Aku cuma mau share dikit, tentang apa yang aku pelajari kmrn. Fresh from the oven, xixixixi. Ceritanya gini, aku punya temen yang baru aja meninggal karena sakit kanker. En aku baru tau kalo dia ternyata punya blog. Setelah dia meninggal, temen-temen gereja pada buka blognya dia en ngerasa diberkati banget ngeliat tulisan-tulisan en imannya. Walopun blog itu uda lama banget nggak dia update (mungkin karena penyakitnya, dia jadi nggak bisa nulis lagi), tapi hari-hari ini blog itu jadi inspirasi bagi temen-temen yang masih hidup en punya banyak pergumulan. Kemarin pas aku baca blognya dia, aku juga ngerasa diberkati.
Nah, dari blognya itu, aku jadi berpikir gini, manusia yang meninggal tuh uda nggak berguna lagi. Oleh karena itu, kita yang masih hidup ini, kenapa nggak nyoba bikin sesuatu yang bisa mberkati orang lain, sesuatu yang tetep ada bahkan sampai kita meninggal. Seperti judul yang aku pasang di atas “Gajah mati meninggalkan gading”, biasanya manusia mati meninggalkan nama baik. Tapi itu uda basi, guys. Orang lain bakal nginget kita sampai berapa tahun sih? Satu tahun, tiga tahun,lima tahun. Setelah itu, mereka bakal lupa sama kita selamanya.
Coba tinggalin sesuatu yang kekal, yang tetep bertahan, bahkan ketika kita uda nggak ada di bumi ini. Di era teknologi yang uda sedemikian canggih ini, kita bisa semakin ngembangin bakat en karunia yang Tuhan kasi ke kita loh. Cobalah berpikir temen-temen punya bakat ato kemampuan apa yang kira-kira bisa berdampak positif alias mberkati orang lain? Menulis kah… Bikin puisi kah… Nggambar….
Setelah kalian tau, apa yang menjadi bakat ato kemampuan kalian, coba untuk di-share. Paling gampang, bikin blog en tuangin semua kemampuan kalian disana. Berusahalah seproduktif mungkin selama kita masih hidup, guys. Share kebaikan-kebaikan Tuhan dalam hidup kalian, share apa yang kalian pelajari dalam hidup ini. Share semua hal yang bisa membangun en mberkati orang lain.
Nah, dari blognya itu, aku jadi berpikir gini, manusia yang meninggal tuh uda nggak berguna lagi. Oleh karena itu, kita yang masih hidup ini, kenapa nggak nyoba bikin sesuatu yang bisa mberkati orang lain, sesuatu yang tetep ada bahkan sampai kita meninggal. Seperti judul yang aku pasang di atas “Gajah mati meninggalkan gading”, biasanya manusia mati meninggalkan nama baik. Tapi itu uda basi, guys. Orang lain bakal nginget kita sampai berapa tahun sih? Satu tahun, tiga tahun,
Coba tinggalin sesuatu yang kekal, yang tetep bertahan, bahkan ketika kita uda nggak ada di bumi ini. Di era teknologi yang uda sedemikian canggih ini, kita bisa semakin ngembangin bakat en karunia yang Tuhan kasi ke kita loh. Cobalah berpikir temen-temen punya bakat ato kemampuan apa yang kira-kira bisa berdampak positif alias mberkati orang lain? Menulis kah… Bikin puisi kah… Nggambar….
Setelah kalian tau, apa yang menjadi bakat ato kemampuan kalian, coba untuk di-share. Paling gampang, bikin blog en tuangin semua kemampuan kalian disana. Berusahalah seproduktif mungkin selama kita masih hidup, guys. Share kebaikan-kebaikan Tuhan dalam hidup kalian, share apa yang kalian pelajari dalam hidup ini. Share semua hal yang bisa membangun en mberkati orang lain.
Sadar ato nggak, hasil-hasil karya kita itu bisa “berbicara” lebih kuat dibanding usaha kita, sehingga orang ngeliat kemuliaan Tuhan melalui hidup kita. Tinggalkan sesuatu yang bisa berguna buat orang lain, bahkan saat kita uda meninggal sekalipun, biarlah karya-karya kita tetep “berbicara” untuk memberkati orang lain.
God bless you! ^^
No comments:
Post a Comment