Dulu ketika denger kata 女强人 (strong woman/ able woman), aku ngerasa bahwa diriku masih jauhhhh banget dari hal itu. Tapi taon ini, setelah berada dalam kondisi terhimpit, terjepit, en terpaksa; aku menyadari bahwa Tuhan membentukku untuk jadi 女强人. Aku menyadari bahwa hidup itu sebuah proses panjang, namun setelah sampai di titik ini, aku bersyukur banget dengan semua hal yang Tuhan ijinkan terjadi 😊
Taon lalu ketika aku freelance selama 7 bulan, memaksaku belajar untuk menyesuaikan diri dengan pekerjaan2 rumah, menundukkan semua egoku, serta membuatku belajar bisa menerima keadaan tanpa protes ato bertanya "mengapa?". Siapa sangka taon ini proses itu berjalan semakin menyakitkan, di tengah masa mama harus operasi THR (Total Hip Replacement/ penggantian sendi panggul), dimana aku harus kembali kerja kantoran, ngerjakan kerjaan rumah tangga terutama belanja en masak buat sekeluarga, karena mama belom pulih sepenuhnya. Tanpa sadar, secara fisik badanku jadi berotot di banyak area, aku jadi jarang banget sakit, walopun awalnya banyak keseleo kanan kiri, beberapa waktu harus kebangun tengah malam saat mama pasca operasi karena bantu ganti pampers en ambilkan barang2 kebutuhan mama.
Semua masa yang melelahkan en menguras emosi itu bikin aku bener2 harus kuat, ga ada waktu untuk memikirkan apa yang kurasakan, ga boleh sakit karena banyak yang harus kukerjakan, ditambah lagi kondisi di kantor yang penuh toxic people en banyak masalah yang memaksaku bersikap aware setiap waktu serta harus sigap ambil keputusan yang tepat. Kalo melihat 9 bulan ini, aku ngerasa waktu begitu cepat berlalu, dan tanpa sadar aku ada di posisiku hari ini dengan semua kasih karunia Tuhan yang tanpa batas. Aku bersyukur buat segala hal yang terjadi, buat orang2 yang Tuhan tempatkan di hidupku, buat kesempatan untuk kembali memuridkan jiwa2, buat kesadaran untuk kembali mendisiplinkan diri secara rohani. Masa2 ini manis dan indah, sekalipun penuh bebatuan terjal dan intrik yang membingungkan.
Ketika Tuhan ijinkan aku menjangkau kembali beberapa teman lamaku, berbagi kisah hidup untuk menguatkan mereka, serta memuridkan mereka; aku menyadari bahwa semua rasa sakit, proses, serta pertumbuhan yang kualami itu ujung2nya selalu Tuhan pakai untuk jadi berkat. Ga pernah ada sekalipun Tuhan melakukan sesuatu hanya untuk kebaikanku, tapi untuk memberkati, mempengaruhi, serta mengubah hidup orang lain. Aku bener2 bersyukur kalo Tuhan masih berkenan membentuk serta memakaiku hingga hari ini. Haleluya!
No comments:
Post a Comment