan akan melakukan apa yang tidak dapat kulakukan.


BAB VI: MENDAPATKAN KEMBALI KESEMPATAN YANG HILANG
* Aku percaya Tuhan lebih besar dari kesempatan-kesempatanku yang hilang dan hari ini Ia sedang mengembalikan impian-impian, rencana-rencana, dan sasaran-sasaran yang pernah aku izinkan lewat begitu saja.
* Aku tidak akan hidup dalam keadaan negatif dan kekecewaan karena kegagalan-kegagalan dan kemunduran-kemunduran. Satu impian mungkin telah mati, tetapi hari ini aku sedang mengimpikan suatu impian yang baru.
* Walaupun tampaknya seolah-olah telah membuang bertahun-tahun kehidupanku dalam karier yang salah, hubungan yang gagal, atau lingkungan yang tidak sehat, aku memilih untuk tinggal dalam iman, karena mengetahui bahwa Tuhan dapat mengembalikan tahun-tahun tersebut kepadaku.
* Aku tidak akan memusatkan perhatian pada apa yang hilang dariku atau yang telah kulewatkan; aku tahu Tuhan dapat membangkitkan kembali impian-impianku yang sudah mati dan Ia masih memiliki cara untuk memunculkannya kembali.


BAB VII: MENGATASI SERANGAN
* Aku akan memberikan kepada Tuhan segala sesuatu yang menjengkelkanku; frustasi, halangan, dan kekhawatiranku, dengan mengetahui bahwa sementara aku melepaskan semua itu, Ia akan mengubahnya menjadi mutiara-mutiara yang tidak ternilai harganya.
* Aku percaya bahwa aku diciptakan serupa dengan gambar Allah. Aku memiliki karunia-karunia yang tepat, kepribadian, dan kemampuan untuk memenuhi tujuan hidupku.
* Aku akan memperbaiki masalah-masalah kecil dalam kehidupanku. Aku tidak akan mengizinkan sikap tidak menghargai, ketidakbaikan atau sikap-sikap negatif bertumbuh dalam hatiku dan merampas dariku kehidupan yang berbuah yang Tuhan sediakan.
* Aku akan mengampuni orang-orang yang telah melakukan kesalahan kepadaku, melepaskan kepahitan atau rasa sakit hati, dengan mempercayai bahwa Tuhan membawaku melewati semua rasa sakit hati dan penderitaan ke dalam masa baru untuk kehidupanku.


BAB VIII: MENIKMATI HUBUNGAN YANG MEMPERKAYA DIRI
* Aku akan memiliki harapan-harapan yang realistis tentang orang-orang yang membina hubungan denganku. Aku akan memilih untuk melihat yang terbaik, memberikan mereka kesempatan untuk membuat kesalahan-kesalahan dan kebebasan untuk tidak menjadi sempurna.
* Aku akan melakukan setiap upaya untuk menjaga ikatan-ikatan yang kuat dalam hubungan-hubunganku. Aku akan meluangkan waktu untuk orang-orang yang kukasihi, aku akan memberkati mereka dengan kata-kataku. Aku akan mengekspresikan perasaan-perasaanku dengan pelukan, ciuman, dan senyuman.
* Aku menyadari bahwa membuatku tetap bahagia dan puas tidak tergantung pada orang lain. Aku akan menerima tanggung jawab atas kebahagiaan sendiri dan bergantung pada kekuatan dalam diriku yang Tuhan telah berikan kepadaku sebagai sumber kepuasanku.
* Aku tidak akan mencatat kesalahan-kesalahan yang dilakukan kepadaku. Aku akan mencatat hal-hal yang kukagumi dan sukai tentang orang-orang yang ada dalam kehidupanku. Aku tidak akan mudah tersinggung dan pergi tidur dengan membawa kemarahan dan frustasi. Aku akan memulai setiap hari dengan sikap yang baru. Aku menyadari bahwa hubungan-hubunganku adalah tentang apa yang aku berikan sama seperti tentang apa yang aku terima.
* Aku mengakui bahwa hubungan-hubunganku dimaksudkan untuk seumur hidup. Saat orang lain mengecewakanku dan tidak memenuhi harapan-harapanku, aku akan memilih kata-kataku dengan hati-hati. Aku akan penuh kemurahan dan membangun jembatan ke hati orang-orang yang kukasihi.
* Aku menyadari bahwa aku tidak dapat mengubah orang lain. Aku tidak dapat memaksa seseorang bersikap tertentu. Aku hanya dapat menjadi contoh untuk perubahan. Saat aku memperlakukan orang lain dengan cara yang kuinginkan mereka berubah, itu adalah benih yang Tuhan gunakan untuk membawa perubahan.


BAB IX: MENEMUKAN APA YANG ORANG LAIN BUTUHKAN
* Aku akan mempelajari orang-orang yang ada dalam kehidupanku dan mencari tahu apa yang mereka butuhkan. Aku akan mencari cara-cara untuk mendukung mereka dan membuat kehidupan mereka lebih mudah, dengan memusatkan perhatian untuk memberikan kepada mereka apa yang mereka butuhkan dan bukan apa yang kubutuhkan.
* Aku akan bersedia membuat penyesuaian-penyesuaian serta mengadaptasi rencana-rencana dan cara-caraku untuk memperlihatkan penghargaan dan membawa keharmonisan lebih besar dalam rumah tanggaku. Aku akan menjadi lebih peka terhadap kebutuhan orang lain dan mengenali apa yang membuat mereka bahagia. Aku menyadari bahwa penyesuaian-penyesuaian kecil dapat membuat perbedaan-perbedaan besar.
* Aku menyadari bahwa saat aku memenuhi kebutuhan orang lain, Tuhan akan memenuhi kebutuhan-kebutuhanku.
* Saat orang lain berbicara kepadaku, aku akan menghargai mereka dan memberitahukan mereka betapa berharganya mereka, dengan memberikan kepada mereka perhatian penuhku.
* Aku akan mencari cara untuk menemukan kesamaan dengan orang-orang dalam kehidupanku. Aku akan memusatkan perhatian pada apa yang kami sepakati dan tidak mengizinkan perbedaan pendapat di antara kami memisahkan kami. Aku tidak akan memaksakan pandanganku, tetapi membiarkan orang lain didengarkan demi kedamaian.


BAB X: MENJADI PEMBANGUN ORANG
* Aku akan membiasakan diri memberikan seseorang karunia dorongan semangat setiap hari. Aku sadar bahwa jika aku tidak menggunakan kata-kataku untuk memuji dan mendorong semangat, aku tidak sedang menggunakan karunia yang telah Tuhan berikan kepadaku.
* Aku menyadari betapa besarnya pengaruh kata-kataku dan aku akan menggunakan setiap kesempatan untuk melukiskan gambaran-gambaran positif pada hati orang-orang yang aku kasihi.
* Aku akan selalu ingat bahwa tidak ada tindakan kemurahan yang terlalu kecil atau terbuang sia-sia jika aku menanamkannya dalam kehidupan orang lain.
* Aku akan membantu orang-orang yang terdekat denganku untuk berhasil. Aku akan memuji pasanganku, mengucapkan kata-kata iman ke dalam kehidupan anak-anakku, dan membangun keluargaku. Aku menyadari bahwa keberhasilan menghasilkan keberhasilan, dan semakin tinggi mereka naik, semakin tinggi aku akan naik.
* Aku akan menikmati kata-kata, "Aku menyayangimu" dan mengizinkan kata-kata itu untuk mengalir bebas dalam rumahku. Aku tidak akan menganggap bahwa orang lain mengetahui perasaanku tentang mereka; sebaliknya, aku akan memberitahukan mereka setiap hari.
* Aku akan memperlihatkan kasihku melalui tindakan-tindakan kemurahan kecil. Aku akan mencari cara untuk membiarkan keluargaku mengetahui bahwa aku sedang memikirkan mereka. Aku menyadari bahwa hal-hal kecil yang sering dilakukanlah yang menjaga hubungan-hubunganku tetap kuat.


BAB XI: MENERIMA KASIH
* Hari ini aku menerima kasih Tuhan. Aku tahu kemurahan-Nya selalu segar dan baru setiap pagi, dan aku akan mengisi kotak memoriku dengan harta karun dari firman Tuhan dan menjalani hari ini dengan iman dan harapan.
* Aku tahu bahwa aku diakui, diterima, dan dihargai di mata Tuhan. Aku tahu bahwa Tuhan tidak marah kepadaku. Ia sangat mengasihiku.
* Tidak peduli seberapa pun banyaknya kesalahan yang telah kulakukan atau seberapa pun seringnya aku telah menyia-nyiakan kesempatan, aku yakin bahwa kasih Tuhan tidak pernah berubah, dan Ia selalu ada dengan tangan yang terbuka untuk menerimaku.
* Aku menyadari bahwa kasih Tuhan kepadaku tidak didasarkan pada perbuatanku, tetapi sementara aku mengakui dan menerimanya, kasih-Nya memperbaiki perbuatan-perbuatanku.
* Jika seseorang mempersalahkanku, aku tahu bahwa itu bukan Tuhan. Ia tidak berniat menghukum. Ia bermaksud mengasihi. Aku tidak akan menjalani kehidupan hari ini dengan perasaan bersalah dan dihakimi. Aku telah diampuni dari semua kesalahan masa lalu. Hari ini adalah hari kemenangan yang baru.


VICTORIA OSTEEN

No comments: