* Aku akan mengisi kotak
memoriku dengan hal-hal yang baik, dengan mengetahui arti pentingku,
sambil menjalani kehidupan dengan mentalitas seorang juara.
* Aku tidak akan
mencengkeram kesalahan-kesalahan masa lalu, atau mengizinkannya
mencegahku menjadi orang yang dimaksudkan Tuhan saat aku diciptakan.
* Aku tidak akan menunggu
orang lain untuk menghargaiku. Aku akan memusatkan perhatianku pada
kualitas-kualitas yang baik dan aku akan menghargai diriku sendiri.
* Aku menyadari bahwa aku
telah dipilih langsung oleh Tuhan. Aku akan menjalani kehidupan
dengan rasa percaya diri, dengan mengetahui bahwa aku memang berharga
dan memiliki sesuatu yang luar biasa untuk ditawarkan.
* Aku mengakui bahwa
segala sesuatu yang kulakukan menghasilkan sebutir benih dan terus
hidup. Aku akan menjadi diriku yang terbaik setiap hari serta
menanamkan benih-benih berkat dan kemurahan untuk anak-anakku dan
generasi-generasi masa depan.
* Aku percaya Tuhan
menciptakan aku sesuai dengan yang Ia inginkan, dan Ia telah
memperlengkapiku dengan segala sesuatu yang kubutuhkan untuk
menjalani kehidupan yang berkelimpahan dan memuaskan.
* Jika keadaan tampaknya
mustahil dan aku tidak melihat jalan keluar, aku akan tetap bersikap
positif dan berharap, karena mengetahui bahwa tangan Tuhan tidak
pernah terikat.
BAB II: MENJALANI
KEHIDUPAN DENGAN KEYAKINAN
* Aku akan terus
berkembang, bertumbuh, dan belajar serta tidak mengizinkan
ketakutanku menahanku. Aku akan mengambil segala sesuatu yang telah
Tuhan tempatkan dalam diriku.
* Aku tidak akan tinggal
dalam kekecewaan-kekecewaan dan kesalahan-kesalahan masa laluku. Aku
akan memusatkan perhatian pada hal-hal baik yang Tuhan telah lakukan
dalam kehidupanku, memutar kembali kemenangan-kemenangan dan
mengingat keberhasilan-keberhasilanku.
* Aku akan tetap terfokus
dan bertekad, dengan mengetahui bahwa aku mendapatkan keyakinan lebih
besar dan bertumbuh lebih kuat setiap hari.
* Aku menyadari bahwa
Tuhan memandangku sebagai seorang juara. Ia telah menetapkanku untuk
menang, dan kemenangan-kemenangan terbesarku masih ada di depanku.
* Aku tidak akan putus
asa karena kemunduran, kegagalan, atau penundaan. Aku tahu Tuhan yang
memegang kendali. Ia sedang bekerja dalam kehidupanku dan Ia akan
menyelesaikan segala sesuatu yang telah Ia mulai.
BAB III: MENERIMA HAL-HAL
PENTING
* Aku akan tetap
fleksibel dan mau berubah untuk menerima hal-hal baru yang Tuhan
telah sediakan.
* Aku akan melihat
melampaui tempat aku berada sekarang, melihat kemungkinan-kemungkinan
baru, bersikap terbuka pada ide-ide baru, dan mengharapkan hal-hal
besar di masa depanku.
* Aku tidak akan
menjalani kehidupan dalam penyesalan. Aku akan membuat keputusan hari
ini untuk melepaskan jika saja dan apapun yang mencegahku untuk
menerima yang terbaik dari Tuhan.
* Aku mengakui bahwa
walaupun tantangan dan kesulitan tampak seolah-olah sedang melawanku,
jika aku tinggal dalam iman, semua itu akhirnya akan bekerja untuk
kebaikanku.
BAB IV: MENJAGA
PERSPEKTIF YANG BENAR
* Aku tidak akan
kewalahan oleh tantangan-tantanganku. Aku akan tetap beriman,
memusatkan perhatian pada hal-hal yang baik, dan menjaga sudut
pandang yang benar.
* Aku memilih untuk
menjalani hari ini dengan gembira, puas, dan bersyukur atas apa yang
Tuhan telah berikan kepadaku.
* Aku akan memusatkan
perhatian pada apa yang kumiliki dan bukan pada yang tidak kumiliki.
Aku akan memusatkan perhatian pada apa yang benar dalam kehidupanku
dan memperbesar hal yang baik.
* Saat segala sesuatu
sulit dan aku tergoda untuk putus asa, aku akan mengingat semua hal
luar biasa yang Tuhan telah lakukan di masa lalu.
* Aku mengakui bahwa aku
tidak diciptakan untuk terus-menerus bergumul dan mempertahankan
hidup. Aku sedang membuat keputusan untuk merayakan kehidupan setiap
hari, untuk menjalaninya sepenuhnya, dan untuk menikmati waktu dengan
orang lain dalam kehidupanku.
* Aku tidak akan
merindukan hari-hari masa lalu yang bahagia itu, dengan berharap
bahwa itu dapat kembali terjadi. Aku menyadari hari ini bahwa aku
memiliki orang-orang yang luar biasa dalam hidupku,
kesempatan-kesempatan yang luar biasa, dan aku sedang membuat
kenangan-kenangan yang luar biasa. Aku tahu bahwa inilah hari-hari yang bahagia itu.
BAB V: MENGGUNAKAN DENGAN
SEBAIK-BAIKNYA APA YANG ANDA MILIKI
* Aku akan menjalani
kehidupanku dari hari demi hari dengan mengetahui bahwa aku sedang
mempersiapkan diri untuk hari esok dengan menjalani kehidupanku yang
terbaik hari ini.
* Aku akan setia dengan
bakat, waktu, dan kesempatan yang Tuhan telah berikan kepadaku. Aku
menyadari bahwa jika aku menggunakan apa yang kumiliki dengan
sebaik-baiknya, Tuhan akan melipatgandakan dan memberikan lebih
banyak lagi kepadaku.
* Aku akan merenungkan
janji-janji Tuhan, dengan mengisi pikiranku dengan
pemikiran-pemikiran tentang harapan, iman, dan kemenangan.
* Aku akan berinvestasi
dalam kehidupan orang-orang di sekelilingku-- mendorong keluargaku,
memperlakukan teman-temanku dengan baik, menolong mereka yang
membutuhkan. Aku percaya bahwa sementara aku memberkati orang lain,
Tuhan akan memberkatiku.
* Aku tidak akan mundur
ketakutan atau terintimidasi tentang melakukan apa yang Tuhan telah
taruh di jalan hidupku. Aku akan bersikap tegas dan berani. Aku akan
mengambil langkah-langkah iman dan menggunakan setiap kesempatan
dengan sebaik-baiknya.
* Aku mengakui bahwa
Tuhan telah memberikan segala sesuatu yang kubutuhkan untuk masa
depan. Aku memiliki bakat, hikmat, dan kekuatan untuk menggenapi
takdirku.
* Hari ini, aku akan
melakukan segala sesuatu yang dapat kulakukan, dengan mengetahui
bahwa Tuhan akan melakukan apa yang tidak dapat kulakukan.
BAB VI: MENDAPATKAN
KEMBALI KESEMPATAN YANG HILANG
* Aku percaya Tuhan lebih
besar dari kesempatan-kesempatanku yang hilang dan hari ini Ia
sedang mengembalikan impian-impian, rencana-rencana, dan
sasaran-sasaran yang pernah aku izinkan lewat begitu saja.
* Aku tidak akan hidup
dalam keadaan negatif dan kekecewaan karena kegagalan-kegagalan dan
kemunduran-kemunduran. Satu impian mungkin telah mati, tetapi hari
ini aku sedang mengimpikan suatu impian yang baru.
* Walaupun tampaknya
seolah-olah telah membuang bertahun-tahun kehidupanku dalam karier
yang salah, hubungan yang gagal, atau lingkungan yang tidak sehat,
aku memilih untuk tinggal dalam iman, karena mengetahui bahwa Tuhan
dapat mengembalikan tahun-tahun tersebut kepadaku.
* Aku tidak akan
memusatkan perhatian pada apa yang hilang dariku atau yang telah
kulewatkan; aku tahu Tuhan dapat membangkitkan kembali
impian-impianku yang sudah mati dan Ia masih memiliki cara
untuk memunculkannya kembali.
BAB VII: MENGATASI
SERANGAN
* Aku akan memberikan
kepada Tuhan segala sesuatu yang menjengkelkanku; frustasi, halangan,
dan kekhawatiranku, dengan mengetahui bahwa sementara aku melepaskan
semua itu, Ia akan mengubahnya menjadi mutiara-mutiara yang tidak
ternilai harganya.
* Aku percaya bahwa aku
diciptakan serupa dengan gambar Allah. Aku memiliki karunia-karunia
yang tepat, kepribadian, dan kemampuan untuk memenuhi tujuan hidupku.
* Aku akan memperbaiki
masalah-masalah kecil dalam kehidupanku. Aku tidak akan mengizinkan
sikap tidak menghargai, ketidakbaikan atau sikap-sikap negatif
bertumbuh dalam hatiku dan merampas dariku kehidupan yang berbuah
yang Tuhan sediakan.
* Aku akan mengampuni
orang-orang yang telah melakukan kesalahan kepadaku, melepaskan
kepahitan atau rasa sakit hati, dengan mempercayai bahwa Tuhan
membawaku melewati semua rasa sakit hati dan penderitaan ke dalam masa
baru untuk kehidupanku.
BAB VIII: MENIKMATI
HUBUNGAN YANG MEMPERKAYA DIRI
* Aku akan memiliki
harapan-harapan yang realistis tentang orang-orang yang membina
hubungan denganku. Aku akan memilih untuk melihat yang terbaik,
memberikan mereka kesempatan untuk membuat kesalahan-kesalahan dan
kebebasan untuk tidak menjadi sempurna.
* Aku akan melakukan
setiap upaya untuk menjaga ikatan-ikatan yang kuat dalam
hubungan-hubunganku. Aku akan meluangkan waktu untuk orang-orang yang kukasihi, aku akan
memberkati mereka dengan kata-kataku. Aku akan mengekspresikan
perasaan-perasaanku dengan pelukan, ciuman, dan senyuman.
* Aku menyadari bahwa
membuatku tetap bahagia dan puas tidak tergantung pada orang lain.
Aku akan menerima tanggung jawab atas kebahagiaan sendiri dan
bergantung pada kekuatan dalam diriku yang Tuhan telah berikan
kepadaku sebagai sumber kepuasanku.
* Aku tidak akan mencatat
kesalahan-kesalahan yang dilakukan kepadaku. Aku akan mencatat
hal-hal yang kukagumi dan sukai tentang orang-orang yang ada dalam
kehidupanku. Aku tidak akan mudah tersinggung dan pergi tidur dengan
membawa kemarahan dan frustasi. Aku akan memulai setiap hari dengan
sikap yang baru. Aku menyadari bahwa hubungan-hubunganku adalah
tentang apa yang aku berikan sama seperti tentang apa yang aku
terima.
* Aku mengakui bahwa
hubungan-hubunganku dimaksudkan untuk seumur hidup. Saat orang lain
mengecewakanku dan tidak memenuhi harapan-harapanku, aku akan memilih
kata-kataku dengan hati-hati. Aku akan penuh kemurahan dan membangun
jembatan ke hati orang-orang yang kukasihi.
* Aku menyadari bahwa aku
tidak dapat mengubah orang lain. Aku tidak dapat memaksa seseorang
bersikap tertentu. Aku hanya dapat menjadi contoh untuk perubahan.
Saat aku memperlakukan orang lain dengan cara yang kuinginkan mereka
berubah, itu adalah benih yang Tuhan gunakan untuk membawa perubahan.
BAB IX: MENEMUKAN APA
YANG ORANG LAIN BUTUHKAN
* Aku akan mempelajari
orang-orang yang ada dalam kehidupanku dan mencari tahu apa yang mereka
butuhkan. Aku akan mencari cara-cara untuk mendukung mereka dan
membuat kehidupan mereka lebih mudah, dengan memusatkan perhatian
untuk memberikan kepada mereka apa yang mereka butuhkan dan bukan apa
yang kubutuhkan.
* Aku akan bersedia
membuat penyesuaian-penyesuaian serta mengadaptasi rencana-rencana dan
cara-caraku untuk memperlihatkan penghargaan dan membawa keharmonisan
lebih besar dalam rumah tanggaku. Aku akan menjadi lebih peka
terhadap kebutuhan orang lain dan mengenali apa yang membuat mereka
bahagia. Aku menyadari bahwa penyesuaian-penyesuaian kecil dapat
membuat perbedaan-perbedaan besar.
* Aku menyadari bahwa
saat aku memenuhi kebutuhan orang lain, Tuhan akan memenuhi
kebutuhan-kebutuhanku.
* Saat orang lain
berbicara kepadaku, aku akan menghargai mereka dan memberitahukan
mereka betapa berharganya mereka, dengan memberikan kepada mereka
perhatian penuhku.
* Aku akan mencari cara
untuk menemukan kesamaan dengan orang-orang dalam kehidupanku. Aku
akan memusatkan perhatian pada apa yang kami sepakati dan tidak
mengizinkan perbedaan pendapat di antara kami memisahkan kami. Aku
tidak akan memaksakan pandanganku, tetapi membiarkan orang lain
didengarkan demi kedamaian.
BAB X: MENJADI PEMBANGUN
ORANG
* Aku akan membiasakan
diri memberikan seseorang karunia dorongan semangat setiap hari. Aku
sadar bahwa jika aku tidak menggunakan kata-kataku untuk memuji dan
mendorong semangat, aku tidak sedang menggunakan karunia yang telah
Tuhan berikan kepadaku.
* Aku menyadari betapa
besarnya pengaruh kata-kataku dan aku akan menggunakan setiap
kesempatan untuk melukiskan gambaran-gambaran positif pada hati
orang-orang yang aku kasihi.
* Aku akan selalu ingat
bahwa tidak ada tindakan kemurahan yang terlalu kecil atau terbuang
sia-sia jika aku menanamkannya dalam kehidupan orang lain.
* Aku akan membantu
orang-orang yang terdekat denganku untuk berhasil. Aku akan memuji
pasanganku, mengucapkan kata-kata iman ke dalam kehidupan
anak-anakku, dan membangun keluargaku. Aku menyadari bahwa
keberhasilan menghasilkan keberhasilan, dan semakin tinggi mereka
naik, semakin tinggi aku akan naik.
* Aku akan menikmati
kata-kata, "Aku menyayangimu" dan mengizinkan kata-kata itu
untuk mengalir bebas dalam rumahku. Aku tidak akan menganggap bahwa
orang lain mengetahui perasaanku tentang mereka; sebaliknya, aku akan
memberitahukan mereka setiap hari.
* Aku akan memperlihatkan
kasihku melalui tindakan-tindakan kemurahan kecil. Aku akan mencari
cara untuk membiarkan keluargaku mengetahui bahwa aku sedang
memikirkan mereka. Aku menyadari bahwa hal-hal kecil yang sering
dilakukanlah yang menjaga hubungan-hubunganku tetap kuat.
BAB XI: MENERIMA KASIH
* Hari ini aku menerima
kasih Tuhan. Aku tahu kemurahan-Nya selalu segar dan baru setiap
pagi, dan aku akan mengisi kotak memoriku dengan harta karun dari firman
Tuhan dan menjalani hari ini dengan iman dan harapan.
* Aku tahu bahwa aku
diakui, diterima, dan dihargai di mata Tuhan. Aku tahu bahwa Tuhan
tidak marah kepadaku. Ia sangat mengasihiku.
* Tidak peduli seberapa
pun banyaknya kesalahan yang telah kulakukan atau seberapa pun
seringnya aku telah menyia-nyiakan kesempatan, aku yakin bahwa kasih
Tuhan tidak pernah berubah, dan Ia selalu ada dengan tangan yang
terbuka untuk menerimaku.
* Aku menyadari bahwa
kasih Tuhan kepadaku tidak didasarkan pada perbuatanku, tetapi
sementara aku mengakui dan menerimanya, kasih-Nya memperbaiki
perbuatan-perbuatanku.
* Jika seseorang
mempersalahkanku, aku tahu bahwa itu bukan Tuhan. Ia tidak berniat
menghukum. Ia bermaksud mengasihi. Aku tidak akan menjalani kehidupan
hari ini dengan perasaan bersalah dan dihakimi. Aku telah diampuni dari
semua kesalahan masa lalu. Hari ini adalah hari kemenangan yang baru.
VICTORIA OSTEEN

No comments:
Post a Comment