BAB 8: DAN KITA ADALAH SATU
1. Pernikahan adalah ide Allah. Anda bisa menemukannya di awal dan di akhir rancangan Allah bagi manusia. Kitab pertama dalam Alkitab dimulai dengan suatu pernikahan di Taman Eden, yaitu pernikahan Adam dan Hawa. Kitab Wahyu mengakhirinya dengan pernikahan lain, perjamuan kawin Anak Domba. Dua lebih baik daripada satu. Pernikahan yang sehat masih merupakan cara Allah membangun Gereja-Nya dan menggunakan pengaruh-Nya atas dunia yang terhilang dan sekarat. Ketahuilah bahwa Tuhan memiliki sebuah tujuan bagi pernikahan Anda. Dan Ia sangat tertarik untuk melihatnya berhasil.
2. Jika Anda berusaha keras untuk menghidupkan kembali hubungan dengan pasangan Anda atau mencoba berpegang pada apa yang tersisa dalam pernikahan Anda, berbesarhatilah. Tuhan bisa menyingkirkan setiap gunung dan membelokkan setiap panah musuh. Ingat, terkadang semakin besar peperangannya, semakin besar kemenangannya.
3. Ketika nilai ini pertama Anda adalah perceraian bukan suatu pilihan, realita itu mengubah segalanya, khususnya cara Anda mengakhiri perdebatan. Tuhan sangat jelas tentang komitmen pernikahan dalam Alkitab--ia membenci perceraian (lihat Maleakhi 2:16). Sesederhana itu. Pernikahan bukanlah sebuah uji coba. Kita dipanggil untuk setia pada pernikahan... baik dalam senang maupun susah.
4. Akitab memberitahu kita bahwa setelah Abraham membeli gua Makhpela, ia mengubur istrinya di dalamnya. Alkitab juga menyebutkan bahwa Sara, Abraham, Ishak, Ribka, dan bahkan Yakub semuanya dikubur dalam gua ini. Makhpela, nama gua ini, artinya "dobel". Gua dobel atau gua pasangan. Bagaimana kita menjaga pernikahan kita dan membuatnya berhasil sampai ke gua pasangan?
5. Tuhan menggambarkan Hawa sebagai "kawan pembantu". Inilah alasan Tuhan menciptakan Hawa--ia adalah bantuan rohani Tuhan bagi Adam dalam sebuah paket ilahi. Tuhan memandang laki-laki dan mengumumkan bahwa kebutuhan laki-laki yang pertama bukanlah untuk melahirkan keturunan, namun bantuan ilahi. Jika ia mau menggenapi panggilan, tujuan, dan rencana Allah bagi hidupnya, ia akan membutuhkan bantuan ilahi.
6. Para perempuan adalah pemultiplikasi dan inkubator. Mereka meningkatkan apapun yang Anda berikan kepada mereka.
Laki-laki, sayangi istri Anda. Hargai mereka. Kasihi mereka. Bagaimana Anda memperlakukan dia akan menentukan bagaimana Tuhan mendengarkan doa-doa Anda.
Istri, Anda penting. Suami Anda membutuhkan bantuan ilahi dalam paket manusia, dan Andalah paket itu. Anda bisa membuat suatu perbedaan dalam apakah suami Anda menang atau kalah dalam hidup.
7. Mazmur 127:1 berkata, "Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya". Ketika Tuhan membangun rumah sebuah pernikahan, maka itu dibangun untuk bertahan selamanya. Setiap pasangan berjuang bersama, berdoa bersama, bermimpi bersama, mengikuti kehendak Tuhan bersama, membesarkan anak-anak bersama, dan menjalani hidup bersama. Ini adalah tempat tertinggi yang bisa Anda capai dalam sebuah pernikahan.
8. Empat kunci untuk mengasihi pasangan Anda selama masa-masa berat:
~Melewati lembah masalah bersama-sama
Ketika kita melewati lembah masalah, kita menjangkau, menggenggam tangan satu sama lain, dan terus mengejar Tuhan. Bahkan di masa terendah dalam pernikahan, Tuhan akan selalu membuka sebuah pintu harapan.
Menurut statistik, pasangan paling bahagia adalah mereka yang telah menikah 30-50 tahun. Biasanya dibutuhkan 9-17 tahun pertama untuk orang-orang mati bagi diri sendiri. Anda perlu mengerti bahwa beberapa hari baik dan beberapa hari sukar. Anda harus bertekad untuk tetap melewatinya bersama.
~Melangkah lebih dalam
Satu-satunya cara kita mempertahankan ikatan segar dan romantis seperti pengantin baru adalah dengan terus melangkah semakin dalam kepada Yesus. Tumbuhkanlah iman Anda sebagai pasangan. Berdoalah bersama. Bacalah Alkitab beraama. Menyembahlah bersama.
Bertekadlah untuk menjalani masa berat Anda bersama-sama, semuanya untuk sampai pada gua pasangan (gua Makhpela)
~Memercayai tujuan hidup Anda sebagai pasangan
Ketika Tuhan benar-benar ada di sebuah pusat pernikahan, tujuan hidup melekat padanya. Tujuan hidup pernikahan Anda dipertaruhkan. Tujuan hidup masa depan anak-anak dipertaruhkan. Tujuan Tuhan bagi hidup Anda dipertaruhkan.
Tuhan menghormati komitmen. Setiap kali Anda membuat sebuah janji, Anda harus menghormati janji tersebut.
~Tidak menyerah
Jika Anda tidak menyerah dan jika Anda mengusahakan pernikahan Anda, Tuhan akan menemui Anda di sana dan membuat jalan--bahkan ketika kelihatannya tidak ada jalan.
Kita memiliki lemari pendingin di rumah. Anda menaruh berbagai hal disana yang Anda ingin makan nanti. Demikian juga dengan perjalanan kita dengan Tuhan. Jika Anda sedang mengalami kebekuan yang parah, dan terasa sepertinya Anda ditinggalkan Tuhan, bukan berarti Tuhan tidak mengasihi Anda. Ia hanya sedang mengatakan, "Nanti, bukan sekarang. Kau akan bergerak ke dalam masa yang baru, dan Aku akan membuatmu siap untuknya".
BAB 9: BERJUANG UNTUK PERNIKAHAN ANDA
1. Di bawah perjanjian nikah, dua menjadi satu. Anda tidak bisa melanggar perjanjian tersebut lewat perzinahan tanpa menghancurkan kedua belah pihak sampai beberapa tingkatan. Meskipun ketidaksetiaan tentunya bisa diampuni, bekas lukanya permanen.
Pernikahan adalah tentang memberi; perzinahan adalah tentang mengambil. Itulah sebabnya Alkitab sangat jelas menyatakan bahwa perzinahan adalah dosa.
2. Ketika pasangan Anda selingkuh, Anda masuk ke dalam krisis identitas. Anda bertanya-tanya apakah Anda bisa mempercayai orang ini lagi, apakah pernikahan Anda bisa bertahan. Tentu saja, solusi paling mudah adalah perceraian. Yang paling berat adalah tetap tinggal dan mengubah krisis menjadi sebuah kesempatan. Setiap hubungan gelap memiliki kesempatan untuk menegaskan kembali sebuah hubungan. Meskipun sebuah hubungan gelap akan menghasilkan rasa sakit dan pengkhianatan, di sisi lain, itu juga bisa menghasilkan ruang untuk pertumbuhan, perenungan, dan evaluasi kembali hubungan tersebut.
3. 5 cara membuat pernikahan kebal terhadap hubungan gelap:
• Menyingkirkan itu dari kepala Anda
Perzinahan dimulai pada tahap imajinasi. Anda perlu mencungkil hal-hal yang mungkin menyebabkan Anda tersandung dalam pernikahan Anda.
• Menghormati satu sama lain
Jadilah lebih tertarik dalam mengambil tanggung jawab dan memperbaiki masalah apapun yang Anda miliki daripada menyalahkan. Apakah Anda ingin berdamai atau ingin menunjukkan diri Anda benar?
• Mengambil tanggung jawab
Masalah besar dalam pernikahan berasal dari satu kata yang buruk--keegoisan. Disiniah hubungan Anda dengan Tuhan masuk. Ketika Anda mendekat kepada Tuhan, itu menghasilkan suatu cermin yang menyingkapkan seperti apa sebenarnya kelihatannya Anda bagi orang lain...dan bagi Tuhan, karena Ia selalu melihat apa yang sesungguhnya. Tujuannya adalah semakin kelihatan seperti Yesus.
Pernikahan tidak membuat diri Anda yang sekarang, tapi menyingkapkan siapa Anda. Apa yang kita lakukan dengan apa yang kita ketahui tentang diri kita sendirilah yang membuat kita lebih lembut atau lebih keras hati.
• Menghidupkan kembali percintaan
Kita perlu memupuk percintaan lagi. Temukanlah suatu cara untuk terhubung kembali dengan orang yang Anda kasihi.
• Memutuskan dengan pasti
Pernikahan yang berkomitmen dan bertahan selamanya menuntut suatu keputusan yang pasti. Anda harus tenang dan berhati-hati. Anda harus bertekad untuk tidak berzinah.
Masa yang berat bukanlah masa untuk berhenti mencoba. Pernikahan harus bertahan terhadap badai.
3. Pria dipanggil untuk menjadi pemimpin di rumah. Ini waktunya bagi para pria untuk mulai berdiri dan bertanggung jawab atas apa yang berlangsung dalam keluarga mereka.
4 prinsip untuk membantu Anda menjadi pria yang kuat dalam keluarga Anda:
~Bersikaplah seperti laki-laki. Pimpin, jangan ikuti. Hormati istri Anda. Jadilah teladan bagi anak-anak Anda.
~Jadilah orang yang berjaga-jaga. Perhatikanlah keluarga Anda.
~Berdirilah teguh dalam iman. Berpeganglah erat pada apa yang Anda percayai tentang Tuhan dan Alkitab.
~Biarlah semua yang Anda lakukan dikerjakan dalam kasih. Satu-satunya hal yang akan menghasilkan kebenaran dalam keluarga Anda adalah mengasihi tanpa henti.
4. Bagi Anda, wanita. Rumah Anda adalah ruang kelas, dan Anda adalah gurunya. Pertanyaannya, akankah pernikahan atau keluarga Anda lulus ujian? Para wanita memiliki kapasitas untuk membawa ketenangan kepada keluarga mereka. Ketika Anda mengasihi seperti Anda tidak pernah terlukai, Anda menciptakan suatu atmosfer yang memberi hidup di dalam rumah Anda.
3 kunci yang membantu Anda melewati proses ini:
a. Ingatlah bahwa Anda adalah pintu kepada kehidupan rohani dalam pernikahan Anda
Berhentilah mengeluh. Berhentilah berbicara negatif. Anda bisa membawa masuk kedamaian atau badai, pilihlah untuk menjadi orang yang membawa damai.
b. Berjaga-jagalah dengan apa yang Anda katakan
Dalam lidah Anda ada "pengajaran yang lemah lembut" (lihat Amsal 31:26). Perkataan yang lemah lembut akan lebih berdampak daripada perkataan yang diucapkan dalam ketergesaan atau kemarahan.
c. Membangun suami Anda
Daripada memberitahu suami Anda semua yang salah tentang dia, biarkan Tuhan saja yang menunjukkan kepada dia. Tugas Anda adalah memberikan dorongan semangat kepada dia. Bersyukurlah untuknya. Tunjukkan penghargaan kepadanya. Percayalah kepadanya.
5. Berjuanglah untuk apa yang tersisa. Tuhan bisa memberikan Anda kasih karunia untuk memulihkannya. Ia bisa memperbaiki apa yang musuh coba ambil dari Anda. Ia bisa menjamah hubungan Anda dengan kasih karunia dan mengubah Anda serta pasangan Anda menjadi pemenang. Anda tidak perlu menyerah, dan Anda tidak perlu berhenti.
6. Inilah 4 pernyataan paling sulit untuk dibuat dalam pernikahan:
*Saya salah
*Maafkan saya
*Ampuni saya
*Saya perlu bantuan
7. Tidak ada rencana pernikahan yang dirancang untuk membawa Anda kepada gua pasangan yang tidak melibatkan Anda bertumbuh dalam iman dan hubungan dengan Yesus Kristus. Mulailah disana. Ia akan menuntun Anda untuk selanjutnya dan terbukti adalah menara yang kuat dalam masa kesesakan dan Bapa yang setia dalam segala musim kehidupan.
BAB 10: DASAR YANG BERTAHAN
1. Tidak ada tempat lain di hidup ini di mana Anda menemukan pemenuhan dan kasih yang lebih besar selain di dalam hati keluarga Anda. Keluarga layak dikejar dan diperjuangkan. Jangan menyerah pada orang-orang yang Anda kasihi. Kejarlah mereka dengan kasih, kasih karunia, dan belas kasihan yang sama yang dengannya Tuhan mengejar Anda.
2. Badai akan datang. Yesus adalah satu-satunya dasar yang bisa menjamin hidup, rumah, pernikahan, dan keluarga Anda terhadap gelombang pasang yang tak terelakkan. Tidak ada dasar lain yang akan bertahan.
3. Tuhan ingin anak Harun mengenakan pakaian yang sama persis seperti yang dikenakan ayahnya ketika ia melayani sebagai imam besar. Kita akan meneruskan kepada anak-anak kita hanya apa yang kita kenakan, bukan apa yang kita akui. Selama masa-masa sukar, kita melihat dengan jelas jubah apa yang sedang kita kenakan.
Jubah apa yang Anda teruskan kepada generasi berikutnya? Jubah damai sejahtera atau perdebatan? Jubah pengampunan atau kepahitan? Jubah keramahan atau kefrustrasian? Jubah iman atau kekhawatiran?
4. Empat cara untuk mengasihi seperti tidak pernah terlukai:
• Berdoa
Jangan pernah berhenti mendoakan anak-anak Anda. Kita hanya akan melihat tangan Tuhan bergerak dalam hati dan di hidup mereka dengan doa-doa kita yang setia.
• Tetap berkomitmen
• Waspada terhadap godaan terbesar Anda
Godaan terbesar Anda datang bersama dengan pembenaran terbesar Anda. Semakin besar godaannya, semakin besar manifestasi Tuhan dalam hidup Anda jika Anda tidak menyerah pada godaan itu.
• Mengatakan "maafkan saya"-- dan bersungguh-sungguh dengannya
Jangan pernah menghancurkan suatu permintaan maaf dengan memberikan berbagai alasan. Jangan pernah mengatakan, "maafkan saya, tapi...".
5. Jika kita ingin membangun kembali keluarga kita di masa kita hidup, kita harus menaruh kembali gereja di dalam rumah. Kehendak Tuhan ada di suatu tempat di antara dapur Marta dan mezbah Maria.
6. Satu cara yang baik untuk membangun harga diri anak-anak Anda adalah dengan memberitahu mereka tentang hal-hal besar yang Tuhan telah lakukan dalam warisan mereka. Tantang mereka untuk hidup sesuai dengan standar-standar yang telah ditetapkan oleh mereka yang sudah ada lebih dulu.
7. Ini waktunya kita mulai meneruskan berkat keturunan kepada anak-anak kita. Berikan kepada mereka nilai-nilai, hikmat, dan kasih yang membuat Anda sampai di tempat Anda berada sekarang. Berikan mereka cara hidup yang melayani keluarga Anda dengan baik, dan kemudian tantang mereka untuk meneruskannya kepada generasi berikutnya.
BAB 11: BERJUANG UNTUK KELUARGA ANDA
1. Anda telah diberikan harta yang berharga untuk dilindungi. Pernikahan, anak-anak Anda, orang-orang yang Anda kasihi adalah harta yang berharga. Tuhan telah menugaskan Anda untuk berjuang bagi mereka. Anda bisa entah membiarkan musuh menghapus mereka dari muka bumi, atau Anda bisa berdiri di depan orang-orang yang Anda kasihi dan berkata, "Di dalam nama Yesus, saya akan berjuang untuk keluarga saya!"
2. Orang-orang di jaman Nehemia sedang membangun dan berperang pada waktu yang sama. Mereka memegang sebuah alat di satu tangan dan sebuah senjata di tangan lain. Kita hidup di masa dimana kita harus membangun keluarga kita dengan satu tangan dan melawan musuh dengan tangan kita yang lainnya.
Jika kita berjuang, Tuhan akan berjuang
3. Empat strategi untuk mengklaim kemenangan Anda:
• Mengikis lekuk-lekuk
Lekuk-lekuk yang Tuhan ingin Anda singkirkan adalah perselisihan terus menerus, peperangan yang tak pernah berakhir antara Anda dan anak yang memberontak, tuduhan tak berdasar yang keluar dari mulut Anda. Jika ini terdengar berat, berbesarhatilah. Yesus bisa membersihkan rumah Anda. Apakah Anda mengkompromikan aktivitas Anda? Apakah Anda telah berkompromi dengan siapa Anda bergaul? Izinkan Tuhan membersihkan roh Anda dan memerdekakan Anda.
3 langkah untuk mengikis lekuk-lekuk rumah Anda:
~mengurapi rumah Anda
Ketika Anda mengurapi rumah Anda, Anda sedang memberitahu Roh Kudus bahwa Ia disambut
~mengucapkan berkat atas rumah Anda
"TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera" (Bilangan 6:24-26).
~melayani persekutuan di dalam rumah Anda
Persekutuan menyembuhkan! Hampir mustahil untuk bertengkar dan berdebat jika Anda tahu Anda akan berkumpul bersama sebagai sebuah keluarga dan bersekutu.
• Berkomitmen pada komitmen-komitmen Anda
Jangan goyah dalam iman Anda. Jangan mengkompromikan standar Anda. Tetapkan prioritas yang benar bagi Anda dan orang-orang yang Anda kasihi.
• Hidup oleh kepercayaan Anda
Yonadab yang menetapkan aturan bahwa ia tidak mengizinkan siapapun di rumahnya minum alkohol. Kita harus mengenali hal-hal dalam hidup kita dan keluarga kita yang tidak memuliakan Tuhan, kemudian kita harus dengan berani menyingkirkannya dari rumah kita.
Tuliskan pesan Yosua 24:15 (NKJV) pada hati Anda: "Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan melayani TUHAN!"
• Berjuang untuk apa yang tersisa
Jika Anda tidak menyerah terhadap keluarga Anda, tembok-tembok Anda akan tetap berdiri selama generasi demi generasi. Berjuanglah untuk apa yang tersisa dan Tuhan akan berjuang untuk Anda. Penuhi lembah Anda dengan doa, pujian, dan firman. Mujizat tidak ditemukan dalam apa yang hilang, mujizat ditemukan dalam apa yang tersisa.
Tuhan tetap adalah Tuhan atas apa yang tersisa
BAB 12: MENGASIHI TUHAN SEPERTI ANDA TIDAK PERNAH TERLUKAI
1. Perjalanan Kristen itu seperti maraton, bukan lari 100 meter. Jika Anda di dalamnya untuk jangka panjang, Anda akan mengalami masa-masa patah semangat dan bahkan keputusasaan. Lalu apakah kita menyerah? Apakah kita meninggalkan iman kita? Apakah kita memilih untuk percaya tidak ada rencana atau tujuan bagi hidup kita atau pergumulan yang sedang kita alami? Tentu saja tidak. Kita mengasihi Tuhan seperti kita tidak pernah terluka.
Tujuan pertama musuh adalah untuk membuat Anda marah pada Tuhan. Jangan. Percayalah pada Tuhan. Kasihilah seperti Anda tidak pernah terluka.
2. Anda mungkin hancur hati oleh suatu kehilangan atau krisis dalam keluarga Anda, tapi Tuhan akan membawa Anda ke tempat dimana Ia memberitahu Anda. Tidak peduli apakah Anda sedang bergerak maju di dalamnya atau apakah Anda sedang jungkir balik menuju kesana. Jika hal buruk Anda menjadi tak tertanggungkan, ini waktunya untuk hal-hal baik terjadi. Ini waktunya untuk pembebasan. Ini waktunya untuk sebuah mujizat.
Tuhan mungkin selama ini bukan pilihan pertama Anda, tapi Ia telah menjadi kesempatan terakhir Anda.
3. Hanya karena Anda mungkin tidak mengerti jalan yang sedang Anda tempuh, bukan berarti Tuhan tidak sedang memimpin Anda. Ia mungkin tidak memberikan kita jawaban, tapi Ia akan selalu memberikan kita sebuah janji. Piihlah untuk mempercayai Dia.
4. Tidak peduli badai apa yang datang, kuncinya adalah terus mengasihi dan mempercayai Tuhan. Ketika Anda menghabiskan waktu dalam doa dan membaca firman-Nya, Anda akan diperlengkapi untuk mengelola krisis dan berdiri teguh di masa-masa sulit.
5. Saya ingin mendorong Anda dengan 3 kebenaran ini:
• Anda melakukan lebih baik daripada yang Anda pikir
Pengkotbah 3 menggambarkan 28 kali masa dan musim dalam hidup. Satu masa yang tidak saya lihat adalah masa untuk berhenti. Tidak ada waktu untuk berhenti dalam hidup Anda. Anda sedang melakukan yang lebih baik daripada yang Anda pikir.
• Anda berarti lebih daripada yang Anda pikirkan
Tidak peduli rasa sakit, kehilangan, atau dosa Anda, Anda tetap sebagaimana yang Tuhan ciptakan. Anda berarti lebih daripada yang Anda pikirkan!
• Jangan menyerah pada Tuhan, karena Ia tidak pernah menyerah pada Anda
Tuhan tidak berurusan menggantikan orang-orang yang rusak. Tuhan berurusan memperbaiki orang-orang yang rusak. Ia tidak ingin menyingkirkan kita; Ia infin mengubah, memulihkan, mentransformasi kita. Ia ingin kita menghidupi pesan salib.
BAB 13: TERUS MENDAKI
1. Kehendak Tuhan adalah agar keluarga Anda bersatu. Ia ingin menghancurkan tembok-tembok yang telah menyebabkan perpecahan. Ia ingin mendamaikan berbagai perbedaan. Ia ingin Anda mengasihi seperti Anda tidak pernah terlukai sebelumnya. Tuhan sedang memanggil Anda ke sebuah tempat yang lebih besar daripada tempat Anda berada.
Di mana Anda berada bukanlah tujuan akhir Anda.
2. Ketika Anda ingin sebuah keluarga yang saling mengasihi, berdiri satu sama lain dan berdamai satu dengan yang lain, Anda akan menghadapi pertarungan untuk sampai di sana. Paulus menulis, "Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi, karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng" (II Korintus 10:3-4). Satu-satunya senjata untuk melawan dalam perlengkapan senjata kita adalah pedang Roh, yang adalah firman Tuhan. Firman akan selalu cukup.
3. Ketika Daud memukul kalah orang Yebus, Daud harus menaiki saluran air. Kemenangan datang di tempat-tempat paling aneh. Peperangan terkotor di hidup Anda akan menghasilkan kemenangan terbesar.
4. Dua prinsip untuk mengatasi benteng-benteng:
• Mendengarkan apa yang Tuhan katakan
Jika Anda sedang berjuang untuk keluarga Anda, jangan biarkan apa yang Anda lihat menghalangi apa yang Allah ingin Anda dengar.
• Memercayai apa yang Tuhan katakan itu benar
Percayalah pada apa yang Tuhan katakan, bukan apa yang Anda rasakan atau apa yang didikte keadaan-keadaan Anda.
5. Kehidupan adalah suatu pendakian ke atas. Pada perjalanan Anda ke tempat itu, tujuan hidup atau tempat tinggi yang sedang Anda coba capai dalam hidup, akan mengharuskan beberapa pendakian. Tuhan sedang mencari para pendaki yang berdedikasi. Mereka menghadapi resiko, mereka menatap gunung-gunung yang kelihatan tidak dapat dinaiki. Berbesarhatilah dan tetaplah berjuang. Kabar baik--Tuhan sudah menang!
BAB 14: RAJA MEMILIKI SATU GERAKAN LAGI
1. Ketika Anda telah mendoakan keluarga Anda, pernikahan Anda, atau agar Tuhan memulihkan hubungan yang rusak itu, ada masa dimana Anda mungkin merasa ingin menyerah. Saya ingin menantang Anda untuk menyingkirkan pilihan berhenti dari hidup Anda:
Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu. "Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya. Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya" (Ibrani 10:35-38).
Tugas Anda bukanlah untuk menggunakan pilihan berhenti. Karena ketika Anda memutuskan tidak akan berhenti, saat itulah peperangan sebenarnya sudah dimenangkan.
2. Bagaimana bertahan dalam Minggu Neraka Anda?
• Ingatlah bahwa ujian iman Anda membawa sesuatu yang lebih berharga daripada emas. I Petrus 4:12-13 mengatakan, "Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya"
• Pertimbangkan Yesus. Kitab Ibrani menawarkan, "Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa" (Ibrani 12:1-3).
Anda tidak bisa hidup di masa lalu. Panggilannya ke atas. Anda harus terus mendaki, Anda harus terus bergerak, Anda harus terus mendesak maju.
3. Apakah kehidupan menskakmat Anda? Apakah Anda merasa terperangkap? Ketahuilah ini: Sang Raja selalu memiliki satu gerakan lagi. Selalu. Gerakan kasih karunia. Gerakan pengampunan. Gerakan belas kasihan. Gerakan pemulihan. Gerakan mujizat.
"Tidak ada hikmat dan pengertian, dan tidak ada pertimbangan yang dapat menandingi TUHAN" (Amsal 21:30).
4. Sekalipun Anda merasa seakan-akan Anda telah menyerah pada diri Anda sendiri, Tuhan tidak akan pernah menyerah pada Anda. Tugas Anda adalah menjaga diri Anda tetap dalam kasih Allah, tetap menjaga sikap yang baik, tetap menjaga roh Anda terus terangkat. Dan ketika Anda melakukan ini dan musuh berbisik, Skakmat, roh Anda akan meresponi dengan berkata, Saya rasa tidak!
5. Dimana Anda tidak perlu terbang, Anda kehilangan kemampuan untuk terbang. Beberapa dari kita memandang perlawanan sebagai hal yang buruk. Tapi perlawanan bisa menjadi suatu kesempatan. Tanpa perlawanan sakit hati, Anda tidak pernah membumbung tinggi seperti rajawali (lihat Yesaya 40:31). Perlawanan membuat Anda berdoa, lari kepada Tuhan, meningkatkan iman Anda.
6. Percayalah pada-Nya. Ia sudah mempersiapkan jalan bagi Anda. Tuhan bisa memakai keadaan yang paling berat untuk membentengi tembok pernikahan Anda, keluarga Anda, dan hubungan Anda dengan Dia.
Jangan menyerah. "Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada hari Kristus Yesus" (Filipi 1:6). Kasih karunia Tuhan cukup untuk situasi yang sedang Anda jalani.
7. Teruslah berdiri. Teruslah berjuang. Tuhan akan membawa Anda berhasil melewatinya. Jadi cobalah lagi. Berbicaralah lagi. Ampunilah lagi. Jangkaulah lagi. Makan bersama lagi. Teruslah berdoa. Teruslah percaya. Izinkanlah Tuhan menata kembali hati Anda. Dan mulailah mengasihi seperti Anda tidak pernah terlukai.
PRINSIP PENTING UNTUK MEMBANTU ANDA MENGASIHI:
• Tuhan melakukan pekerjaan-Nya yang paling mencengangkan dimana berbagai hal tampak tak berpengharapan
• Kasih tidak pernah gagal
• Mengasihi orang-orang yang kacau tidak pernah salah
• Tidak mengampuni tidak pernah bisa diampuni
• Kita bisa mulai mengasihi orang lain ketika kita mengasihi diri sendiri
• Kita dipanggil untuk menjadi ramah
• Daripada menjadi orang yang mengobarkan perselisihan, jadilah pembawa damai
• Pernikahan bukan hanya ide yang bagus, itu adalah ide Allah
• Pernikahan yang berkomitmen dan bertahan selamanya menuntut suatu keputusan
• Tuhan berurusan untuk memberkati keluarga-keluarga
• Berjuang untuk keluarga Anda
• Mengasihi Tuhan seperti Anda tidak pernah terluka
• Jangan puas, teruslah mendaki
JENTEZEN FRANKLIN
LOVE LIKE YOU'VE NEVER BEEN HURT

No comments:
Post a Comment