June 15, 2020

ACRES OF DIAMONDS PART 1 (JENTEZEN FRANKLIN)

PENDAHULUAN
1. Tinggal... Pelajarilah kata ini dan hidupilah. Rumput tidak lebih hijau di tempat lain. Anda hanya harus belajar melihat, menghargai, dan mengembangkan apa yang Anda miliki, tepat di mana Anda berada.
2. Hidup membutuhkan perubahan. Dan tentunya ada masa di mana kita harus berubah ke arah yang baru karena yang lama tidak sehat. Tetapi ada waktu-waktu lain di mana tempat kita berada terasa tidak berbuah dan tidak menggairahkan, dan meskipun kita mungkin tergoda untuk menyerah dan lari, kita tidak merasakan pelepasan dari Allah. Di kedalaman roh Anda,  Anda tahu bahwa Anda seharusnya tidak berhenti, menyerah, atau meninggalkan tempat Tuhan memanggil Anda. 
3. Saya ingin mendorong Anda untuk melewati tempat-tempat di mana Anda ingin menyerah. Berhenti itu mudah, tetapi dibutuhkan iman untuk melaluinya.
4. Ketika berbagai hal menjadi sulit, jangan mudah menyerah. Berhentilah melompat dari satu hubungan ke hubungan yang lain. Berhentilah melompat dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain karena Anda pikir itu tidak memberikan apa yang Anda percaya berharga. Jika Anda pergi, Anda mungkin menyerahkan sesuatu yang orang lain perjuangkan untuk didapat. 
5. Ini yang perlu Anda tahu: di dalam, Anda adalah berlian. Untuk berlian itu keluar, dibutuhkan waktu. Dibutuhkan langkah mundur. Dibutuhkan menerima kekecewaan. Dibutuhkan ujian. Dibutuhkan melewati berbagai tantangan.
6. Jika kehidupan akan membawa masalah dengan atau tanpa Yesus, Anda lebih baik memilih Yesus. Dialah yang bisa membawa Anda melewatinya. Ketika Anda sudah tidak sanggup, Dia sanggup. Dia bisa menaklukkan. Dia bisa menang. Tuhan tidak akan memberikan pada Anda melebihi apa yang bisa Anda tanggung.
7. Ketika Anda berhenti merendahkan tempat di mana Tuhan menaruh Anda saat ini, Anda akan mulai melihat potensi tersembunyi di mana Anda berada--bahkan dalam berbagai pencobaan, bahkan ketika sukar, bahkan ketika ada panas dan tekanan. Mintalah Dia untuk membukakan mata Anda dan melihat apa yang ada di depan Anda. Sekarang waktunya untuk mulai menggali pekarangan belakang Anda. 


SATU: MENGAPA TIDAK SEKARANG? 
1. Apakah Anda sudah selaras dengan jam Tuhan? Itu adalah waktu yang benar-benar perlu kita ketahui. Kita tidak bisa membuat rencana kita sendiri dalam hidup dan mengharapkan segalanya berjalan sesuai dengan jadwal kita.
2. Ketika Anda merasa Tuhan sedang memimpin Anda ke suatu tempat atau kepada sesuatu, dalam momen-momen ini, Anda harus melihat berliannya--bukan stress, bukan regangan, bukan alasan, bukan kesulitan, bukan kemustahilan. Terkadang mujizat terbesar yang Tuhan akan lakukan untuk kita datang selama masa yang paling tidak menguntungkan. Itu karena hanya dalam kuasa-Nya, kita mampu menariknya keluar.
3. Terkadang iman dieja R-E-S-I-K-O. Momen-momen tertentu dalam hidup menuntut Anda untuk mengambil tindakan. Ambillah kesempatan tersebut, atau Anda akan kehilangannya.
4. Kesempatan yang ada sekarang, yang diliputi masalah, lebih baik daripada kesempatan luar biasa yang telah berlalu. Jika Anda menunggu terlalu lama, Anda bisa melewatkan tujuan hidup Anda. Anda bisa melewatkan apa yang Tuhan berikan kepada Anda. 
5. Nabi Yesaya berkata, "Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara" (Yesaya 43:19). Terkadang Anda harus menjejakkan kaki Anda dan berkata "Sekarang". Lepaskan iman Anda hari ini, percayailah Tuhan untuk menggerakkan gunung-gunung sekarang.


DUA: BAGAIMANA BERLIAN-BERLIAN DILAHIRKAN? 
1. Terkadang Allah mengizinkan rasa sakit, penderitaan, dan kehilangan terjadi dalam hidup kita. Tetapi apa yang ditimpakan musuh dan apa yang mungkin Tuhan izinkan akan dipakai dalam cara tertentu bagi kemuliaan Tuhan. Segala hal bekerja bagi kebaikan mereka yang mengasihi Tuhan (Roma 8:28). Sekalipun musuh mengirimnya, Tuhan akan mengubah duri dalam daging Anda. Tuhan akan memakainya. Dan seperti yang dikatakan Paulus dalam II Korintus 12:9, kasih karunia Tuhan cukup.
2. Kita melayani Tuhan yang sering mengirim pemberian yang dibungkus dengan anehnya kepada anak-anak-Nya. Pemberian itu mungkin tidak kelihatan seperti kado, lebih kelihatan seperti pencobaan. Dan jika Anda tidak menantikan Tuhan, percaya kepada-Nya dan berdiri dalam iman, maka Anda dengan penuh kekecewaan dan kepahitan, akan menggeser kadonya kembali kepada Bapa. Ketika kita menolak kado Tuhan, kita menolak rencana dan tujuan-Nya bagi hidup kita. 
3. Meminta sesuatu kepada Tuhan bukanlah hanya tentang Dia memberikan kepada Anda apa yang Anda minta, melainkan tentang Dia mempersiapkan Anda untuk mampu menghadapinya. Dalam penderitaan, rasa sakit, dan penantianlah Tuhan mulai membentuk jiwa, hati, dan ego Anda. Ini juga tentang Dia memakai apa yang kita alami untuk melayani orang lain dan membawa kemuliaan bagi nama-Nya.
4. Anda harus mulai memberitahu diri Anda sendiri apa yang dikatakan firman tentang Anda. Perkataan Anda pada diri sendiri menetapkan Anda senang atau menderita. Anda bisa tahu di mana iman Anda oleh apa yang keluar dari mulut Anda.
5. Cara untuk bertahan di masa terberat:
• Merenungkan firman Tuhan dan tidak membiarkannya jauh dari mulut Anda
Akuilah apa yang Tuhan katakan atas diri Anda!
• Ditanam seperti pohon yang bertahan melewati lebih dari satu musim
Berkat Tuhan ditemukan ketika Anda tertanam dalam hubungan. Jangan tinggalkan kuasa partnership.


TIGA: PERINTAH "TINGGAL DI SINI"
1. Seberapa baik Anda merespon perintah "tetap di sini" dari Tuhan? Jika Allah telah memanggil Anda ke suatu tempat, tidak peduli betapa tidak berbuahnya kelihatannya, tetaplah tinggal di tempat Anda berada. Jangan pergi ke suatu tempat yang kelihatan lebih baik. Ketika Anda berada dalam kekeringan dan tidak ada tanda hujan, tetaplah tinggal.
2. Jika Anda dipanggil ke suatu rumah roti, sekalipun rotinya tidak ada, tetaplah disana sampai rotinya kembali. Karena hanya soal waktu sebelum rotinya kembali. Terkadang Tuhan membiarkan Anda mengalami kelaparan untuk membuktikan, menguji, dan melihat apa yang ada dalam hati Anda. Terkadang lebih baik melewati hari terburuk Anda di tempat Tuhan menginginkan Anda daripada hari terbaik Anda di tempat lain.
3. Seperti Ishak yang terus menggali sumur sampai ia mendapatkan ruang lapang, Anda perlu mengirim sinyal yang sama kepada musuh. Berdirilah teguh di tempat Anda berada. Jika lainnya tidak baik, tetaplah setia.  Jika janjinya kelihatan tidak datang, teruslah percaya. 
4. Tuhan bekerja di tempat-tempat tidak biasa. Berdirilah dan menabur di tanah itu. Lakukan yang terbaik yang Anda bisa dengan apa yang Anda miliki. Tuhan itu setia, Ia tidak akan meninggalkan Anda tanpa roti di tempat Ia memanggil Anda.
5. Apa yang telah Anda lalui sebenarnya menjadikan Anda lebih berharga. Beberapa orang yang telah menyingkirkan Anda bisa jadi orang-orang yang akhirnya paling percaya pada Anda. Tuhan bekerja memulihkan. Ia tidak mengeluarkan Anda dari rencana dan tujuan-Nya hanya karena Anda telah dikoyak-koyak, dirobek, atau hancur oleh kegagalan. Ia berjanji untuk mengembalikan kepada Anda tahun-tahun yang telah dimakan belalang pelahap.
6. Betapa pentingnya menaruh mimpi kita yang terkoyak ke tangan yang benar. Yesus tahu bagaimana memulihkan (restore). Perhatikan kata rest dalam restore. Pikirkan rest sebagai masa tunggu. Itu artinya ketika Tuhan memulihkan mimpi Anda yang terkoyak, akan dibutuhkan waktu.
7. Tempat-tempat yang sukar membawa kepada tempat-tempat yang tinggi. Tuhan tidak mencari tempat yang sempurna untuk Anda. Ia bekerja di tempat-tempat yang mengejutkan. Sekarang waktunya menaklukkan ketidakmauan Anda untuk berkomitmen dan tetap tinggal. Tinggallah cukup lama untuk mengizinkan Tuhan membantu Anda menghadapi raksasa-raksasa Anda, menaklukkan gunung-gunung Anda, dan menuai berhektar-hektar berlian di ladang Anda sendiri.


EMPAT: BUKALAH MATA SAYA
1. Visi akan memberikan Anda kekuatan untuk bertekun melalui masa-masa sulit. Visi Anda adalah kemenangan Anda.
2. Ketika Anda adalah orang bijaksana, Anda mulai melihat dan menghargai apa yang di sekeliling Anda, orang-orang dalam hidup Anda, apa yang Anda miliki. Anda mulai menghargai tempat Tuhan memanggil Anda, meskipun itu bukan yang Anda harapkan.
3. Seringkali kita hanya perlu memandang ke cermin untuk melihat siapa kita, kita bukan siapa, dan bisa menjadi siapakah kita. Saat Anda telah melihat siapa Anda sesungguhnya dalam cermin firman Tuhan, Anda tidak akan pernah sama lagi. Ketika Anda memandang ke cermin firman, mata Anda akan diterangi dan Anda akan melihat apa yang Tuhan lihat.
4. Anda tidak bisa sampai ke suatu tempat yang tidak bisa Anda lihat. Anda tidak akan menemukan berhektar-hektar berlian sampai Anda mendapatkan gambar yang diinspirasi Allah seperti apa itu mungkin kelihatannya. Anda perlu mendapatkan sebuah gambar dan merenungkan "semua yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, yang disebut kebajikan dan patut dipuji" (Filipi 4:8).
5. Mempercayai sesuatu itu penting, tetapi begitu juga dengan melihatnya. Tanpa visi, orang-orang binasa (lihat Amsal 29:18). Dengan kata lain, jika tidak ada visi bagi masa depan, tidak ada kuasa di masa kini. Semakin banyak visi yang Anda miliki bagi masa depan Anda, semakin banyak kuasa yang Anda miliki saat ini.


LIMA: NERAKA DI LORONG
1. Terkadang ketika satu pintu tertutup, pintu yang lainnya tidak terbuka seketika. Anda berdiri di lorong, Anda merasa mentok di tempat itu tanpa instruksi atau arahan. Ada suatu pekerjaan yang sedang berlangsung di dalam Anda tepat di mana Anda berada sekarang. Anda mungkin tidak menyadarinya, tetapi tanpanya, Anda tidak akan pernah memenuhi syarat untuk menangani apa yang Tuhan miliki bagi Anda di masa depan.
2. Ketika kelihatannya mustahil untuk melihat berhektar-hektar berlian, inilah yang Anda lakukan di tempat "di antara" tanpa tawar hati:
A. Mengingat bahwa Tuhan adalah penjaga pintu Anda
• Jika Anda mempercayai Tuhan sebagai penjaga pintu Anda, Ia akan mengizinkan atau menolak akses Anda kepada rencana dan tujuan-Nya bagi hidup Anda.
• Tidak peduli siapa yang tidak menyukai Anda atau yang tidak mempercayai Anda, jika Anda seharusnya berada di suatu tempat, Tuhan akan membuat Anda sampai di sana.
• Jika Anda berserah kepada Tuhan selama masa ujian dan pencobaan Anda, Ia akan membuka pintu-pintu yang benar dan menutup pintu-pintu yang salah.
B. Berterima kasih kepada Tuhan untuk pintu-pintu yang tidak terbuka
• Berbagai musim akan datang dalam hidup di mana Anda tidak memiliki bukti untuk percaya Tuhan sedang bekerja, tetapi ketika Anda melihat kembali pada waktu itu, Anda akan menemukan Ia ada di sana selama ini, aktif di balik layar. Tuhan selalu bekerja dalam hidup Anda.
• Apa yang telah ditandai iblis sebagai hari pembantaian, Tuhan balikkan menjadi waktu kesukaan dan sukacita. Tuhan memiliki cara untuk membatalkan putusan musuh. Rayakan apa yang tidak terjadi.
• Seperti Ester, ada masa-masa di mana Tuhan melindungi dan melepaskan kita dari hal-hal yang tidak perlu terjadi. Ia menutup pintu dan menguncinya, Ia menjaga kita tetap aman. Ia mengatakan bahwa "tidak ada senjata yang ditempa terhadap kita yang akan berhasil". Sesuatu seharusnya terjadi, tetapi karena tangan perlindungan Tuhan, itu tidak terjadi.
C. Menjadikan penyembahan sebagai prioritas
• Ketika Anda ditekan dari segala sisi dan merasakan panas dari api, menyembahlah. Itu bukan buang-buang waktu, bukan pengalihan. Tetapi postur bersandar pada Tuhan, itu adalah sarana untuk memandang Dia sebagai sumber Anda, cara menjaga roh kebergantungan pada Dia.
• Sebelum Anda pergi keluar ke tempat yang baru, pujilah Tuhan lebih dulu. Pujilah Tuhan di jalan menuju kemenangan Anda. Ketika Anda menyembah Tuhan di neraka lorong, Anda merenggut kerah baju musuh. Anda tidak berada dalam posisi bertahan, Anda ada dalam posisi melawan. Kuat!
• Ketika Anda mulai meninggikan nama Tuhan, Anda mulai berubah. Anda menjadi pemenang, bukan korban. Anda bergerak ke wilayah yang baru, Anda meninggalkan masa lalu dan berbaris ke Tanah Perjanjian. Penyembahan menaruh kehidupan dalam perspektif yang tepat.
3. Anda tidak akan pernah menghargai pemberian berhektar-hektar berlian jika mengabaikan perjalanan panjang menyusuri lorong. Sebuah proses terlibat dalam penyingkapannya: doa, puasa, percaya, pencobaan, kesukaran, air mata. Kita suka menerima pemberian-- berkat, jawaban doa, mujizat, kesembuhan--tetapi Tuhan melihat perjalanan panjangnya. 
4. Tuhan sedang mencari kesetiaan dalam perjalanan panjang, buah di mana kita terus menerus diubahkan, ditransformasi, dimurnikan, dan dibuat dalam gambar-Nya. Anda tidak harus melakukan apapun untuk mengesankan Tuhan selain menjadi setia.
5. Ketika Tuhan menempatkan Anda dalam keadaan menunggu, sementara Ansa menantikan yang lebih baik terjadi, jangan menjadi begitu ingin mencapai tujuan sehingga Anda tidak menikmati hal-hal yang ada. Anda akan melewatkan banyak hal ketika mencoba melahirkan di luar waktu Tuhan.


ENAM: BIARKAN ITU MEMBAWA ANDA NAIK
1. Suka atau tidak, bertahan dalam badai kehidupan membangun karakter kita. Tidak cukup hidup dalam berkat demi berkat, itulah mengapa Tuhan mengizinkan Anda menanggung dingin. Di tempat gelaplah Tuhan melakukan pekerjaan terbesar-Nya.
2. Anda tidak bisa memilih semua yang terjadi dalam hidup ini, tetapi bukan itu yang paling penting. Bukan yang terjadi pada Anda, tetapi yang terjadi di dalam Andalah yang membuat perbedaan.
3. Salah satu tujuan kita sebagai orang Kristen adalah menjadi benih yang akarnya dalam. Mereka mengambil apapun yang dilemparkan kehidupan dan membiarkan Tuhan memakai keadaan mereka untuk berakar mendalam di dalam Dia dan menghasilkan buah ke atas.
4. Di masa kesukaran besar, sikap Anda adalah segalanya. Anda bisa memperoleh atau kehilangan kemenangan menurut sikap Anda. Memiliki sikap yang benar tidak selalu menjadi reaksi alami, itu adalah pilihan. Apa yang sedang Anda alami sekarang entah akan membawa Anda naik atau turun. 
5. Jangan biarkan iblis menghambat akar pertumbuhan rohani Anda dengan memangkas Anda di masa pencobaan. Berdoalah, carilah Tuhan, bacalah firman. Semakin dalam akar Anda, semakin tinggi buah Anda. Bukan kegelapan yang menentukan, bukan kematian yang memutuskan. Pada akhirnya, kita menang.



No comments: