August 6, 2019

PANGGILAN TUHAN MEMASUKI PERJALANAN BELAS KASIHAN (IIN TJIPTO)

1. Pelayanan kita dirancang khusus dan kita dilengkapi khusus untuk itu. Bila kita mengenali ini, maka kita tidak akan pernah menjadi orang yang tidak pernah merasa bahagia. Kita takkan pernah merasa iri dengan orang lain. Bahkan kita tak akan pernah kecewa dengan Tuhan, karena Allah kita mempunyai perhatian khusus untuk kita semua.
2. Pengalaman itu ditumpuk Tuhan dari hari ke hari untuk menyiapkan sebuah panggilan dalam hidup ini. Kalau Anda mengalami kesulitan ekonomi terus menerus, mungkin Anda akan menjadi calon konglomerat. Kalau Anda mengalami hinaan terus menerus, maka mungkin Anda akan dibuat untuk bisa meninggikan banyak orang.
3. "Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus" (Efesus 1:18). Jika Anda bisa melihat dengan mata hati yang terang, maka kita melihat betapa besar, betapa spektakuler dan betapa luar biasanya setiap panggilan kita.
4. "Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu" (Efesus 4:1). Kita harus mempersiapkannya dengan membangun sesuatu. Jika Anda mau panggilan itu, maka Anda harus menyelaraskan hidup.
5. Panggilan sangat berbeda dengan karir atau pekerjaan. Orang sering membangun karir karena ingin mendapat fasilitas, uang, gaji, dan kenyamanan. Tetapi untuk panggilan, orang justru harus membayar untuk mendapatkannya. Tanpa fasilitas, orang yang terpanggil tetap mau melaksanakannya dan Tuhanlah yang menyediakan sarana untuk mencapai panggilan-Nya.
6. Untuk mencapai panggilan Anda akan menghadapi banyak ujian, yang terutama Anda harus bertanya seberapa besar Anda mau membayar untuk panggilan itu. Seberapa berani Anda tanpa fasilitas mau melaksanakan panggilan itu. Anda harus mengetahui bahwa tanpa mencapai panggilan itu maka Anda tidak akan mencapai identitas diri Anda yang sesungguhnya.
7. Satu pelayanan yang bisa membuat orang mengenal Yesus, yaitu kalau Anda memecahkan roti, artinya membagikan hidup Anda pada orang lain.
8. Panggilan selalu sesuai dengan talenta. Sama halnya kasih karunia selalu sejalan dengan panggilan. Di dalam kasih karunia ada talenta atau kemampuan.
9. Allah akan menaruh panggilan ke dalam hidup Anda dan itu akan bisa Anda nikmati. Dia bukanlah Allah yang kejam, Dia juga bukan Allah yang memberikan sesuatu yang tak bisa Anda nikmati.
10. Setiap panggilan harus selalu diteguhkan dengan pernyataan Tuhan. Panggilan juga sejalan dengan isi buku atau pelajaran yang kita tangkap. Penangkapan kita sebenarnya diarahkan oleh Roh Kudus sesuai dengan panggilan yang ditanamkan ke dalam diri kita.
11. Kenyataan adalah musuh utama untuk menerima panggilan Tuhan. Tetapi kenyataan juga akan menjadi batu loncatan untuk membuat kita naik dalam iman.
12. Dalam pemuridan, Anda tidak bisa menaklukkannya secara kelompok tapi satu demi satu. Setelah Anda mendapatkan hati anak-anak itu maka Anda dengan mudah membawa mereka pergi kemana Tuhan mau. Taklukkan anak-anak melalui hatinya, sampai mereka tahu bahwa mereka dikasihi, bahwa Anda tahu yang terbaik bagi mereka. Mereka akan menangkap hati Anda dan bukan hanya perintah. Orang yang melakukan dengan hati akan melakukan karya yang besar.
13. CIRI ORANG YANG TIDAK MENEMUKAN PANGGILAN:
• Menjadi pekerja, bukan menerima visi dan misi
Seorang pekerja berorientasi pada upah, sedangkan orang yang menerima panggilan akan membayar harga untuk panggilannya.
• Selalu membandingkan dirinya dengan orang lain
Dengan membanding-bandingkan, maka ia akan kehilangan fokus, cinta, panggilan, dan hati Tuhan dalam hidupnya.
• Mulai menghakimi orang lain
Setiap kita memiliki peran unik di dalam Kerajaan Allah dan hal ini tak pernah bisa digantikan, karenanya jangan mengurusi orang lain.
14. Kunci agar Tuhan memakai kita adalah kerendahan hati, sedangkan kunci setan menjatuhkan kita adalah kesombongan. Sikap kita terhadap orang yang dekat seringkali cerminan hati kita, karakter yang sebenarnya.
15. Jika Anda mendapatkan jodoh yang tepat maka pasangan Anda akan membantu Anda dalam melaksanakan panggilan dari Tuhan. Tetapi jika jodoh Anda tak tepat maka ia akan menghalangi atau menghambat panggilan itu.
16. Yang Allah cari dalam hidup kita bukan sekedar pemberian, tapi hati yang memiliki belas kasihan, yang mengerjakan segala sesuatu karena ada belas kasihan. Orang yang memiliki belas kasihan akan melakukan lebih dari yang diminta, bahkan mungkin akan membuat Tuhan tidak usah meminta kita melakukan sesuatu, kita akan dengan rela hati melakukannya.
17. Belas kasihan akan mendatangkan kemurahan, kerendahan hati, membuat kita tidak menuntut dan menyalahkan orang lain. Belas kasihan membuat kita memiliki kelemahlembutan, kesabaran, membawa lawatan Tuhan atas bangsa, membawa hadirat Tuhan.
18. Belas kasihan tidak pernah dapat diberikan, belas kasihan harus ditabur di dalam hati sampai Tuhan mengerjakannya. Tanah itu harus dibongkar, dirombak, sampai Tuhan dapat menaburkan benih itu.
19. Tanpa belas kasihan, lawatan tidak akan datang. Dibutuhkan bejana-bejana yang dapat dipenuhi dengan minyak belas kasihan Tuhan, yang akan membawa kesembuhan, kemerdekaan, kehidupan atas setiap luka, ikatan, dan kematian.
20. Biarlah hidup kita menjadi saluran kasih, berkat dan pemulihan untuk mereka yang tidak mencari Tuhan, tidak merasa butuh, kasar dan menolak. Karena kasih menutupi banyak pelanggaran. Karena kasih kuat seperti maut, tidak ada orang yang menang melawan maut kecuali Yesus. Demikian juga tidak ada orang yang kuat melawan kasih, kasih (sifat dan karakter Allah sendiri) pasti menang!


PANGGILAN TUHAN MEMASUKI PERJALANAN BELAS KASIHAN
IIN TJIPTO

No comments: