June 27, 2020

SENI BERBICARA KEPADA SIAPA SAJA, KAPAN SAJA, DI MANA SAJA PART 1 (LARRY KING)

PENDAHULUAN: KITA SEMUA HARUS BICARA
1. Tidak ada orang yang tidak bisa diajak bicara, bila kita memiliki sikap yang tepat.
2. Bicara merupakan bentuk komunikasi manusia yang paling mendasar, yang membedakan kita sebagai suatu spesies. Kalau demikian, mengapa kita tidak mengembangkan keterampilan kita untuk menjadi pembicara terbaik?


SATU: BICARA SATU LAWAN SATU
1. Dasar-dasar percakapan yang berhasil:
Kejujuran
Biarkan para pendengar dan penonton merasakan pengalaman dan perasaan Anda.
Sikap yang benar
Kemauan untuk bicara, meski untuk pertama kali kita merasa tidak enak--merupakan unsur dasar lain untuk menjadi pembicara yang baik.
Minat terhadap orang lain
Anda tidak bisa sukses bicara kepada orang-orang jika mereka menganggap Anda tidak tertarik pada apa yang mereka katakan, atau Anda tidak menghargai mereka.
Keterbukaan terhadap diri sendiri
Perlakukan orang lain sebagaimana Anda ingin mereka memperlakukan Anda. Anda garus seterbuka dan sejujur teman bicara Anda.
2. Yang perlu diingat, setiap orang ahli dalam suatu hal. Paling tidak, setiap orang memiliki satu topik bahasan yang mereka suka membicarakannya.
3. Anda tidak perlu khawatir bicara kepada seseorang karena Anda telah menceritakan situasi Anda, yang bagaimanapun akan segera mereka ketahui. Percakapan itu memberikan kebebasan yang memungkinkan Anda untuk semakin menikmatinya.


DUA: MEMECAH KEBEKUAN
1. Teknik untuk memecah kebekuan adalah buatlah mereka merasa nyaman. Tanyakan tentang diri mereka. Dengan demikian, Anda mempunyai bahan untuk dibicarakan, dan teman bicara Anda akan menganggap Anda pembicara yang menyenangkan.
2. Hindari pertanyaan "ya atau tidak". Jika Anda menarik mereka ke dalam hal-hal yang lebih substantif, hal itu akab menberikan jawaban panjang lebar, percakapan yang akan terus mengalir.
3. Hukum pertama percakapan adalah: saya tidak belajar apapun saat bicara. Jika saya ingin belajar banyak hari ini, saya akan melakukannya dengan mendengarkan.
4. Bahasa tubuh yang Anda gunakan saat bicara sama halnya seperti pembicaraan itu sendiri. Bersikaplah wajar. Bicaralah dari hati. Mempertahankan kontak mata yang baik--tidak sekedar di awal dan akhir kata-kata Anda--akan membuat Anda menjadi pembicara yang hebat dimanapun Anda berada, apapun peristiwanya, dan siapapun teman bicara Anda.
5. Untuk membicarakan hal-hal yang tabu, Anda harus mempertimbangkan seberapa akrab Anda mengenal orang yang Anda ajak bicara, untuk menembus batas-batas itu.


TIGA: PEMBICARAAN SOSIAL
1. Jika Anda berada dalam sebuah pesta koktail, triknya adalah jangan sampai terpaku pada tempat yang sama dalam waktu lama. Itu sebabnya Anda perlu berbaur jika benar-benar ingin tampil sukses mewakili diri sendiri dalam pesta itu.
2. Cara menggiring percakapan:
• Pilihlah topik yang dapat melibatkan semua orang
• Mintalah pendapat
• Bantulah orang yang paling pemalu dalam kelompok
• Jangan memonopoli percakapan
• Jangan menginterogasi teman Anda
• Berbicara dengan lawan jenis
3. Dalam situasi sulit seperti upacara pemakaman, saya anjurkan Anda untuk mendengarkan insting Anda. Insting dapat memberitahu apa yang harus dan apa yang tidak boleh dikatakan. Memang begitulah arti pemakaman, tak seorangpun menikmatinya. Tetapi Anda semua berada di sana untuk alasan yang sama, karena Anda mencintai orang tersebut dan ingin memberi ucapan selamat jalan kepadanya.


EMPAT: DELAPAN HAL YANG DIMILIKI PEMBICARA TERBAIK
1. Delapan hal yang dimiliki pembicara terbaik:
Memandang sesuatu dari sudut pandang baru
Mereka mengambil titik pandang yang tak terduga pada hal-hal yang umum.
Mempunyai cakrawala luas
Ada ungkapan "Anda dapat memperluas cakrawala dengan bepergian". Tapi jika Anda berminat mendengarkan orang lain, Anda dapat memperluas cakrawala Anda tanpa perlu pergi kemanapun.
Antusiasme
Pikirkan saja hal-hal yang membuat Anda antusias. Tanpa menjadi tergila-gila, tunjukkanlah antusiasme itu dalam percakapan Anda.
Jangan hanya membicarakan diri sendiri
Untuk mempertahankan percakapan, jelas Anda harus menceritakan kepada teman bicara Anda sesuatu tentang diri sendiri, tetapi jangan terlalu panjang. Sebaliknya, balikkan percakapan, seperti "Bagaimana dengan kau? Di mana kau bekerja?"
Sangat ingin tahu
Para pembicara terbaik selalu ingin tahu segala sesuatu. Mereka selalu mempelajari sesuatu yang baru.
Menunjukkan empati
Orang-orang yang paling enak diajak bicara adalah mereka yang menunjukkan empati kepada kita. Mereka menunjukkan dengan jelas bahwa mereka mencoba memahami apa yang kita rasakan dan kita katakan.
Punya selera humor
Apapun gaya humor Anda, biarkan lelucon Anda masuk ke dalam percakapan dengan wajar.
Punya gaya bicara sendiri
Setiap orang punya gayanya sendiri, carilah cara berbicara yang cocok dengan Anda, dan kembangkanlah.
2. Betapapun briliannya Anda sebagai pembicara, ada saat dimana Anda lebih baik diam. Bila insting Anda menyuruh Anda diam, perhatikanlah.


LIMA: PERCAKAPAN TRENDI DAN KETETAPAN BAHASA POLITIS
1. Ingatlah bahwa kata yang tepat pada saat yang tepat-- yang dengan segera dipahami dan dimengerti oleh pendengar Anda-- biasanya adalah kata yang sederhana.
2. Karena alasan tertentu, orang cenderung menggunakan kata yang rumit atau sedang populer untuk membuat omongannya terdengar lebih up-to-date. Sayangnya beberapa dari kata-kata ini tidak memberi arti apapun untuk meningkatkan kemampuan komunikasi kita.
3. Cara untuk menghentikan kebiasaan buruk dalam berpidato:
• Dengarkan saat Anda sendiri berbicara
• Pikirkan sebelumnya apa yang akan Anda katakan
• Carilah seorang "pemantau pidato" untuk mendengarkan percakapan Anda dan mengingatkan Anda
4. Cara kita mengatakan sesuatu sama pentingnya dengan apa yang kita katakan, karena kata-kata merupakan perwujudan dari berbagai gagasan dan sikap.
5. Memang perlu rasa hormat, tapi jangan juga sampai paranoid. Jangan terlalu khawatir akan dianggap menyerang orang lain, sampai kita kehilangan kemampuan membedakan antara respek dan paranoia.


ENAM: PEMBICARAAN BISNIS
1. Tiga pedoman dalam pembicaraan bisnis:
• Langsung dan terbuka, jadilah pendengar yang baik jika ingin menjadi pembicara yang baik
• Jika orang yang Anda ajak bicara mengetahui istilah-istilah teknis, Anda harus tetap membuat diri Anda jelas. Jika mereka tidak memahami istilah teknis, Anda harus mengatakannya dalam bahasa yang umum
• Waktu adalah uang, jangan sia-siakan waktu orang yang Anda ajak bicara
2. Salah satu cara paling efektif untuk mempertahankan semangat dan produktivitas tinggi di antara para karyawan Anda adalah membuat mereka selalu mendapatkan informasi. Akan ada saat dimana Anda harus memberi informasi latar belakang kepada mereka, untuk membuat mereka merasa terlibat, atau untuk memotivasi mereka. Tapi Anda tidak perlu memberikan briefing setiap kali bicara kepada seseorang.
3. Dua aturan sales: ketahuilah apa yang sedang Anda jual dan tutuplah negosiasi penjualan Anda--jangan terus menjual. Kunci lain yang penting dalam menjual: juallah kelebihan produk itu, bukan ciri-ciri produk.
4. Ketika Anda menjadi pewawancara, Anda hendaknya menunjukkan beberapa karakteristik yang sama seperti yang Anda cari dalam pelamar kerja: sikap terbuka, antusias, perhatian, dan bersedia bertanya. Jangan hanya berkonsentrasi pada kualifikasi. Ingatlah bahwa keterbukaan dan antusiasme adalah jalan dua arah. Jujurlah tentang pekerjaan tersebut dan tentang diri Anda sendiri sebagai atasan. 
5. Berbicaralah pada orang yang bekerja pada Anda sebagaimana Anda ingin atasan berbicara pada Anda. Pujilah pekerjaan yang diselesaikan dengan baik. Jika Anda tifak suka dengan sesuatu hal, katakan kepada mereka. Tunjukkan profesionalisme, integritas, dan keberanian.
6. Buatlah agenda--bahkan untuk pertemuan informal--berupa catatan untuk memastikan bahwa Anda telah memasukkan apa yang Anda ingin bicarakan. Lalu mulailah tepat waktu, berani memutuskan, bersikap tegas.
7. Jika Anda sedang memberikan presentasi, berhati-hatilah tidak hanya pada apa yang Anda katakan dan bagaimana Anda mengatakannya, tapi juga bagaimana Anda mempertunjukkannya. 

No comments: