PENDAHULUAN:1. Yesus memberitahu kita bahwa dalam dunia ini, kita akan memiliki masalah (Yohanes 16:33, NLT). dalam Matius 18:7, NKJV, Ia bahkan berkata "sakit hati pasti terjadi". Terluka adalah bagian dari hidup. Tak terelakkan lagi. Tapi itu bukan akhir kisahnya.
2. Tuhan tidak ingin kita menjadi orang terluka yang berjalan. Ia ingin kita dipulihkan dan menjadi utuh. Ia menciptakan kita untuk mengasihi seperti kita tidak pernah terluka karena itulah yang Ia lakukan, dan kita diciptakan dalam gambar-Nya.
3. Kasih tanpa batas bukanlah tentang kodependensi (kecanduan hubungan) atau berpikir tidak rasional, dan ini bukan sebuah undangan untuk dipakai seperti sebuah keset atau tiang cambuk. Intinya, kita perlu mengembalikan hubungan kita bersama. Sakit ini hanya bisa disembuhkan oleh KASIH.
4. Ketika kita mencari kasih Tuhan, mengasihi diri kita sendiri, dan mengasihi orang lain, kita bisa belajar mengasihi meskipun apa yang telah terjadi di masa lalu. Jika Anda adalah orang yang percaya pada Yesus Kristus, Anda dipanggil untuk mendamaikan. Mengasihi tidak pernah salah. Mengasihi tidak pernah kurang baik. Anda tidak berkompromi ketika Anda mengasihi. Anda tidak pernah merendahkan standar-standar Anda ketika Anda mengasihi.
5. Banyak dari kita gagal menyadari bahwa yang paling penting dalam hidup adalah hubungan. Apakah Anda ingat ketika Yesus ditanya apa perintah terbesar itu? Ia menjawab, "Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri" (Matius 22:37-39). Disini Yesus menekankan dalam cara yang besar, pentingnya hubungan. Tentang inilah hidup--mengasihi Tuhan, mengasihi diri kita sendiri, dan mengasihi orang lain.
6. Masalah adalah salah satu pelayan Tuhan yang hebat karena itu mengingatkan betapa kita terus menerus membutuhkan Dia. Beberapa momen mengubah segalanya tentang Anda dan keluarga Anda seumur hidup Anda. Entah kehilangan, pengkhianatan, kecanduan, ketidaksetiaan--tak diragukan lagi, hal-hal ini mempengaruhi dinamika hubungan kita. Ini waktunya untuk membiarkan Dia memberikan Anda awal yang baru. Ini waktunya untuk membiarkan Tuhan membalut memar-memar Anda dan menyembuhkan luka-luka Anda.
7. Pikirkan ini sejenak. Apakah Anda ingin menjadi benar atau didamaikan? Apakah Anda ingin terluka atau dipulihkan? Apakah Anda ingin terus menjadi korban atau mulai menjadi utuh? Satu-satunya cara untuk didamaikan, dipulihkan, dan utuh adalah dengan mengasihi seperti Anda tidak pernah dilukai.
BAB 1: KASIH ITU PENTING
1. Tuhan tertarik pada kelemahan. Ia tidak bisa menolak ketika kita dengan rendah hati dan jujur mengakui betapa kita sangat membutuhkan Dia. Ketika kita adalah bejana kosong, Ia rindu memenuhi kita dengan kasih karunia, kebaikan, dan kasih-Nya. Ini adalah hukum tarik menarik Allah.
2. Beberapa hal menjadi hancur dan tidak pernah bisa menjadi kembali sama persis seperti sebelumnya. Namun Tuhan bisa membuat semua hal menjadi baru. Jika Anda bersedia mengasihi seperti Anda tidak pernah terlukai, Tuhan bisa memulihkan setiap hubungan yang hancur di hidup Anda. Jangan membuang batu-batu yang telah dibakar. Tuhan bisa dan akan memakainya untuk membangun kembali keluarga Anda.
3. Filipi 3:13-14 "Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus". Anda tidak hanya membutuhkan ingatan yang baik. Terkadang Anda membutuhkan pelupaan yang baik. Anda harus melepaskan apa yang ada di belakang Anda dan menjangkau apa yang ada di depan Anda. Jika Anda mau menjangkau hari yang baru, Tuhan akan mulai, sedikit demi sedikit, melepaskan Anda dari masa lalu.
4. Hidup adalah suatu petualangan dalam mengampuni. Semuanya adalah tentang melepaskan masa lalu dan meraih masa depan. Satu-satunya cara untuk melakukan itu adalah dengan mengasihi seperti Anda tidak pernah terlukai. Ini artinya begitu sangat mengasihi sehingga melampaui semua naluri alami Anda untuk kepahitan dan balas dendam. Ketika Anda diperlakukan dengan salah, ingatan yang buruk adalah respon terbaik Anda. Pelupaan yang baiklah yang kita semua butuhkan.
5. Tuhan melakukan pekerjaan-Nya yang paling menakjubkan dimana berbagai hal tampak tak berpengharapan. Di mana ada rasa sakit, penderitaan, dan keputusasaan, Yesus ada di sana. Tidak ada tempat yang lebih baik darinya untuk kecemerlangan Kristus bersinar.
6. Orang-orang yang telah melewati lembah dan merasakan rasa sakit lebih berkualifikasi untuk membantu menyembuhkan seseorang yang sedang mengalami krisis yang sama. Namun satu hal yang penting untuk diingat: apapun sumber rasa sakit Anda, Tuhan bisa menyembuhkan Anda.
7. Orang-orang yang paling kita kasihi adalah orang-orang yang berpotensi, lewat sakit hati, menginfeksi kita jika kita tidak bereaksi dengan benar. Tapi bersama dengan tantangan, datang kesempatan. Dan keluarga memberikan kesempatan terbesar untuk kita belajar mengasihi seperti kita tidak pernah terluka.
BAB 2: KASIH TIDAK PERNAH GAGAL
1. Kasih itu baik. Kasih itu tidak memikirkan yang jahat. Kasih itu tetap. Kasih itu bersabar. Kasih tidak menyerah. Anda tidak bisa berjalan dalam kasih sampai Anda berjalan dalam pengampunan. Kita mungkin tidak setuju sepenuhnya dalam segala sesuatu, tapi jika kita berfokus pada darah dan pengampunan Yesus Kristus, kita bisa memiliki kesatuan! Kita bisa mengasihi satu sama lain sebagaimana Tuhan mengasihi kita.
2. Ketika Yesus menanyakan Simon, "Apakah kamu apape pada-Ku?" Ia sedang bertanya, "Apakah kamu memiliki tingkat kasih tertinggi untuk-Ku?" Simon menjawab, "Aku phileo pada-Mu". Dengan kata lain, ia tidak berada pada tingkat kasih yang sama seperti yang Yesus minta. Yesus menawarkan kepada dia tingkat kasih tertinggi, dan ketika Ia sadar bahwa Simon Petrus tidak bisa menyamainya, Ia menurunkannya sedikit. Saya percaya bahwa Tuhan sedang memanggil kita ke suatu tingkat kasih yang baru.
3. Kasih adalah jawaban bagi keluarga yang berantakan, pecandu, hubungan-hubungan yang retak, luka hati, hati yang hancur. Kasih adalah senjata yang bisa menghancurkan pemecah belahan dan membangun kembali apa yang hancur.
4. Saat kita memutuskan untuk mengasihi, lalu bagaimana? Inilah beberapa pilihan penting yang akan membantu kita sampai disana:
A. Memilih mengasihi daripada menyakiti
~ Kedalaman luka hati Anda menentukan luasnya respons Anda.
~Yusuf tidak hanya memulihkan dirinya sendiri di dalam, ia juga memulihkan dan menyelamatkan seluruh keluarganya.
~Meskipun Daud bisa saja marah atau balas dendam, ia tidak melakukannya. Alkitab memberi tahu kita bahwa Daud adalah orang yang berkenan di hati Allah.
~Anda harus mengasihi seperti Anda tidak pernah terlukai. Anda harus menolak menjadi kepahitan. Anda harus menolak menjadi marah. Anda harus menolak membalas dendam. Ketika Anda mengasihi dengan cara ini, Tuhan akan mengangkat Anda dan memakai bahkan yang terburuk yang telah dilakukan kepada Anda untuk kemuliaan-Nya.
B. Memilih mengasihi orang lain-selalu
~Ketika Anda mengasihi seseorang, itu tidak akan pernah gagal. Ketika Anda mengasihi seseorang, kasih itu akan sampai kepada mereka.
~Terkadang kita berpikir kita sedang melakukan satu hal baik ketika kita tidak mau berhubungan lagi dengan orang-orang yang kita kasihi yang tidak hidup sesuai dengan standar kita. Ini tidak benar. Kasih tidak pernah gagal.
C. Memilih untuk bergerak maju
~Kepahitan, menghidupkan kenangan buruk atau menyimpan rasa sakitnya tidak akan membawa Anda kemanapun, itu tidak menghasilkan apapun. Anda harus memilih untuk meninggalkan siklusnya, lepaskan itu, tinggalkan itu.
~Ini waktunya untuk membiarkan Tuhan menyembuhkan Anda, memulihkan Anda, melakukan suatu pekerjaan yang besar.
D. Memilih untuk menyembuhkan luka
~Tuhan tidak pernah menghendaki luka tersebut membunuh kita. Yesus menerima luka-luka yang mematikan di Kalvari, dan ketika luka-luka itu sembuh, sebuah Gereja dilahirkan dan dunia diubahkan.
~Tuhan ingin menyembuhkan luka-luka Anda, tapi Anda harus lebih dulu membiarkan Dia. Dan sebelum Anda membiarkan Dia, Anda harus mengakui kehancuran Anda.
E. Memilih untuk terus mengemudi
~Anda bukan satu-satunya yang telah dibohongi, dikhianati, yang ditelantarkan, yang ditinggalkan. Dan Anda bukan satu-satunya orang yang sedang mencoba untuk tidak menyerah. Tapi kita tetap harus masuk ke dalam truk dan mengemudi.
~Kita membutuhkan kasih karunia Allah untuk berhenti berkelahi dan mulai berbicara. Ia akan membantu Anda berhenti berteriak dan mulai menjangkau. Ia akan mendamaikan hubungan-hubungan Anda. Ia akan membuat keluarga Anda utuh kembali.
5. Luka sembuh, tapi meninggalkan bekas luka. Bekas luka bukanlah sesuatu yang memalukan. Bekas luka adalah suatu kesaksian tentang kemampuan Allah untuk menyembuhkan luka-luka yang mematikan. Bekas luka adalah pengingat tentang betapa buruknya itu di suatu waktu dan bagaimana melalui Kristus, Anda mengatasinya. Bekas luka adalah bukti bahwa meskipun musuh mencoba sekeras mungkin untuk menghancurkan Anda atau keluarga Anda, setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil (Yesaya 54:17).
6. Kehidupan yang berbuah bukanlah suatu kebetulan, melainkan hasil dari pilihan-pilihan yang benar. Pilihlah untuk mengasihi seperti Anda tidak pernah terlukai. Jika Anda memilih untuk mengampuni, pengampunan bisa menulis ulang masa depan Anda! Kasih tidak pernah gagal.
BAB 3: MENGASIHI TIDAK PERNAH SALAH
1. Dosa adalah dosa. Ini adalah kebenaran. Tidak bisa dinegosiasikan. Tapi inilah kebenaran lainnya: Tuhan tidak pernah memerintahkan kita untuk menolak orang-orang karena mereka tidak hidup sesuai dengan standar rohani tertentu.
2. Kasih tidak menuntut caranya sendiri. Kasih tidak pernah kehilangan iman. Kasih selalu berharap. Kasih bertahan melewati setiap keadaan. Mengasihi tidak pernah salah. Mengasihi tidak pernah kurang baik. Anda tidak mengkompromikan iman Anda ketika Anda mengasihi. Inilah artinya mengasihi seperti Anda tidak pernah terlukai.
Adalah tugas Roh Kudus untuk menginsafkan, tugas Allah untuk menghakimi, dan tugas saya untuk mengasihi (Billy Graham)
3. Ada waktu dan tempat untuk memberitahu kebenarannya dalam kasih. Terkadang kita harus meluruskan persoalan yang tidak benar. Kita perlu menasihati anak-anak kita dan mereka yang paling dekat dengan kita ketika mereka melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan firman. Tapi kita harus melakukannya dalam cara yang tulus dan berdasar dalam kasih.
4. Lima kebenaran mengenai mengasihi seperti Anda tidak pernah terlukai dalam konteks menetapkan batasan dalam keluarga Anda:
• Standar itu penting
Nilai-nilai mencerminkan karakter dan identitas kita. Menetapkan dan menjaga nilai-nilai membantu kita membuat keputusan-keputusan yang baik dan menetapkan prioritas kita pada hal-hal yang benar.
3 JENIS NILAI:
~Nilai-nilai pribadi berputar di sekitar hubungan pribadi Anda dengan Tuhan
Nilai-nilai pribadi adalah semua komitmen dan pilihan yang Anda buat yang tidak mesti diperintahkan oleh Allah tapi menuai berbagai manfaat besar secara rohani, contoh: tidak minum alkohol, berpuasa.
Menjadi seorang pengikut Kristus artinya menjadi disiplin. Jika Anda tidak pernah berkorban apapun bagi Allah, ada sesuatu yang salah.
~Nilai-nilai tradisi adalah nilai-nilai pribadi yang telah diteruskan dari generasi ke generasi
Berdoalah dan bacalah Alkitab untuk mendapatkan suatu fondasi tentang apa yang benar bagi Anda--dan pakailah akal sehat. Luruskan prioritas Anda.
~Nilai-nilai inti adalah standar alkitabiah yang tidak bisa dikompromikan
Nilai-nilai inti lebih daripada kepercayaan pribadi, mereka kuat. Contoh: jangan melayani berhala, jangan berdusta, jangan membunuh.
• Anda perlu menarik garis
Kasih artinya menetapkan aturan, melaksanakannya, dan menolak menerima perilaku berdosa atau buruk.
Tips untuk membantu mengerjakan prosesnya:
a. Seranglah masalahnya, bukan orangnya
b. Dapatkanlah semua faktanya sebelum Anda menawarkan nasihat atau solusi
c. Carilah hal-hal positif
d. Jangan pernah menahan kasih Anda, tidak peduli betapa situasi menjadi sulit
e. Periksalah perkataan Anda
• Jangan berhenti mengasihi
Jangan berbicara kepada orang bodoh di dalam diri orang lain; berbicaralah kepada raja di dalam mereka.
• Terkadang Anda perlu mengasihi dari jauh
Ya, Tuhan memanggil kita untuk berkorban, memberi pipi yang lain, dan mengampuni setiap kesalahan. Tapi Ia tidak memanggil kita untuk memiliki hubungan yang dalam dan berarti dengan mereka yang telah sangat menyakiti kita. Dalam contoh ini, mungkin perlu untuk dengan sengaja menciptakan jarak. Semakin kurang Anda berhubungan dengan beberapa orang, semakin kehidupan Anda bertambah baik.
• Kita bisa belajar melihat melalui mata Yesus
Pilihlah untuk melihat orang-orang melalui mata Yesus. Kasihilah orang lain sebagaimana Tuhan mengasihi Anda. Maka Anda akan menemukan kasih yang begitu lebar, tinggi, dalam, panjang, sehingga Anda tidak akan pernah sama lagi.
BAB 4: BERHENTILAH MENCATAT JUMLAHNYA DAN JANGAN MENGHITUNG LAGI
1. Kebenaran tentang pengampunan:
• Pengampunan bukanlah tentang mencatat jumlahnya, tapi tentang tidak menghitung lagi
Meskipun terluka itu realita, menjadi kepahitan dan tetap pahit hati adalah reaksi. Kita harus menjalani gaya hidup mengampuni terus-menerus. Ini bukan tentang memenuhi persyaratan persamaan matematika. Kita harus mengampuni. Terus-menerus.
• Tidak mengampuni itu tidak dapat diampuni
Jika Anda tidak mau mengampuni orang lain, Tuhan tidak akan mengampuni Anda.
• Yang terbaik di dalam kita hanya bisa dikeluarkan oleh yang terburuk yang telah dilakukan kepada kita
Seseorang yang menyakiti Anda, mengkhianati Anda, atau berbicara buruk tentang Anda bisa membawa sesuatu yang baik.
2. Terkadang kita berpikir kita telah mengampuni seseorang, tapi sebenarnya belum. Ini satu petunjuknya: jika Anda masih sakit hati ketika Anda mendengar nama orang itu atau tidak bisa berhenti memikirkan apa yang telah terjadi, masih ada banyak pekerjaan yang harus Anda lakukan. Anda harus terus berdoa dan terus berdoa. Anda harus mengampuni dan terus mengampuni. Anda harus mengasihi dan terus mengasihi.
3. Teruslah meminta. Teruslah mencari. Teruslah mengetok. Tuhan akan membantu Anda melepaskan pengampunan. Mungkin membutuhkan waktu, tapi jangan berhenti. Ketika kita berlutut, kita menemukan tempat yang tepat. Sulit membenci seseorang yang Anda doakan. Pengampunan akan datang jika Anda tidak menyerah.
4. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang kerap memikirkan hal-hal salah yang dilakukan kepadanya mengalami tekanan darah tinggi, menaikkan denyut jantung, dan meningkatkan ketegangan otot. Sebaliknya, ketika Anda mengampuni, Anda akan mendapatkan hubungan yang sehat, kekhawatiran berkurang, tekanan darah makin rendah, dan jantung semakin sehat.
Dimanapun Anda melepaskan pengampunan, Anda melepaskan kuasa Roh Allah dan kuasa kesembuhan.
"Pengampunan adalah kunci yang membuka pintu dendam dan belenggu kebencian. Pengampunan adalah kuasa yang menghancurkan rantai kepahitan dan belenggu keegoisan" (Corrie ten Boom).
5. Pengampunan bukan berarti:
a. Melupakan apa yang telah terjadi
Ketika Anda mengampuni, melalui kasih karunia Allah, Anda akan mulai mengingat dengan berbeda. Perbuatan salah yang dilakukan terhadap Anda itu pada akhirnya akan menjadi titik acuan sejauh mana Anda telah melangkah dalam proses kesembuhan dan seberapa banyak Tuhan telah bekerja di hidup Anda untuk melihat melampaui rasa sakit.
b. Melepaskan orang yang berbuat salah dari konsekuensinya
Alasan nomor satu mengapa kita tidak ingin mengampuni orang adalah karena kita ingin balas dendam. Pembalasan bukanlah hak kita. Berikan kemarahan dan keinginan Anda untuk membalas dendam kepada Tuhan.
c. Perdamaian
Ketika Anda mengampuni seseorang, tidak otomatis artinya Anda harus membangun kembali hubungan yang telah rusak itu. Mengampuni seseorang tidak mengundang kekerasan lagi oleh pihak yang berbuat salah.
6. Ambillah langkah-langkah praktis untuk mulai berjalan dalam pengampunan hari ini:
~ Membuka hati Anda
Untuk bisa mengampuni, Anda harus membuka hati Anda. Anda tidak bisa pulih atau bergerak maju sampai Anda melakukan ini.
~ Memberikan belas kasihan
Cobalah berada di posisi mereka. Cobalah memisahkan orang itu dari tindakannya dan berbelaskasihanlah padanya.
~ Melepaskan orang itu dari penjara yang Anda taruh di dalam hati Anda
Inilah waktunya untuk melepaskan orang yang berbuat salah itu.
7. Hal salah apapun yang telah dilakukan terhadap Anda, Anda telah terobsesi padanya cukup lama. Berjalanlah terus. Mengapa menghabiskan satu-satunya kehidupan yang Anda pernah miliki dengan mencoba membenarkan masa lalu padahal Anda bisa bergerak maju ke dalam berkat Tuhan? Jangan lari dari pengampunan. Larilah kepada pengampunan. Jika Anda memilih untuk mengampuni, hati Anda akan pulih.
BAB 5: KASIH DIMULAI DISINI
1. Kasihilah diri Anda dan jangan memandang dengan cara Anda sendiri. Terkadang musuh terburuk Anda adalah diri Anda sendiri. Kita layak bukan berdasarkan kebaikan kita sendiri. Kita layak melalui Yesus Kristus dan Dia saja. Sekali kita mulai mengenali keberhargaan kita di dalam Dia, berbagai hal berubah. Kita mulai membuka diri kita kepada hal-hal besar yang Tuhan miliki bagi kita.
2. Ketika kita membiarkan kebohongan menguasai kasih, itu mempengaruhi orang-orang di sekitar kita. Kita cenderung mengeluarkan kefrustasian, rendahnya harga diri, rasa malu, atau rasa bersalah kita kepada orang-orang yang kita kasihi. Kita mungkin tidak bisa mengasihi seperti kita tidak pernah terlukai jika kita tidak mengasihi diri kita sendiri. Saat kita mengasihi diri kita, kita menjadi satu langkah lebih dekat pada Kerajaan Allah, yang adalah kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita (lihat Roma 14:17).
Anda mungkin tidak berada di tempat yang Tuhan inginkan. Tapi Anda ditetapkan untuk lingkungan pemenang.
3. Yesus ingin Anda mengenakan kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita. Ia ingin Anda mengenakan Kerajaan Allah. Ia ingin melucuti kekhwatiran Anda dan mengenakan pikiran yang sehat pada Anda. Ia ingin menghapus kelemahan Anda, masalah Anda, kesalahan Anda, penyesalan dan masa lalu Anda, dan mencurahkan kasih karunia-Nya pada Anda. Tuhan bisa menyatukan apa yang telah terkoyak. Ia sangat ingin melakukan ini, tapi ini dimulai dengan Anda.
4. Yang bisa Anda lakukan untuk mulai mengasihi diri Anda sendiri:
• Keluar dari kurungan
Ketika Anda pesta pikiran negatif, memutar ulang rasa sakit yang disebabkan seseorang pada Anda atau rasa sakit yang Anda sebabkan pada orang lain, itu menjadi suatu kebiasaan. Kebiasaan akan menjadi karakter yang buruk. Sekali Anda membangun karakter yang buruk, itu akan mempengaruhi tujuan hidup Anda.
• Memperbarui pikiran Anda
Ubahlah apa yang Anda beritahu kepada diri Anda sendiri. Peperangan paling penting yang kita perjuangkan, seringkali terjadi di dalam.
• Menyerahkan rasa malu Anda pada Yesus
5. Pulih dari pilihan-pilihan buruk yang telah Anda buat bisa menjadi pengalaman yang memilukan hati, tapi Tuhan selalu siap untuk memulihkan Anda, memberikan awal yang baru. Ia mengatakan dalam Yeremia 31:3-4 (NLT), "Aku telah mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, Aku telah menarikmu dengan kasih setia-Ku kepadamu. Aku akan membangun engkau kembali".
BAB 6: KASIH SETIA
1. Tidak mudah menjadi ramah ketika tekanan ada. Tidak mudah menjadi ramah ketika Anda dan pasangan Anda memiliki pemikiran yang bertentangan tentang mengasuh anak. Tidak mudah menjadi ramah ketika anak-anak Anda tidak terkendali, keuangan ketat, ibu mertua pindah ke rumah, atau ketika Anda satu-satunya orang Kristen di dalam rumah. Tapi sekalipun mengalami hal-hal ini, kita dipanggil untuk menjadi ramah.
Lebih baik mencari kecocokan daripada berkeras benar sendiri.
2. "Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu" (Efesus 4:32). Di bagian pertama ayat ini, Paulus memberitahu apa yang tidak boleh dilakukan. Singkirkan perilaku yang jahat dan buruk itu. Di bagian kedua, apa yang harus dilakukan. Jadilah ramah, penuh kasih mesra, mengampuni. Ini adalah suatu ujian yang membuat Anda tahu apakah Anda telah mengampuni seseorang atau tidak.
3. Satu-satunya alasan kita memiliki atau berusaha keras memiliki buah Roh adalah agar seseorang bisa mencomot darinya dan melihat sebenarnya kita terbuat dari apa. Dunia membutuhkan lengan yang terbuka, kasih karunia, kasih, lebih banyak keramahan.
4. Alkitab memberitahu kita bahwa penduduk asli Malta "sangat ramah" terhadap orang-orang yang mengalami karam kapal (Kisah Para Rasul 28:2). Saya menyebut ini nilai dari sebuah tempat yang hangat. Kita, orang-orang Kristen, seharusnya berusaha lebih keras untuk menjadi tempat yang hangat bagi mereka yang merasa tersesat atau telah dipukul oleh kehidupan. Kita perlu mengenali rasa sakit orang lain dan menghangatkan mereka dengan api Roh Kudus. Kita perlu memberitahu mereka bahwa Tuhan mengasihi mereka dan Ia tidak menyerah kepada mereka.
5. Kita tidak dipanggil untuk menjadi ramah hanya ketika kita mengalami berkat-berkat dalam semua hubungan kita. Tuhan telah memanggil kita untuk membeli ladang. Ketika hidup menjadi sulit dan orang yang Anda kasihi tidak berada di sebuah tempat yang bagus, Anda perlu menggali sampah, botol-botol pecah, tumpukan koran; karena di dalam ladang yang kacau itu, ada harta. Anda tidak bisa memiliki harta tersebut kecuali Anda membeli seluruh ladangnya.
7. Anda menemukan harta dalam hubungan ketika Anda memilih untuk menjadi ramah. Hartanya mungkin muncul dalam bentuk sebuah hubungan yang dalam dan berarti yang Anda pikir tidak mungkin terjadi. Hartanya mungkin datang dari mengembangkan karakter Anda, bertumbuh sebagai seseorang, menjadi semakin seperti Yesus.
8. Inilah waktunya untuk mengambil pekerjaan menjadi pemburu harta daripada pengawas ladang. Berhentilah berfokus pada ladangnya atau apa yang salah dengan orang-orang. Arahkanlah mata Anda kepada hartanya--apa yang Tuhan bisa lakukan dalam orang atau situasi itu.
9. Mark Twain berkata, "Keramahan adalah bahasa yang bisa didengar orang tuli dan bisa dilihat orang buta". Keramahan bisa membuka pintu-pintu pemulihan. Keramahan bisa membawa kesembuhan. Keramahan bisa menghancurkan tembok. Keramahan bisa memberikan harapan. Keramahan bisa mengubahkan orang-orang.
10. Saya ingin menantang Anda untuk mempertimbangkan puasa dari mengkritik. Lakukanlah ini selama minimal 24 jam. Amsal 18:21 (The Message) memberitahu kita, "Perkataan membunuh, perkataan memberi kehidupan; mereka entah racun atau buah--kamu yang memilih". Perkataan negatif menciptakan atmosfer yang akan mencekik atau menghimpit roh yang menghidupkan. Berkomitmenlah untuk mengucapkan hal-hal baik. Dan jika Anda tidak bisa mengatakan apapun yang baik, jangan berkata-kata sama sekali.
BAB 7: PETARUNG, PENYULUT API, DAN PEMBAWA DAMAI
1. Efesus 4:26 berkata, "Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu". Marah itu bukan dosa. Salah mengelola kemarahanlah yang bisa menjadi dosa. Ketika kita hidup dengan kemarahan yang belum terselesaikan, musuh memperoleh pijakan di dalam hati kita. Jangan memberi wilayah apapun kepada musuh untuk mendirikan tenda.
2. Pengobatan terbaik untuk mengelola kemarahan Anda adalah penundaan. "Orang yang lambat marah lebih baik daripada orang yang kuat" (Amsal 16:32, NKJV). Salah satu buah kemarahan terburuk adalah balas dendam. Balas dendam adalah tahap tidak mau mengampuni yang terburuk; itu akan merampas kreativitas, energi positif, dan sukacita Anda padahal Anda membutuhkannya untuk hidup baik.
3. Tuhan berjanji akan melakukan pembalasan kepada musuh-musuh-Nya; apa yang paling penting bagi Anda adalah bagaimana Anda menangani kemarahan Anda untuk keadilan. Jadilah kelolalah kemarahan Anda. Lambatlah meresponi. Periksalah terus roh Anda.
"Amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah" (Yakobus 1:20)
4. Satu masa lengah bisa mengubah hidup Anda. Itu bisa membuat Anda kehilangan kesaksian Anda, pengurapan Anda, pekerjaan Anda. Itu bisa menghimpit pergerakan Roh Kudus di hidup Anda, menutup pintu kepada mujizat, memutus aliran berkat.
5. Tuhan menaruh Abigail dalam hidup Daud untuk menghentikan dia dari melakukan sesuatu yang akan membunuh tujuan hidupnya. Tuhan selalu menaruh seorang Abigail di hidup kita, itu bisa seorang teman, pasangan, gembala, pengalihan panggilan telepon, atau bahkan seorang anak. Dan Abigail ini akan memeriksa Anda. Jika Anda tidak memiliki seorang Abigail di hidup Anda, saya ingin memperkenalkan Anda kepada Roh Kudus. Roh Kudus ingin mencegat masa lengah Anda.
Berjaga-jagalah atas masa lengah Anda. Jangan meresponi "gigitan" orang yang lebih rendah. Jangan merasa seakan-akan Anda harus turun ke tingkat yang sama. Tuhan akan berurusan dengan orang-orang seperti itu.
6. Ada masa-masa di mana kita tidak mampu menarik diri dari sebuah situasi secara fisik, tapi kita bisa menjatuhkan pedang kita dengan cara lain. Kita bisa membungkam mulut kita. Anda tidak perlu berdebat dengan musuh Anda. Anda perlu mempertahankan damai sejahtera Anda dan membiarkan Tuhan berperang bagi Anda.
7. Sebelum Israel menaklukkan Yerikho, Yosua memerintahkan orang-orang itu, "Janganlah bersorak dan janganlah perdengarkan suaramu, sepatah katapun janganlah keluar dari mulutmu sampai pada hari aku mengatakan kepadamu: Bersoraklah! --maka kamu harus bersorak" (Yosua 6:10). Berapa kali Anda telah membuka mulut Anda dan menyebabkan kehancuran dengan perkataan yang mengalir keluar? Kali berikut Anda tergoda untuk bertindak demikian, diamlah. Sebuah mujizat akan terjadi.
"Ingatlah untuk tidak hanya mengatakan hal yang benar di tempat yang benar, tapi jauh lebih sulit untuk diam, untuk tidak mengatakan hal yang salah pada masa yang menggoda" (Benjamin Franklin)
8. Yesus berkata, "Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah" (Matius 5:9). Terjemahan lain mengatakan, "Diberkatilah orang yang membuat damai". Ada masa di mana Anda harus berjuang untuk apa yang Anda percayai. Ada masa untuk bertarung bagi hak-hak Anda dan terkadang hidup Anda. Tapi sama seperti ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai (lihat Pengkotbah 3:8).
9. Beberapa dari kita adalah petarung alami. Ini tidak selalu buruk, tapi bisa tidak sehat. Tanyakan ini pada diri Anda sendiri: Ketika Anda mendapati diri Anda di tengah sebuah situasi yang tidak stabil, bagaimana kehadiran Anda mengubah berbagai hal? Apakah Anda menambahkan minyak tanah pada api yang berkobar, atau Anda memadamkan apinya? Sebaliknya, orang yang membuat damai akan meredakan situasi. Ia tidak akan menyalakan api-ia akan memadamkan api. Pikiran Abigail. Pikirkan Yesus.
10. Ingatlah bahwa damai sejahtera bukanlah ketiadaan masalah. Jangan biarkan percekcokan menjangkiti Anda. Jadilah orang yang membuat damai. Damai sejahtera di dalam memengaruhi atmosfer di luar.
11. "Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini. Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu" (Lukas 10:5-6). Menjadi orang yang membuat damai adalah hal yang menguntungkan bagi pihak manapun.
12. Jika Anda ingin memiliki damai sejahtera, Anda harus mengejarnya. Langkah praktis untuk membantu dalam pengejaran damai sejahtera:
• Jinakkan lidah Anda
"Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah" (Amsal 15:1).
• Jangan melompat ke dalam pergumulan
Jangan berpihak, jangan semakin menambah konflik. Sebaliknya, doakanlah situasi tersebut dan perkatakanlah kemenangan atasnya.
• Berjaga-jagalah dengan siapa Anda bergaul
Ketika kebanyakan teman Anda bersungut-sungut, negatif, atau suka mengkritik, kemungkinan Anda akhirnya akan menjadi sama seperti mereka.
• Berhentilah
Yesaya 26:3 berkata, "Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya". Dengan kata lain, bawalah situasi itu kepada Tuhan dan berhentilah.
Izinkanlah damai sejahtera Kristus memerintah di dalam hati Anda. Anda diciptakan untuk menjadi pembawa damai (lihat Kolose 3:15).
No comments:
Post a Comment