2. Tertarik pada kehidupan seorang penulis karena Anda tertarik pada karyanya, adalah seperti tertarik pada kehidupan angsa karena Anda menyukai hidangan hati angsa (Margaret Atwood).
3. Terkadang, seorang wanita bertemu pria yang tak punya apa-apa dan memutuskan untuk memberi pria itu segalanya. Terkadang, wanita itu berhasil. Terkadang, seorang wanita bertemu pria yang punya segalanya dan memutuskan untuk meninggalkannya tanpa menyisakan apapun. Wanita itu selalu berhasil (Cesare Pavese).
4. Apakah kita benar-benar berhak melindungi teman kita dari diri mereka sendiri?
5. Kuucapkan, lagi dan lagi, hal-hal yang kita ulangi ketika kita mencoba membantu seseorang yang patah hati, tapi kata-kata tidak membuat perbedaan. Tak satupun perkataan mampu menyembuhkan orang yang sedang berada dalam hitamnya kegelapan karena kehilangan orang yang dicintainya (Richard Brautigan).
6. Masalahmu adalah masalahku. Kurasa itulah persahabatan, bukan begitu?
7. Kita sudah punya segalanya untuk menjadi bahagia. Kesehatan, masa muda, pekerjaan yang kita sukai. Kau tidak boleh menghancurkannya hanya demi seorang gadis. Itu tindakan bodoh. Dia tidak pantas mendapatkannya. Simpan rasa sedihmu untuk hari-hari lain ketika kemalangan yang sebenarnya datang ke depan pintu kita.
8. Tidak Jeff, kau tidak sendirian. Tapi, berhentilah menangis seperti itu di depan semua orang. Hanya karena seorang gadis, hanya karena si rambut pirang palsu, melepasmu pergi... Aku tahu hatimu berat. Tapi kau harus melanjutkan hidup, Jeff (Jacques Brel).
9. A: Kau ini perusak kesenangan. Kau sama sekali tidak tahu cara menghargai hal-hal menyenangkan dalam hidup. Kau harus belajar lebih santai
B: Memang salah satu di antara kita harus begitu, untuk menyeimbangkan duet kita. Dan karena kau sudah memilih peranmu terlebih dulu, aku harus mengambil yang tersisa.
10. Lebih baik kita tidak tahu apa yang terjadi dalam pabrik mimpi.
11. Dunia luar begitu kosong dari harapan hingga dunia batin dua kali lebih berharga bagiku (Emily Bronte).
12. Setidaknya, cobalah! Pekerjaan adalah obat terbaik. Lagipula, menulis adalah hidupmu. Itu adalah solusi terbaik untuk mengeluarkanmu dari kondisi mati suri.
13. A: Kau selalu mengatakan kepadaku bahwa menulis itu penting untuk keseimbangan dan kesehatan mentalmu
B: Ah ya, kau lihat, aku salah. Bukan berhenti menulis yang membuatku gila, tapi kehilangan cinta.
14. Neraka itu ada, dan sekarang aku tahu bahwa kengeriannya terletak pada fakta bahwa dia terbuat dari kepingan-kepingan surga (Alec Covin).
15. A: Menurutmu gadis itu bagaimana?
B: Aku tidak benar-benar mengenalnya, tapi aku yakin, dia bukan untuk Tom.
16. Bagiku, lukisan "Lovers in Blue" itu menggambarkan penyembuhan dua makhluk yang terluka, saling menyatu untuk berbagi beban kesedihan masing-masing.
17. Kau membutuhkan kekacauan dalam jiwamu untuk melahirkan bintang yang menari (Friedrich Nietzsche).
18. Lamunan adalah hantu, dan terkadang mereka datang tanpa diundang (Stephen King).
19. Dunia tidak akan memberimu hadiah apapun, percayalah. Kalau kau ingin punya kehidupan, curilah (Lou Andreas-Salome).
20. Sebagian dari dirimu masuk ke dalam diriku untuk selamanya dan racunnya telah menyihirku.
21. Pikiran seorang novelis dipenuhi, bahkan dirasuki oleh karakter dalam novel mereka, seperti pikiran seorang petani yang dirasuki oleh Yesus, Maria, dan Yosef, atau seorang gila yang dirasuki iblis (Nancy Huston).
22. Teman-teman adalah para malaikat yang mengangkat kita ketika sayap kita tak ingat lagi cara untuk terbang (Anonim).
23. Mungkin kami berharap, dengan naifnya, bahwa kalau kami tidak lagi membicarakan masa lalu, masa lalu itu pun akan menghilang.
24. Seolah-olah untuknya, perjuangan untuk bertahan hidup telah benar-benar menggantikan kebutuhan untuk mendapatkan kebahagiaan.
25. Kematian akan datang dan dia akan mengambil matamu (judul puisi yang ditemukan di atas meja di samping tempat tidur Cesare Pavese, setelah dia bunuh diri).
26. Kami ini temanmu, bukan musuhmu.
27. Orang-orang bertanya kepadaku kapan aku akan, pada akhirnya, membuat sebuah film dengan orang-orang yang nyata. Tapi, apa sebenarnya nyata itu? (Tim Burton).
28. Lawan! Hidupkan kembali cahaya yang padam (Dylan Thomas).
29. Kau harus berhenti berkubang dalam penderitaanmu! Kalau kau tidak segera keluar dari sana, kau akan tenggelam untuk selamanya. Memang lebih mudah menghancurkan dirimu sedikit demi sedikit daripada mengumpulkan keberanian untuk kembali berjuang, kan?
30. A: Kita kemana?
B: Ke Meksiko, untuk mendapatkan kembali hidupku, dan mengubah hidupmu.
31. Tak ada sulap, tak ada efek khusus. Kata-kata yang dituangkan di atas kertaslah yang menciptakannya, dan kata-kata di atas kertas adalah satu-satunya hal yang melepaskan kita darinya (Stephen King).
32. Tempat itu setengah jam dari sini. Aku akan sampai dalam sepuluh menit (dari film Pulp Fiction, disutradarai Quentin Tarantino).
33. Dalam waktu dekat, mereka akan menangkap kami. Tapi aku tak peduli, Bonnie-lah yang kubutuhkan. Aku tak peduli apa yang mereka lakukan kepada kami. Akulah Bonnie, dan Clyde Barrow-lah yang kubutuhkan (Serge Gainsbourg).
34. Neraka sepenuhnya terkandung dalam kata ini: kesendirian (Victor Hugo).
35. Satu-satunya cara untuk keluar dari semua ini adalah bersama-sama. Kau adalah kesempatanku, dan aku kesempatanmu.
36. Kebahagiaan adalah gelembung sabun yang berubah warna seperti bunga iris, dan yang meletus ketika kita menyentuhnya (Balzac).
37. Bukan pukulan kita yang paling penting, tapi pukulan yang kita terima, dan yang membuat kita bergerak maju (Randy Pausch).
38. Kebebasan kita dibangun atas apa yang tidak diketahui orang lain tentang diri kita (Solzhenitsyn).
39. Beberapa hal bisa dimulai dengan mudah, tapi hanya setelah kau menyelesaikannya saja karya itu bisa mendapatkan makna sejatinya.
40. Dia secantik istri orang lain (Paul Morand).
41. Kau mungkin punya banyak kekurangan, tapi setidaknya, kupikir kau adalah seorang pria yang memegang teguh kata-katanya.
42. Kita berdua tersesat di hutan dalam masa transisi yang kejam. Hilang dalam kesepian kita... Hilang dalam cinta kita yang absolut... Penyembah mistis tanpa makam dan tanpa Tuhan (Victoria Ocampo, dalam suratnya kepada Pierre Drieu La Rochelle).
43. Ketika dia pergi, dia membawa semua daya hidup dalam diriku: harapanku, kepercayaan diriku, dan keyakinanku pada masa depan. Dia membuat darahku mengering, melenyapkan tawa, dan warna dari hidupku. Tapi, yang paling parah, dia menbuat hatiku mati rasa, merampas semua keinginan untuk mencintai lagi.
44. Gairah itu seperti obat-obatan. Pengetahuan akan efeknya yang merusak tidak pernah menghentikan siapapun dari menghancurkan diri sendiri begitu mereka terjerat olehnya.
45. Ketenaran jarang membuat kepribadian seseorang menjadi lebih baik. Alih-alih menyembuhkan luka pada harga diri seseorang, ketenaran justru cenderung melukainya lebih dalam.
46. Itu adalah salah satu hal yang memisahkan kami. Untukku, cinta itu seperti oksigen. Satu-satunya hal yang membuat kehidupan berkilau, memberinya kecemerlangan dan intensitas. Tapi untuk dia, meskipun sangat ajaib, cinta pada akhirnya hanyalah sebuah ilusi dan tipuan.
47. Kau membuat ikatan, lalu memutuskannya--itulah hidup. Pada akhirnya, kalian akan pergi ke arah yang berbeda, tanpa pernah tahu penyebabnya. Aku tidak ingin membangun kehidupanku di atas perasaan, karena perasaan selalu berubah. Perasaan itu rapuh dan tak pasti. Aku membuat musik karena musik tidak akan pernah meninggalkan hidupku. Aku suka buku karena buku akan selalu ada untukku. Tapi... aku sama sekali tidak kenal pasangan yang saling mencintai seumur hidup.
48. Yang kuinginkan adalah berbagi hidup bersamamu. Kurasa itulah makna semua cinta pada akhirnya: keinginan untuk mengalami semua hal bersama-sama, belajar dari perbedaan satu sama lain.
49. Yang kuinginkan, adalah membangun masa depan bersamamu. Aku sudah siap untuk komitmen ini, melalui semua rintangan dengan kau di sisiku. Aku tidak berkata ini akan mudah--tidak pernah ada yang mudah--tapi itulah yang paling penting untukku. Kita akan mampu mengatasi semua kesulitan dalam hidup kalau kita tetap bersama.
50. Aku tahu kita hanya layak mendapatkan cinta kalau kita memberikan seluruh jiwa raga kita kepadanya, mengambil resiko kehilangan segalanya... tapi aku tidak siap melakukannya, dan aku masih belum siap saat ini... Maafkan aku kalau aku membuatmu meyakini yang sebaliknya.
51. Kesendirian adalah fakta terdalam dari kondisi manusia. Manusia adalah satu-satunya makhluk yang menyadari dirinya sendirian dan mencari orang lain (Octavio Paz).
52. A: Kenapa kau mengikutiku?
B: Aku ingin menghabiskan waktu denganmu, dan menanyakan sesuatu Kenapa kau tidak memintaku menemanimu?
A: Karena aku ingin sendirian saja. Apakah itu terlalu sulit dimengerti?
B: Tapi apa enaknya sendiri? Kesepian adalah hal terburuk di dunia.
A: Tidak, yang terburuk di dunia adalah terjebak dengan pria sepertimu.
53. Cinta itu seperti air raksa di tangan. Jika tangan tetap terbuka, cinta akan tetap berada di sana; cengkeramlah, dan cinta akan tergelincir melalui jari-jarimu (Dorothy Parker).
54. Dengan laras senjata di antara gigimu, kau hanya bicara dengan huruf vokal saja (dari film "Fight club" karya Chuck Palahniuk).
55. Bagian tersulit bukanlah untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, tapi menjaganya begitu kita mendapatkannya.
56. Aku tidak peduli dengan uang. Uang tidak mengisi kekosongan; uang tidak memecahkan masalah, kau tahu itu.
57. Kau gadis yang luar biasa. Kau mengeluarkanku dari lubang hitam depresi yang hampir menelanku. Berkat kau, semua perasaan sedih yang menggangguku memudar. Dengan tawa dan leluconmu, kau mengusir kekosongan yang memenjarakanku...
58. Keberuntungan adalah apa yang terjadi ketika persiapan bertemu dengan kesempatan (Seneca).
59. A: Aku minta maaf untuk perkataanku tadi
B: Semua sudah dilupakan
A: Aku tidak pernah ingin menyakitimu
B: Aku tahu.
60. Mereka yang sering jatuh membawa serta orang-orang yang menyelamatkan mereka (Stefan Zweig).
61. Mencintai seseorang berarti mencintai kebahagiaannya juga (Francoise Sagan).
62. Pembaca dapat dianggap sebagai tokoh utama novel, sejajar dengan penulis, karena tanpanya, tak ada yang terjadi (Elsa Triolet).
63. Buku-buku yang paling berguna adalah buku-buku yang para pembacanya mengarang setelahnya (Voltaire).
64. Sebuah buku hanya akan hidup kalau dibaca. Para pembacalah yang menyusun potongan-potongan gambar dan menciptakan dunia imajiner tempat para tokohnya hidup.
65. Membaca adalah sebuah perjanjian kemurahan hati antara penulis dan pembaca; mereka saling memercayai dan saling bergantung satu sama lain (Umberto Eco).
66. Di balik kulit luarnya yang keras, dia adalah orang yang sensitif dan murah hati. Di balik mulut besarnya yang suka membual, ada hati yang murni. Dan sejauh ini, dia sudah babak belur oleh kehidupan.
67. Kurasakan malam begitu dingin, jadi aku bangkit dan membentangkan selimut kedua di atas tubuhnya (Romain Gary).
68. Agresi kami terhadap satu sama lain telah menguap, digantikan kedekatan yang baru. Kami sedang berjuang bersama sekarang, menyadari sepenuhnya bahwa waktu yang kami habiskan bersama sangatlah pendek, setiap momen menjadi berharga, dan kami harus saling merawat satu sama lain.
69. Nostalgia... Dia membencinya. Hidup berlalu begitu cepat hingga dia memutuskan untuk tidak pernah lagi melihat ke belakang. Dia selalu hidup untuk saat ini, meninggalkan masa lalu di belakangnya. Dia tidak berlama-lama menyimpan kenangan, tidak merayakan ulang tahun, dan pindah rumah setiap dua atau tiga tahun agar tidak merasa terikat dengan benda-benda atau orang-orang. Itulah yang membuatnya bertahan selama bertahun-tahun.
70. Tidak ada yang lebih tragis daripada menemukan seseorang terengah-engah, hilang dalam labirin kehidupan (Martin Luther King Jr).
71. Hari ketika kau bisa menunjukkan kelemahanmu tanpa orang lain memanfaatkannya untuk menunjukkan kekuatannya adalah hari ketika kau dicintai (Cesare Pavese).
72. Dia sudah kehilangan segalanya, kecuali yang paling penting.
73. Ketika dia benar-benar memikirkannya, tak ada yang bisa menandingi emosi yang intens di masa muda, ketika masa depan masih terbuka lebar, ketika hidup masih penuh dengan janji dan ketenangan.
74. Aku ingin kau tahu apa keberanian sejati itu, bukan dengan membayangkan seorang laki-laki dengan senjata di tangan. Keberanian sejati adalah ketika kau tahu bahwa kau kalah sebelum kau memulainya, tapi kau tetap memulainya dan tetap bertindak, apapun yang terjadi (Harper Lee).
75. Jangan pikirkan hari esok. Jangan pikirkan apa yang akan terjadi saat dia tidak ada di sini lagi. Hiduplah hanya untuk saat ini.
76. Beberapa kali Milo nyaris mengungkapkan cintanya pada Carole, tapi rasa takut akan kehilangan persahabatannya telah menghalangi semua keinginan. Dia merasa rapuh dan takut hatinya akan patah. Jika saja Carole bisa melihatnya dengan cara lain. Betapa inginnya dia menunjukkan kepada Carole pria seperti apa dirinya jika dia merasa dicintai.
77. A: Kau tidak mengenalku! Kau tidak tahu apa-apa tentang hidupku
B: Nah, kalau begitu, katakan kepadaku! Apa 'rahasia gelap' yang membuatmu jadi begini?
78. Tidak ada hal lain yang bisa dilakukan: cepat atau lambat, pada akhirnya kehidupan nyata akan selalu menegaskan kemenangannya dari dunia imajinasi.
79. Ada banyak hal yang bisa kita beri kepada mereka yang kita cintai: kata-kata, kedamaian, kegembiraan. Kau memberiku yang paling berharga dari semuanya: kerinduan. Aku tak bisa hidup tanpamu. Bahkan ketika aku melihatmu, aku lebih merindukanmu lagi (Christian Bobin).
80. Waktu untuk membaca adalah waktu yang dicuri. Mungkin itulah mengapa kereta bawah tanah menjadi perpustakaan terbesar di dunia (Francoise Sagan).
81. A: Semua ada harganya kan?
B: Saya rasa tidak, Sir
A: Apa yang pernah dikatakan Shakespeare? "Uang membuat indah semua yang jelek, membuat muda semua yang tua, membuat benar semua yang salah, dan membuat mulia semua yang terkenal..."
82. Kau bisa merusak semua yang kau inginkan, tapi itu tidak akan mengubah kenyataan.
83. Setelah mencari sesuatu tanpa menemukan apapun, kadang-kadang kau menemukannya tanpa mencari (Jerome K. Jerome).
84. Cinta sejati adalah ketika dua mimpi bertemu dan melarikan diri, sambil bergandengan tangan, dari dunia nyata (Romain Gary).
85. A: Tempatmu di sini, bersamaku!
B: Tidak, itu tidak mungkin terjadi. Aku tidak bisa berada di dua tempat sekaligus, dunia nyata dan fiksi. Aku hampir saja mati--sungguh sebuah keajaiban aku bisa berada di sini
A: Tapi kau sudah lebih baik sekarang
B: Aku hidup dengan waktu yang dipinjam, dan kau tahu itu.
86. Aku tidak tahu aku bisa merasakan gairah, rasa hormat, canda tawa, dan kelembutan sekaligus, pada saat yang sama! Kaulah satu-satunya yang bisa membuatku membaca buku-buku. Kaulah satu-satunya yang benar-benar mendengarkanku ketika aku bicara. Kaulah satu-satunya yang tertarik pada apa yang kukatakan.
87. Berjanjilah kepadaku, kau tidak akan jatuh lagi ke lubang hitam itu. Katakan kepadaku kau tidak akan menyentuh lagi obat-obatan itu.
88. Hanya teman-teman yang bisa kau bangunkan pukul empat pagi saja yang layak kau sebut teman (Marlene Dietrich).
89. Persahabatan menggandakan kegembiraan dan mengurangi kesedihan.
90. Nasiblah yang membagikan kartu, tapi kitalah yang memainkannya (Randy Pausch).
91. Ini kisah hidup kita, Tom! Begitu salah satu dari kita retak, dua lainnya akan membawa bantuan dengan segala cara. Itulah sebabnya kita masih bertahan.
92. Beberapa orang sangat pintar melakukannya: memulai hidup mereka kembali. Yang bisa kulakukan hanyalah meneruskannya.
93. Novelis menghancurkan rumah dalam hidupnya, dan menggunakan batu batanya untuk membangun rumahnya dalam novelnya (Milan Kundera).
94. Novel itu adalah cara Tom untuk mengatakan bahwa gadis itu telah menyelamatkan hidupnya, tapi lebih dari iru, novel itu adalah tanda bahwa Tom telah memaafkannya, dan Tom tetap mencintainya meskipun dia telah meninggalkannya.
The girl on paper
Guillaume Musso

No comments:
Post a Comment