March 31, 2017

GOOD OR BAD COMPANION

"Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik" (1 Korintus 15:33).

"Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang" (Amsal 13:20).

"Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah, supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat bagi dirimu sendiri" (Amsal 22:24-25).


Minggu-minggu terakhir ini aku makin menyadari betapa pentingnya friendship. Di umur segini, ngga mudah nyari temen baru, makin bisa ngeliat mana yang beneran temen sejati mana yang cuma manfaatin, mana yang cuma dateng pas butuh doank, en mana yang ngga layak disebut temen. Sometimes ngerasa exhausted sih karena beberapa temen lagi punya banyak masalah en jadiin aku sebagai "tong sampah".

Aku makin menelusuri bahwa ngga mudah jadi temen yang tetep positif di saat temen kita tuh punya banyak masalah, nyari kita karena butuh curhat, en buang "sampah emosi" ke kita. Aku sendiri juga punya masalah, en kadang pas aku ngasi masukan, orang yang bersangkutan tuh menyela omonganku terus, ato nyerocos tanpa henti. Ya emang ada orang-orang yang ngga butuh dikasi solusi ato masukan, cuma butuh didengerin en diperhatiin.

Aku bersyukur buat temen-temen yang tetep stay di masa-masa sulitku, en aku tau bahwa ini waktunya untuk aku menunjukkan kesetiaan di kehidupan temen-temen yang sedang ngalami masa sulit. Ini masa-masa yang melelahkan karena menguras emosi namun tetap harus menabur hal yang baik. Yang bisa kulakukan adalah banyak berdoa supaya aku bisa menjaga hati sehingga aku ngga salah merespon trus bikin kondisi jadi runyam, sambil tetep support mereka sebisaku.

Aku menyadari bahwa persahabatan yang baik diuji di masa sulit, kering, dan penuh ketidakpastian. Aku mau jadi orang yang menunjukkan kasih, kesetiaan, en persahabatan yang tulus. Aku yakin bahwa setiap kami bisa melalui masa-masa ini dan keluar sebagai pemenang serta persahabatan kami semakin dimurnikan. Aku tau bahwa persahabatan adalah sesuatu yang mampu mempengaruhi banyak aspek kehidupan kita. Disinilah aku ngerasa bersyukur banget karena aku bisa belajar banyak hal dari kehidupan temen-temenku. Semalem denger 1 kotbah ko Philip, en ada bahas soal pergaulan juga (klik di SINI)

Ada beberapa nama yang ketika diingat, bikin aku bersukacita en bersyukur ama Tuhan, merekalah orang-orang yang memberikan added value dalam kehidupanku, orang-orang yang setia dalam segala keadaan, en menunjukkan kasih tanpa syarat. Melalui mereka, Tuhan mengerjakan banyak hal yang baik dalam hidupku, mengubah aku menjadi pribadi yang lebih baik, en membuatku semakin mencapai potensi maksimalku.

Berhati-hatilah dalam memilih teman dalam pergaulanmu. Ngga semua orang layak menjalin persahabatan dengan kita, jangan sampai kita salah bergaul lalu hidup kita terkena imbas negatif, apalagi kalo karakter kita yang baik terkhamiri sehingga kita berubah menjadi lebih buruk. Bijaksanalah dalam pergaulanmu, mintalah teman-teman yang dari Tuhan, yang akan membawa hidupmu semakin bersinar bagi kemuliaan-Nya.

No comments: