September 14, 2020

TAK BERCACAT CELA

Weekend lalu, meet up rame2 ama temen2 property en ada temen laen join juga. Amazing banget dalam sehari aku meet up sampe 3 sesi wakakaka. Tapi Tuhan selalu punya rencana dalam segala sesuatu bagi kebaikan kita. Haleluya! 


Yang paling berkesan adalah di sesi terakhir ketika bahas soal pasangan hidup. Jadi aku minta mama angkat untuk sharing gimana dia ktemu papa angkat, kriteria2 apa aja yang dia minta ke Tuhan untuk pasangan hidup. Ya intinya takut akan Tuhan, punya karakter yang dewasa, en mereka sejak awal melibatkan Tuhan dalam hubungan mereka, mereka serius pacaran untuk menikah. Yang perlu banget didoain itu kriteria2 yang sesuai ama firman Tuhan (takut akan Tuhan, pegang kebenaran firman, karakter yang selalu mau diperbarui Roh Kudus), sementara kriteria manusia tuh ga terlalu perlu juga (ganteng, tinggi, beda umur sekian taon, dsb). 


Trus papa sharing bahwa yang diliat ketika nyari pasangan hidup tuh secara ga sadar pasti yang kayak papa/mama kandung kita. Cewek pasti nyari pasangan yang kayak papanya, sementara cowok kan nyari pasangan yang kayak mamanya. Papa bilang bahwa yang paling penting adalah TIDAK BERCACAT CELA. Ga ada manusia yang sempurna, kita semua jatuh dalam dosa, bisa mengecewakan, bisa menyakiti satu sama lain. Tapi ketika kita dibenarkan dalam Kristus, kita diampuni, kita dipulihkan, itulah yang disebut tidak bercacat cela.


En aku nangkep bahwa nilai2 serta prinsip2 yang kita anut tuh puenting banget dalam bangun relationship. Ketika prinsip2 kita sejalan dengan firman Tuhan, mau ada masalah apapun, pasti bisa dihadapi bareng karena panduannya sama, tujuannya sama. Happy banget pastinya kalo pasangan itu ga fight each other, but fight the world together. 


Semoga setiap kami menemukan pasangan hidup terbaik yang dari Tuhan, berjalan dalam jalan2Nya yang sempurna, serta bisa dipakai jadi berkat bagi banyak orang. Tuhan, kami menanti2kan yang terbaik dari pada-Mu 😁

No comments: