April 12, 2020

GOD'S FAVOURITE HOUSE (TOMMY TENNEY)

PENDAHULUAN:
1. Jika Tuhan "kangen" pada "rumah-rumah" penyembahan yang ada di dunia, saya yakin itu adalah tabernakel Daud. Bukan karena keindahan struktur bangunannya, namun karena gairah penyembahannya. Peristiwa dan perjumpaan Tuhan dengan para penyembah yang bergairah disanalah yang membuat Tuhan menyukai tempat itu.
2. Ia ingin membangun kembali rumah kesukaan-Nya. Apakah Anda bersedia dipakai-Nya? Ia bisa memakai "batu hidup" lainnya, seorang penyembah yang memiliki teladan dan hati Daud.


BAB 1: RUMAH KESUKAAN TUHAN
1. "Kemudian Aku akan kembali dan membangun kembali pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan" (Kisah Para Rasul 15: 16). Jika kobaran semangat hati Daud dapat dipulihkan, maka Tuhan sendiri akan membantu proses pembangunan kembali tabernakel tersebut.
2. Kita menginginkan pertemuan dengan Tuhan, namun Tuhan menginginkan pertemuan dengan manusia, karena pertemuan dengan anak-anak-Nya memberikan pengaruh kepada-Nya. Ia akan "merobek selubung-selubung" dan mengadakan waktu untuk bertemu dengan anak-anak-Nya.
3. Keintiman dengan Tuhan akan membawa "berkat", tetapi mengejar "berkat" tidak selalu membawa pada keintiman.
4. Terlalu sering kita menginginkan kehadiran Tuhan di tempat penyembahan kita hanya untuk memberikan sensasi pada perasaan kita. Pertanyaannya adalah, "apakah Ia akan tinggal?" Ini bukan tentang kita, ini tentang Dia.
5. Tidak ada kemuliaan shekinah (hadirat Tuhan yang kelihatan) di gereja-gereja kita karena kita telah kehilangan kemampuan kita untuk menjadi tuan rumah bagi Roh Kudus. Ia merindukan keintiman antara diri-Nya dan umat-Nya; Ia ingin menyatakan kemuliaan-Nya pada dunia yang terhilang dan mati.


BAB 2: GARIS AKHIR PALSU DAN TOMBOL PINTU TIPUAN (BERHENTI DAN TERTINGGAL)
1. Saya ingin Tuhan menyatakan diri-Nya dalam shekinah-Nya atau hadirat-Nya yang kelihatan. Jika dibandingkan dengan-Nya, segala sesuatu dan semua orang yang lain hanyalah pemanas untuk mengisi waktu sampai Yang Sejati memasuki ruangan.
2. Tuhan sedang mencari seseorang, sebuah gereja, dan sebuah kota yang mau mendengar ketukan lembut-Nya dan membukakan pintu bagi-Nya. Mengapa pintu rumah-Nya sendiri terkunci? Karena Ia telah memberikan kuncinya. Ia berkata kepada Petrus, "Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di surga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di surga" (Matius 16:19).
3. Keengganan gereja untuk membayar harga yang tampaknya tinggi untuk penyembahan yang intim adalah akar penyebab dari kemandulan kita.
4. Saat yang paling mengkhawatirkan bukanlah ketika Tuhan mengetuk pintu Anda, melainkan ketika ketukan itu berhenti.
5. Terkadang yang perlu Anda ketahui adalah bahwa Ia sudah dekat. Seruan hati Anda yang penuh kerinduan akan menarik-Nya mendekat. Tuhan tidak bisa berpaling dari orang yang hancur hatinya. Air mata akan menyalakan keran belas kasihan Tuhan.
6. Salah satu kunci untuk mengubah kunjungan Roh yang sementara menjadi Roh yang tinggal adalah dengan mengenali Dia. Apakah Anda akan mengenali Dia jika Ia datang dengan seekor anak kuda jantan dan bukan dengan kuda jantan? Apakah Anda akan merangkul hadirat-Nya dalam kerendahan hati dan juga dalam kekuatan?
7. Kita harus menjadi seperti seorang anak kecil yang kelaparan, yang berseru meminta pertolongan. Saatnya bagi Anda untuk menunjukkan rasa lapar Anda. Dapatkan perhatian Allah dan abaikan persetujuan manusia.


BAB 3: MEMBUKA SURGA (DAN MENUTUP GERBANG NERAKA)
1. Kebangunan rohani yang sejati datang ketika Sang Pencipta Kebangunan Rohani turun ke kota! Kebangunan rohani yang sejati adalah sebuah ledakan adikodrati dari hadirat Tuhan di dunia ini, yaitu selain kemahahadiran-Nya yang terus menerus.
2. Dalam hal doa dan kebangunan rohani, cara untuk membuka tingkap-tingkap langit adalah memecahkan bejana-bejana dan melepaskan aliran pertobatan dan penyembahan di antara umat Tuhan di dunia ini. Harus ada kehancuran hati yang mendalam di dalam diri kita jika kita ingin mengalami suatu terobosan dan melihat sebuah tingkap yang terbuka di surga. Kehancuran hati di dunia membuka surga!
3. Ingatlah, penundaan bukanlah penolakan. Ketekunan memainkan peran yang berkuasa dalam membuka langit. Jangan biarkan langit tembaga menghalangi Anda!
4. Dalam Mazmur 51, Daud menyatakan "korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah". Ini adalah kunci yang mahal yang membuka kekayaan-kekayaan hadirat Tuhan! Ini adalah dupa harum yang tidak dapat diabaikan oleh Tuhan. Ia akan memberikan respon. Langit tembaga akan runtuh!
5. Uza mati setelah ia berusaha msnstabilkan apa yang telah diguncangkan Tuhan.  Memperkenankan manusia adalah baik namun memperkenankan Roh itu sangat dahsyat! Ia tidak menginginkan seorangpun menahan apa yang sedang disambar-Nya! Cara-cara-Nya dan jalan menuju kebangunan rohani yang kudus--jauh lebih tinggi dan "melelahkan".
6. Tuhan tidak menginginkan sebuah kereta kayu atau seekor lembu jantan untuk membawa hadirat-Nya--Ia menginginkan manusia sejati. Lembu jantan adalah lambang kekuatan, kekuasaan, dan kekayaan. Tuhan tidak akan bisa dimanipulasi oleh kekayaan atau kekuatan duniawi kita. Kelemahan manusialah yang akan membawa tabut kehadiran Tuhan.
7. Ketika Anda bergerak dari tingkat pengurapan ke tingkat memanggil kemuliaan Tuhan, berbagai hal tidak akan menjadi lebih mudah. Sebaliknya, akan menjadi lebih berat. Tuhan memperingatkan Adam dan Hawa pada awal kehidupan mereka di luar pintu gerbang Firdaus, "Dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu" (Kejadian 3:19). Berpeluh mentransfer nilai. Sesungguhnya, penyembahan adalah mentransfer apa yang bernilai dan layak dari kita kepada Tuhan.
8. 5 hal yang akan membuka tingkap surga (elemen penyembahan):
Persepuluhan
Prinsip untuk memberikan hasil pertama dari pendapatan kepada Tuhan digambarkan dalam Maleakhi 3:10.
Penderitaan
Akan membuka surga sebagaimana yang dinyatakan ketika Stefanus mati sebagai martir (Kisah Para Rasul 7:55-58a).
Ketekunan
Yesus memberi tahu para murid bahwa "pintu" akan dibuka bagi mereka yang tekun meminta, mencari, dan mengetuk pintu Tuhan (Matius 7:7-8).
Kesatuan
Kesatuan mengundang hadirat Tuhan dimanapun dua atau tiga orang bersehati "meminta apapun juga" (Matius 18:19-20).
Penyembahan
Penyembahan adalah kunci untuk membuka langit tingkat ketiga.


BAB 4: MEMBANGUN KURSI KEMURAHAN (BUKAN KURSI PENGHAKIMAN)
1. Dalam Perjanjian Lama, bahasa Ibrani yang diterjemahkan sebagai "kemuliaan" adalah kabod. Secara harafiah artinya adalah berat atau kemegahan yang berat. Ketika Ia menemukan sebuah rumah yang telah membayar harga untuk membangun sebuah tempat peristirahatan bagi Dia, Ia akan datang dan Ia akan tinggal.
2. Daud mempelajari sebuah rahasia penting dalam proses pemindahan hadirat Tuhan ke Yerusalem. Jika Anda ingin menjaga nyala api biru itu tetap disana, seseorang harus memelihara apinya. Anda memberinya bahan bakar melalui penyembahan yang penuh pengorbanan. Kita tidak memiliki hak untuk meminta api Tuhan kecuali kita bersedia menjadi bahan bakar Tuhan.
3. Pukulan palu kehidupan akan mengarahkan kita kepada Allah jika kita merespons tantangan kehidupan dengan benar. Tuhan ingin agar pukulan-pukulan palu dalam kehidupan menggerakkan sayap-sayap penyembahan Anda ke dalam posisi "bersyukur dalam segala hal". 
4. J,angan takut pada kesengsaraan! Para penyembah yang dibentuk dari emas yang telah dimurnikan dalam api dan ditempa melalui kesengsaraan dan pencobaan, akan membiaskan cahaya kemuliaan Tuhan jauh lebih baik ketimbang mereka yang dicetak secara kilat.
5. Kebangunan rohani yang sejati terjadi hanya ketika para penyembah yang benar melupakan manusia dan berpaling dengan sepenuh perhatian dan pemujaan mereka kepada Tuhan. Kita dipanggil untuk menjadi perantara dalam penyembahan sampai Tuhan dan manusia bertemu bersama.


BAB 5: MENYALAKAN TERANG KEMULIAAN-NYA (TIDAK ADA LAGI SANDUNGAN DALAM GELAP)
1. Pengurapan dengan cepat bisa menarik kerumunan orang banyak dan dengan mudah bisa mempengaruhi mereka. Namun ketika Tuhan datang dan menyatakan kemuliaan-Nya di antara kita, seluruh kota akan mendapatkan pengaruhnya!
2. Kita seharusnya melepaskan sesuatu di surga setiap kali kita mengikat sesuatu di bumi. Jangan pernah berdoa untuk mengikat iblis jika Anda tidak berdoa untuk melepaskan kuasa Yesus dan Roh Tuhan atas situasi.
3. Penyembahan yang sejati, yang penuh pertobatan dan kehancuran hati, hanya akan mempertinggi aroma yang kaya dari pengorbanan kita yang bisa diterima oleh Tuhan, dan persembahan inilah yang akan membujuk Raja Kemuliaan untuk tinggal bersama kita dan bukan hanya mengunjungi kebaktian-kebaktian kita saja.
4. Tidak ada cara yang lebih baik untuk berperang dalam peperangan rohani selain dari menyalakan terang kemuliaan Tuhan dengan cara mengundang hadirat-Nya. Izinkanlah Dia untuk membangun kembali rumah kesukaan-Nya di tengah-tengah perkumpulan Anda dan jangan mau berhenti di garis akhir yang palsu atau dipuaskan hanya dengan aroma dimana Ia pernah berada.


BAB 6: JANGAN PERNAH MEMPERCAYAI ORANG YANG TIDAK TIMPANG (BERGUMUL DENGAN TAKDIR ILAHI)
1. Tuhan tidak mengulurkan tangan-Nya secara terbuka untuk memberikan berkat karena Yakub tidak membutuhkan berkat lain dalam hidupnya yang kacau. Ia membutuhkan kehidupan yang baru. Jika kita mau menerima kematian daging yang penuh pertobatan, orang-orang yang pernah membenci kita akan melihat diri kita yang baru.
2. Ini adalah cara Tuhan dalam mengadakan perubahan yang secara permanen melukai manusia lama dan cara-cara lama dalam melakukan segala sesuatu. Hal ini menyebabkan suatu kematian di dalam diri kita, yang menandai suatu perubahan untuk menjadi yang lebih baik. Orang-orang akan melihat kita dengan ketimpangan yang baru, suatu kelembutan yang baru, yang lahir pada hari dimana kira kalah dalam pertandingan gulat dengan Tuhan.
3. Tingkat tertinggi dalam penyembahan adalah mengesampingkan tangan-Nya dan mengejar wajah-Nya! Wajah-Nya berarti kemurahan-Nya. Hadirat mengatasi hadiah. Ia merindukan penyembah yang akan mengejar Sang "Pemberi" melampaui "hadiah".
4. Lapar yang kudus dan frustrasi-frustrasi yang diberkati dapat menghasilkan suatu pergumulan yang mengubah jalan hidup. Kematian daging seringkali menghasilkan masa depan. Program Anda mungkin harus mati supaya tujuan-Nya bisa hidup.
5. Kita perlu mengambil semboyan Yohanes Pembaptis dan menerapkan dalam hidup kita: "Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil" (Yohanes 3:30).


BAB 7: PORNOGRAFI ROHANI ATAU KEINTIMAN ROHANI? (DIPUASKAN HANYA DENGAN MELIHAT ATAU DENGAN MENDAPAT KUNJUNGAN?)
1. Dalam sepanjang perjalanan-Nya, satu-satunya pusat perhatian Yesus adalah mendengarkan apa yang dikatakan Bapa dan mengatakannya, serta melihat apa yang dikerjakan Bapa dan mengerjakannya. Jika Anda mengenal Tuhan dan menyenangkan-Nya melalui ketaatan total, "rasa lapar" akan Dia akan membawa khalayak ramai kepada Anda.
2. Urapan Tuhan tidak pernah dimaksudkan untuk memuaskan rasa lapar jiwa kita. Hanya Tuhan sendiri yang dapat memuaskan rasa lapar yang telah Ia tempatkan di dalam diri kita. Tangan-Nya dapat memenuhi kebutuhan kita, tetapi hanya wajah-Nya yang dapat memuaskan kerinduan kita yang paling dalam.
3. Kita seringkali cenderung menjadi lebih tergetar secara rohani oleh jamahan Tuhan atas kehidupan orang lain daripada mengejarnya bagi hidup kita sendiri--menjadi sebuah bentuk pornografi rohani. Ia ingin kita jatuh cinta dengan begitu mendalam kepada-Nya.
4. Reputasi tidak ada artinya bagi Tuhan. Anda tidak bisa mencari wajah-Nya dan menyelamatkan muka Anda. Mungkin saja Anda akan kehilangan martabat Anda dalam pengejaran Anda akan keilahian-Nya.
5. Tidak ada metode atau lintasan baru menuju kebangunan rohani. Kita hanya perlu menemukan kembali resep asli Tuhan dan berhenti mencoba-coba. Yang terutama adalah Dia, berpusat kepada Kristus!


BAB 8: HARI KEMATIAN MUSIK (DAN HARI KEBANGKITANNYA)
1. Menurut Tuhan, penyembahan adalah bagian-Nya, dan firman adalah bagian kita. Penyembahan lebih penting bagi Tuhan daripada khotbah karena penyembahan membangun keranjang atau tempat penyimpanan bagi roti segar dari surga. Jika Anda membangun kursi kemurahan, maka Anda akan mendapatkan kemuliaan Tuhan yang datang dan masuk, dan penyembahanlah yang membangun tempat bagi Tuhan. Apakah prioritas surga? Berbicara kepada-Nya atau berbicara tentang Dia?
2. Satu-satunya hal yang dicari oleh Bapa secara aktif adalah penyembah-penyembah! Panggilan utama Anda adalah untuk menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran.
3. Tuhan tidak tertarik pada kualitas penyembahan kita atau kemampuan musik kita. Ini tentang siapa kita, Ia tertarik karena hubungan-Nya dengan para penyembah. Kita adalah anak-anak-Nya.
4. Tahukah Anda apa yang Tuhan makan ketika Ia lapar? Penyembahan. Ia datang karena kita mengangkat pujian yang tidak sempurna dan kekanak-kanakan dengan hati yang penuh kasih--seperti seorang anak menggapai ke atas dan seorang Bapa meraih ke bawah.


BAB 9: MEMPERLUAS KAWASAN TAHTA (DI BUMI SEPERTI DI SURGA)
1. Kebangunan rohani yang sejati pertama-tama harus terjadi di dalam gereja karena kita menetapkan standar dan langkah bagi apa yang terjadi di sebuah kota.
2. Hadirat Allah adalah karakteristik utama dari kebangunan rohani yang dikirim oleh Allah. Kuasa Tuhan bekerja sedemikian rupa sehingga rasa takut akan Tuhan mencengkeram jiwa-jiwa manusia sebelum mereka menghadiri kebaktian.
3. Adalah tergantung pada gereja untuk menyatakan tujuan-tujuan Tuhan dalam generasi ini. Gereja diciptakan supaya Anda bisa memberikan sesuatu dari diri Anda kepada-Nya. Berdoa adalah memohon, mencari wajah-Nya adalah menentukan posisi. Setiap orang yang melihat kemuliaan-Nya akan pulang dalam keadaan yang sangat berbeda daripada sebelum Ia datang.
4. Penyembahan mengundang hadirat Tuhan dan hadirat-Nya melenyapkan segala sesuatu yang lain. Kebangunan rohani yang akan datang bukanlah masalah khotbah dan pengetahuan; namun masalah penyembahan dan impartasi.
5. Kita harus membiarkan hati kita begitu hancur di hadapan-Nya sehingga hal-hal yang menghancurkan hati-Nya juga menghancurkan hati kita. Kita harus membawa "Tuhan dari gereja" kepada mereka. Sebagian besar dari kita merasa tidak nyaman dengan perubahan, tetapi perubahan adalah bagian dari apa yang akan dilakukan oleh Tuhan. Ia sedang mendefinisi ulang gereja dan membuat label keagamaan kita menjadi tak terpakai sama sekali. Hadirat-Nya yang nyata akan menjadi yang utama.
6. Hanya orang yang telah "mati" saja yang dapat melihat wajah-Nya. Hanya para penyembah yang sangat bersungguh-sungguh dapat membangun kursi kemurahan melalui penyembahan mereka yang hancur, murni, dan penuh pertobatan. Anda tidak punya hak untuk berdoa memohon api Tuhan kecuali Anda bersedia menjadi bahan bakar Tuhan!
7. Hanya bejana duniawi yang telah hancur yang dapat menampung kemuliaan surgawi. Kita harus mengosongkan "cangkir diri" kita sebelum Ia dapat memenuhinya dengan diri-Nya. Ketika tidak ada penghalang antara Tuhan dan manusia, Anda akan mendengar-Nya jika Ia berbisik.


BAB 10: MENEMUKAN KEKUATAN RAHASIA PENJAGA PINTU (DI TEMPAT YANG TEPAT)
1. Jangan mencoba menggunakan tanda-tanda yang bersifat sementara atau duniawi untuk menandai pintu-pintu masuk surgawi, karena itu tidak akan selalu berhasil. Mereka seharusnya menandai posisi dan kelaparan hati mereka, bukan lagunya.
2. Seorang penjaga pintu pada pintu yang tepat mempunyai pengaruh yang lebih besar di dunia ini ketimbang seorang raja di atas tahtanya! Seorang penjaga pintu di rumah Tuhan adalah seorang penjaga pintu di gerbang surga.
3. Di atas segalanya, gereja adalah untuk Dia. Adalah tanggung jawab kita untuk menahan pintu-pintu surga tetap terbuka untuk kepentingan orang-orang yang mengikuti kita di belakang kita. Berdirilah di tengah-tengah-- membuka pintu hadirat Tuhan dengan tangan yang terangkat dalam postur dan posisi pujian dan penyembahan.
4. Surga yang terbuka mengacu pada jalan masuk yang bebas dari hadirat Tuhan kepada manusia dan aliran kemuliaan Tuhan yang bebas ke dimensi manusia, dengan gangguan roh jahat yang sekecil mungkin.
5. Ketika Anda menjadi penjaga pintu dan menyangganya tetap terbuka, keuntungan sampingannya adalah bahwa para penjaga pintu akan bertemu dengan Tuhan juga, bahkan ketika hadirat-Nya mengalir ke bangsa-bangsa.
6. Tuhan sedang mencari orang-orang yang mempunyai kunci Kerajaan dan tahu bagaimana cara menggunakannya. Bukan hanya sikap taat kita dalam pujian dan penyembahan yang dapat membuka surga dan menutup neraka, tetapi kemalasan kita dapat juga membuka neraka dan menutup surga dengan keefektifan yang sama.
7. Kita harus membuat keputusan bahwa kita hanya mengejar satu hal: kita menginginkan Tuhan. Maukah Anda mengisi kota Anda seperti Yesus menangisi Yerusalem?


GOD'S FAVORITE HOUSE
TOMMY TENNEY

No comments: