Kisah Para Rasul 2:17--> Nubuat, penglihatan, mimpi.
Anak laki-laki dan perempuan bernubuat, pemuda (teruna) dapet penglihatan, orang tua dapet mimpi. Seolah-olah ada perbedaan antara tiap generasi.
Orang tua dapet mimpi karena kebanyakan orang yang udah berumur susah merespon Tuhan (udah ngerasa tau banyak sehingga mengabaikan apa yang Tuhan sampaikan).
Tapi, orang muda pun, bisa dapet mimpi. Sebenernya mimpi tuh salah satu sarana untuk Tuhan ngomong sama kita, terutama ketika kita nggak peka dengan perkataan/ maksud-Nya saat kita terjaga.
Jadi, mimpi adalah bukti nyata bahwa Tuhan mengasihi kita. Dia nggak nyerah sekalipun pada saat kita terjaga, kita nggak dengerin perkataan-Nya. Dia masih pake cara lain, yaitu MIMPI, untuk ngomong sama kita. Tuhan itu bener-bener baiiiikkk! ^^
Setiap hari, setiap kita pasti bermimpi, namun sering banget kita nggak sadar atau lupa kalo kita bermimpi. Karena biasanya kalo bangun kita cepet-cepet beraktivitas tanpa sediakan waktu untuk duduk sebentar lalu mengingat mimpi kita trus merenungkannya.
Setiap malam, kita mengalami 4-6 mimpi, yang masing-masing berdurasi 15-20 menit. Secara kesehatan, kita dianjurkan untuk tidur 8 jam dalam sehari. Hal itu berarti 1/3 waktu hidup dipake untuk tidur. Sebenernya tidur tuh buang2 waktu/ punya TUJUAN?
Fungsi tidur:
1. Istirahat.
2. Waktu ideal untuk kita terhubung dengan ke-“aku”-an kita yang sejati, dimana kita nggak bisa pake “topeng” ato pura-pura baik. Semua sifat kita yang asli keluar.
3. Waktu dimana Allah dapat berkomunikasi dengan kita
melalui proses bermimpi, ketika nggak ada gangguan dari
luar.
melalui proses bermimpi, ketika nggak ada
luar.
Kenapa sih Tuhan atur waktu pagi-siang-sore untuk kita beraktivitas, lalu malam hari untuk bobok?
MALAM HARI:
1. Tempat rahasia Allah (Mazmur 18:12; 81:8)
2. Saat ketika Allah menyingkapkan diri (Bilangan 12:6-7)
3. Hati nurani memberikan perintah (Mazmur 16:7)
4. Ketika hati kita diuji (Mazmur 17:3)
5. Lagu rohani (Mazmur 42:9)
6. Pengetahuan disingkapkan (Mazmur 19:3)
7. Hikmat diberikan (I Raja-raja 3:12)
8. Rahasia terkuak (Daniel 2:19-22)
9. Panggilan bagi yang terhilang (Ayub 33:14-18)
10. Tidur nyenyak (Amsal 3:24)
Mimpi (chalam): sesuatu yang tampak dalam tidur dan menjadi penyebab mimpi atau meninggalkan kesan yang kuat tentang sesuatu yang terlihat dalam tidur.
Penglihatan (chazah): menatap ke luar serta melihat ke dalam sebuah bentuk ilham penampakan/ menatap dengan mata terbuka lebar pada sesuatu yang menakjubkan.
Simple-nya sih gini: mimpi tuh kita melihat ke dalam diri kita dan penglihatan tuh kita melihat ke luar diri kita (ke dalam dunia roh-Nya).
Mimpi sering disebut bahasa alam bawah sadar atau manusia batiniah yang tengah bekerja ketika kita tidur.
Mimpi tuh PENTING untuk kita,entah kita inget atau nggak saat kita bangun dari tidur. Mimpi tuh penting untuk kesehatan dan emosi kita. Orang yang dihambat untuk bermimpi akan mengalami gangguan emosional.
Di Amrik ada peneliti yang menaruh orang-orang dalam laboratorium tidur, lalu ketika orang-orang tersebut mulai bermimpi (yang ditandai dengan adanya REM--Rapid Eye Movement), mereka dibangunkan. Hasilnya orang-orang yang dihambat untuk bermimpi, mengalami gangguan emosional seperti depresi.
Proses bermimpi tuh gagasan Tuhan untuk kebaikan kita^^
Melalui mimpi saat kitatidur:
1. Kita menerima penyegaran yang kita perlukan (sehingga kita bangun tidur dengan badan yang lebih segar).
2. Berhubungan dengan situasi yang kita hadapi saat ini (misalnya pas aku lagi bergumul sama skripsi, mimpiku selalu berhubungan dengan skripsi dalam berbagai versi.
3. Dibebaskan dari perasaan frustrasi pada siang hari karena orang-orang menyelesaikan masalah mereka dalam tidur (bahkan ada ilmuwan yang njedog dengan penemuannya, lalu pergi tidur en mendapat inspirasi yang membuatnya mampu menyelesaikan penemuannya).
Matius 28:20 --> “… Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman”. Kata “senantiasa” juga termasuk saat kita tidur!
Allah berbicara kepada kita melalui banyak cara: Alkitab, hamba Tuhan, pemimpin rohani, nasihat atau teguran dari keluarga maupun teman, buku-buku rohani, kotbah yang kita dengar, dsb.
Mimpi hanyalah SALAH SATU CARA yang Tuhan gunakan jika kita TIDAK PEKA ATAU TIDAK MAU MENDENGARKAN saat kita terjaga.
Allah berbicara pada malam hari saat kita diam dan hening, saat kita lebih terbuka terhadap Dia. Saat kita bermimpi, kita bisa menyelesaikan rasa frustrasi kita dan mendapatkan pertolongan ilahi.
Malahan, kita dapat bertumbuh sebagai akibat dari apa yang kita pelajari dalam mimpi. Hal ini terkait dengan visi gereja Mawar Sharon tahun ini, yaitu THE YEAR OF MATURITY AND MULTIPLICATION.
Kita bisa menjadi dewasa kalo kita belajar mengevaluasi mimpi-mimpi kita dan meresponinya.
Dalam mimpi, kita membuat keputusan secara RASIONAL, tanpa campur tangan faktor luar.Karena kita TIDAK PEGANG KENDALI saat kita tidur.
2 MACAM MIMPI:
1. Mimpi alamiah --> berasal dari jiwa kita berdasarkan pada aktivitas di siang hari.
2. Mimpi spiritual --> Tuhan campur tangan dalam
proses bermimpi sehingga kita bisa melihat ke dalam
atau mendengar alam roh-Nya.
proses bermimpi sehingga kita bisa melihat ke dalam
atau mendengar alam roh-Nya.
Melalui mimpi spiritual, Tuhan memberikan arahan dan koreksi.
3 TAHAP TIDUR:
1. Dangkal --> dimana kita baru terlelap sehingga kita mudah terbangun saat ada suara yang mengagetkan kita.
2. Bermimpi --> dimana kita melihat mimpi kita dan mengalami REM (Rapid Eye Movement).
3. Mendalam --> dimana kita tidur nyenyak dan beristirahat.
Perpindahan dari satu fase ke fase lain membutuhkan waktu sekitar 90 menit. Selagi tertidur, manusia roh kita mengevaluasi aktivitas di siang hari, lalu otak menciptakan perumpamaan-perumpamaan bergambar dalam bentuk mimpi, yang membantu kita untuk menyelesaikan berbagai masalah.
Siklus mimpi yang normal berguna untuk: menyegarkan otak, memilah-milah informasi (yang akan disimpan dalam memori jagka panjangnya otak), meningkatkan koordinasi mata, membantu memelihara kesehatan fisik.
Pengkotbah 5:6 --> “Karena sebagaimana mimpi banyak, demikian juga perkataan sia-sia banyak. Tetapi takutlah akan Allah”.
Mimpi seringkali diabaikan karena setiap malam kita selalu bermimpi (mimpi itu banyak dan sering sehingga dianggap nggak penting lagi). Yang ditekankan pada ayat diatas adalah TAKUTLAH AKAN ALLAH.
Karena ketika kita takut akan Allah, maka kita akan menjaga perkataan kita pada saat siang hari (nggak hanya berbicara tentang siang hari secara harafiah, tapi pada saat kita terjaga), kemudian kita akan memperhatikan mimpi-mimpi yang kita peroleh.
PENYEBAB ATAU PENGHALANG MIMPI:
1.Kecemasan atau kekhawatiran yang menyebabkan insomnia (sulit tidur)
2. Penggunaan alkohol atau obat terlarang
3. Tidur tidak teratur (kurang tidur)
Bagi orang-orang yang dengan sengaja tidur lebih dari jam 12 malam (subuh) atau malah pagi hari, pleaseeee ubah kebiasaan kalian! Tuhan ciptakan malam hari untuk istirahat, jangan kita sok pintar lalu ngubah-ngubah jam biologis kita semaunya. Tuhan ciptakan malam hari untuk istirahat tuh adalah waktu yang paling tepat!
Kita boleh aja tidur lewat dari jam 12 malam asalkan untuk keperluan yang emang bener-bener perlu (misal kejar deadline skripsi atau ada hal yang mendesak), tapi itu nggak tiap hari en nggak sering.
Tubuh kita kan bait Roh Kudus, jadi HARUS dan WAJIB untuk kita jaga dengan sebaik-baiknya untuk memuliakan Tuhan!
KENAPA SULIT MENGINGAT MIMPI?
1. Karena budaya mengatakan bahwa mimpi tuh nggak
penting (misal: mimpi hanya bunga tidur).
penting (misal: mimpi hanya bunga tidur).
2. Karena kita terbangun dengan bunyi alarm yang keras
Bunyi alarm yang keras dapat membuyarkan mimpi kita
dan bikin kita nggak sadar atau nggak inget kalo
kita bermimpi.
dan bikin kita nggak sadar atau nggak inget kalo
kita
Apalagi kalo jam udah mepet, pasti nyanyiin lagu “Bangun tidur kuterus mandi….” :P
3. Kalo mimpi tidak segera diingat dan ditulis, maka kita akan segera lupa.
Survey membuktikan (halah), kalo mimpi tuh biasanya
dilupakan segera sekitar 10 menit setelah kita
bangun dari tidur.
dilupakan segera sekitar 10 menit setelah kita
bangun
4. Ada kuasa jahat yang bekerja untuk mencegah kita mengingat mimpi sehingga Allah nggak bisa hadir dalam hidup kita.
Pengalaman pribadi, sejak kecil aku diikuti oleh roh kematian, jadi hampir tiap hari selama belasan tahun, aku selalu mimpi jatuh dari tebing. Hal itu bikin aku takuuuut banget sama yang namanya mimpi (bahkan nggak percaya kalo mimpi adalah salah satu cara yang Tuhan pake untuk ngomong sama aku). Akibat hal itu, aku nggak tau udah berapa banyak hal baik yang terlewat saat aku kecil. Sehingga aku bertumbuh jadi orang yang hancur secara emosional (pemarah, mudah depresi). Ingat kan yang tadi aku bahas di atas, bahwa mimpi penting untuk kesehatan secara emosional?
KENAPA KITA TIDAK PAHAM DENGAN MIMPI?
1. Karena mimpi bersifat simbolik
Karena mimpi bersifat simbolik, kita harus menyediakan
Karena mimpi bersifat simbolik, kita harus menyediakan
waktu untuk merenungkan mimpi tersebut dan mengevaluasinya.
2. Mungkin kita tidak ingin menghadapi diri sendiri atau situasi yang terjadi
Misalnya orang-orang yang mengalami masalah lalu berusaha lari dari keadaan.
3. Mungkin kita tidak ingin menghadapi Allah
Ada kasus-kasus tertentu dimana orang tidak ingin menghadapi Allah atau tidak bisa menerima apa yang menjadi kehendak Allah dalam hidupnya.
BAGAIMANA MENAFSIRKAN MIMPI?
1. Sederhana
Mimpi tuh bukanlah hal yang terlalu rumit untuk
dipahami. Tuhan ngasi kita mimpi untuk kita pahami,
bukan untuk bikin kita bingung.
dipahami. Tuhan ngasi kita mimpi untuk kita pahami,
bukan untuk bikin kita bingung.
2. Jujur
Jujurlah untuk mengevaluasi mimpi dengan situasi yang
sedang terjadi dalam kehidupan kita sekarang.
sedang terjadi dalam kehidupan kita sekarang.
3. Pribadi
Mimpi tuh untuk 95 % kita, kebanyakan terkait dengan kehidupan kita. Mimpiku adalah untuk AKU.
Mimpi tuh untuk 95 % kita, kebanyakan terkait dengan kehidupan kita. Mimpiku adalah untuk AKU.
MIMPI UNTUK ORANG LAIN
Jika orang lain nggak peka dengan mimpinya sendiri, Tuhan bisa berbicara kepada kita melalui mimpi mengenai orang itu.
Ingat bahwa 95% mimpi ditujukan untuk kita sendiri. Tapi kalo kita mendapat mimpi untuk orang lain, pastikan kita BERDOA dulu untuk meyakinkan apakah memang mimpi itu untuk orang lain.
Jika mimpi itu memang untuk orang lain, bertanyalah pada Tuhan apakah MIMPI ITU PERLU UNTUK DIUNGKAPKAN/DICERITAKAN kepada orang yang bersangkutan?
Jika ya, mintalah hikmat Tuhan kapan harus menyampaikannya kepada orang tersebut. Dan ijinkan untuk orang tersebut mengatakan apakah mimpi itu berhubungan dengan diri mereka atau tidak (jangan memaksakan bahwa mimpi itu memang untuk orang itu). Jika orang itu merasa bahwa mimpi itu bukan untuk dia/ mereka, atau mimpi itu nggak berhubungan dengan mereka, ABAIKAN SAJA.
MIMPI DAPAT:
1. Mengungkapkan peristiwa masa depan
Contoh: mimpi Firaun yang ditafsirkan oleh Yusuf
mengenai 7 tahun masa kelimpahan dan 7 tahun
masa kelaparan di Mesir.
mengenai 7 tahun masa kelimpahan dan 7 tahun
masa
2. Membantu dalam peperangan rohani
Contoh: penglihatan Daniel mengenai peperangan Gog dan Magog.
Contoh: penglihatan Daniel mengenai peperangan Gog dan Magog.
3. Membawa kita ke dalam alam roh
Contoh: penglihatan Yohanes di PulauPatmos (yang ditulis dalam kitab Wahyu).
Contoh: penglihatan Yohanes di Pulau
KENAPA ADA MIMPI YANG BERULANG?
Mimpi yang berulang-ulang dialami mengindikasikan adanya sesuatu yang kita takutkan, sesuatu yang tidak kita hadapi saat kita terjaga/ situasi-situasi yang mungkin kita nggak tau gimana mengatasinya saat kita terjaga.
Misalnya mimpiku tentang skripsi dalam berbagai versi (mimpi nggak lulus saat sidang akhir, mimpi dimarahi pas bimbingan ke dosen pembimbing, dsb).
MIMPI BURUK:
Bisa berasal dari iblis. Bisa juga merupakan indikasi dari pergumulan saat kita terjaga.
MIMPI PALSU:
Mimpi palsu adalah kita memimpikan sesuatu yang nggak bener (nggak sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan atau kehendak Tuhan), tapi kita anggap sebagai suatu kebenaran karena kita SANGAT MENGINGINKAN HAL ITU TERJADI.
Oleh karena itu, PENTING BANGET untuk kita memperhatikan apa yang kita konsumsi dalam hidup kita (yaitu kebenaran Firman Tuhan, bahkan juga apa yang kita baca/tonton, apa yang kita dengar, bahkan juga dengan siapa kita bergaul).
Mimpi palsu bisa berasal dari keinginan egois kita,yang akibatnya menjauhkan diri kita dari Tuhan (Ulangan 13:1-4).
BAGAIMANA MENIKMATI TIDUR NYENYAK YANG DIJANJIKAN TUHAN KEPADA KITA?
Taruh keyakinan pada Tuhan bahwa Dia MENGINGINKAN YANG TERBAIK BAGI KITA dan bahwa saat kita BERDOA, Dia akan memberi HIKMAT untuk kita menjalani situasi apapun yang sedang kita hadapi (Mazmur 4:9).
Konklusi:
Hal yang TERPENTING dalam hidup kita adalah apa yang terjadi DI DALAM diri kita, bukan apa yang terjadi PADA kita.
Dan melalui semua itu, apakah kita berubah menjadi pribadi yang lebih baik? Apakah kita bertumbuh? Apakah kita mengalami peningkatan?
SM P31
July 6, 2013
No comments:
Post a Comment